Minggu, 13 Jun 2021 02:54
  • Home
  • Politik
  • Ketum Pemuda Adat: Tidak Ada Alasan Lagi untuk Tidak Menetapkan KKB Sebagai Teroris

Ketum Pemuda Adat: Tidak Ada Alasan Lagi untuk Tidak Menetapkan KKB Sebagai Teroris

Papua (utamanews.com)
Oleh: Dito
Senin, 26 Apr 2021 19:26
Puspen TNI
Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha Karya gugur setelah terjadi kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, Minggu sore (25/4).

Gusti Putu gugur di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, sekitar pukul 15.50 WIT.

Ketua Umum Pemuda Adat Papua, Jan Arebo menilai apa yang dilakukan KKB tersebut sudah biadab dan di luar batas. Menurut Jan, keberadaan KKB di Papua sudah tidak bisa ditolerir lagi oleh negara.


"Saya sangat mengutuk keras aksi itu. Kebiadaban mereka (KKB,red) sudah tidak bisa ditolerir lagi oleh negara," tegas Jan, Minggu malam (25/4). Negara, kata Jan, harus segera memutuskan KKB sebagai organisasi teroris.

"Segera putuskan mereka (KKB) sebagai teroris karena mereka sudah sangat meresahkan masyarakat. Ini korban Kabinda Papua, Brigjen Pol I Putu Danny ditembak hingga tewas. Ini sudah sangat keterlaluan," tambah Jan.

Jan kembali menegaskan, sudah tidak ada alasan lagi untuk negara untuk memutuskan KKB sebagai organisasi teroris.

"Segera tetapkan mereka sebagai teroris agar TNI-Polri bisa cepat membasmi habis mereka," kata Jan. 


Kabinda Papua diketahui berkunjung ke kampung Dampet sekitar pukul 09.20 WIT, bersama tujuh anggota menggunakan empat sepeda motor. 

Saat berada di kampung Dambet itulah Brigjen TNI Putu Dani tertembak dan meninggal akibat luka tembak yang dialaminya.

"Memang benar Brigjen TNI Putu Dani yang menjabat Ka Binda dilaporkan meninggal di Beoga namun hingga kini belum ada laporan lengkapnya," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri, Minggu (25/4).

Dikatakan Fakhiri, hingga kini belum ada laporan lengkap tentang insiden tersebut. 

"Namun yang dipastikan Senin (26/4) jenazah Brigjen TNI Putu Dani akan dievakuasi ke Timika," jelasnya.

Jarak kampung Dambet dengan Beoga sekitar tiga kilometer dan merupakan kampung terakhir yang dilaporkan diserang KKB dengan membakar rumah warga dan perumahan guru serta sekolah dasar. 
Editor: Tessa

T#g:adatKKBPemuda
Berita Terkait
  • Selasa, 25 Mei 2021 07:04

    Ada yang meninggal terpapar Covid-19, warga Kwala Bingai gelar "Kenduri Tolak Bala"

    Pola hidup sehat serta menerapkan 3M dan disiplin Protokol Kesehatan, merupakan cara untuk menghindari munculnya klaster baru serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

  • Jumat, 21 Mei 2021 15:21

    Ketua MPC Pemuda Pancasila Binjai ucap terimakasih sudah dilaporkan ke Polisi oleh Rahman

    Terkait adanya dugaan dilaporkannya dirinya dengan inisial JPS yang terlihat dari pemberitaan di salah satu media online, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) J Payo Sitepu, menguca

  • Rabu, 19 Mei 2021 07:39

    Bakumsu: Hentikan Kriminalisasi terhadap Masyarakat Adat Natumingka, Balige

    Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (BAKUMSU) mengutuk tindakan pihak PT Toba Pulp Lestari yang melakukan tindak kriminalisasi terhadap Masyarakat Adat Natumingka, Balige.

  • Senin, 17 Mei 2021 10:47

    Diselesaikan Secara Internal, J Payo Sitepu : Seluruh Kader PP Binjai Tenang !!

    Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Binjai, J Payo Sitepu, akhirnya angkat bicara terkait adanya beberapa statement yang beredar di Media Sosial tentang pertikaian yang terjad

  • Selasa, 11 Mei 2021 00:01

    PAC Pemuda Pancasila Bajenis bagi-bagi takjil di Tebingtinggi

    PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bajenis kota Tebingtinggi kembali menyapa masyarakat melalui kegiatan Bhakti sosial, Senin, (10/5). Kali ini kegiatan yang dilakukan adalah dengan membagikan takjil untuk masyarakat yang melintas.

  • Selasa, 04 Mei 2021 13:34

    Bupati Asmat: Warga Jangan Lagi Mudah Terprovokasi

    Bupati Asmat Elisa Kambu didampingi Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan rasa syukur atas momentum peringatan 51 tahun kembalinya Irian Barat ke NKRI.

  • Minggu, 02 Mei 2021 10:11

    Suara Lantang Kapitra, Bungkam Pernyataan Pigai Soal KKB

    Politikus PDIP Kapitra Ampera merespons eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai yang menyampaikan narasi berbahaya terkait pemerintah melabelkan teroris terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

  • Jumat, 30 Apr 2021 21:30

    Sejak KKB Dicap teroris, Sabby Sambom Sang Juru Bicara Langsung Menghilang

    Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, resmi menyatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai teroris.Sebby Sambom sang jur

  • Kamis, 29 Apr 2021 17:29

    Bamsoet: Memangnya KKB Pembunuh Rakyat Tak Berdosa Itu Peduli HAM

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan bahwa Negara berkewajiban merespons dengan tegas aksi KKB memerangi negara selama ini, yang ditandai dengan pembunuhan Kabinda Papua, sejumlah prajurit TNI-Pol

  • Rabu, 28 Apr 2021 15:58

    Di Papua tidak ada KKB, melainkan aktivitas teror dan membunuh masyarakat

    Dr. M. Kapitra Ampera, S.H., M.H. menegaskan bahwa di Papua tidak ada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), namun yang ada adalah teroris dan separatis dengan aktivitas meneror dan membunuh masyarakat s

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak