Kamis, 04 Jun 2020 06:09
  • Home
  • Politik
  • Libatkan Pedagang Tradisional dan Ojol, Pemprov Jabar Siapkan Rp16,2 Triliun Atasi Dampak Sosial COVID-19

Libatkan Pedagang Tradisional dan Ojol, Pemprov Jabar Siapkan Rp16,2 Triliun Atasi Dampak Sosial COVID-19

Bandung (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Sabtu, 04 Apr 2020 10:34
Humas Jabar
Ridwan Kamil
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan Rp16,2 triliun lebih untuk menanggulangi dampak sosial dan ekonomi pandemik COVID-19.

Sebanyak Rp3,2 triliun untuk bantuan pangan, sisanya dalam bentuk padat karya dari berbagai proyek investasi di Jabar senilai Rp13 triliun. 

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat saat konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jum'at (3/4/20) sore.

"Kami sudah memutuskan bersama Dewan (DPRD Jabar), total anggaran untuk penanggulangan COVID- 19 di Jawa Barat ini adalah kurang lebih sekitar Rp16,2 triliun," ujar Kang Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil. 

Kang Emil menjelaskan, bantuan pangan dan tunai Rp3,2 triliun dapat membantu 15 persen masyarakat ekonomi terbawah, di luar 25 persen yang telah ditanggung Pemerintah Pusat seperti program Kartu Sembako dan Program Keluarga Harapan. 

Sehingga gabungan bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemda Provinsi Jabar dapat menjangkau 40 persen warga miskin baru. Belum lagi ditambah anggaran dari pemerintah kabupaten/pemerintah kota, maka warga miskin yang akan terbantu bisa di atas 40 persen. 


"Sebagian kota/kabupaten juga saya apresiasi, mereka berniat untuk menambahi kekurangan-kekurangan jika memungkinkan," kata Kang Emil. 

Khusus untuk bantuan pangan dan tunai, telah ditetapkan jumlah per kepala keluarga Rp500.000 dan akan segera diberikan dalam waktu dekat. Saat ini Pemda Provinsi Jabar sedang mendata siapa saja warga miskin baru yang berhak.

Setelah pendataan rampung, para wali kota/bupati diminta segera mengeluarkan surat keputusan (SK) yang akan ditindaklanjuti Pemda Provinsi Jabar untuk menyalurkan dana tersebut. 

Menurut Kang Emil, bantuan pangan Rp500 ribu itu 1/3 diberikan dalam bentuk tunai dan 2/3 dalam bentuk sembako. Untuk menstimulus multiplier effect, Pemda Provinsi Jabar dibantu Perum Bulog akan membeli sembako dari para pedagang pasar tradisional. 

Kemudian dalam penyaluran bantuan akan melibatkan PT Pos Indonesia dan ojek online dari berbagai vendor. Para sopir ojol itu akan diberikan insentif khusus dari pemerintah, di luar kredit atau bonus yang mereka dapat dari aplikator. 


"Jadi para pedagang pasar tong hariwang, kami akan membeli jika ada tren turun dalam penjualan di pasar-pasar. Kami juga membayar tim ojol itu dengan insentif dan upah yang datang dari anggaran Rp3,2 triliun itu," jelasnya.

Proses pemberian bantuan pangan, kata Kang Emil, akan diberikan dalam dua gelombang. Gelombang pertama bantuan akan diberikan kepada mereka yang sudah terdata. Sementara gelombang kedua akan diberikan kepada mereka yang terlewat saat pendataan.

"Jadi, kami menyisihkan 20 persen (bantuan) dari yang sekarang ada untuk meng-cover mereka-mereka yang merasa perlu dibantu tapi tidak terdata," jelasnya. 
 
Kang Emil juga menjelaskan, saat ini Pemda Provinsi Jabar sedang menghitung besaran gaji dan tunjangan ASN provinsi yang dapat disisihkan secara sukarela untuk membantu masyarakat terdampak COVID-19. Besaran akan tergantung dilakukan secara adil dan proporsional sesuai golongan jabatan dan nilai pendapatan. 

"Untuk ASN yang pendapatannya pas-pasan tidak akan dipungut, tapi kepada mereka yang bisa memberikan lebih itu akan diberikan pilihan-pilihan sumbangan pemotongan dari penghasilannya," ucapnya.
Editor: Herda

T#g:Covid-19Covid 19Pemprov Jabar
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2020 18:22

    GMKI Sayangkan Rapat Pembahasan Covid-19 di DPRD Pematangsiantar Tertutup Untuk Umum

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyikapi pertemuan tertutup pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Gu

  • Senin, 01 Jun 2020 19:31

    Inggris siap uji coba 5 obat COVID-19

    Para ilmuwan di negara Inggris menyatakan akan memulai uji coba lima obat baru sebagai bagian dari upaya melawan virus corona. Mereka sedang berupaya mendaftarkan ratusan pasien untuk uji coba tersebu

  • Senin, 01 Jun 2020 12:01

    Kasad Andika sediakan helm pendeteksi suhu tubuh

    Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa membantu tenaga medis Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta berupa helm pendeteksi suhu tubuh.

  • Sabtu, 30 Mei 2020 09:00

    Dukung Pejuang Covid-19, Yonif 411 Kostrad Bagikan Makanan Untuk Tenaga Medis di RSUD Merauke

    Sebagai wujud dukungan kepada para pahlawan kesehatan yang berjuang di garda terdepan melawan Virus Corona (Covid-19), Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad membagikan makan siang kepada tenag

  • Jumat, 29 Mei 2020 10:09

    Pangkogabwilhan II Tinjau RS Darurat Covid-19 di Surabaya

    Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II), Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus meninjau secara langsung Rumah Sakit (RS) Lapangan atau RS

  • Kamis, 28 Mei 2020 22:58

    Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumut dinilai tidak cermat dan menimbulkan keresahan di masyarakat Batu Bara

    Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara sebagai sumber data kasus  Covid 19 Kab/Kota di Provsu dinilai tidak cermat tanpa konfirmasi terlebih dahulu hingga menetapkan 1 kasus Positif covid 19 di

  • Kamis, 28 Mei 2020 12:18

    Polsek Medan Helvetia Himbau Masyarakat Taati Anjuran Pemerintah

    Unit Lantas Polsek Medan Helvetia menghimbau masyarakat pengguna jalan raya untuk menghindari banyak orang atau kerumunan guna memutus penyebaran Virus Corona (Covid 19).

  • Rabu, 27 Mei 2020 17:27

    Kota Medan Siap Laksanakan New Normal

    Kota Medan siap melaksanakan kondisi new normal. Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian C

  • Rabu, 27 Mei 2020 05:37

    1 dari 40 TKI Ilegal tujuan Batubara meninggal. Tongkang sempat ditangkap namun dilepas Tentara Malaysia

    Beredar kabar ada TKI Ilegal yang berasal dari Batu Bara meninggal dunia di dalam kapal tongkang yang membawa sekitar 40 orang TKI Ilegal dari Malaysia

  • Selasa, 26 Mei 2020 20:36

    Update 26 Mei 2020, Pasien positif Covid-19 di Sumut tidak bertambah

    Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR di Sumatera Utara per Selasa, 26 Mei 2020 tidak bertambah dari hari sebelumnya, yakni tetap 315 orang.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak