Jumat, 24 Sep 2021 22:25
  • Home
  • Ragam
  • Penyelesaikan Sengketa Tanah, Kepala BPN Sumut: Sesuai Mekanisme

Penyelesaikan Sengketa Tanah, Kepala BPN Sumut: Sesuai Mekanisme

Medan (utamanews.com)
Oleh: Anji Prayoga
Selasa, 11 Mei 2021 03:11
Dinas Kominfo Sumut
Dadang Suhendi
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Sumatera Utara (Sumut) Dadang Suhendi menegaskan bahwa setiap penyelesaikan permasalahan sengketa tanah di Sumut, diselesaikan dengan mekanisme atau aturan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor, Medan, Senin (10/5). "Persoalan lahan ini kita selesaikan sesuai mekanisme yang berlaku tanpa kepentingan, saya katakan kepada jajaran saya tidak boleh ada satupun kepentingan, kepentingannya adalah bagaimana penyelesaikan masalah ini beres, pakai aturan yang berlaku," kata Dadang.


Dadang menyebut, beberapa persoalan yang saat ini sedang berjalan proses penyelesaiannya. Salah satunya lahan eks HGU PTPN2 yang akan digunakan untuk membangun sport centre di Desa Sena, Batangkuis, Deliserdang.

Dadang mengatakan, meskipun ada gugatan dan klaim dari beberapa pihak, persoalan tersebut satu per satu sudah diselesaikan dengan mekanisme yang berlaku. "Saat ini tinggal menunggu konsinyasi diterima untuk masyarakat penggarapnya, kalau untuk tanah sudah diganti rugi langsung ke rekening PTPN," ujar Dadang.

Lahan untuk Sport Centre di Desa Sena digunakan untuk kepentingan umum. Pengadaan tanah tersebut sudah seuai dengan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.


Selain Sport Centre, Dadang mengatakan penyelesaian persoalan lahan di Simalingkar, sudah mencapai 90%. Sementara itu, mengenai lahan di Sei Mencirim, pihaknya sudah menyelesaikan daftar nominatif maupun menyiapkan skemanya. "Saya kira semua proses ini masih terus berjalan sampai saat ini," kata Dadang.

Dadang mengaku, masalah pertanahan terbesar di Sumut adalah lahan yang bersangkutan dengan PTPN2. Permasalahan tersebut telah menjadi atensi Presiden Republik Indonesia. Bahkan pada Maret 2020, diadakan rapat terbatas khusus membahas permasalahan tanah di Sumut, Khususnya lahan eks HGU PTPN2 seluas 5.873 hektare.

Selama ini permasalahan tersebut, kata Dadang, sudah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebelum Gubernur Edy Rahmayadi. Pada masa Gubernur Edy Rahmayadi, dibentuk tim untuk melaksanakan inventaris daftar nominatif eks HGU PTPN2.


"Mengapa Gubernur yang membentuk? Karena hal tersebut sesuai dengan SK BPN Nomor 43 yang menjadi wewenang Gubernur mengatur kepemilikan, peruntukan, dan pemanfaatan tanahnya," kata Dadang.

Dadang mengatakan, BPN pada dasarnya memiliki program yang mendukung pemerintah Republik Indonesia. Di antaranya menargetkan pada tahun 2025, diharapkan seluruh bidang tanah sudah didaftar, pengadaan tanah hingga penyelesaian sengketa tanah.

Editor: Herda

T#g:Eks HGUsengketa
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Sep 2021 18:24

    Walikota Sibolga Komit Ambil Alih Aset Pemkot dari UD. Budi Jaya

    Jamaluddin Pohan tetap berkomitmen untuk mengambil kembali aset pemerintah daerah yang dikuasai pihak swasta, di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Sibolga."Itu ta

  • Jumat, 24 Sep 2021 17:44

    Wagub Musa Rajekshah Pimpin Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang

    Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah memimpin upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2021 di halaman Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (

  • Sabtu, 21 Agu 2021 06:01

    Masyarakat Kesulitan Lahan Pemakaman, Edy Rahmayadi Langsung Telepon Direktur PTPN II

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi merespons langsung keluhan warga Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, terkait pengadaan lahan pemakaman. Edy Rahmayadi langsung menelepon Direkt

  • Jumat, 18 Jun 2021 06:18

    Wagub Musa Rajekshah Apresiasi Upaya Legislatif Tuntaskan Sengketa Lahan di Sumut

    Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengapresiasi kehadiran sejumlah Anggota DPR RI dalam Kunjungan Spesifik Panja Pemberantasan Mafia Pertanahan ke Sumut di Aula Tengku Riza

  • Sabtu, 12 Jun 2021 15:42

    Korban Pengerusakan Merasa Aneh, Pelaku Orasi Tidak Terima Perbuatannya

    Indra Hana (61) warga Jalan Imam Bonjol Kelurahan Tambangan Hulu Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, korban pengerusakan atas lahan yang ia miliki merasa aneh, karena pelaku yang pernah merusak

  • Selasa, 08 Jun 2021 08:08

    Kamal Minta Kasus Pengerusakan Bangunan Diproses, Kapolsek Percut: Tidak Ada Dilaporkan

    Diduga pasca terjadinya aksi pengerusakan bangunan pagar tembok pembatas di lahan garapan diJalan Jati Rejo, Desa Sampali, oleh sekelompok pemuda, Kapolsek Percut Sei Tuan diminta secepat mungkin meny

  • Rabu, 02 Jun 2021 13:12

    AKP August Manihuruk Dilaporkan Warga Dairi ke Bid Propam Polda Sumut

    Kapolsek Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun AKP August Manihuruk dilaporkan warga ke Bid Propam Polda Sumut, lantaran melakukan penembokan/pemagaran terhadap akses jalan umum menuju rumah warga di De

  • Rabu, 19 Mei 2021 07:39

    Bakumsu: Hentikan Kriminalisasi terhadap Masyarakat Adat Natumingka, Balige

    Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (BAKUMSU) mengutuk tindakan pihak PT Toba Pulp Lestari yang melakukan tindak kriminalisasi terhadap Masyarakat Adat Natumingka, Balige.

  • Rabu, 12 Mei 2021 19:52

    Marthin Bangun tanggapi tudingan bahwa Ketua PMS menjadi dalang penyerobotan tanah

    Setelah Ketua Satgas Pemuda Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, angkat bicara terkait dugaan pemcemaran nama baik terhadap Ketua PMS Langkat, kini, Marthin Bangun yang juga men

  • Kamis, 29 Apr 2021 21:59

    Geger! Kantor DPD PDI-P Kabupaten Batu Bara Diikat Rantai Besi Lalu Digembok

    Menggegerkan, kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jalan Lintas Sumatera Utara, yang berada di Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, diikat dengan rantai besi dan menggunakan gembok mangga.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak