Sabtu, 16 Jan 2021 00:34
  • Home
  • Politik
  • Ridwan Kamil Canangkan Gerakan Aksi Nyata PPK DAS Cilamaya

_12 indikator keberhasilan penanganan Citarum akan diterapkan di Cilamaya

Ridwan Kamil Canangkan Gerakan Aksi Nyata PPK DAS Cilamaya

Karawang (utamanews.com)
Oleh: Efendi
Kamis, 05 Nov 2020 10:05
Humas Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar mencanangkan Gerakan Aksi Nyata Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan (PPK) Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilamaya di Bendungan Barugbug, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Rabu (4/11/20). 

Sebelum pencanangan, rombongan lebih dulu menyusuri Sungai Cilamaya untuk melakukan inspeksi DAS. Lewat gerakan ini, Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- pun berharap Sungai Cilamaya bisa kembali bersih dan menyehatkan bagi masyarakat. 

"Hari ini Forkopimda Jabar dan tiga (pemerintah daerah) kabupaten, yaitu Karawang, Purwakarta, dan Subang melakukan susur sungai untuk inspeksi dalam rangka bertekad mengembalikan Sungai Cilamaya menjadi sungai yang bersih dan kembali menjadi sumber kehidupan yang menyehatkan bagi masyarakat," ujar Kang Emil. 

"Terjadi pencemaran utamanya di musim kemarau, warna sungai bisa sangat hitam, sehingga banyak aspirasi dari masyarakat dan aktivis lingkungan agar kita bisa mengendalikan Sungai Cilamaya seperti Sungai Citarum," tambahnya. 

Adapun DAS Cilamaya sendiri meliputi 8 kecamatan di Kabupaten Purwakarta dengan panjang ruas sungai 75,5 km, 7 kecamatan di Kab. Subang (49 km), dan 7 kecamatan di Kab. Karawang (36,3 km). 


Sungai sepanjang lebih dari 160 km ini kerap berwarna hitam, berbusa, dan berbau busuk terutama di musim kemarau. Dengan pencemaran itu, para peternak dan petani di sepanjang Sungai Cimalaya pun kesulitan mencari sumber air. 

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jabar per 2020, status mutu Sungai Cilamaya adalah Tercemar Sedang akibat kerusakan lingkungan (perubahan tata guna lahan dan kerusakan lahan), limbah domestik (pencemaran limbah cair domestik dan penumpukan sampah), limbah industri (tingginya nilai BOD dan COD serta rendahnya oksigen terlarut), dan limbah peternakan (bangkai hewan dan limbah kotoran hewan). 

Kang Emil menegaskan, pihaknya akan menerapkan 12 indikator keberhasilan penanganan Citarum oleh Satuan Tugas (Satgas) Citarum untuk menangani pencemaran dan kerusakan di DAS Cilamaya. Indikator tersebut adalah penanganan lahan kritis/hutan, sedimen/longsoran perkebunan, limbah industri, limbah ternak, limbah domestik, sampah wilayah, kualitas air, tata guna/ruang lahan, penegakkan hukum, komunikasi publik, edukasi, dan organisasi/kolaborasi. 


"Sehingga saya memutuskan konsep Satgas Citarum dengan teori kolaborasi lima sektor, yaitu akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media itu akan di-copy di Cilamaya dan juga Cileungsi. Ada 12 (indikator) yang saya titipkan yang harus menjadi rencana kerjanya. Semoga dalam satu tahun kita bisa melihat progresnya seperti apa," tutur Kang Emil. 

"Karena (dari rencana aksi) Sungai Citarum membuahkan kualitas air yang lebih baik. (Memang) belum selesai (penanganan Citarum) karena sampah dan hal-hal negatif masih ada, tapi sudah jauh lebih baik. Situasi (mutu) Citarum sekarang sudah tidak lagi tercemar berat, tidak tercemar sedang, tapi sudah tercemar ringan," katanya. 

Masih merujuk rencana aksi Citarum Harum, Kang Emil juga menekankan pentingnya penegakan hukum, termasuk menggugat ke pengadilan perusahaan-perusahaan yang sudah ditegur tetapi masih terus melanggar. Untuk itu, penanganan DAS Cilamaya juga akan melibatkan aparat penegak hukum dari TNI/Polri dan kejaksaan. 

Dalam agenda ini, Kang Emil sekaligus mengukuhkan Satgas PPK DAS Cilamaya dan Tim Patroli DAS Cilamaya. Tugas Satgas PPK DAS Cilamaya adalah menata serta melakukan pencegahan dan penindakan hukum terhadap pencemaran dan kerusakan di DAS Cilamaya. Sementara Tim Patroli Sungai DAS Cilamaya adalah memantau, menginventarisasi, dan mengidentifikasi sumber-sumber pencemar yang terjadi di DAS Cilamaya. 


"Akan hadir TNI untuk mendukung dan diperbantukan. Tahun ini akan ada 135 personel TNI, tahun depan akan ditambah. Kemudian ada kepolisian, kejaksaan, semua akan mengikuti pola (Satgas) Citarum," ujar Kang Emil. 

Sementara itu, Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, pencemaran dan kerusakan di Sungai Cilamaya perlu ditangani secara integratif dan sinergis dari berbagai pihak terkait dengan kemauan yang nyata dan solutif dari para pemangku kepentingan. 

"Political will yang telah dibangun oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan membentuk Satuan Tugas Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan atau Satgas PPK DAS Cilamaya diharapkan menjadi solusi untuk mengembalikan dan menyelamatkan DAS Cilamaya," ucap Budi. 

"Kodam III/Siliwangi akan sepenuhnya membantu dengan menyiapkan para prajurit untuk terjun menjadi bagian dari Satgas PPK DAS Cilamaya. Kami selalu berkomitmen untuk membantu memperbaiki dan mengendalikan kondisi lingkungan DAS Cilamaya. Karena bagaimana pun juga DAS Cilamaya tidak hanya memiliki potensi strategis dan perspektif sosial ekonomi, tapi juga menjadi daerah pangkal pertahanan di Jawa Barat," tandasnya.
Editor: Mario Abdillah

T#g:sungailimbah
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Jan 2021 20:33

    TKPSDA WS Ular Padang- Belawan Tetapkan Rekomendasi Pengelolaan Sungai Padang

    Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (TKPSDA WS) Belawan - Ular -  Padang menyepakati rumusan rekomendasi hasil Rapat Sidang III melalui Video Conference (Zoom Meeting) terka

  • Minggu, 27 Des 2020 19:57

    Babinsa Koramil 0824/20 Gumukmas Kerjabakti Normalisasi Saluran Irigasi

    Bertempat di Dusun Jatiagung Desa Gumukmas Kec. Gumukmas Kab. Jember, pada Minggu (27/12/2020) dilaksanakan kerja bakti masyarakat dengan sasaran normalisasi saluran irigasi sepanjang 200 meter.Hadir

  • Rabu, 16 Des 2020 20:16

    Retas Masalah Limbah Domestik Pemprov Sumut Resmikan Program LLTT di Tiga Kota

    Sanitasi lingkungan yang buruk masih menjadi masalah bagi masyarakat yang berdomisili di daerah padat penduduk ataupun di sekitar bantaran sungai. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, persoalan utama

  • Selasa, 15 Des 2020 17:55

    Satpam PLTMH Lau Gunung Tewas Terseret Arus Sungai Saat Akan Mandi di Sungai

    Satpam Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Lau Gunung, Dodi Suhendra Pinem warga Desa Kuta Buluh, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi tewas hanyut saat mandi di sungai dekat bendungan PL

  • Sabtu, 12 Des 2020 05:12

    BNPB Usulkan Vetiver untuk Cegah Longsor Tepi Sungai di Sumut

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menggunakan tanaman vetiver (akar wangi) sebagai solusi untuk mencegah bencana banjir dan longsor tepi sungai di wilyah Sumatera Utara (Sumut). Akar w

  • Senin, 07 Des 2020 21:27

    Menteri PUPR Bersama Gubernur Sumut Tinjau Lokasi Banjir

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau lokasi banjir di Perumahan De Flamboyan Tuntungan, Kanal M

  • Sabtu, 05 Des 2020 23:15

    Kembali Tinjau Perumahan Warga, Gubernur Edy Pastikan Pembenahan Pasca Banjir Lancar

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi melakukan peninjauan kembali ke pemukiman warga yang ter

  • Selasa, 01 Des 2020 17:21

    Pemko Tebing Tinggi Lakukan Recovery Akibat Banjir Sungai Padang

    Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi melakukan perbaikan tanggul Sungai Padang yang jebol akibat banjir kir

  • Kamis, 05 Nov 2020 16:05

    Prof Djohar Arifin Husin Resmikan 'Doremi River' di Gebang, Langkat

    Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) merupakan salah satu Komisi dengan lingkup tugas di bidang Pendidikan, Olahraga, dan Sejarah.Guna menjalankan lingkup tugasnya, salah seora

  • Selasa, 03 Nov 2020 10:53

    Dandim 0209/LB, Letkol Inf. Asrul Kurniawan Harahap Beserta Rombongan Silaturahmi ke Koramil 04/LB dan Koramil 03/SB

    Dandim 0209/LB Letkol Inf. Asrul Kurniawan Harahap, S.E.,M.Tr (Han) didamping Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang XXXVI Ny. Vitha Asrul Harahap, Kasdim 0209/LB Mayor Inf. Muji Santoso beserta P

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak