Minggu, 17 Feb 2019 19:39
  • Home
  • Politik
  • Tengku Erry: Film Catatan Soekarno Kenalkan Kearifan Lokal Sumut

Tengku Erry: Film Catatan Soekarno Kenalkan Kearifan Lokal Sumut

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Kamis, 01 Feb 2018 18:41
Humas Pemprov Sumut
Murni Huber dan Tengku Erry

Gubsu Tengku Erry Nuradi menyambut gembira rencana Persatuan Artis Film Indonsia (Parfi) Sumatera Utara membuat film tentang Catatan Soekarno di Tanah Karo dan Danau Toba.

Menurut Gubsu, film dengan tema yang mengangkat sejarah sekaligus memperkenalkan berbagai kearifan lokal Sumatera Utara masih sangat langka dan perlu. 

"Film ini sungguh, kalau ini digali kembali, karena ini juga bagian dari mengangkat nama Sumatera Utara di level nasional dan ini juga untuk mengangkat industri kreatif kita di dunia perfilman," ujar Gubsu Erry ketika menerima audiensi pengurus Parfi  Sumatera Utara, di ruang kerja Gubsu lt.10 kantor Gubsu di Medan, Rabu (31/1/2018).

Rombongan dipimpin Ketua Parfi Sumut Murni Huber yang datang bersama para anggota seperti Parulian Hutapea, Nursari, Mutia Hajari, Arina, Arta dan Rahwin.

Gubsu pada kesempatan itu didampingi Staf Ahli Nouval Mahyar, Kabid SMA Dinas Pendidikan Provsu Hamida Pasaribu, pejabat eselon III di Dinas Pariwisata Provsu dan Kabag Humas Biro Humas dan keprotokolan Setdaprovsu Indah Dwi Kumala.

Gubsu juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pembuatan film ini. Karena selain menggali sejarah yang ada di daerah Sumatera Utara, juga pembuatan film ini dilakukan orang-orang yang memiliki kompetensi di bidang perfilman, yaitu Parfi Sumut. 

"Pemprovsu akan memberikan dukungan dan diharapkan seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembuatan film ini dan mudah-mudahan film ini bisa berhasil untuk Sumatera Utara lebih baik lagi kedepan," ujar Gubsu.



Pada kesempatan itu Gubsu berpesan agar skenario film yang akan dibuat agar dikemas sebaik mungkin dan benar-benar menggali nilai-nilai sejarah dari daerah tempat pembuatan film tersebut. Begitu juga untuk pemeran dalam film tersebut. Sebaiknya memakai pemain film yang telah benar-benar dikenal orang. "Biasanya kalau nonton film, orang bertanya siapa pemain filmnya," kata Gubsu Erry.

Ketua Parfi Sumut Murni Huber menjelaskan film yang akan dibuat mengangkat kearifan lokal Sumatera Utara yang multietnis atau berbilang kaum. Dengan judul film yang akan dibuat adalah Catatan Soekarno di Tanah Karo dan Danau Toba.

Lokasi film ini lanjutnya mulai dari Belawan, Lau Kumba, Berastagi dan daerah sekitar Danau Toba yaitu Pesanggerahan Soekarno. Film yang akan diproduksi di Provinsi Sumatera Utara. "Yang sangat luar Biasa Film ini didukung sepenuhnya oleh Gubernur Sumatera Utara Bapak Tengku Erry Nuradi," ujar Murni.

Dikatakannya dukungan dari Bapak Gubsu Erry akan membangkitkan industri kreatif perfilman Sumatera Utara. Dan ini sejalan dengan wacana Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 17 Agustus 2017 di Istana Negara yang mengatakan Industri Kreatif Film Indonesia itu harus bangkit. "Dukungan dan wacana dari dua pimpinan ini akan membangkitkan industry kreatif film Indonesia khususnya di Sumatera Utara," ujar Murni.

Judul film itu diangkat bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada generasi-generasi penerus bangsa saat ini yang telah melupakan sejarah, yang melupakan kearifan lokal. "Diharapkan nantinya film ini akan memberikan pelajaran kepada generasi sekarang bahwa budaya Sumatera Utara itu memiliki nilai jual," ujar Murni.

Editor: Tommy

T#g:FilmPARFISoekarno
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Feb 2019 11:20

    Viu Indonesia Umumkan Dimulainya Viu Pitching Forum 2019; Penayangan Perdana Pemenang 2018 "Knock Out Girl"

    Viu Pitching Forum menunjukkan komitmen Viu terhadap bangsa Indonesia dalam membangun ekosistem yang memberdayakan industri konten guna berkontribusi secara signifikan pada pertumbuhan ekonomi nasiona

  • Jumat, 09 Mar 2018 00:59

    Sineas Muda Merasa Djoss yang Mampu Menjawab Seniman Film

    Sineas muda Kota Medan, Satria Dedek Suhangga angkat bicara soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2018 ini, dengan menjatuhkan pilihannya kepada Pasangan Calon (Paslon) Djarot Saiful Hidayat-Sihar Si

  • Rabu, 21 Feb 2018 14:21

    Sihar Nonton Black Panther di Sun Plaza

    Suasana bioskop Cinemaxx yang berada di Sun Plaza, Medan mendadak riuh, Selasa (20/2/2018). Keriuhan yang terjadi bukan karena ada peristiwa atau apa pun yang membuat ketenangan pengunjung terusik. Me

  • Rabu, 21 Feb 2018 11:21

    Sihar Jadi Objek Swafoto di Sun Plaza

    Tidak peduli siapapun orang yang ia temui, kehangatan dan keakraban selalu  ditunjukkan oleh Sihar Sitorus. Hal itu terlihat di beberapa kesempatan saat dirinya berada di suatu tempat.Hal itu pun

  • Selasa, 20 Feb 2018 23:30

    Film The Lawyers, Jadi Pembuktian Tengku Rina Si Gadis Medan

    Di luar Pulau Jawa, eksistensi Kota Medan dalam mencetak aktor dan aktris berbakat yang siap bersaing di ibukota, tak perlu diragukan lagi tentunya.Sebut saja nama Michelle Zudith yang kini beken di k

  • Sabtu, 23 Sep 2017 19:33

    Kodim 0824 Bersama Koramil Jajaran Fasilitasi Nobar Filem G30S/PKI

    Mendengar rencana pemutaran film G30S/PKI yang dilaksanakan 20-30 September 2017 oleh Kodim 0824 Jember bersama Koramil Jajaran, antusias generasi muda maupun masyarakat cukup tinggi terhadap rencana

  • Kamis, 21 Sep 2017 10:31

    Ribuan Siswa Padati GOR Lubuk Pakam, tonton film "Selembar Itu Berarti"

    Ribuan siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Lubuk Pakam pada Rabu (20/9/2017). Ribuan pelajar ini menyaksikan pemutaran film 

  • Senin, 18 Sep 2017 20:18

    Panglima TNI Ziarah Ke Makam Bung Karno dan Gus Dur

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melaksanakan ziarah ke makam Bung Karno di Bendog

  • Minggu, 23 Jul 2017 19:43

    Pemprovsu dorong PARFI filmkan budaya dan daerah wisata Sumut

    Provinsi Sumut yang multi etnis dan beragam adat istiadat menjadi potensi yang besar untuk meningkatkan industri kreatif terutama di bidang perfilman.

  • Sabtu, 10 Jun 2017 09:20

    Indonesia itu Pancasila, bukan Khilafah

    "Kalau jadi Hindu jangan jadi orang India, kalau jadi orang Islam jangan jadi orang Arab, kalau Kristen jangan jadi orang Yahudi. Tetaplah jadi orang Nusantara dengan adat-budaya Nusantara yang kaya raya ini."

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak