Sabtu, 05 Des 2020 10:18
KPU
KPU Binjai
  • Home
  • Politik
  • Miris, Pembahasan jadwal membahas KUA-PPAS APBD TA. 2021 di DPRD Tapanuli Utara diwarnai aksi pukul meja

Miris, Pembahasan jadwal membahas KUA-PPAS APBD TA. 2021 di DPRD Tapanuli Utara diwarnai aksi pukul meja

Taput (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Senin, 16 Nov 2020 23:46
Istimewa
Bamus (Badan Musyawarah) DPRD Kab.Taput (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara) bersama pemerintah kabupaten Taput, Senin, 16 Oktober 2020, melakukan pertemuan di ruang rapat mini kantor DPRD Taput.

Agenda pertemuan ini membahas jadwal pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran- Prioritas Plafon Anggaran Sementara) pada APBD TA. 2021 (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021).

Dalam pertemuan ini, terlihat alot dan menuai interupsi dari beberapa anggota Dewan yang memberikan pertanyaan dan saran melalui pimpinan rapat Bamus Poltak Pakpahan (Ketua DPRD), didampingi Reguel Simanjuntak dan Fatimah Hutabarat (Wakil Ketua DPRD).

Dari pantauan UTAMANEWS dalam rapat Bamus ini, beberapa anggota Dewan mempertanyakan apa alasan dari pihak pemerintah kabupaten Taput terlambat dalam memberikan draft KUA-PPAS APBD TA.2021, padahal sesuai aturan, hal ini sudah diberikan pada bulan Juli 2020 yang lalu. Juga, meminta agar pertemuan tersebut sesuai agenda pertemuan Bamus yang untuk membahas jadwal pembahasan KUA-PPAS APBD TA.2021.

Namun seorang anggota Dewan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Tono Basuki Ompusunggu, melakukan interupsi sambil memukul meja.


Padahal, seorang Anggota Dewan lainnya Luciana Siregar dari Fraksi Nasional Demokrasi (Nasdem) masih berbicara pada forum tersebut. Sehingga, membuat sedikit ketegangan pada pertemuan itu.

Komplain pun secara spontan terjadi dari Luciana Siregar, kepada pimpinan rapat Bamus. Pimpinan rapat pun langsung menegur Tono Basuki Ompusunggu untuk melakukan tata tertib (Tatib), dan mempersilahkan Luciana Siregar untuk melanjutkan pembicaraanya.

Rapat ini selesai kurang-lebih pukul 15:00, yang tadinya di mulai kurang-lebih pukul 11:00 wib.

Di ruang tertentu, beberapa wartawan menjumpai Lucciana Siregar, berharap tanggapannya pada pertemuan Bamus yang sudah selesai tersebut. Namun anggota Dewan tersebut tidak mau menjawab dengan alasan anggota Bamus bukan hanya dia, dan berjanji akan konfirmasi bersama-sama anggota Bamus yang lain.

Tapi, dalam hal anggota Dewan yang dianggapnya kurang beretika memotong pembicaraannya, Luciana menanggapinya dengan mengatakan bahwa Dewan tersebut tidak memahami Tatib dan etika rapat.


"Miris, pembahasan jadwal dalam membahas KUA-PPAS APBD TA.2021 diwarnai dengan memukul meja. Saya menganggap dia tidak memahami Tatib yang mengatur rapat pertemuan tersebut. Sehingga hal yang dilakukannya itu, mempertontonkan kearoganan anggota dewan, dan saya tidak tahu tujuannya apa. Karena sampai selesai rapat dia tidak ada angkat bicara sepatah kata pun. Jadi, saya berkesimpulan mungkin dia tidak memahami apa yang sedang dibahas di Bamus. Saya dan Anggoa Dewan lainnya juga punya hak bersuara yang sama di setiap pertemuan rapat resmi DPRD. Sehingga jika ada yang memotong pembicaraan saya, itu mengambil hak saya sebagai anggota legislatif. Karena saya menerangkan, yang saya ketahui tentang mekanisme pembahasan KUA-PPAS pada pertemuan di Bamus tersebut", terang Luciana kepada beberapa media.

Selang beberapa menit tidak jauh dari ruangan tersebut, di depan parkiran kantor DPRD Taput, Sekretaris Daerah Indra Simaremare, dijumpai wartawan untuk mendapatkan tanggapannya secara langsung tentang keterlambatan daripada draft KUA-PPAS APBD TA.2021.

"Inikan tadi sudah saya terangkan (pada pertemuan Bamus), bahwa sekarang dalam situasi pandemi Covid-19. Dari ketentuan peraturan dalam penyusunan APBD 2021 pada masa Covid-19 terjadi keterlambatan, dan fasilitasi juga dalam masa Covid-19 mengalami keterlambatan. Makanya tadi yang saya sampaikan dalam pertemuan itu, dalam situasi darurat ini yang paling utama itu adalah etos kemanusiaan. Dana transfer dari pemerintah pusat juga mengalami keterlambatan yaitu pada tanggal 29 September 2020. Hal akan adanya keterlambatan ini, sebelumnya sudah disampaikan pada 10 Juli 2020 yang lalu. Jadi, bagaimana kita memberikan usulan ini pada bulan Juli, padahal uang transferan kita tidak tahu?" terang Sekda Taput kepada beberapa wartawan.

Sebelumnya didapat info dari anggota Dewan, bahwa draft usulan KUA-PPAS APBD TA.2021 dari pemerintah kabupaten Taput tertanggal 06 November 2020.
Editor: Robi

T#g:BamusDPRD TaputTaput
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 01 Des 2020 21:31

    Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS R.APBD Taput TA 2021 Dihentikan

    Setelah selesai makan siang, Selasa (1/12) pukul 13:30 wib, sidang Paripurna yang dilaksanakan hari ini tidak dilanjutkan. Ini disebabkan dari unsur Pemerintah yang didelegasikan tidak hadir pada rapa

  • Selasa, 01 Des 2020 14:01

    Menanti Paripurna Penandatanganan KUA dan PPAS R.APBD Taput 2021

    Agenda penandatanganan yang dijadwalkan, sesuai kesepakatan badan musyawarah tertanggal 25 Nopember 2020, namun dilaksanakan Jumat 26 Nopember. Hal inipun tidak terlaksana disebabkan tidak kuorum.Hing

  • Selasa, 01 Des 2020 13:51

    GAMKI Taput Ajak Generasi Muda Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

    Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengajak para generasi muda untuk meningkatkan Wawasan Kebangsaan. Demikian disampaikan Jhon Carson Sinaga, Sekjen

  • Kamis, 19 Nov 2020 16:49

    RKA Dipertanyakan Pada Rapat Komisi-komisi Pembahasan PPAS R.APBD TA.2021 Taput

    Kamis 19 November 2021, di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara berlangsung pertemuan rapat Komisi-komisi bersama perangkat daerah, dengan agenda pembahasan Plafon Prioritas

  • Sabtu, 17 Okt 2020 17:47

    Informasi Lonjakan Angka Tertular Covid-19 Di Taput Bantu Warga Lebih Disiplin

    Dalam beberapa minggu ini pada bulan Oktober 2020, lonjakan penderita Covid-19 di Taput (Tapanuli Utara) provinsi Sumatera Utara, naik secara drastis.Dari pantauan laman satuan tugas percepatan penang

  • Rabu, 14 Okt 2020 23:44

    Minimnya Informasi Korban Meninggal Positif Covid-19 di Taput

    Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumut, dr. Tonny Lumbantobing, M.Kes (56) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes), meninggal dunia pada Rabu,(14/10) siang. B

  • Jumat, 09 Okt 2020 18:29

    Sujarwo Dianiaya di Simorangkir Julu Siatas Barita, Polres Taput: Masalah Sengketa Tanah

    Akibat saling klaim mengklaim tentang hak kepemilikan tanah, Warga di Pea Tolong Desa Simorangkir Julu Kecamatan Siatas Barita Taput (Tapanuli Utara) berujung pada penganiayaan.Korban yang mengalami l

  • Jumat, 09 Okt 2020 10:29

    Soal Togel, Ini tanggapan Ephorus HKBP

    Secara langsung UTAMANEWS meminta tanggapan kepada 'Ompu i' Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing yang didampingi Pdt. Arthur Lumbantobing (Kepala Biro Informasi), di ruang kerjanya, di

  • Kamis, 08 Okt 2020 22:48

    Koramil 24/Pahae Julu: Komsos Babinsa, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat Dalam Menjalin Sinergitas

    Komunikasi yang aktif sangat diharapkan di tengah warga dan masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 24 /Pahae Julu Kodim 0210/Tapanuli Utara.Serda Abdur Rohim mela

  • Rabu, 07 Okt 2020 14:27

    Warga Taput Meninggal Dunia Positif Terkonfirmasi COVID-19

    Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melalui siaran pers Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Taput pada akun facebook Donna Situmeang Rabu (7/10) sekitar pukul 12.00 wib, mengu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak