Minggu, 19 Sep 2021 15:08
  • Home
  • Ragam
  • Di Hadapan Investor Asing, Menko Luhut Banggakan Pembangunan Indonesia

Di Hadapan Investor Asing, Menko Luhut Banggakan Pembangunan Indonesia

Bali (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Sabtu, 13 Okt 2018 02:13
Biro Informasi dan Hukum, Kemenko Bidang Kemaritiman
Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) di Bali benar-benar dioptimalkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam menarik investor masuk ke Indonesia.

Secara khusus Luhut mengatakan, Indonesia menjadi lahan subur untuk investasi strategis. Pasalnya arah pembangunan Indonesia saat ini telah berubah. Saat ini pemerintah telah berfokus pada pengembangan infrastruktur konektivitas. Dimana pemerataan pembangunan menjadi fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Dulu pembangunan terpusat di Jawa dan Sumatera Saja. Kini seluruh Indonesia, dari Sabang Sampai Merauke dipercepat pembangunan infrastukturnya," terang Luhut sebagai pembicara dalam Joint Seminar with S&P on Infrastructure and Sustainable Financing and Asia Sovereign Rating Outlook, di Nusa Dua Bali pada Jumat (12/10/2018).

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu untuk menekan biaya logistik sehingga menurunkan harga barang di daerah luar Jawa.

Hal paling mudah dilihat adalah pembangunan jalan tol lintas Sumatera sejauh 2.700 km. Atau pun pembukaan jalan baru sepanjang 1.920 km di sepanjang perbatasan Kalimantan. Bukan saja aksesibilitas darat, aksesibilitas udara pun menjadi prioritas begitu juga aksebilitas laut. Semuanya menjadi fokus bersama.

"Bandara Wamena itu dulu terminalnya kecil. Kini telah bertransformasi menjadi bandara berstandar internasional. Begitu juga pelabuhan. Lima pelabuhan besar kita bangun untuk memperkuat akses maritim. Dari mulai Kuala Tanjung, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makasar, dan Bitung," terang Luhut.

Dengan perkembangan itu Menko minta investor tidak ragu. "Silakan datang dan bawa investasi ke Indonesia. Kami akan memberikan investasi yang menguntungkan bagi semua. Skemanya melalui blended finance. Ini wadah khusus yang menampung pendanaan dari berbagai sumber. Tujuannya, khusus untuk mendukung pembangunan berkelanjutan," imbuh Luhut.


Program untuk Petani Kecil

Sehari sebelumnya, Menko Luhut didapuk menjadi salah satu pembicara dalam sebuah seminar yang diselenggarakan bersama United Nations Environment (UNEP) dan Tropical Landscape Finance Facility (TLFF) dengan tema Blended Finance for Smallholders, yang dihadiri puluhan organisasi dan investor global di Nusa Dua Bali.

Melalui seminar ini, Menko Luhut berharap dapat menarik pihak swasta untuk berinvestasi pada bidang yang mengandung unsur kemanfaatan publik, sejalan dengan tujuan TLFF. Dalam hal ini khusus terkait restorasi lahan dan kesejahteraan petani sawit skala kecil. "Ternyata juga memberikan dana untuk smallholders replanting programme itu nanti bisa sampai 1 milyar Dollar sampai kepada Februari tahun depan," ungkap Luhut mengenai target TLFF.

TLFF menurutnya, akan memberikan bantuan kredit-kredit murah ke petani-petani kecil, bukan kepada petani-petani besar. "Itu melibatkan 17.500 petani kecil," terang Menko Luhut mengenai dampak positif jangka panjang yang dapat dinikmati oleh petani kecil di Indonesia.

"Saya melihat lebih jauh untuk kepentingan nasional kita," tutup Luhut menekankan tujuan utama dari semua even yang diselenggarakan dalam Annual Meeting IMF-WB di Bali, termasuk even lain yang berjalan paralel.

TLFF sendiri merupakan fasilitas pendanaan swasta untuk program pembangunan hijau dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat marjinal serta mengurangi degradasi hutan. TLFF diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sejak tanggal 26 Oktober 2016. UNEP adalah salah satu organisasi pendukungnya.

Editor: Erickson

T#g:investor
Berita Terkait
  • Rabu, 04 Agu 2021 12:24

    Pemko Medan Tidak Akan Persulit Investor

    Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan Pemko Medan tidak akan mempersulit investor dengan tetap mengikuti peraturan yang berlaku.Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi Dirut Permata Hijau G

  • Rabu, 23 Jun 2021 09:23

    Wali Kota Medan Sambut Baik Tawaran Investasi Dari PP Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama

    Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyambut baik tawaran investasi dari Pimpinan Pusat Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (NU). Investasi yang ditawarkan tersebut tentunya akan sangat membantu pembangunan

  • Selasa, 06 Apr 2021 16:06

    Koordinasi Ke BKPM RI, Upaya Pemko Tebing Tinggi Tingkatkan Pelayanan Investasi

    Guna koordinasi dan konsolidasi tingkatkan pelayanan investasi menyambut berbagai program startegis nasional, Pemerintah Kota Tebing Tinggi melakukan kunjungan ke BKPM RI melalui Rapat Koordinasi Peni

  • Senin, 05 Apr 2021 21:45

    Aulia Rachman: Pemko Ajak HIPMI Datangkan Investor Ke Kota Medan

    Pemko Medan berkomitmen menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan kota. Salah satunya dengan mempermudah perizinan dan tanpa ada pungutan. Oleh karena itu Pemko Medan mengajak Himpunan

  • Jumat, 22 Jan 2021 06:22

    Gubernur Edy Rahmayadi Upayakan Investor Untuk Optimalkan Pembinaan Atlet Sumut

    Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) diminta fokus dan terus memperkuat pembinaan altet di semua cabang olahraga. Karena selain akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasiona

  • Jumat, 27 Nov 2020 02:27

    Pemerintah Mempercepat Aturan Turunan UU Cipta Kerja

    Pemerintah merancang aturan turunan UU Cipta Kerja berupa rancangan peraturan Presiden dan rancangan peraturan pemerintah. Kementerian keuangan dan 19 kementrian atau lembaga lain bekerja keras menyel

  • Selasa, 22 Sep 2020 14:52

    Lebih Baik Investor Dalam Negeri Daripada Investor Asing, Banyak Persaingan Tidak Sehat

    Wali Kota Tebing tinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian menghadiri Sosialisasi North Sumatra lnvest (NSI) dan Quick Response Code Indonesian Standard (ORIS) yang d

  • Rabu, 26 Agu 2020 00:56

    Edy Rahmayadi Tawarkan 7 Proyek Prioritas untuk Investor Singapura

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menawarkan tujuh proyek prioritas sebagai peluang investasi kepada para investor Singapura. Ketujuh proyek terdiri dari satu sektor pariwisata yang

  • Senin, 16 Mar 2020 20:16

    Bupati Batu Bara Terima Kunjungan Investor Korea, Mr. Kwanyoung

    Pemerintah Kabupaten Batu Bara, akan memberikan perhatian ekstra terhadap proses perizinan, apa lagi berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Batu Bara.

  • Minggu, 15 Apr 2018 16:15

    Tengku Erry Sampaikan Progres 18 PSN ke Investor dari China

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menginformasikan kemajuan (progres) 18 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang kini menjadi prioritas bagi pemerintah pusat di Provinsi ini kepada investor. Satu diantaranya adal

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak