Selasa, 19 Jan 2021 13:34
  • Home
  • Politik
  • Setelah Divaksin, Edy Rahmayadi: Rasanya Semakin Sehat Saya

Setelah Divaksin, Edy Rahmayadi: Rasanya Semakin Sehat Saya

Medan (utamanews.com)
Oleh: Anji Prayoga
Kamis, 14 Jan 2021 21:14
Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/ Veri Ardian
Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani menerima suntikan Vaksin Sinovac oleh petugas kesehatan, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman 41, Medan, Kamis (14/01).
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menerima suntikan vaksin Covid-19 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (14/1). Gubernur adalah orang pertama di Sumut yang disuntikan vaksin Covid-19, sekaligus menandai dimulainya vaksinasi Covid-19 di daerah ini.

Tahapan vaksinasi dimulai dengan pendaftaran dan cek kesehatan terlebih dahulu. Selanjutnya, Gubernur menuju tempat vaksinasi. Setelah membuka kemeja dan hanya mengenakan kaos lengan pendek bertulis Indonesia, Gubernur dengan tenang duduk di kursi dan menerima suntikan vaksin oleh dr Handoyo.

Setelah Gubernur, penerima vaksin berikutnya adalah Kapolda Sumut Martuani Sormin, Kajati Sumut Ida Bagus Nyoman, Ketua Pengadilan Tinggi Medan Setyawan Hartono, Kasdam I/BB Didied Pramudito, Kabinda Sumut Ruruh A Setyawibawa, Pangkosek Hanudnas III Erson S B Sinaga, Danlantamal I Belawan I Made Wahyu Santoso, Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani dan lainnya.

Usai divaksin, Edy Rahmayadi mengaku tidak merasakan apa-apa. Bahkan merasa badannya tambah sehat usai divaksin. "Divaksin rasa-rasanya semakin sehat saya," ungkap Edy Rahmayadi.

Edy, mengatakan tidak etis bagi masyarakat yang menolak vaksin. Menurutnya vaksinasi adalah solusi yang sudah direncakan negara untuk kepentingan rakyatnya. Vaksin dilakukan dalam rangka memutus dan menghambat memperkecil berkembanganya Covid-19 di Indonesia khsusunya Sumut.


"Kalau darurat kita tidak punya pilihan, kita harus diikuti vaksin ini, saya tak berharap menjalankan sanksi, namun inilah panggilan bangsa dan negara bersama-sama kita mengikuti untuk mensejahterakan rakyat kita semua," ujar Edy.

Edy menekankan bahwa vaksin Covid-19 aman. Apalagi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah menyatakan aman. Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menyatakan halal.

Tentang vaksinasi Covid-19 di Sumut, Edy menyatakan sudah siap dilaksanakan, termasuk sudah menyiapkan cold storage yang bisa menyimpan vaksin di suhu hingga 2 - 8 derajat celcius. Selanjutnya, setelah menerima 40.000 vaksin tahap pertama, direncakan 34.000 vaksin akan datang ke Sumut pada tahap kedua.

Disampaikan juga, protokol kesehatan tetap penting untuk diterapkan, meski sudah ada vaksinasi. "Penerapan protokol kesehatan tidak berubah setelah vaksinasi, penerapan akan berubah setelah ada evaluasi dari perkembangan Covid-19," katanya.

Koordinator Medis dan Paramedis Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Restuti Hidayani menyampaikan, setelah vaksinasi perdana di Aula Tengku Rizal Nurdin, vaksinasi akan dilakukan di wialyah Medan, Binjai dan Deliserdang (Mebidang). Adapun total penerima vaksin di wilayah tersebut antara lain untuk Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) berjumlah 26.093, dan pejabat publik sebanyak 30 orang. Medan adalah kota terbanyak yang menerima vaksin.

Pada termin kedua, vaksinasi akan dilakukan di luar wilayah Mebidang. Beberapa persiapan yang telah dilaksnakan, antara lain pemantauan kesiapan cold storage di kabupaten/kota, pelatihan tenaga vaksinator bagi 1.500 orang, hingga koordinasi lintas sektor.


Dikatakannya, ada beberapa reaksi yang akan terjadi setelah mendapat vaksin, namun hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Antara lain, nyeri, kemerahan, demam, dan lain sebagainya. Restuti menegaskan bahwa vaksin aman. "Untuk itu, masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Martuani Sormin sebagai penerima vaksin kedua di Sumut merasakan biasa-biasa saja usai divaksin. Menurutnya vaksin berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh. "Jadi dengan vaksin ini tubuh kita akan memproduksi imun," kata Sormin, sebari menyatakan, sampai saat ini, Sumut tidak memiliki sanksi apapun pada masyarakat yang menolak vaksin.

Selain itu, Sormin menyampaikan penularan Covid-19 di Sumut cukup terkendali. Sebelumnya Sumut berada di posisi 9 nasional, namun kini Sumut sudah berada di posisi 10. Meski begitu, protokol kesehatan harus selalu dijalankan.

"Kita harus menjadi agen untuk memutus rantai persebaran Covid-19, mudah-mudahan Sumut bisa terkendali persebarannya," ujar Sormin.

Dokter Handoyo yang memberikan suntikan kepada Gubernur mengatakan, usai divaksin, penerima vaksin harus menunggu kejadian pascaimunisasi selama 30 menit. Namun Handoyo mengharapkan tidak terjadi hal apapun usai vaksinasi. "Vaksinasi adalah salah satu jalan keluar dari wabah pandemi, vaksinasi dapat membentuk kekebalan, meski ada vaksin, protokol kesehatan tetap kita jalankan," kata Handoyo.

Acara Vaksinasi Covid-19 Perdana di Sumut tersebut berjalan lancar. Sebanyak 20 orang peserta yang terdiri dari Gubernur, Forkopimda Sumut, hingga tenaga kesehatan satu per satu mendapat giliran suntikan vaksin Covid-19.

Editor: Herda

T#g:ForkopimdaVaksin
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Jan 2021 10:59

    Sebanyak 4.070 Nakes dan 69 Tokoh Sudah Divaksin COVID-19 di Jabar

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar mengatakan, terdapat 4.070 tenaga kesehatan (nakes) yang sudah divaksin di

  • Senin, 18 Jan 2021 02:18

    Masyarakat Adat Papua Dukung Vaksinasi Covid-19

    Vaksinasi corona nasional sudah dimulai di Indonesia, termasuk di Provinsi Papua dan Papua Barat. Masyarakat adat di Bumi Cendrawasih mendukung program ini, agar pandemi segera berakhir. Warga sipil P

  • Minggu, 17 Jan 2021 18:17

    Kapolsek Galang Bersama Muspika Saksikan Penerimaan Vaksin Sinovac Covid-19

    Kapolsek Galang Polresta Deli Serdang AKP RGM Hutagalung SH beserta Muspika Galang menyaksikan penerimaan Vaksin Sinovac Covid-19 di Puskesmas Galang Jalan Bukit Barisan Kelurahan Galang kota, Kecamat

  • Sabtu, 16 Jan 2021 15:26

    16 pejabat dan tokoh di Papua Disuntik Vaksin COVID-19

    Sejumlah 16 pejabat publik dan tokoh di Provinsi Papua menerima vaksin COVID-19 pada Jumat (15/1/2021). Vaksinasi itu berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura di Kota Jayapura. Panasnya cu

  • Jumat, 15 Jan 2021 20:45

    Jadi Bukti Bahwa Vaksinasi Covid-19 Aman Untuk Kesehatan, Kapolresta Orang Pertama Divaksin di Deli Serdang

    Kapolresta Deli Serdang jadi orang pertama melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Perdana di Kabupaten Deli Serdang, pelaksanaan vaksinasi di Gedung Medical Check Up Rumah Sakit Umum Kab. Deli Serdang, Jumat

  • Jumat, 15 Jan 2021 16:15

    Sekdaprovsu Terima 34.840 Vaksin Tambahan untuk Sumut

    Sumatera Utara (Sumut) kembali memerima 34.840 vial vaksin Covid-19 dari Pemerintah Pusat, Jumat (15/1). Jumlah tersebut melengkapi 40.000 vaksin yang tiba lebih dulu, Selasa (5/1), sehingga total vak

  • Kamis, 14 Jan 2021 16:24

    Ketua MUI Sumut: Umat Islam Jangan Ragu, Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

    Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Provinsi Sumatera Utara DR H. Maratua Simanjuntak mengikuti kegiatan pemberian suntikan Vaksin Sinovac kepada sejumlah orang pertama untuk Provinsi Sumut, yang dil

  • Kamis, 14 Jan 2021 16:04

    Walikota Binjai, HM Idaham direncanakan divaksin Covid-19 hari Senin nanti

    Pada hari pertama penyuntikan Vaksin Covid-19 di Kota Binjai, Kamis (14/1) beberapa tenaga medis serta Kepala Puskesmas, melakukan Vaksinasi Coronavirus Disease 2019.Menurut Ketua Gugus Tugas Percepat

  • Kamis, 14 Jan 2021 15:04

    Kapolda: Forkopimda Sumut Jadi Bukti Bahwa Vaksinasi Covid-19 Aman

    Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi jadi orang kedua melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Perdana Di Provinsi Sumut bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumdin Gubernur Sumut Jl. Sudirman Meda

  • Kamis, 14 Jan 2021 14:04

    Kepala Puskesmas Yustina Elvida, orang pertama divaksin Covid-19 di Binjai Barat

    Vaksinasi Covid-19 tahap pertama/termin l untuk tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Binjai sudah dimulai, Kamis (14/1). Vaksinasi tahap pertama yang dilakukan di Puskesmas Tanah Tinggi dan dilanjutk

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak