Jumat, 19 Jul 2019 09:39
  • Home
  • Ragam
  • Bakamla Gandeng Stakeholder Perkuat Sistem Penanganan Insiden di Laut dengan US Coast Guard

Bakamla Gandeng Stakeholder Perkuat Sistem Penanganan Insiden di Laut dengan US Coast Guard

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Rabu, 10 Jul 2019 22:10
Humas Bakamla
Bakamla selaku Indonesian Coast Guard menggandeng beberapa stakeholder instansi bidang kemaritiman untuk memperkuat sistem penanganan insiden di laut yang diwujudkan dalam sebuah latihan bersama Incident Command System (ICS) dengan Mobile Training Team (MTT) jajaran US Coast Guard di Jakarta, Senin (08/07/2019).

Incident Command System (ICS) atau Sistem Komando Penanganan Darurat merupakan suatu standar sistem penanganan kejadian yang dugunakan oleh semua disiplin penanganan kedaruratan. Struktur dan manajemen penanganan darurat yang memiliki keahlian atau kompetensi spesifik teknis dipadukan dalam sistem ICS. Memberikan informasi yang akurat, tegas, akuntabel tinggi, terencana dan kegiatan operasi yang efektif serta dukungan logistik untuk semua kejadian.

Bakamla mempunyai Kantor Pusat Informasi Marabahaya Laut (KPIML). Dalam pengintegrasian dan kolaborasi antara pengawasan dan perairan melalui sistem peringatan dini, serta pertukaran atau sharing data dan informasi antar lembaga negara ini makin diintensifkan guna menunjang tugas pokok masing-masing dalam menjaga keselamatan, keamanan dan pertahanan perairan yurisdiksi nasional.

Pelatihan antara Bakamla selaku Indonesian Coast Guard bersama Stakeholder bidang Kemaritiman dengan US Coast Guard ini menyajikan konsep, prinsip dan protokol bagian perencanaan yang ditetapkan dalam ICS dan akan membiasakan peserta dengan mekanisme kegiatan perencanaan yang ditetapkan dalam Incident Command System dan akan membiasakan peserta dengan mekanisme kegiatan perencanaan.


Dalam sambutannya pada saat pembukaan acara pembukaan pelatihan tersebut Kepala Bakamla Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R., yang dibacakan oleh Kasubditgarlat Kolonel Bakamla Jukiman Situmorang menyampaikan beberapa hal, antara lain perairan Indonesia yang kaya akan sumber alam hayati dan mineral serta memiliki letak geografis yang strategis, menyebabkan tingginya aktivitas di perairan Indonesia baik dari kegiatan lalu lintas kapal, penangkapan ikan serta kegiatan eksplorasi dan eksploitasi lainnya di lepas pantai.

Aktivitas di perairan Indonesia yang tinggi berpotensi terjadinya insiden di laut seperti kapal karam, kapal tenggelam, tabrakan kapal dan kapal terbakar, juga insiden yang terjadi akibat kegiatan di pelabuhan, kebocoran atau kerusakan pada pipa gas, minyak, serta dari kegiatan eksplorasi atau eksploitasi minyak dan gas di lepas pantai.

Untuk menghadapi situasi tersebut di atas, diperlukan suatu sistem komando untuk mengkoordinasikan, mengendalikan, memantau serta mengevaluasi kegiatan penanganan insiden di laut. Saat insiden atau bencana terjadi, komando penanggulangan bencana harus segera dibentuk didukung oleh komandan dan staf yang handal. Untuk memberikan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai seorangIncident Commander yang efektif melalui diskusi dan latihan- latihan.

Sebagai bentuk peningkatan hubungan kerja sama antara Indonesia dan USCG sekaligus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia instansi yang bertugas di laut, Bakamla bekerja sama dengan Mobile Training Team (MTT)- US Coast Guard (USCG) akan memberikan pelatihan teknis bagi Bakamla dan stakeholders-nya salah satunya pelatihan Incident Command System- ICS.


Kegiatan pelatihan Incident Command System- ICS ini merupakan sarana untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang ICS sebagai referensi dalam menjalankan tugas sehari-hari di bidang keamanan dan keselamatan laut. Pelatihan ini menjelaskan metodologi bagaimana membangun sistem untuk mengelola insiden atau krisis yang direncanakan secara efektif.

Secara garis besar, ICS adalah suatu sistem penanganan insiden yang digunakan untuk mensinergikan dan mengintegrasikan pemanfaatan semua sumber daya yang ada, baik itu sumber daya manusia, peralatan maupun dana atau anggaran.

Kegiatan diikuti sebanyak 22 orang personel Indonesian Coast Guard dan instansi terkait dan USCG, dilaksanakan selama sepuluh hari kerja mulai tanggal 8 sampai dengan 19 Juli 2019, di Jakarta. Adapun materi yang dikembangkan antara lain Basic Principles of ICS, Incident Commander & Command Stan' Functions General Staff Functions, ICS Facilities, Command Responsibilities dan beberapa materi lainnya.
Editor: Herda

T#g:Laut
Iklan lumba2
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jul 2019 12:13

    Bakamla/Indonesian Coast Guard Bahas Skenario Operasi Laut

    Pelatihan Incident Commad System (ICS) antara Bakamla/Indonesian Coast Guard dan United States Coast Guard (USCG) membahas skenario operasi laut, dan menciptakan sistem penanganan insiden, kemarin (10

  • Sabtu, 08 Jun 2019 12:08

    Sidang MSC 101st, Bakamla Upayakan Penguatan Posisi Bargaining Indonesia di Dunia Internasional

    Delegasi RI akan memperjuangkan dan mengukuhkan kembali finalisasi hak- hak Indonesia dalam menyelenggarakan Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Sunda dan Selat Lombok, dengan harapan agar bangsa In

  • Minggu, 26 Mei 2019 21:26

    Manfaatkan SMS Gateway, SPKKL Tual Bakamla Dorong Peran Masyarakat Labetawi Jaga Laut

    SPKKL Tual Bakamla mendorong peran masyarakat Tual untuk menjaga keamanan di laut melalui pemanfaatan aplikasi 'SMS Gateway'. Untuk itu dilaksanakan sosialisasi tentang Pentingnya Informasi

  • Sabtu, 11 Mei 2019 19:21

    Kepala Kantor Zona Kamla Tengah Tinjau Kesiapan KN Gajah Laut 404

    Kepala Kantor Zona Kamla Tengah Laksamana Pertama Bakamla Drs.Bastomy Sanap, S.H.,M.B.A.,M.Hum., beserta pejabat teras dan staf Kantor Zona Kamla Tengah tinjau kesiapan KN Gajah Laut 404 yang berada d

  • Rabu, 24 Apr 2019 09:24

    Program Capacity Building oleh Bakamla Resmi Dimulai

    Hari pertama program peningkatan kapasitas personel dengan tajuk 'The Law Of The Sea and Maritime Enforcement Training', 18 perwakilan negara coast guard memaparkan laporan mengenai tugas ya

  • Jumat, 12 Apr 2019 13:12

    Keamanan Laut Terjaga, Hasil Laut Melimpah

    Berkat sinergitas antara Bakamla RI dengan lintas instansi bidang kemaritiman, dari waktu ke waktu stabilitas keamanan laut yurisdiksi nasional Indonesia makin terjaga. Hal ini berdampak positif dan m

  • Rabu, 27 Feb 2019 20:27

    Wakil Bupati Belu Dukung Bakamla Ajak Masyarakat Berbuat Benar di Laut

    Wakil Bupati Belu J.T. Ose Luan mengajak masyarakat tepian negeri di Belu untuk mengambil manfaat dari kegiatan pembentukan Potensi Keamanan Maritim (Poksimar) dan Ceramah Maritim oleh Bakamla, serta

  • Sabtu, 23 Feb 2019 22:13

    Lion Air Bantah JT-799 Sorong- Manado Terbang Miring dan Coba Mendarat di Laut

    Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi sehubungan dengan informasi yang mulai berkembang mengenai Lion Air penerbangan JT-799 rute Bandar Udara Domine Edua

  • Rabu, 13 Feb 2019 19:13

    Pengawak Kapal Patroli Bakamla Dibekali Kemampuan Hadapi Musuh di Laut

    Menginjak hari ke-7 Pelatihan Boarding Party Officer Mobile Training Team (MTT) bersama US Coast Guard, sejumlah personel Bakamla terlihat semakin mahir dalam menjalankan prosedur operasional teknis d

  • Senin, 11 Feb 2019 19:01

    Sinergi TNI- KKP Amankan Kekayaan Laut Indonesia

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan Nota Kesepahaman atau MoU tentang penguatan ketahanan pangan dan pengamanan sektor kelauta

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak