Rabu, 17 Jun 2026
Buka Pelatihan SE 2026, Bupati Masinton Harapkan Pemkab Tapteng Jadi Kompas Pembangunan Daerah
Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Selasa, 02 Jun 2026 21:57
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu didampingi Sekdakab, para Asisten, Plh. Kadis Kominfo, Plh. Kadis Dukcapil di lingkungan Pemkab Tapteng, dan mewakili Kapolres Polres Tapanuli Tengah, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, foto bersama para Fasilitator dan Peserta.
Istimewa

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu didampingi Sekdakab, para Asisten, Plh. Kadis Kominfo, Plh. Kadis Dukcapil di lingkungan Pemkab Tapteng, dan mewakili Kapolres Polres Tapanuli Tengah, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, foto bersama para Fasilitator dan Peserta.

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi tinggi pada pelaksanaan pelatihan calon petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam membekali peserta agar memiliki pemahaman yang matang dalam mengumpulkan data di lapangan.

"Bangsa yang maju selalu menggunakan data. Bapak dan Ibu sekalian adalah bagian dari pengumpulan data tersebut, sehingga data yang dihasilkan harus benar-benar valid dan akurat. Dengan data yang benar, kita bisa memfokuskan program pembangunan secara tepat sasaran," kata Bupati Masinton, Selasa (2/6/2026).

Menurut Bupati, kegiatan ini sangat penting dalam membekali para peserta agar memiliki pemahaman yang matang dalam mengumpulkan data di lapangan.
Masinton Pasaribu juga memaparkan, bahwa berdasarkan capaian data saat ini, Tapanuli Tengah masih menghadapi tantangan besar, mulai dari keberadaan desa tertinggal, angka kemiskinan, hingga tingkat pengangguran.

Diharapkan, kehadiran data hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi kompas bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat guna.

"Dengan adanya sajian data yang akurat, kita bisa membuat kebijakan yang benar sehingga Tapanuli Tengah tidak tertinggal terus. Semangat 'Naik Kelas' itu adalah bagian dari kemampuan kita untuk melompat keluar dari ketertinggalan," ucap Masinton membuka kegiatan yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Tapteng di Hasian Hotel Pandan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah dan masyarakat dengan mengangkat kearifan lokal. Lanjut Masinton, Pemkab Tapanuli Tengah berkomitmen penuh untuk bermitra dengan masyarakat sesuai dengan semboyan Sahata Saoloan (Seia Sekata/Satu Hati Satu Tujuan).
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kalau Pemerintah melibatkan masyarakat sebagai partisipan aktif dalam program pembangunan, maka pembangunan itu pasti akan berdampak baik bagi kesejahteraan kita bersama," sebut Bupati Tapanuli Tengah.

Sementara itu, Kepala BPS Tapteng Akhirul Miswar M.E. Nasution, dalam laporannya menjelaskan Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional berskala besar yang menjadi hajat sepuluh tahunan sekali.

"Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan ekonomi terbesar yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Sensus Ekonomi 2026 ini menjadi momentum penting bagi kita untuk mengelola kegiatan yang lengkap dan akurat mengenai kondisi usaha, struktur ekonomi, serta potensi perekonomian daerah," jelas Akhirul.

iklan peninggi badan
Ia menambahkan bahwa potret ekonomi yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi fondasi utama dalam merancang arah kebijakan ekonomi ke depan.

"Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar kuat dalam penyusunan kegiatan pengembangan pembangunan, penguatan UMKM, penarikan investasi, penciptaan lapangan kerja baru, serta perencanaan pembangunan-pembangunan strategis di masa mendatang," pungkas Kepala BPS Tapteng.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh calon petugas sensus yang nantinya akan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later