Jumat, 14 Mei 2021 02:51
  • Home
  • Politik
  • Miris, Pembahasan jadwal membahas KUA-PPAS APBD TA. 2021 di DPRD Tapanuli Utara diwarnai aksi pukul meja

Miris, Pembahasan jadwal membahas KUA-PPAS APBD TA. 2021 di DPRD Tapanuli Utara diwarnai aksi pukul meja

Taput (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Senin, 16 Nov 2020 23:46
Istimewa
Bamus (Badan Musyawarah) DPRD Kab.Taput (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara) bersama pemerintah kabupaten Taput, Senin, 16 Oktober 2020, melakukan pertemuan di ruang rapat mini kantor DPRD Taput.

Agenda pertemuan ini membahas jadwal pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran- Prioritas Plafon Anggaran Sementara) pada APBD TA. 2021 (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021).

Dalam pertemuan ini, terlihat alot dan menuai interupsi dari beberapa anggota Dewan yang memberikan pertanyaan dan saran melalui pimpinan rapat Bamus Poltak Pakpahan (Ketua DPRD), didampingi Reguel Simanjuntak dan Fatimah Hutabarat (Wakil Ketua DPRD).

Dari pantauan UTAMANEWS dalam rapat Bamus ini, beberapa anggota Dewan mempertanyakan apa alasan dari pihak pemerintah kabupaten Taput terlambat dalam memberikan draft KUA-PPAS APBD TA.2021, padahal sesuai aturan, hal ini sudah diberikan pada bulan Juli 2020 yang lalu. Juga, meminta agar pertemuan tersebut sesuai agenda pertemuan Bamus yang untuk membahas jadwal pembahasan KUA-PPAS APBD TA.2021.

Namun seorang anggota Dewan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Tono Basuki Ompusunggu, melakukan interupsi sambil memukul meja.


Padahal, seorang Anggota Dewan lainnya Luciana Siregar dari Fraksi Nasional Demokrasi (Nasdem) masih berbicara pada forum tersebut. Sehingga, membuat sedikit ketegangan pada pertemuan itu.

Komplain pun secara spontan terjadi dari Luciana Siregar, kepada pimpinan rapat Bamus. Pimpinan rapat pun langsung menegur Tono Basuki Ompusunggu untuk melakukan tata tertib (Tatib), dan mempersilahkan Luciana Siregar untuk melanjutkan pembicaraanya.

Rapat ini selesai kurang-lebih pukul 15:00, yang tadinya di mulai kurang-lebih pukul 11:00 wib.

Di ruang tertentu, beberapa wartawan menjumpai Lucciana Siregar, berharap tanggapannya pada pertemuan Bamus yang sudah selesai tersebut. Namun anggota Dewan tersebut tidak mau menjawab dengan alasan anggota Bamus bukan hanya dia, dan berjanji akan konfirmasi bersama-sama anggota Bamus yang lain.

Tapi, dalam hal anggota Dewan yang dianggapnya kurang beretika memotong pembicaraannya, Luciana menanggapinya dengan mengatakan bahwa Dewan tersebut tidak memahami Tatib dan etika rapat.


"Miris, pembahasan jadwal dalam membahas KUA-PPAS APBD TA.2021 diwarnai dengan memukul meja. Saya menganggap dia tidak memahami Tatib yang mengatur rapat pertemuan tersebut. Sehingga hal yang dilakukannya itu, mempertontonkan kearoganan anggota dewan, dan saya tidak tahu tujuannya apa. Karena sampai selesai rapat dia tidak ada angkat bicara sepatah kata pun. Jadi, saya berkesimpulan mungkin dia tidak memahami apa yang sedang dibahas di Bamus. Saya dan Anggoa Dewan lainnya juga punya hak bersuara yang sama di setiap pertemuan rapat resmi DPRD. Sehingga jika ada yang memotong pembicaraan saya, itu mengambil hak saya sebagai anggota legislatif. Karena saya menerangkan, yang saya ketahui tentang mekanisme pembahasan KUA-PPAS pada pertemuan di Bamus tersebut", terang Luciana kepada beberapa media.

Selang beberapa menit tidak jauh dari ruangan tersebut, di depan parkiran kantor DPRD Taput, Sekretaris Daerah Indra Simaremare, dijumpai wartawan untuk mendapatkan tanggapannya secara langsung tentang keterlambatan daripada draft KUA-PPAS APBD TA.2021.

"Inikan tadi sudah saya terangkan (pada pertemuan Bamus), bahwa sekarang dalam situasi pandemi Covid-19. Dari ketentuan peraturan dalam penyusunan APBD 2021 pada masa Covid-19 terjadi keterlambatan, dan fasilitasi juga dalam masa Covid-19 mengalami keterlambatan. Makanya tadi yang saya sampaikan dalam pertemuan itu, dalam situasi darurat ini yang paling utama itu adalah etos kemanusiaan. Dana transfer dari pemerintah pusat juga mengalami keterlambatan yaitu pada tanggal 29 September 2020. Hal akan adanya keterlambatan ini, sebelumnya sudah disampaikan pada 10 Juli 2020 yang lalu. Jadi, bagaimana kita memberikan usulan ini pada bulan Juli, padahal uang transferan kita tidak tahu?" terang Sekda Taput kepada beberapa wartawan.

Sebelumnya didapat info dari anggota Dewan, bahwa draft usulan KUA-PPAS APBD TA.2021 dari pemerintah kabupaten Taput tertanggal 06 November 2020.
Editor: Robi

T#g:BamusDPRD TaputTaput
Berita Terkait
  • Rabu, 05 Mei 2021 15:55

    Era Normal Baru, Taput Apel Gelar Pasukan OPS KETUPAT TOBA-2021

    Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2021 dalam Rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, dilaksanakan di Lapangan Tangsi Jln Melanton Siregar Kecamatan Tarutung Kabupaten Taput (Tapanuli Utara),

  • Rabu, 05 Mei 2021 15:55

    KONFERCAB - XI GMKI Tarutung tetapkan Ketua dan Sekretaris Cabang serta keluarkan rekomendasi penting

    Kegiatan Konferensi Cabang resmi dibuka oleh Pengurus Pusat GMKI Kordinator Wilayah I SUMUT-NAD Hendra L Manurung, S.Agr didampingi oleh Pemerintah Kab. Tapanuli Utara yang diwakilkan oleh Kepala Dina

  • Sabtu, 01 Mei 2021 12:21

    Kaum Milenial Indonesia Tanggapi Kasus Daur Ulang Alat Rapid Tes Antigen di Kualanamu

    Kaum Milenial Indonesia (KAMI) angkat bicara dan berikan masukan atas peristiwa Daur Ulang Alat Test Rapid Antigen yang terjadi di Bandara Kualanamu pada Selasa lalu.

  • Kamis, 29 Apr 2021 22:49

    Safari Ramadhan di Polres Taput, Kapoldasu Beri Sembako kepada Anak Yatim

    Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi melakukan Safari Ramadhan di Polres Tapanuli Utara (Taput), Jalan Letjend Soeprapro No. 2, Tarutung.

  • Jumat, 23 Apr 2021 20:53

    Bangun Sinergitas dengan Pemkab, KAMI Taput Siap Promosikan Destinasi Wisata dan Kuliner

    Menilik pengertian destinasi wisata secara umum adalah tempat/ tujuan kita melakukan perjalanan dimana dapat memperluas pengetahuan, bersenang-senang dan menambah pengalaman.

  • Rabu, 21 Apr 2021 16:51

    Sosok Saut Simanungkalit SE MM Ikut Pilkada Bupati Tahun 2024 Di Taput

    Dalam permainan Pilkada (pemilihan kepala daerah) Tahun 2024 mendatang di Kabupaten Taput (Tapanuli Utara), Saut Simanungkalit SE MM siap ikut bertarung dalam Pilkada tersebut.

  • Minggu, 04 Apr 2021 12:14

    'Malam tak beruntung' Di Taput. 5 Rumah Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

    Kejadian yang dianggap penomenal ini menjadi pembahasan di tengah masyarakat. Sehingga terdengar sebutan 'Malam tak beruntung'. Itulah yang terdengar dalam perbincangan masyarakat Taput, khu

  • Rabu, 31 Mar 2021 12:21

    Transformasi Universitas Negeri Tapanuli Raya, Dalam Perspektif Seorang Guru SMA

    Rencana transformasi Institut Agama Kristen Negeri Tarutung menjadi Universitas Negeri Tapanuli Raya sudah bergulir dan masih menjadi proses yang belum menemukan jawaban atas harapan yang dinanti-nant

  • Rabu, 10 Mar 2021 16:00

    Kaum Milenial Angkat Bicara Tentang Rusaknya Jalan Desa di Taput

    Jalan menuju salah satu dusun di Desa Pariksabungan Kecamatan Siborong-borong Tapanuli Utara sangat memprihatinkan.

  • Sabtu, 20 Feb 2021 12:20

    LSM Ini Komentari Hasil Pembangunan Jalan Aspal Di Desa Aek Nauli lll, Sipahutar, Taput

    Pembangunan jalan Aspal di Desa Aek Nauli lll kecamatan Sipahutar Tapanuli Utara (Taput), yang baru-baru ini telah selesai dibangun menuai polemik. Hal ini, berawal dari postingan masyarakat di media

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak