Selasa, 02 Jun 2020 14:14
  • Home
  • Politik
  • Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Ingin Peningkatan Ekspor dan Investasi

Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Ingin Peningkatan Ekspor dan Investasi

BOGOR (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Selasa, 09 Jul 2019 09:49
Biro Pers Istana
Sidang Kabinet Paripurna
Presiden Jokowi, Senin siang (8/7/2019), memimpin sidang kabinet paripurna untuk membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan ekonomi. Sidang kabinet tersebut digelar di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Dalam pengantarnya, Presiden meminta seluruh jajarannya untuk mencermati data terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam data BPS tersebut disebutkan nilai ekspor dan impor Indonesia mengalami penurunan.

Ekspor Indonesia selama Januari-Mei 2019 secara 'year on year' turun 8,6 persen. Sementara untuk impor, selama periode Januari-Mei 2019 juga turun 9,2 persen secara 'year on year'. Hal ini berarti neraca perdagangan Indonesia sampai Mei 2019 mengalami defisit sebesar USD2,14 miliar.

"Coba dicermati angka-angka ini. Kenapa impor begitu sangat tinggi. Kalau didetailkan lagi migas (minyak dan gas) ini naiknya gede sekali. Hati-hati di migas. Pak Menteri ESDM yang berkaitan dengan ini, Bu Menteri BUMN yang berkaitan dengan ini. Karena remnya paling banyak ada di situ," ujar Presiden.


Terkait dengan ekspor, secara khusus Kepala Negara menyebut ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan. Perang dagang yang masih berlangsung antara Tiongkok dengan Amerika Serikat (AS), menurut Presiden, harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekspor ke AS.

"Kesempatan ekspor kita untuk masuk ke Amerika ini besar sekali dengan pengenaan tarif terhadap barang-barang atau produk dari Tiongkok. Ini kesempatan kita untuk menaikkan kapasitas dari pabrik-pabrik atau industri-industri yang ada," lanjutnya.

Tak hanya memanfaatkan faktor eksternal, Presiden juga mendorong seluruh jajarannya untuk memberikan insentif-insentif terhadap berbagai peluang ekspor yang ada. Dengan demikian, diharapkan para pelaku usaha bisa menembus pasar-pasar internasional.

"Kalau kita hanya rutinitas, tidak bisa memberikan insentif-insentif khusus bagi eksportir baik yang kecil atau besar maupun sedang ataupun insentif-insentif yang berupa bunga misalnya, ya sulit untuk mereka bisa tembus baik ke pasar yang tadi saya sampaikan maupun ke pasar-pasar baru yang ada," tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, Presiden juga membahas soal investasi terutama yang berkaitan dengan kemudahan berusaha. Sekali lagi Kepala Negara mengingatkan para menterinya untuk bisa mempermudah izin usaha, khususnya untuk investasi yang berkaitan dengan ekspor maupun barang-barang substitusi impor.

"Tapi kejadian yang ada di lapangan tidak seperti itu. Dari Kementerian Kehutanan misalnya masih lama, ini urusan lahan. Urusan kecil tapi ya ini menghambat," kata Presiden.

Sementara di bidang pariwisata, Kepala Negara mencontohkan kondisi di Manado, Sulawesi Utara, yang baru saja ia kunjungi pekan lalu. Menurutnya, banyak pihak yang ingin membangun hotel di Manado tetapi terkendala masalah perizinan yang tidak segera terselesaikan.

"Hal seperti ini kalau bicara detail kita ini terbelit oleh rutinitas dan tidak berani melihat 'problem' dan tantangan- tantangan yang riil kita hadapi. Sampai kapanpun kita tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Saya kira kerja yang terintegrasi, kerja tim antarkementerian, yang harus didahulukan," tandasnya.
Editor: Herda

T#g:ekonomiRatas
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 31 Mei 2020 17:31

    Muspika Balung Jember Buka Kembali Mini Market

    Sejumlah pasar dan mini market di Kecamatan Balung Kabupaten Jember, yang ditutup selama beberapa bulan, kini mulai diijinkan buka kembali.

  • Rabu, 20 Mei 2020 16:40

    Sumut Diapresiasi, Pembentukan TPAKD Lengkap dan Capai 81% OSOA

    Sumatera Utara (Sumut) menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) provinsi dan tingkat kabupaten/kota per Maret 2020. Sa

  • Selasa, 03 Des 2019 11:13

    Strategi Jitu Pemerintah Memicu Perkembangan Ekonomi Nasional

    Perkembangan ekonomi Indonesia terus mengalami tren positif selama era Presiden Joko Widodo. Bahkan, ekonomi Indonesia masuk dalam peringkat 3 di antara negara-negara G20. Hal itu patut diapresiasi di

  • Sabtu, 16 Nov 2019 11:16

    Ekonomi Kerakyatan Kekuatan Besar Bangsa Indonesia

    Ekonomi kerakyatan adalah kekuatan sangat besar yang dapat membuat Indonesia bertahan dari krisis ekonomi. Jumlah penduduk bangsa Indonesia yang lebih dari 260 juta jiwa adalah pasar yang sangat poten

  • Selasa, 13 Agu 2019 21:13

    CAS Diharapkan Mampu Tekan Inflasi Kota Medan

    Angka inflasi Kota Medan yang mencapai 0,92% terhitung Juli 2019 ternyata kontribusi terbesarnya berasal dari cabai.

  • Minggu, 18 Agu 2019 03:18

    Tensi Politik Turun, Momentum Pemerintah Atasi Masalah Ekonomi

    Berita terkait polarisasi pasca pemilu sudah reda, artinya tensi politik sudah menurun dan menunjukkan stabilisasi keamanan secara politis. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bagi Jokowi agar senan

  • Jumat, 26 Jul 2019 03:26

    Kestabilan Politik dan Kepastian Hukum, Modal Kepercayaan Untuk Mendatangkan Investor

    Jika kita mengikuti kaleidoskop politik di Indonesia beberapa bulan belakangan ini, maka akan terasa sekali atmosfer politis yang cukup menyesakkan masyarakat khususnya para pelaku usaha.Jika banyak o

  • Jumat, 24 Mei 2019 23:34

    Bertemu Presiden, Pemilik Warung yang Dijarah Akan Kembali Berdagang

    Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019 bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Keduanya diundang oleh Presiden setelah menge

  • Rabu, 02 Jan 2019 17:42

    Plt Bupati Labuhanbatu Manfaatkan Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif

    Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, didampingi Setdakab Ahmad Muflih, SH, MM, Rabu, (02/01/19) meninjau Pematangan Lahan Tidur di Kompleks Gedung Olah Raga (G

  • Senin, 15 Okt 2018 09:05

    Wakil Walikota Buka Sosialisasi SDGs Kota Tebing Tinggi

    Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang diwakili oleh Wakil WalikotaTebing Tinggi Ir. H. Oki Doni Siregar membuka Acara Sosialisasi Rencana Aksi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Go

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak