Rabu, 26 Feb 2020 07:19
  • Home
  • Ragam
  • Doni Monardo: Membuang limbah ke danau Toba adalah kesalahan besar

Doni Monardo: Membuang limbah ke danau Toba adalah kesalahan besar

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tony
Kamis, 08 Agu 2019 19:28
Istimewa
Kepala BNPB RI Letjen TNI Doni Monardo, Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah di Medan.
Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan marah dan kecewa begitu mengetahui dugaan perusahaan seperti PT Allegrindo yang bergerak di bidang peternakan babi, membuang limbah ke Danau Toba.

"Pak Luhut marah dan kecewa begitu mengatahui adanya perusahaan peternakan yang membuang limbah ke danau. Karena membuang limbah ke danau adalah kesalahan besar," ungkap Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Doni Monardo, menjawab sejumlah pertanyan wartawan pada sesi Konferensi Pers di ruang Raja Inal, lantai II Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Medan, Kamis (8/8/2019).

Doni sangat mengharapkan peran media  sebagai sosial kontrol untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat, agar tetap menjaga lingkungan hidup dan ekosistem yang ada di Danau Toba dan sungai-sungai yang ada di Sumatera Utara.

Dalam keterangannya, Doni menggambarkan bahwa apa yang dialami Danau Toba dan Sungai di Sumut juga terjadi di Sungai Citarum yang pernah menyandang sungai terjorok di dunia, dikarenakan tidak adanya kesadaran masyarakat yang seenaknya membuang sampah, limbah dan bangkai bianatang ke sungai. Tetapi kini, secara berlahan perilaku itu bisa berubah.


"Perlu adanya pendekatan emosional dan pendekatan 'hati' terhadap komunitas yang ada, dan pemangku kebijakan harus hidup bersama masyarakat. Urusan lingkungan adalah urusan perilaku dan memperbaiki kerusakannya adalah memperbaiki perilaku," ungkap Doni sembari menceriterakan latar belakang soal sungai Citarum yang sebelumnya ada sebanyak 3.000 perusahaan membuang limbahnya ke sungai tersebut. Namun kini, sungai Citarum berubah menjadi sungai terbersih.

Doni juga mendorong diperlukannya ketegasan dari aparat penegak hukum  yang komunikatif dan memiliki langkah efektif, serta peran para tokoh untuk berbicara politik ekologi atau ekosistem, apalagi, aturannya sudah jelas dimana menjadi kewajiban Industri untuk tidak boleh membuang limbah sembarangan ke sungai atau danau.

Sebelumnya, anggota Komisi E DPRD Sumut Ir Juliski Simorangkir MM  mengingatkan PT Allegrindo jangan berlindung di balik pembagian kotoran Babi kepada warga setempat untuk dijadikan sebagai pupuk, karena kotoran yang dibagikan akan ditumpukkan dan pada saat turun hujan akan mencair kemudian mengalir ke Danau Toba.


"Kita minta Dinas Lingkungan Hidup Sumut maupun kabupaten memastikan, apakah limbah ternak babi itu masih mengalir ke Danau Toba atau tidak. Jika dari pengujian terbukti air Danau Toba tercemar limbah kotoran babi, pemerintah pusat harus tegas bersikap dan bertindak. Mau menyelamatkan danau Toba atau peteenakan babi," tegas Juliski.

Apalagi, lanjut Juliski, pemerintah pusat telah menetapkan 10 destinasi pariwisata, lima diantaranya destinasi prioritas, termasuk salah satunya Danau Toba.

Pemerintah pusat juga telah mengeluarkan kebijakan, seperti Perpres 49/2016 tentang Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dan Perpres 81/2018 tentang RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Pengembangan Kawasan Danau Toba guna mendukung program KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional).

"Sejak ditetapkan sebagai destinasi prioritas oleh pemerintah pusat, faktanya di lapangan belum terlihat ada langkah besar menuntaskan masalah pencemaran air Danau Toba, baik dari limbah domestik (masyarakat), hingga keberadaan perusahaan KJA (Keramba Jaring Apung)," ungkapnya.
Editor: Sam

T#g:BabiDanau Toba
Berita Terkait
  • Minggu, 16 Feb 2020 18:46

    Dimana Lahan 150 Hektar untuk Pariwisata Danau Toba yang dijanjikan Bupati Samosir pada Jokowi?

    Kabupaten Samosir adalah kabupaten yang memiliki teritorial dikelilingi Danau Toba dengan tagline, Negeri Indah kepingan Surga.

  • Kamis, 13 Feb 2020 19:13

    Edy Rahmayadi Minta Seluruh Elemen Masyarakat Hentikan Polemik Babi

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan mencari solusi permasalahan virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang ribuan ternak babi

  • Kamis, 13 Feb 2020 18:53

    Terkait Isu Pemusnahan, Konsumen & Pengusaha Babi Dapat Penjelasan Langsung dari Gubsu

    Murni Hubber Ketua Komunitas Konsumen Daging Babi Indonesia (KKDBI)  didampingi oleh Sekjen Sondang dan 30 orang pengusaha lainnya mendapatkan penjelasan langsung dari Gubernur Sumatera Utara Edy

  • Rabu, 12 Feb 2020 19:32

    Kelompok Pemuda Islam dan Kristen Minta Polemik Pemusnahan Babi Berhenti

    Kelompok pemuda Islam dan Kristen yang ada di Sumatera Utara meminta agar polemik persoalan pemusnahan babi dihentikan. Polemik ini dinilai tidak perlu dibesarkan oleh masyarakat.Polemik ini sudah men

  • Selasa, 11 Feb 2020 19:31

    Temui Gubernur, GMKI Bahas Solusi Virus Demam Babi di Sumut

    Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kordinator Wilayah Sumut-NAD Gito M Pardede menyambangi rumah dinas Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk melakukan diskusi dan membicar

  • Selasa, 11 Feb 2020 18:31

    Swangro Lumbanbatu: Pemerintah Hanya Bahas Babi Peternak Kecil

    Heboh soal isu pemusnahan ternak babi kembali menjadi perbincangan seiring aksi damai #savebabi yang digelar oleh kelompok masyarakat ke DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (10/2) kem

  • Kamis, 23 Jan 2020 20:03

    Babinsa Koramil 06/Dolok Kodim 0212/TS Latih Siswa Pengibar Bendera Merah Putih

    Guna memantapkan sikap dan gerakan petugas upacara pegibar bendera merah putih di setiap kegiatan, Babinsa Koramil 06/Dolok Kodim 0212/TS Sertu Rajali Ritonga memberikan pelatihan pengibaran bendera m

  • Senin, 30 Des 2019 22:30

    Kodim 0824 Berduka Atas Wafatnya Babinsa, Serda Suwito

    Duka mendalam tidak hanya menyelimuti keluarga duka, namun keluarga besar Kodim 0824/Jember tentunya turut berduka cita dengan telah meninggal dunia salah satu Bintara Pembina Desa (Babinsa), yaitu Se

  • Kamis, 05 Des 2019 17:35

    Pesta Danau Toba Digelar 9-12 Desember 2019 Di Pantai Bebas Parapat

    Festival Danau Toba (FDT) tahun 2019 akan digelar di Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Ria Nofida Telaumbanua m

  • Rabu, 13 Nov 2019 20:13

    SDM Unggul Indonesia Maju, Babinsa Purbalingga Sulap Limbah Kayu Jadi Stik Es Krim

    Banyak cara positif yang bisa dilakukan seseorang untuk maju, salah satunya dengan mengelola dan memanfaatkan Sumber daya Alam (SDA) menjadi sumber pendapatan untuk mendukung perekonomian keluarga dan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak