Senin, 26 Agu 2019 15:06
  • Home
  • Ragam
  • Batam Aero Technic Resmikan Pembangunan Hanggar Tahap III dan Hanggar Joint Venture

Gandeng GMF AeroAsia dalam Kesepakatan Kerjasama,

Batam Aero Technic Resmikan Pembangunan Hanggar Tahap III dan Hanggar Joint Venture

Batam (utamanews.com)
Oleh: Elya/rls
Kamis, 15 Agu 2019 00:15
Istimewa
Peresmian dan peletakan batu pertama pembangunan hanggar tahap III dan hanggar joint venture, Rabu, 14 Agustus 2019.
Batam Aero Technic (BAT) dan Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) menjalin kesepakatan pengembangan kerjasama, peresmian dan peletakan batu pertama pembangunan hanggar tahap III dan hanggar joint venture, Rabu, 14 Agustus 2019. Kesepakatan ini merupakan perwujudan sinergi menuju industri aviasi Indonesia maju.

Dalam rangkaian acara yang diselenggarakan di hanggar BAT di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam, penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama BAT I Nyoman Rai Pering Santaya dan Plt. Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan, disaksikan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Kepulauan Riau Isdianto, Pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara, Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait.

Penandatanganan prasasti dan peletakan batu pertama pembangunan hanggar tahap III dan hanggar joint venture dilakukan oleh Menteri Perekonomian Darmin Nasution. Sedangkan penandatanganan prasasti fasilitas bengkel perbaikan komponen pesawat diwakili oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Pada pembangunan hanggar Tahap ke III, BAT bersama GMF berencana membangun delapan unit hanggar yang dapat menampung 24 pesawat Boeing 737 dan Airbus 320. Delapan unit hanggar ini diharapkan dapat meningkatkan serapan perawatan pesawat baik dalam dan luar negeri, serta meminimalisir jumlah pekerjaan yang dikirim ke luar negeri.

Sejalan dengan sinergi untuk mendukung industri aviasi tanah air, BAT dan GMF bersama mitra pabrikan ban pesawat juga menandatangani kesepahaman pembangunan pabrik dan vulkanisir ban pesawat (tire retread). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan penyerapan karet dalam negeri, mendorong efisiensi maskapai, serta meningkatkan devisa negara.

Direktur Utama Batam Aero Technic, I Nyoman Rai Pering Santaya mengatakan, "BAT dengan bangga melakukan pengembangan usaha bersama GMF dengan tujuan sinergi mendukung bidang aviasi. Iklim usaha yang diciptakan oleh pemerintah sangat mendukung pertumbuhan dan pengembangan di Indonesia. sebagai pelaku usaha dibidang industri penerbangan khususnya jasa angkutan udara sangat merasakan bantuan dan dukungan dari pemerintah dalam rangka pengembangan dan pertumbuhan bidang usaha industri penerbangan."

Plt. Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan menyatakan pihaknya menyambut baik bentuk sinergi bersama BAT dalam rangka memperluas jangkauan GMF di pasar Asia, dimana Batam merupakan wilayah strategis untuk menjangkau hub (penghubung). "Untuk mengoptimalkan Aksi Akselerasi perusahaan, GMF senantiasa menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti OEM, manufacturer & MRO. Saat ini GMF bekerjasama dgn BAT untuk meningkatkan serapan pesawat domestik dan internasional, serta menambah diversifikasi bisnis GMF," ungkap Tazar.

Lebih lanjut Tazar menambahkan melalui kerjasama ini akan ada konsolidasi antara GMF dan BAT untuk melakukan pemilahan kapasitas dan kapabilitas antara GMF dan BAT untuk menghindari adanya double investment pada sektor perawatan pesawat. Selain itu, kerjasama ini diharapkan mampu mendorong ke dua belah pihak untuk terus meningkatkan utilisasi dan optimalisasi dari kapabilitas yang dimiliki saat ini sembari meningkatkannya seiring berjalannya waktu. Sehingga dalam 10 tahun ke depan, diharapkan dapat terwujud perawatan pesawat yang terintegrasi agar dapat menekan angka outsource pekerjaan ke luar negeri hingga hanya 10% saja.

"Sinergitas pekerjaan mesin (engine), komponen (component) dan bagian roda pendaratan (landing gear) akan mendorong perawatan pesawat yang semakin efisien dan membangun industri MRO Indonesia yang berdaya saing di kancah global," tambah Tazar.


Menciptakan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Dalam upaya untuk mendukung tersedianya jumlah SDM atau tenaga kerja berdaya saing, Lion Air Group mendirikan Kirana Angkasa Politeknik yang bergerak dibidang pendidikan khususnya pendidikan aviasi. Pendirian ini bertujuan untuk menambah tenaga kerja dengan keahlian sebagai mekanik atau teknisi pesawat.

Rai Pering menegaskan, "Sebagai upaya untuk mendukung dan menunjang pembangunan hanggar tersebut maka diadakan penandatanganan kesepahaman kerjasama usaha antara GMF dan BAT dengan harapan dapat mengembangkan industri aviasi nasional dan memasarkan jasa tersebut hingga ke luar negeri. Selain itu juga dilakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama antar GMF dan BAT dengan AMTO (pusat pendidikan dan pelatihan bidang aviasi) untuk menjamin tersedianya tenaga kerja/ SDM khususnya mekanik pesawat."

Plt. Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan mengungkapkan bahwa pelibatan politeknik bersertifikasi AMTO ini juga merupakan salah satu bentuk komitmen GMF dalam mendukung pemerintah dalam menciptakan ekosistem yang kondusif dalam mendukung industri aviasi nasional. "Melalui kerjasama ini, GMF tidak hanya memberi manfaat bagi industri MRO saja, tetapi juga bagi pelaku aviasi dan juga bangsa Indonesia," terang Tazar.

Konsentrasi kerjasama tersebut menjadi bagian dari pengembangan SDM dalam rangka membentuk personil yang berkualitas dengan memiliki keterampilan, kemampuan kerja, dan loyalitas kerja. Seluruh pihak yang terlibat menegaskan, SDM yang berkualitas akan mendukung perusahaan untuk lebih berkembang dan mencapai tujuan.

Dengan berjalannya sinergi ini, diharapkan dapat menciptakan semakin tersedianya lapangan pekerjaan, menghemat devisa yang keluar dari Industri Penerbangan Nasional, menarik devisa dari luar dengan memasarkan dan menjual jasa perbaikan pesawat ke negara-negara lain, mengefisienkan dan mengurangi beban biaya industri angkutan udara.
Editor: Tessa

T#g:AirAsiaBatam
Berita Terkait
  • Sabtu, 10 Agu 2019 10:10

    AirAsia luncurkan livery 'Sustainable Asean'

    AirAsia, Jum'at, 9 Agustus 2019, memperkenalkan corak livery baru bertema 'Sustainable ASEAN' pada salah satu armada Airbus A320-nya di Bangkok, Thailand, dalam rangka perayaan hari jadi pembentukan ASEAN.

  • Selasa, 06 Agu 2019 06:56

    Team Karateka Kodam I Bukit Barisan Sumut Kuasai Kejuaraan Karate Poli Batam Open II Kelas Senior

    Kejuaraan Karate Polibatam Open yang ke II diadakan di Mall Botania II, yang berlangsung pada tanggal 2 s/d 4 Agustus 2019. Kejuaraan ini diikuti oleh berbagai perguruan yang ada di Batam dan juga lua

  • Jumat, 02 Agu 2019 12:22

    AirAsia resmikan penerbangan perdana Bali- Labuan Bajo dengan keterisian penumpang 100%

    AirAsia hari Kamis, 1 Agustus 2019, dengan sukses meresmikan penerbangan perdana rute Bali- Labuan Bajo dengan tingkat keterisian penumpang 100%.

  • Jumat, 05 Jul 2019 09:05

    Tony Fernandes Ungkap Rahasia dan Kisah Menarik Membangun AirAsia di Buku Flying High

    Co-Founder dan CEO AirAsia Group, Tony Fernandes, Kamis, 4 Juli 2019, meluncurkan buku autobiografi "Flying High" dalam bahasa Indonesia, yang menceritakan perjalanan hidupnya membangun AirAsia mulai

  • Rabu, 03 Jul 2019 20:03

    AirAsia perkenalkan menu baru 'INSPI(RED) Burger'

    AirAsia bersama organisasi sosial (RED) memperkenalkan menu Santan terbaru 'INSPI(RED) Burger', di Bangkok, Rabu, 3 Juli 2019.Burger ini diciptakan oleh seorang chef asal Thailand yang juga

  • Rabu, 26 Jun 2019 07:56

    AirAsia pindahkan penerbangan domestik ke Bandara Internasional Kertajati mulai 30 Juni 2019

    Jadwal penerbangan berubah, penumpang diminta check-in kembali dan cetak ulang boarding pass. 

  • Kamis, 20 Jun 2019 15:20

    AirAsia kembali dinobatkan sebagai LCC Terbaik Dunia pada Skytrax World Airline Awards 2019

    Group CEO AirAsia X Nadda Buranasiri, Chairman AirAsia X Berhad Tan Sri Rafidah Aziz, Executive Chairman AirAsia Group Berhad Datuk Kamarudin Meranun, Deputy Group CEO (Airlines) AirAsia Bo Lingam.

  • Selasa, 18 Jun 2019 13:18

    AirAsia perkenalkan armada baru penerbangan jarak jauh di Paris Air Show

    Deputy Group CEO (Airlines) AirAsia Bo Lingam, Group CEO AirAsia X Nadda Buranasiri, Chairman AirAsia X Berhad Tan Sri Rafidah Aziz, Chief Commercial Officer Airbus Christian Scherer, dan CEO Avolon Domhnal Slattery berfoto bersama awak kabin AirAsia.

  • Selasa, 11 Jun 2019 14:51

    Wings Air Resmi Membuka Dua Destinasi Instagenic, Tanjung Karang- Krui dan Tanjung Pinang- Letung Anambas

    Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group, Minggu (9/6/2019), meresmikan penerbangan perdana untuk dua destinasi terbaru intra-Lampung yang melayani Tanjung Karang, Lampung ke Krui, Pes

  • Sabtu, 01 Jun 2019 06:01

    AirAsia Indonesia tambah armada dukung operasi mudik 2019

    AirAsia Indonesia mendatangkan 1 (satu) unit pesawat Airbus A320-200 berkapasitas 180 orang untuk mendukung operasional penerbangan menghadapi puncak mudik lebaran 2019.Pesawat berkode registrasi PK-A

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak