Rabu, 17 Okt 2018 20:01
HUT Pemkab Labuhanbatu
  • Home
  • Politik
  • Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Cikarang (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Jumat, 28 Jul 2017 16:18
Biro Pers Setpres
Jokowi
Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa pemerintahan saat ini melakukan praktik kekuasaan yang absolut, ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menegaskan bahwa di Indonesia tidak ada kekuasaan yang absolut dan pihak yang menyebutkan ada praktik kekuasaan yang absolut sebagai sangat berlebihan.

"Perlu saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada kekuasaan absolut atau kekuasaan mutlak, kan ada pers, ada media, ada juga LSM, ada juga yang mengawasi di DPR, pengawasannya kan dari mana-mana, rakyat juga bisa mengawasi langsung," kata Presiden Jokowi di Cikarang, Jumat (28/7/2017).

Sebelumnya, SBY menyatakan bahwa para pemegang kekuasaan tidak boleh tanpa batas menyalahgunakan kekuasaannya.

"Power must not go unchecked. Artinya kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan tidak melampaui batas, sehingga tidak masuk apa yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di negara ini, manakala penggunaan kekuasaan melampaui batasnya masuk wilayah abuse of power, maka rakyat menggunakan koreksinya sebagai bentuk koreksi kepada negara," kata SBY di Bogor, kemarin (27/7).

Sebaliknya, Presiden Jokowi memastikan tidak ada kekuasaan absolut di Indonesia termasuk saat pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Dan juga perlu saya sampaikan, Perppu itu kan produk undang-undang, dan dalam mengeluarkan Perppu kan juga ada mekanismenya. Setelah Presiden mengeluarkan Perppu, kan ada mekanisme lagi di DPR dan di situ ada mekanisme yang demokratis, ada fraksi-fraksi entah setuju dan tidak setuju. Artinya sekarang tidak ada kekuasaan absolut atau mutlak, (kekuasaan absolut) dari mana? Tidak ada," tegas Presiden.

Presiden menilai pihak-pihak yang menyampaikan bahwa ada kekuasaan absolut di negara ini adalah berlebihan.

"(Pernyataan itu) sangat berlebihan, apalagi setelah di dewan nanti ada proses lagi, kalau tidak setuju bisa ke MK, iya kan? Kita ini kan negara demokrasi sekaligus negara hukum, jadi proses-proses itu sangat terbuka sekali. Kalau ada tambahan demo juga tidak apa-apa, jadi jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada," jelas Presiden.

Jokowi sebut pertemuan SBY-Prabowo biasa saja, tapi..

Jokowi menyebut pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto sebagai pertemuan biasa.

"Pertemuan tokoh-tokoh, pertemuan partai saya kira biasa-biasa saja, sangat baik. Tapi perlu saya sampaikan bahwa sebagai bangsa kita sudah menyepakati secara demokratis untuk menyelesaikan setiap perbedaan, setiap permasalahan dengan musyawarah dan mufakat," ungkap Presiden.

Perppu No 2 tahun 2017 adalah perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Perppu Ormas itu diterbitkan karena pemerintah menilai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tidak lagi memadai dalam mencegah meluasnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Dampak dari Perppu ini adalah Kementerian Hukum dan HAM memiliki kewenangan untuk mencabut atau membatalkannya status hukum dari ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 termasuk pencabutan badan hukum ormas Hizbut Tharir Indonesia mulai 19 Juli 2017.

Editor: Sam

T#g:JokowiPerppuSBY
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 16 Okt 2018 10:15

    SBY Berikan Bonus 0 Rupiah Untuk Atlet Asian Para Games 2014, Bagaimana Dengan Jokowi?

    Ajang olahraga Asian Para Games 2018 sudah selesai beberapa hari yang lalu. Masih ingat di benak masyarakat Indonesia bagaimana perjuangan para atlet penyandang disabilitas mampu menunjukkan bakat mer

  • Rabu, 10 Okt 2018 14:20

    Masyarakat Antusias Ikuti program PTSL di Manado

    Banyak lahan yang belum memiliki sertifikat disebabkan mahalnya biaya pengurusan serta memakan waktu dan proses yang rumit di kantor Cabang Badan Pertanahan Nasional (BPN) di daerah.Seperti halnya di

  • Selasa, 09 Okt 2018 18:09

    Warga Deli Serdang Berharap Jokowi Terpilih Lagi Tahun 2019

    Kehadiran Presiden Jokowi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kantor Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (8/10) mendapat sambutan antusia

  • Senin, 08 Okt 2018 09:18

    Sultan Deli Berharap Presiden Jokowi Sukses Pada Pilpres 2019

    Presiden RI Jokowi mendapat gelar kebangsawanan tertinggi dari Kesultanan Deli, Sumatera Utara. Proses pemberian gelar tersebut dilaksanakan di Balai Room Istana Maimun Medan dihadiri ribuan masyaraka

  • Minggu, 07 Okt 2018 20:57

    Sultan Deli: Doakan Presiden Jokowi Lanjutkan Pembangunan

    Presiden RI Joko Widodo mendapat gelar kebangsawanan tertinggi dari Kesultanan Deli, yakni Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri. Gelar kebangsawanan tersebut disematkan langsung oleh Sultan Deli Se

  • Sabtu, 06 Okt 2018 17:26

    Presiden Direncanakan Hadir, Paspampres Sterilkan GOR Lubuk Pakam

    Dijadwalkan akan menghadiri acara Paguyuban Pujakesuma, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) melakukan peninjauan sekaligus sterilisasi persiapan kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Gedung Olahra

  • Jumat, 05 Okt 2018 16:35

    Presiden RI Joko Widodo Pimpin Upacara Parade HUT Ke-73 TNI

    Presiden RI Ir. H. Joko Widodo memimpin Upacara Parade Peringatan HUT Ke-73 TNI Tahun 2018 di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jum'at (5/10/2018). Bertindak selaku Komandan Upacara adala

  • Rabu, 03 Okt 2018 04:03

    Meneruskan kejayaan Indonesia dalam Asian Para Games

    Gelaran Asian Games pada beberapa waktu yang lalu belum lekang di ingatan masyarakat Indonesia maupun luar negeri. Semangat yang dihasilkan dari ajang olahraga 4 tahunan di Asia tersebut memang mendul

  • Senin, 01 Okt 2018 08:11

    Relawan Martabat: Jokowi Kreatif dan Tahan Banting

    Relawan Martabat untuk Jokowi-Ma'ruf, menjadi salahsatu simpul massa dalam Deklarasi Komunitas Batak Bersatu Dukung Jokowi-Ma'ruf, yang digelar di Gedung Mulia, Jalan Kebon Nanas, Jatinegara

  • Senin, 01 Okt 2018 06:01

    Ustadz Dahrul Yusuf Pimpin Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

    Al Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf, memimpin Deklarasi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, di lahan garapan, tepatnya di Jalan Jati Rejo, tidak jauh dari SMA Negeri 1 Percut, Minggu (30/9/2018).Sambil men

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak