Sabtu, 04 Jul 2020 16:54
  • Home
  • Ragam
  • Petugas Medis di Sragen diancam warga, Ganjar: Jangan aneh-aneh, kita lagi sulit

Petugas Medis di Sragen diancam warga, Ganjar: Jangan aneh-aneh, kita lagi sulit

Semarang (utamanews.com)
Oleh: Dito
Senin, 01 Jun 2020 07:01
Istimewa
Ganjar Pranowo ketika berperan sebagai Polisi berpangkat Kombes di film Sang Prawira.
Ganjar Pranowo meminta polisi menindak tegas pelaku pengancaman dan intimidasi terhadap seorang tenaga medis di UPTD Puskesmas Kedawung, Kabupaten Sragen.

"Saya harap polisi tidak usah ragu, kami mendukung siapapun yang mengancam untuk ditindak, apalagi kepada tenaga medis," kata Ganjar di Semarang, Minggu (31/5), seperti dilansir Antara.

Ganjar mengaku sudah mendapat laporan mengenai ancaman yang diterima petugas medis melalui layanan aplikasi WhatsApp usai melakukan pemeriksaan terhadap pasien Covid-19.

Ia meminta masyarakat tidak memberikan stigma negatif terhadap para petugas kesehatan yang melaksanakan tugasnya melawan Covid-19. Sebab semuanya sudah dilakukan sesuai standar dan prosedur yang ada.

"Jangan lagi pernah ada model-model seperti ini. Tolong jangan ada yang aneh-aneh, kita lagi dalam kondisi sulit, maka saya dukung petugas keamanan untuk bisa menyelesaikan ini, diperiksa saja," tegasnya.

Orang nomor satu di Jateng itu juga mendapat informasi yang menyebutkan korban pengancaman menjadi trauma dan ketakutan. Ganjar meminta korban melaporkan kepada kepolisian secara gamblang tentang apa yang terjadi agar segera ditindaklanjuti dan cepat bisa diselesaikan.

Ganjar ingin mendalami persoalan itu karena dari laporan yang masuk, belum jelas kronologi pengancaman, penyebab, dan faktor lainnya.

"Sebenarnya kalau saya bisa tahu orangnya (korban pengancaman, red), saya ingin telepon untuk dengar sendiri. Saya ingin dengar siapa yang mengancam, apa persoalannya sehingga jelas apa yang terjadi. Kalau memang korban ketakutan atau trauma, akan kami bawa ke 'shelter' agar dia aman," katanya.


Petugas Medis Diancam

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pengancaman terhadap petugas medis itu bermula ketika ada keluarga yang anggotanya positif Covod-19 sehingga kemudian petugas datang untuk melakukan serangkaian tes cepat kepada keluarga yang bersangkutan.

Diduga akibat dari adanya pemeriksaan tersebut, salah satu keluarga merasa dikucilkan di lingkungannya dan warga sekitar menjadi tidak berani mendekat.

Hal itu, diduga membuat pelaku mengancam dan mengintimidasi salah satu petugas puskesmas.
Editor: Budi

T#g:GanjarPuskesmasRapid test
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2020 13:55

    Koramil 0824/04 Sukowono Dampingi Pelaksanaan Rapid Test Santri PP Nurul Qurnain

    Pelaksanaan Rapid Tes terhadap para santri, menjadi salah satu  program Gugus Tugas (Gustu) Covid 19.Kabupaten Jember dalam menjamin keberadaan santri setelah menjalani liburan, benar-benar sehat

  • Kamis, 25 Jun 2020 11:25

    Petugas Kesehatan Lakukan Rapid Test Kepada Orang Tua dan Siswa Siswi TK Habibi

    Erna Juliati Lubis, A. Mk, selaku Petugas dari Puskesmas Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara melaksanakan Rapid Test kepada orang tua siswa siswi TK Habibi pada hari Kami

  • Rabu, 24 Jun 2020 14:24

    OASE KIM dan Dharma Pertiwi Gelar Rapid Tes di Gelanggang Remaja Cipayung

    OASE KIM (Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Indonesia Maju) dan Dharma Pertiwi menggelar Rapid Test gratis kepada masyarakat di Gelanggang Remaja, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur,

  • Selasa, 23 Jun 2020 07:33

    Dandim 0824/Jember Jelaskan Langkah Gugus Tugas Covid 19 Ke PWI

    Dalam rangka mempererat sinergitas Kodim 0824/Jember dengan Wartawan, pada Senin (22/06/2020) dilaksanakan silaturahmi Komandan Kodim 0824/Jember ke Kantor Sekretariat PWI Jember, dimana silaturahmi i

  • Senin, 22 Jun 2020 20:32

    Jajaran Kejari Paluta Jalani Rapid Test

    Sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19), jajaran Kejaksaaan Negeri Padang Lawas Utara (Paluta) melakukan rapid test, Senin (22/6/2020)Dua orang tenaga kesehatan dari Puskesmas G

  • Minggu, 21 Jun 2020 13:41

    32 dari 1.106 Pelaku Perjalanan Reaktif Rapid Test di Kawasan Wisata Puncak

    Kawasan Wisata Puncak mulai dipenuhi wisatawan. Kondisi itu dapat memicu sebaran COVID-19, apabila tak ada pengawasan ketat. Maka itu, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar)

  • Rabu, 17 Jun 2020 19:47

    Pemko Medan Gelar Rapid Test Di 4 Lokasi

    Dalam rangka memutus mata rantai Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan menggelar rapid test massal selektif di sejumlah titik di Kota Medan, Rabu (17/6).

  • Rabu, 17 Jun 2020 13:37

    Purna Tugas Satgas, Personel Yonif MR 411/Pdw dan Yonif 406/CK Lakukan Rapid Test

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pandawa Kostrad dan Yonif 406/Chandra Kusuma yang telah purna tugas akan kembali ke Satuan Induk di wilayah Kodam IV/Diponegoro kini tiba di Marsealing Area Makorem 1

  • Rabu, 17 Jun 2020 08:17

    Kapolsek Kualuh Hulu Dampingi Tim Gugus Covid-19 Rapid Test Keluarga Alm. Azwan Hutapea

    Kapolsek Kualuh Hulu dan Kanit Intel Kam melaksanakan pengamanan dan pendampingan Tim Gugus Covid-19 Labura melakukan pemeriksaan rapid tes keluarga Alm. Azwan Hutapea, Selasa (16/6/2020) sore, di Kan

  • Senin, 15 Jun 2020 13:35

    Kapolres AKBP Agus Darojat, SIK. MH Beserta Personil Lakukan Rapid Test Oleh Tim Kesehatan Polres Labuhanbatu

    Polres Labuhanbatu melakukan kegiatan antisipasi penyebaran Covid-19 dengan menjalani Rapid Test oleh Tim Kesehatan Polres Labuhanbatu Senin, (15/6/2020) di Aula Tunggal Panaluan Polres Labuhanbatu.Ra

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak