Senin, 03 Agu 2020 19:05
  • Home
  • Politik
  • Zeira Salim Ritonga Minta Aparat Tindak PT. CMH, Penambang Emas Ilegal di Madina

Zeira Salim Ritonga Minta Aparat Tindak PT. CMH, Penambang Emas Ilegal di Madina

Mandailing Natal (utamanews.com)
Oleh: Darwin Marpaung
Minggu, 05 Jul 2020 06:45
Istimewa
Menanggapi adanya kegiatan  penambangan emas yang diduga tanpa memiliki Izin (dokumen) resmi yang dilakukan oleh PT. Capital Mining Hutana (CMH) yang berlokasi di kelurahan Tapus Kec. Lingga Bayu Kab. Madina, Prov. Sumut, Zeira Salim Ritonga Wakil Ketua Komisi B anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai PKB mengatakan bahwa semua usaha tambang harus memiliki izin lengkap.

"Saya kira setiap kegiatan usaha yang berhubungan dengan Tambang harus memiliki Ijin yang lengkap dan harus melalui kajian yang konphre sifat. Jangan sampai PT. CMH memanfaatkan mitra usahanya untuk melepas dirinya dari segi aspek perijinan dan dampak lingkungan", katanya, Sabtu (4/7/2020).

''Saya minta KUD Rimbo Tuo jangan hanya  memikirkan keuntungan semata sehingga dimanfaatkan perusahaan tambang yang diduga tidak memiliki izin menambang. Apalagi kuat dugaan daerah Tambang tersebut masuk ke dalam kawasan hutan Negara. Kita meragukan ijin yang dipegang perusahaan ini dan apa lagi KUD yang beroperasi. Seharusnya  pihak berwajib segera bertindak terhadap oknum-oknum  perusahaan dan KUD yang melakukan kegiatan Tambang yang meresahkan masyarakat setempat. Dalam hal ini Dinas pertambangan Provinsi harus segera turun ke lapangan untuk melihat keadaan lapangan dan pemerintah setempat jangan berdiam diri, seolah-olah tak berdaya alias mati Suri. Kegiatan-kegiatan ilegal mining sudah sering terjadi di Sumut seolah-olah  Pemerintah Provinsi Tidak memiliki tindakan tegas terhadap penambang liar dan tanpa izin. Jangan sampai rakyat udah menderita  baru ada tindakan'', imbuhnya.


''Sepanjang ini saya tidak pernah melihat penyelesaian kasus tambang ilegal di Sumut dibawa ke depan hukum. Perihal ini diminta kepada Dinas Kehutanan Provinsi dan balai Kehutanan (BPKH/ BPKSDA) untuk mencek lokasi perusahaan yang diduga melakukan aktivitas Ilegal mining yang diduga merupakan kawasan Hutan Negara. Nah, Jika benar demikian maka segera lakukan tindakan melalui Polhut'',  ucap Zeira dengan tegas.

(Foto: Pintas.org)

"Menurut laporan masyarakat, selain PT. CMH ada juga lagi kegiatan penambangan emas secara ilegal yang berada di daerah DAS yang mana hal ini juga tidak patut untuk didiamkan", cetus Zeira.

Sebelumnya, EN Nasution, masyarakat setempat menginformasikan telah terjadi kegiatan  penambangan emas yang diduga tanpa Izin (dokumen) resmi oleh PT Capital Mining Hutana (CMH) di kelurahan Tapus Kec. Lingga Bayu Kab. Madina, Prov. Sumut.


Atas peristiwa itu EN Nasution meminta kepada Poldasu agar menindak pengurus KUD Rimbo Tuo yang diduga melakukan kerjasama tentang perusakan lahan.


"KUD Rimbo Tuo kelurahan Tapus sebenarnya bergerak di bidang perikanan dan pertanian sesuai dengan AD/ART, Koq malah bekerjasama dengan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan", ujar EN Nasution.

(Foto. ASARPUA.com/benny)

"Kerusakan lahan hutan Rimbo Tuo diduga kuat atas kerjasama kedua belah pihak, sehingga tidak memikirkan apa dampak buruk terhadap generasi penerus nantinya. Di lain sisi atas penambangan emas ini juga merugikan negara karena air tanah dan udara dikuasai oleh negara yang tertuang di dalam Undang-undang", tutur EN Nasution.

"Kebal hukum', itulah yang pantas saat ini disebut buat tambang emas PT CHM, tanpa ada izin exsplorasi selama kurang lebih tiga tahun menggeruk kekayaan alam di 'bumi gordang sembilan', hanya bermodalkan surat kerjasama dengan KUD Rimbo Tuo, mereka berani mengangkangi peraturan dan tidak pernah merasa takut akan konsekuensi yang mereka lakukan dari aparat penegak hukum.

"Terkait hasil Rapat Anggaran Tahunan (RAT) yang diadakan di kantor KUD Rimbo Tuo tahun lalu yang dihadiri oleh Dinas Koperasi Kabupaten Madina dinilai diduga tidak sesuai dengan aturan perkoperasian di Indonesia", katanya.

Masyarakat tersebut berharap Kapoldasu agar menindak para pihak-pihak  yang terkait di dalam persoalan indikasi pelanggaran yang dilakukan KUD Rimbo Tuo dan PT CMH atas dugaan pelanggaran perusakan lahan masyarakat kelurahan Tapus. "Kita mengharapkan kepada bapak Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin agar menindak dan memanggil pihak pihak yang terkait di dalam kegiatan tambang illegal ini", ungkap EN dengan penuh harap.

Editor: Budi

T#g:IlegalMadinaemasmining
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Jul 2020 20:04

    Masyarakat Desa Pasar VI Natal Minta Kades Endri Chaniago Mundur

    Masyarakat Desa Pasar VI Natal Kecamatan Natal Kabupaten Madina Sumut mendatangi Camat Natal Riplan, S. Sos, Jum'at (24/7/2020), terkait belum disalurkannya BLT Covid-19 oleh Kades Endri Chaniago

  • Jumat, 24 Jul 2020 19:44

    Polwan Sat Lantas Polres Madina, Sambangi Pengemis di Pasar Baru Panyabungan

    Personil Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas Polres Madina melaksanakan kegiatan Jum'at Barokah di seputaran pusat pasar baru Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (24/7/2020)."Usai melaksana

  • Jumat, 24 Jul 2020 19:34

    Satu Unit Truk Colt diesel Diamankan Di Mapolsek Kualuh Hulu

    Satu unit truk bermuatan kayu log diduga tidak mengantongi dokumen resmi dari pejabat berwenang diamankan di Mapolsek Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, Jum'at (24/7/2020).Truk dengan Nopol BK 8021 i

  • Jumat, 24 Jul 2020 10:34

    Sungai Batang Natal Meluap, Akses Menuju Kecamatan Natal Terhambat

    Akibat diguyur hujan satu malam dengan intensitas tinggi, sungai Batang Natal meluap, dan mengakibatkan jalan menuju kecamatan Natal tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan roda dua, tepatnya

  • Rabu, 22 Jul 2020 20:42

    Polres Madina tangkap 4 penyalahguna ganja dan sabu

    Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi SIK MSi didampingi Waka Polres Madina, Kasat Narkoba, Kasat Sabhara, dan PJU Polres Madina menggelar konferensi pers pengungkapan tersangka Kasus tindak pidana

  • Kamis, 09 Jul 2020 11:49

    Sinergitas TNI-Polri dan CIQS PLBN Sota Berhasil Gagalkan Penyelundupan Tanduk Rusa

    Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, Batalyon Infanteri 125/Simbisa (Yonif 125/SMB) bekerja sama dengan Polsek dan petugas CIQS PLBN Sota berhasil menggagalkan penyelundu

  • Rabu, 08 Jul 2020 22:48

    18 Tersangka Kerusuhan Madina Diringkus Ditreskrimum Poldasu & Polres Madina

    Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dan Polres Mandailing Natal (Madina) berhasil menangkap 20 orang yang diduga pelaku pengerusakan, pembakaran, pelemparan, dan kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamata

  • Senin, 06 Jul 2020 12:36

    DPN LKLH Laporkan Kegiatan Tambang Emas Ilegal di Madina Ke Menteri LHK RI

    Dewan Pimpinan Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (DPN LKLH) melaporkan kegiatan tambang emas ilegal ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Jakarta Pusat.Irmansyah SE Sekretaris Dewan Pimpin

  • Selasa, 30 Jun 2020 13:00

    Nawal Kunjungi Korban Perdagangan Orang

    Ketua Tim Penggerak Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi mengunjungi dan memotivasi korban perdagangan anak di bawah umur yang ditampung ol

  • Sabtu, 30 Mei 2020 17:50

    Kisah Alm Yusuf dan 50 TKI Ilegal dari Selangor Malaysia hingga Karantina di SMKN 1 Batu Bara

    Meninggalnya TKI Ilegal dari Malaysia asal Batu Bara bukan akibat Corona dan TBC. Fakta itu terungkap setelah para TKI akhirnya buka suara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak