Sabtu, 17 Nov 2018 08:21
  • Home
  • Politik
  • Prabowo: Denny JA Itu Siapa? Tuhan di Bidang Polling?

Prabowo: Denny JA Itu Siapa? Tuhan di Bidang Polling?

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dito
Kamis, 25 Okt 2018 10:35
Istimewa
Denny JA bersama Wapres Jusuf Kalla.
Prabowo Subianto, Calon presiden nomor urut 02 enggan menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menyebutkan bahwa elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga turun pasca-kasus informasi bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Menurut survei LSI, kasus hoaks Ratna Sarumpaet berdampak negatif dan menyebabkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga menurun.

Prabowo hanya tertawa saat wartawan menanyakan tanggapannya terkait hasil survei tersebut. "Haaah Denny JA. Ya sudah terima kasih. Ha-ha-ha-ha. Survei-survei itu bagaimana siapa yang bayar. Oke, terima kasih," ujar Prabowo saat memberikan keterangan seusai menghadiri deklarasi Gerakan Emas atau Gerakan Emak-Emak dan Anak Minum Susu, di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018).

Ketua Umum Partai Gerindra itu pun meminta wartawan menanyakan hal lain kepada dirinya. "Kenapa enggak ada yang nanya soal susu sih? Nanyanya Denny JA. Haduuuh, gua enggak jawab deh," tuturnya.

Setelah itu, Prabowo pun menjawab pertanyaan seorang wartawan terkait keluhan ibu-ibu terkait kondisi perekonomian Indonesia saat ini

Ia juga menjelaskan alasannya mendeklarasikan Gerakan Emas yang menjadi salah satu program pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019.

Prabowo kemudian menegaskan bahwa pihaknya akan menjunjung tinggi demokrasi, terutama dalam menghadapi kontestasi pemilihan capres-cawapres. Namun, ia kembali menyinggung terkait hasil survei LSI Denny JA.

"Kami menjunjung tinggi demokrasi yang sebenarnya, bukan demokrasi uang. makanya tadi saya agak sedikit ini ya," kata Prabowo sambil menggerak-gerakkan tanganya, seperti menandakan dirinya terganggu dengan pertanyaan mengenai hasil survei Denny JA.

"Kenapa? Survei Denny JA. Denny JA itu apa? Tuhan di bidang polling. Bukan kan? santai-santai saja. nanti saya juga bikin survei. oke terima kasih," ucapnya.

Sebelumnya, survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan bahwa kasus hoaks Ratna Sarumpaet berdampak negatif terhadap pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ratna sempat masuk dalam daftar juru bicara pasangan nomor urut 02 itu.

Berdasarkan survei LSI, 25 persen responden menyatakan lebih mendukung Jokowi, 48,8 persen sama saja, 6,6 persen lebih tidak mendukung, dan 19,6 persen tidak menjawab.

Sementara untuk Prabowo, 11,6 persen responden menyatakan lebih mendukung, 49,8 persen sama saja, 17,9 persen lebih tidak mendukung dan 20,7 persen tidak menjawab.

Dari sisi elektabilitas pada September 2018, sebelum ada kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Jokowi-Ma'ruf Amin 53,2 persen; Prabowo-Sandiaga Uno 29,2 persen, dan 17,6 persen belum memutuskan.

Pasca kasus hoaks Ratna Sarumpaet, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin naik menjadi 57,7 persen pada Oktober 208. Sedangkan Prabowo-Sandiaga Uno justru turun menjadi 28,6 persen.

Adapun persentase yang belum memutuskan menyusut tinggal 13,7 persen. Survei LSI Denny JA dilakukan pada 10-19 Oktober 2018 dengan jumlah 1.200 responden di seluruh Indonesia.

Metode sampling yang digunakan yakni multistage random sampling dan pengambilan data dilakukan dengan wawancara tetap muka menggunakan kuesioner. Adapun margin of error plus minus 2,8 persen. Survei juga dilengkapi dengan FGD, analisis media dan indepth interview.

Editor: Erickson

Sumber: Kompas.com

T#g:Prabowo
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 06 Nov 2018 04:06

    Polemik Kampanye dan #SaveMukaBoyolali

    Respon dari masyarakat Boyolali atas pidato yang disampaikan oleh Capres Prabowo menimbulkan trending topik yang hangat diperbincangkan di masyarakat. Pasalnya pesan yang disampaikan oleh Prabowo berk

  • Selasa, 04 Sep 2018 04:04

    Hanifan Yudani Kusuma, Pesilat yang Sejukkan Indonesia

    Pencak Silat adalah salah satu bela diri khas Indonesia yang turut dipertandingkan sebagai salah satu cabang olahraga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Pesilat tentunya identik dengan karakt

  • Sabtu, 10 Mar 2018 04:30

    Bertemu Prabowo, Djarot Janji Membangun Sumut Dari Desa

    Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Syaiful Hidayat tidak menyangka bertemu Prabowo SP, seorang Kades di Desa Sonomartini, Kecamatan Kualuh Hulu, desa terpencil di Labuhan Batu Utara (Labura), Jumat

  • Minggu, 07 Jan 2018 13:37

    Edy Rahmayadi Nyanyikan "Anak Medan" Saat Deklarasi

    Edy Rahmayadi didaulat bernyanyi oleh Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra di hadapan ribuan masyarakat yang berkumpul untuk mengikuti deklarasi pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernu

  • Sabtu, 06 Jan 2018 11:56

    Besok, Edy-Ijeck Deklarasi di Lapangan Merdeka

    Besok, 7 Januari 2018, Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah (ERAMAS) akan secara resmi melakukan deklarasi untuk pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pe

  • Rabu, 03 Jan 2018 17:53

    Fadli Zon Buat Voting Capres di Twitter, Jokowi atau Prabowo. Pemenangnya?

    Jokowi menang telak pada voting Calon Presiden yang dibuat oleh Fadli Zon di akun Twitternya, Rabu (3/1/2018).

  • Selasa, 01 Agu 2017 13:31

    Political Background and the Objective of SBY-Prabowo Meeting

    The information on the meeting between Prabowo and SBY has apparently become one of attractive news in the end July 2017 in this country. General (Ret) SBY and Lieut. Gen (Ret) Prabowo are considered

  • Jumat, 28 Jul 2017 03:18

    Prabowo Subianto King Maker, Koalisi Demiz-Syaikhu Belum Pasti

    Perpolitikan Jawa Barat sempat dihebohkan dengan pemberitaan pernyataan Presiden PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang menyatakan koalisi PKS Gerindra akan mengusung pasangan Deddy Mizwar (Demiz) dan A

  • Rabu, 05 Jul 2017 09:45

    Soal LGBT, Fadli Zon: MUI kan Ormas, sah-sah saja boikot Starbucks

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) bereaksi keras terhadap CEO Starbucks Howard Mark Schultz, yang mendukung kampanye Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

  • Minggu, 12 Feb 2017 09:51

    100% Kader Partai Gerindra Ingin Prabowo Capres 2019

    Mohammad Haekal, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, mengatakan bahwa hampir seluruh kader partai akan mengusung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak