Minggu, 08 Des 2019 07:25
  • Home
  • Ragam
  • Panglima TNI: Pengembangan Organisasi TNI Sesuai Kebutuhan Pemerintah

Panglima TNI: Pengembangan Organisasi TNI Sesuai Kebutuhan Pemerintah

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Rabu, 04 Des 2019 20:24
Puspen TNI
Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat menutup Pendidikan Reguler ke-46 Sesko TNI TA 2019
Dalam mewujudkan postur organisasi yang adaptif (mampu menyesuaikan keadaan), TNI telah melaksanakan pengembangan organisasi sesuai kebutuhan dan disesuaikan dengan Program Pemerintah. Dibutuhkan organisasi TNI yang adaptif dan mampu bersinergi secara lebih erat dan lebih luas dengan berbagai komponen bangsa, seperti Polri, Lembaga-lembaga Pemerintah maupun non-Pemerintah, Lembaga Kemasyarakatan serta organisasi-organisasi Kepemudaan.

Demikian disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat menutup Pendidikan Reguler ke-46 Sesko TNI TA 2019, yang diikuti 152 Perwira Siswa terdiri dari TNI AD 67 orang, TNI AL 40 orang, TNI AU 26 orang, Polri 12 orang dan Siswa Mancanegara 7 orang, bertempat di Gedung Sarasan Sesko TNI, Bandung, Rabu (4/12/2019).

Visi pemerintah dalam lima tahun mendatang adalah meneruskan pembangunan infrastruktur, penyiapan sumber daya manusia, investasi seluas-luasnya, reformasi birokrasi, dan penggunaan APBN secara tepat. "Kelima poin tersebut sejatinya sangat berkelindan dengan pembangunan TNI," kata Panglima TNI.

"Sesuai dengan 11 Program Prioritas yang saya tetapkan, TNI telah melaksanakan validasi organisasi yang dituangkan dalam Perpres No. 66 tahun 2019. Organisasi-organisasi Staf dan Komando mengalami pengembangan untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) dibentuk untuk membagi tugas-tugas TNI berdasarkan ruang lingkup geografis. Kogabwilhan juga menjadi Komando gabungan permanen yang mengisi kekosongan dalam doktrin Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM)," jelasnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, seluruh dimensi terlibat dan harus diorkestrasi dengan baik supaya dapat bersinergi dan memperoleh keberhasilan yang tinggi. "Saya yakin operasi-operasi yang bersifat multi dimensi tersebut akan semakin menjadi kebutuhan di masa mendatang, baik dalam konteks Operasi Militer Untuk Perang (OMP) ataupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP)," katanya.

Panglima TNI mengingatkan bahwa dalam melaksanakan tugas-tugas negara, TNI maupun Lembaga atau organisasi lainnya tidak bekerja sendiri-sendiri. Saat ini kegiatan operasi yang bersifat multi dimensi menjadi hal sangat mengemuka.

"Dalam upaya mengatasi permasalahan, Negara tidak membebankan tugas pada satu instansi saja. Satu persoalan dapat melibatkan berbagai dimensi kelembagaan untuk dapat menjawab dan menuntaskan persoalan tersebut," tutupnya.
Editor: Herda

T#g:Sesko TNItni
Berita Terkait
  • Jumat, 06 Des 2019 16:06

    Kapuskersin TNI Tutup Lokakarya Regional Ke-5 MPOME 2019

    Kepala Pusat Kerjasama Internasional (Kapuskersin) TNI Laksamana Pertama TNI Didik Kurniawan, S.T., M.Si., menutup Lokakarya Regional Ke-5 Making Peace Operations More Effective (MPOME) 2019 di audito

  • Rabu, 04 Des 2019 12:44

    Kasum TNI: MPOME Jawab Tantangan Baru Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia

    Lokakarya Making Peace Operations More Effective (MPOME) ke 5 tahun 2019 yang diinisiasi oleh Small Arms Survey dan PMPP TNI merupakan jawaban atas berbagai tantangan baru yang dihadapi dalam operasi

  • Selasa, 03 Des 2019 16:33

    Panglima TNI Hadiri Pameran Industri Alpalhankam Dalam Negeri

    Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri acara Pameran Industri Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) Dalam Negeri, yang dibuka secara resmi oleh Menteri

  • Jumat, 29 Nov 2019 19:29

    TNI Selalu Hadir Dalam Mengatasi Berbagai Permasalahan Bangsa

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu hadir dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa. Hal ini tidak terlepas dari peran Komando Teritotial (Koter) yang telah bekerja keras di wilayah, sehingga s

  • Jumat, 29 Nov 2019 10:29

    Panglima TNI Tegaskan Sinergitas TNI-Polri Sampai Akhir Hayat

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si. memberikan pengarahan kepada 982 prajurit TNI dan Polri se-Jayawijaya, bertempat di G

  • Rabu, 27 Nov 2019 13:37

    Mutasi dan Promosi Jabatan 41 Pati TNI

    Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. TNI melakukan up

  • Senin, 25 Nov 2019 18:55

    Panglima TNI Terima Hibah Lahan Pembangunan Makogabwilhan I

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., secara simbolis menerima hibah lahan untuk pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Makogabwilhan) I dari Pemerintah Daerah

  • Rabu, 20 Nov 2019 17:20

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M di Mabes TNI

    Mabes TNI memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW 1441 H/2019 Masehi, yang dikuti ratusan Prajurit dan PNS TNI serta Ibu-ibu IKKT Pragati Wira Anggini, di Masjid Panglima Soedirman Mabes TNI, Cilangkap J

  • Rabu, 20 Nov 2019 13:00

    Panglima TNI Temui Menteri PUPR

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asop Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito dan Dirziad Brigjen TNI Mohammad Munib menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rak

  • Selasa, 12 Nov 2019 12:12

    Ajarkan Disiplin Sejak Dini, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 514 Latih Baris Berbaris

    Menjadikan pribadi yang disiplin baik secara perorangan maupun dalam bentuk kelompok, hal tersebut diwujudkan oleh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Kostrad dengan memberikan latihan P

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak