Senin, 19 Apr 2021 10:57
  • Home
  • Ragam
  • Pendaftaran dan Seleksi ASN 2021, Satu Portal Terintegrasi. Begini Penjelasannya

Pendaftaran dan Seleksi ASN 2021, Satu Portal Terintegrasi. Begini Penjelasannya

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Dito
Sabtu, 06 Mar 2021 05:06
Istimewa
Ilustrasi
Pemerintah berencana melakukan seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2021 yang akan diselenggarakan secara paralel, meliputi seleksi Sekolah Kedinasan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Menindaklanjuti hal tersebut Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah mengembangkan platform pendaftaran terintegrasi melalui portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) untuk mengakomodir rangkaian pendaftaran seluruh seleksi ASN.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Rapat Koordinasi virtual yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kamis (04/03/2021).

Bima menguraikan, pendaftaran daring untuk seleksi ASN yang disediakan dalam portal SSCASN dibagi menjadi 3 (tiga) platform utama, yang terdiri dari Sistem Seleksi CPNS (SSCN), Sistem Seleksi CPNS melalui Pendidikan Kedinasan (SSCN DIKDIN), dan Sistem Seleksi PPPK (SSP3K).


Selain itu, pengolahan nilai hasil seleksi juga diintegrasikan ke dalam portal. "Portal SSCASN juga akan menyediakan fitur pengolahan hasil seleksi seperti SKD dan SKB. Proses pengolahan nilai yang masuk akan diproses tanpa campur tangan pihak mana pun dengan mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan," ujar Bima.

Selanjutnya SSCASN juga diintegrasikan dengan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Dukcapil sebagai data awal pendaftaran.

"Begitu pula dengan pelamar formasi Guru, SSCASN akan terintegrasi dengan pengecekan data Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) untuk validasi yang terdata pada Dapodik yang dikelola Kemdikbud," terangnya.

Sama halnya dengan pendaftaran sebelumnya, SSCASN juga akan terintegrasi dengan akreditasi program studi maupun akreditasi Universitas dan Lembaga Pendidikan Tinggi, termasuk validasi nomor ijazah yang dikelola Kemristekdikti.


"Untuk pelamar formasi Tenaga Kesehatan, SSCASN akan terintegrasi dengan data Surat Tanda Registrasi (STR) atas kerja sama BKN dengan Kemenkes," ujarnya.

Menyikapi masa pandemi yang masih bergulir, Bima mengatakan, BKN masih tetap menyediakan sistem CAT berbasis daring secara keseluruhan yang diikuti dengan penggunaan video conference sebagai sarana dalam pengawasan.

Begitu juga dengan penerapan protokol kesehatan, Bima menyebutkan BKN akan melibatkan sejumlah pihak untuk menghindari adanya kerumunan di lokasi ujian nantinya, termasuk juga untuk pelaksanaan seleksi di titik lokasi luar negeri.

Ditambahkannya, pada seleksi CPNS Formasi Tahun 2019, BKN bersinergi dengan Kementerian Luar Negeri dalam melaksanakan ujian di 15 Negara.


Dari aspek persiapan penyusunan soal ujian, Bima meminta agar penyusunan soal-soal ujian khususnya soal SKB segera dimutakhirkan oleh masing-masing Instansi Pembina Jabatan Fungsional sesuai dengan kewenangannya, termasuk soal ujian untuk calon PPPK dengan menerapkan tingkat kesulitan soal sesuai standar pada level jabatan maupun antar wilayah. Sementara untuk penyusunan soal SKD saat ini sedang difinalisasi oleh Konsorsium Perguruan Tinggi.

"Adapun untuk pelaksanaan seleksinya sistem CAT BKN akan memfasilitasi SKD dan SKB bagi CPNS, Sekolah Kedinasan, dan PPPK non-Guru, sedangkan untuk 1 Juta Guru PPPK akan difasilitasi dengan UNBK Kemdikbud," tukasnya.

Terakhir Bima menguraikan gambaran rencana pelaksanaan seleksi ASN 2021, di antaranya pendaftaran seleksi Sekolah Kedinasan 2021 diperkirakan akan dimulai April 2021, seleksi PPPK Guru dengan formasi 1 Juta Guru diperkirakan akan dilaksanakan pada Mei 2021, dan seleksi CPNS 2021 dan PPPK (Non-Guru) diperkirakan dilaksanakan pada Mei 2021.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian PANRB terkait rencana pengadaan calon ASN 2021, untuk guru PPPK jumlah kebutuhannya adalah 1 juta formasi yang dapat diisi oleh tenaga honorer yang terdaftar dalam Dapodik Kemendikbud, guru honorer eks THK-2, dan lulusan PPG yang tidak mengajar.

Sementara untuk ASN di pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten, dan kota jumlah kebutuhan sebanyak 189 ribu formasi CPNS dan PPPK, untuk mengisi jabatan selain guru. Kemudian, untuk ASN pemerintah pusat jumlah kebutuhan sebanyak 83 ribu formasi CPNS dan PPPK.
Editor: Budi

Sumber: HUMAS BKN/HUMAS KEMENPAN RB/UN

T#g:ASNSeleksi
Berita Terkait
  • Jumat, 16 Apr 2021 17:26

    AKBP Boy Sutan Binanga Siregar Pimpin Wanjak Rikmin Awal Casis Bintara dan Tamtama Polri

    Kapolres Pematang Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar SIK selaku ketua Panitia Pembantu Penerimaan (Pabanrim) Panda Polda Sumut melaksanakan sidang kelulusan pemeriksaan administrasi awal penerima

  • Minggu, 11 Apr 2021 13:11

    Danrem Merauke Bersama Orang Tua/Wali Casis Tamtama TNI AD Ikuti Pengarahan Kasad

    Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta 30 orang tua/wali yaitu 25 perwakilan orang tua/wali Putra Asli Daerah Papua (PADP) dan 5 perwakilan orang tua/ wali Non Putra Asli

  • Minggu, 14 Mar 2021 23:54

    Pendaftaran UTBK-SBMPTN 2021 Resmi Dibuka Besok Pagi

    Besok, Senin 15 Maret, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) secara resmi akan membuka pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( UTBK-SBMPTN ) 20

  • Senin, 08 Mar 2021 15:18

    BKD Kota Tebing Tinggi Serahkan 250 SK Kenaikan Pangkat PNS

    Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tebingtinggi menyerahkan 250 SK Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko setempat, Senin (8/3/2021), di Aula BKD Jalan Gunung Louser Tebingtinggi.Kepala BK

  • Senin, 08 Mar 2021 07:08

    Instansi Pembina Jabatan Fungsional Wajib Lakukan Penyesuaian Substansi

    Dalam upaya menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional serta peningkatan efektivitas dan efisiensi kinerja pelayanan kepada publik, pemerintah melakukan pengalihan jabatan struktural ke jabatan fungsional.

  • Selasa, 02 Mar 2021 09:02

    Penerimaan 1,3 Juta ASN Dimulai Bulan Ini

    Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menetapkan jumlah formasi aparatur sipil negara (ASN) pada tahun 2021 sebanyak 1,3 juta orang. Hal tersebut d

  • Sabtu, 20 Feb 2021 01:20

    Sabrina Harapkan KASUAN Semakin Dikenal dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

    Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) XX Koperasi Serba Usaha Abdi Negara (KSUAN) Provinsi Sumut, di Medan Club, Jalan RA Kartini,

  • Jumat, 19 Feb 2021 10:49

    BKN Terbitkan Edaran Penyusunan Sasaran Kerja Pejabat Fungsional Koordinator dan Subkoordinator

    Pascarealisasi kebijakan penyederhanaan birokrasi melalui penyetaraan jabatan Administrator dan Pengawas ke dalam jabatan fungsional, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerbitkan Surat Edaran Nomor 3/SE

  • Kamis, 28 Jan 2021 19:08

    Menteri PAN RB & Kepala BKN Keluarkan SE Bersama Larang ASN Terlibat Organisasi Terlarang

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana berkomitmen untuk melakukan langkah tegas guna mencega

  • Selasa, 26 Jan 2021 15:36

    Kapolda Sumut Pimpin Pakta Integritas Seleksi Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi

    Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi pimpin Pakta Integritas Seleksi Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 50 T.A 2021 bertempat di Aula Tri Brata Lt. I Mapolda Sumut, Selasa (

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak