Senin, 24 Feb 2020 21:15
  • Home
  • Politik
  • Presiden Tekankan Pentingnya Pembangunan Ekonomi Terbuka dan Inklusif

Presiden Tekankan Pentingnya Pembangunan Ekonomi Terbuka dan Inklusif

Vietnam (utamanews.com)
Oleh: John
Sabtu, 11 Nov 2017 11:01
Dok
APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialogue

Setelah tiba di Da Nang, Vietnam, Presiden Joko Widodo langsung mengikuti pertemuan APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialogue dan pertemuan APEC-ASEAN Leaders yang digelar pada Jumat, 10 November 2017 di kawasan Furama Resort, Da Nang, Viet Nam.

Dalam ABAC Dialogue, Presiden menegaskan pentingnya pembangunan ekonomi yang terbuka dan inklusif guna mengatasi masalah ketimpangan yang terjadi di sejumlah negara di dunia. Apalagi Indonesia dinilai telah berhasil menerapkan sistem pembangunan inklusif melalui sejumlah program perlindungan sosial di Tanah Air.

"Kita dinilai berhasil menyeimbangkan dan mengkombinasikan antara pertumbuhan dan equity. Misalnya melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dinilai mengkombinaksikan pertumbuhan dan distribusi, serta mengurangi ketimpangan," ujar Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir usai mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan APEC-ASEAN.

Disamping itu, dalam pertemuan APEC-ASEAN yang pertama kali digelar berkat inisiatif Viet Nam tersebut, Presiden Jokowi juga menyatakan pentingnya membangun sinergitas yang solid antar negara anggota APEC maupun ASEAN.

Indonesia sebagai pendiri kedua organisasi itu pun memiliki peran penting dalam mewujudkan sinergitas tersebut.

"Di satu sisi kita ikut berperan dalam membentuk ASEAN dan APEC, namun pada saat yang sama perkembangannya harus juga memberikan kontribusi kepada kita secara nasional," ungkap A.M. Fachir.

Menurut Presiden Jokowi, sinergitas tersebut bisa diwujudkan dalam sejumlah kerja sama di berbagai bidang, mulai dari _e-commerce_, pengembangan sumber daya manusia, hingga Regional Cooperation in Asia Pasific (RCAP) dengan Free Trade Area of Asia Pacific (FTAAP).

"ABAC dan ASEAN juga dapat membantu APEC membentuk pasar domestik intrakawasan sehingga tidak bergantung pada kawasan lain," tutur A.M. Fachir.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah pemimpin negara pun memberikan apresiasi dan pandangan positif terhadap pesan yang disampaikan Presiden Jokowi dalam forum tersebut.

"Australia terutama dalam hal perdagangan karena ARCEP potensial maka akan segera digulirkan. Kalau Free Trade Area of Asia Pacific masih jauh," ucap A.M. Fachir.

Editor: Budi

T#g:JokowiVietnam
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 16 Feb 2020 18:46

    Dimana Lahan 150 Hektar untuk Pariwisata Danau Toba yang dijanjikan Bupati Samosir pada Jokowi?

    Kabupaten Samosir adalah kabupaten yang memiliki teritorial dikelilingi Danau Toba dengan tagline, Negeri Indah kepingan Surga.

  • Senin, 27 Jan 2020 19:27

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI di Surabaya

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjajanto, S.I.P. ikut serta mendampingi Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam kunjungan ke PT PAL Indonesia (Persero) dan Kapal Selam Alugoro-405 di Surabaya, Jaw

  • Kamis, 16 Jan 2020 03:16

    Presiden Jokowi Kunjungi Natuna Tegaskan Kedaulatan NKRI

    Presiden Jokowi mengunjungi Natuna pada Rabu (8/1/2020). Kedatangan Presiden ke Natuna merupakan bukti ketegasan Pemerintah terhadap kedaulatan NKRI yang tidak dapat ditawar.Klaim sepihak oleh China a

  • Senin, 13 Jan 2020 03:13

    Kehadiran Presiden Jokowi Selesaikan Masalah di Perairan di Natuna

    Kehadiran Presiden Jokowi di Natuna menjadi anti klimaks atas polemik dugaan pelanggaran kedaulatan Kapal China. Selain berhasil mengusir kapal-kapal China, kehadiran Presiden Jokowi menunjukkan adany

  • Rabu, 18 Des 2019 03:18

    GELAR ASIAN of THE YEAR 2019

    Presiden Joko Widodo mendapatkan penghargaan "Asian of the Year 2019" dari media Singapura, The Straits Times. Jokowi dianggap sebagai tokoh pemersatu di dalam negeri dan di antara negara-negara Asia

  • Jumat, 06 Des 2019 10:06

    Da Nang, Destinasi Ketiga Malindo Air di Vietnam

    Malindo Air (kode penerbangan OD) member of Lion Air Group menawarkan kota tujuan baru internasional ke Da Nang. Penerbangan dilayani secara langsung dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Mala

  • Senin, 25 Nov 2019 03:25

    Jangan Paksa Presiden Terbitkan Perppu KPK

    Berbagai kalangan gencar memaksa Presiden untuk menerbitkan Perppu KPK. Namun, hal tersebut tampaknya memang tidak perlu dilakukan untuk membatalkan UU KPK yang baru saja disahkan DPR. Hal terseb

  • Jumat, 08 Nov 2019 14:18

    Visi Utama Jokowi Itu Bernama 'Indonesiasentris'

    Periode kedua pemerintahan Jokowi akan fokus pada salah satunya, pembangunan sumber daya manusia (SDM). Namun, bisa dipastikan, Jokowi tetap akan melanjutkan pembangunan infrastruktur hingga ke daerah

  • Jumat, 01 Nov 2019 07:51

    Jokowi Sedang Membangun "Raksasa Dari Timur" Bernama Papua

    Kunjungan pertama pasca pelantikan Presiden Joko Widodo adalah ke Papua. Tokoh No 1 di Indonesia ini terkenal dengan gerak cepatnya dalam menghadapi polemik. Tak hanya itu, sikapnya yang tenang dan bi

  • Senin, 28 Okt 2019 17:28

    Jembatan Holtekamp, Bukti Cinta Pemerintah Kepada Papua

    Peresmian jembatan Holtekamp atau jembatan Youtefa yang menghabiskan dana mencapai Rp1,8 triliun itu, kemarin diresmikan oleh Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak