Jumat, 03 Jul 2020 06:27
  • Home
  • Politik
  • Presiden Jokowi kecewa dan minta menteri kerja 'extra ordinary'

Presiden Jokowi kecewa dan minta menteri kerja 'extra ordinary'

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Senin, 29 Jun 2020 06:59
@jokowi
Presiden Jokowi memperingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju yang masih bekerja biasa-biasa saja saat pandemi COVID-19 untuk mengubah cara kerjanya.

"Perasaan ini harus sama. Kita harus mengerti ini. Jangan biasa-biasa saja, jangan linear, jangan menganggap ini normal. Bahaya sekali kita, saya lihat masih banyak kita yang menganggap ini normal," kata Presiden Jokowi, saat menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna, di Istana Negara pada 18 Juni 2020.

Video arahan Presiden Jokowi tersebut baru dikeluarkan oleh Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden pada "channel" Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu (28/6).

Dalam arahan tersebut, Presiden Jokowi bahkan membuka opsi "reshuffle" menteri atau pembubaran lembaga yang masih bekerja biasa-biasa saja.

"Bisa saja, membubarkan lembaga, bisa saja 'reshuffle'. Sudah kepikiran ke mana-mana saya, entah buat Perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, kalau bapak ibu tidak merasakan itu sudah," kata Presiden Jokowi sambil mengangkat kedua tangannya.

Hadir dalam sidang paripurna tersebut Wakil Presiden Ma'ruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju dan para kepala lembaga negara.


"Lah kalau saya lihat bapak ibu dan saudara-saudara masih melihat ini sebagai masih normal, berbahaya sekali. Kerja masih biasa-biasa saja. Ini kerjanya memang harus ekstra luar biasa, 'extra ordinary'," ujar Presiden pula.

Presiden pun meminta agar para menteri punya satu perasaan yaitu bekerja dalam kondisi krisis.

"Perasaan ini tolong sama. Kita harus sama perasaannya. Kalau ada yang berbeda satu saja, sudah berbahaya, jadi tindakan-tindakan, keputusan-keputusan dan kebijakan-kebijakan kita suasananya harus suasana krisis. Jangan kebijakan yang biasa-biasa saja menganggap ini sebuah kenormalan. Apa-apaan ini," kata Presiden lagi.

Presiden sendiri sudah mengeluarkan dua perppu sejak pandemi COVID terjadi, yaitu Perppu No. 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi COVID-19 dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan. Perppu tersebut sudah disahkan menjadi UU No. 2 Tahun 2020 pada 12 Mei 2020.


Presiden juga mengeluarkan Perppu No. 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

"Kalau perlu kebijakan perppu, ya perppu saya keluarkan. Kalau perlu perpres, ya perpres saya keluarkan. Kalau sudah ada PMK (Peraturan Menteri Keuangan) ya keluarkan. Untuk menangani negara tanggung jawab kita kepada 267 juta rakyat kita," kata Presiden.

Presiden pun mengungkapkan kejengkelannya, karena menilai masih ada menteri yang bekerja seperti biasa.

"Saya lihat, masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ. Ini apa tidak punya perasaan. Suasana ini krisis," kata Presiden Jokowi lagi.

Editor: Budi

Sumber: Antara

T#g:kabinet
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 19 Des 2019 19:19

    Dukung Visi Indonesia Maju dan SDM Unggul

    Dalam menghadapi kompetisi global yang semakin ketat dan cepat, dibutuhkan akselerasi menyeluruh negara di berbagai sektor. Teknologi mutakhir dan SDM yang unggul dianggap sebagai komponen utama menun

  • Rabu, 20 Nov 2019 03:20

    Mendukung Kinerja Kabinet Indonesia Maju

    Presiden Jokowi dan Wapres KH. Ma'ruf Amin telah melantik sejumlah menteri dan wakil menteri guna membantu pemerintahannya. Dengan dilantiknya para pejabat tersebut, berbagai program pembangunan

  • Rabu, 06 Nov 2019 03:06

    Mendukung Kinerja Menteri Kabinet Jokowi-Ma'ruf

    Beberapa hari yang lalu, Presiden Jokowi dan Wapres KH. Ma'ruf Amin melantik sejumlah Menteri dan Wakil Menteri untuk membantu pemerintahan. Kinerja sejumlah menteri ini tentu saja membutuhkan du

  • Rabu, 24 Jul 2019 03:24

    Bijak Menyikapi Berita Viral Audrey Yu Jia Hui

    Jagad sosial media akhir- akhir ini telah memunculkan cerita tentang sosok anak muda bernama Audrey Yu Jian Hui. Anak muda kelahiran Surabaya tersebut diklaim memiliki kecerdasan yang luar biasa.Menur

  • Senin, 26 Nov 2018 06:26

    Dandim 0824 dan Bupati Jember Dampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI

    Pesawat Jet Charter Flight type Piagio Avanti P180 PK-VVX  yang ditumpangi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pujiastuti bersama staf mendarat di lapangan terbang Noto Hadinegoro Jember, Sab

  • Jumat, 24 Agu 2018 14:14

    Hebat, Akui Statusnya Tersangka, Idrus Marham Mundur dari Menteri Sosial

    Langkah Idrus Marham, politisi Partai Golkar yang menyatakan mundur dari jabatan Menteri Sosial RI, patut diapresiasi.Ia menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya karena terkait kasus dugaan suap p

  • Senin, 16 Apr 2018 20:26

    Djarot Tegaskan Kontraknya di Sumut Untuk 5 Tahun

    Djarot Saiful Hidayat menegaskan, maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara untuk lima tahun ke depan merupakan tekadnya dan sesuai dengan periode masa kerja. "Saya mengabdi untuk Sumatera Utara buka

  • Kamis, 23 Feb 2017 22:08

    TNI Bersama Kementan RI Maksimalkan Penyerapan Gabah Petani

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI mencari solusi guna memaksimalkan penyerapan hasil panen gabah petani untuk membantu petani karena mereka adalah rakyat kec

  • Kamis, 23 Feb 2017 19:56

    Airlangga Hartarto Resmikan Pabrik Sarung Tangan Sintetis di Deliserdang

    Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto didampingi Gubernur Sumut H T Erry Nuradi meresmikan pabrik sarung tangan keenam milik PT Medisafe Tencnology di Jalan Batang Kuis Gg Tambak Rejo Pasar X De

  • Rabu, 22 Feb 2017 07:42

    Ini Cara Ignasius Jonan Turunkan Harga Gas di Medan

    Ignasius Jonan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menandatangani keputusan Menteri ESDM nomor 434 K/12/MEM/2017 tentang harga gas bumi untuk Industri di Wilayah Medan dan Sekitarnya.Dikut

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak