Jumat, 24 Mei 2019 05:13
  • Home
  • Politik
  • Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Cikarang (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Jumat, 28 Jul 2017 16:18
Biro Pers Setpres
Jokowi
Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa pemerintahan saat ini melakukan praktik kekuasaan yang absolut, ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menegaskan bahwa di Indonesia tidak ada kekuasaan yang absolut dan pihak yang menyebutkan ada praktik kekuasaan yang absolut sebagai sangat berlebihan.

"Perlu saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada kekuasaan absolut atau kekuasaan mutlak, kan ada pers, ada media, ada juga LSM, ada juga yang mengawasi di DPR, pengawasannya kan dari mana-mana, rakyat juga bisa mengawasi langsung," kata Presiden Jokowi di Cikarang, Jumat (28/7/2017).

Sebelumnya, SBY menyatakan bahwa para pemegang kekuasaan tidak boleh tanpa batas menyalahgunakan kekuasaannya.

"Power must not go unchecked. Artinya kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan tidak melampaui batas, sehingga tidak masuk apa yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di negara ini, manakala penggunaan kekuasaan melampaui batasnya masuk wilayah abuse of power, maka rakyat menggunakan koreksinya sebagai bentuk koreksi kepada negara," kata SBY di Bogor, kemarin (27/7).

Sebaliknya, Presiden Jokowi memastikan tidak ada kekuasaan absolut di Indonesia termasuk saat pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Dan juga perlu saya sampaikan, Perppu itu kan produk undang-undang, dan dalam mengeluarkan Perppu kan juga ada mekanismenya. Setelah Presiden mengeluarkan Perppu, kan ada mekanisme lagi di DPR dan di situ ada mekanisme yang demokratis, ada fraksi-fraksi entah setuju dan tidak setuju. Artinya sekarang tidak ada kekuasaan absolut atau mutlak, (kekuasaan absolut) dari mana? Tidak ada," tegas Presiden.

Presiden menilai pihak-pihak yang menyampaikan bahwa ada kekuasaan absolut di negara ini adalah berlebihan.

"(Pernyataan itu) sangat berlebihan, apalagi setelah di dewan nanti ada proses lagi, kalau tidak setuju bisa ke MK, iya kan? Kita ini kan negara demokrasi sekaligus negara hukum, jadi proses-proses itu sangat terbuka sekali. Kalau ada tambahan demo juga tidak apa-apa, jadi jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada," jelas Presiden.

Jokowi sebut pertemuan SBY-Prabowo biasa saja, tapi..

Jokowi menyebut pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto sebagai pertemuan biasa.

"Pertemuan tokoh-tokoh, pertemuan partai saya kira biasa-biasa saja, sangat baik. Tapi perlu saya sampaikan bahwa sebagai bangsa kita sudah menyepakati secara demokratis untuk menyelesaikan setiap perbedaan, setiap permasalahan dengan musyawarah dan mufakat," ungkap Presiden.

Perppu No 2 tahun 2017 adalah perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Perppu Ormas itu diterbitkan karena pemerintah menilai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tidak lagi memadai dalam mencegah meluasnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Dampak dari Perppu ini adalah Kementerian Hukum dan HAM memiliki kewenangan untuk mencabut atau membatalkannya status hukum dari ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 termasuk pencabutan badan hukum ormas Hizbut Tharir Indonesia mulai 19 Juli 2017.

Editor: Sam

T#g:JokowiPerppuSBY
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Senin, 20 Mei 2019 17:40

    Osriel Limbong: Sejauh keamanan kondusif, Indonesia Maju optimis terwujud

    Hangatnya situasi sosial politik menjelang hari Rabu, 22 Mei 2019, masih menjadi pembicaraan umum di masyarakat. Masyarakat awam banyak yang mengkhawatirkan sejauh mana keamanan negara dapat dijaga ol

  • Sabtu, 18 Mei 2019 18:28

    Hari Kedua di Bali, Presiden Jokowi Tinjau Pasar Badung

    Di hari kedua kunjungan kerjanya ke Provinsi Bali, Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Badung yang berlokasi di Jalan Sulawesi, Desa Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Barat. Selain untuk berbela

  • Kamis, 09 Mei 2019 21:09

    Jokowi: 2045, Indonesia Diprediksi Masuk Empat Besar Ekonomi Dunia

    Pada tahun 2045, Indonesia diperkirakan telah bertransformasi menjadi kekuatan besar ekonomi dunia. Namun tidaklah mudah mewujudkan hal tersebut karena memerlukan kesiapan sejak dini."Kita memiliki pe

  • Kamis, 09 Mei 2019 08:59

    Pasangan Nomor Urut 01 Unggul 93,78% di Nias

    Berdasarkan Hasil Rapat Pleno Terbuka, Perhitungan Perolehan Suara Pada Pemilihan Umum Tahun 2019, untuk tingkat Kabupaten Nias, Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, Jokowi-Ma

  • Minggu, 05 Mei 2019 20:15

    Presiden Jokowi terima ucapan selamat dari Inggris dan Australia

    Presiden Jokowi menerima ucapan selamat dari Perdana Menteri Kerajaan Inggris Theresa May dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison atas suksesnya penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019."Ucapan

  • Kamis, 02 Mei 2019 19:32

    Jokowi-Ma'ruf Menang, LSM KAMPAK MASRI Sumut Ucapkan Selamat

    Berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga survei, pasangan capres 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin memenangkan Pilpres di kisaran 54 persen.Menanggapi hal itu, lembaga swadaya masyarakat (LSM) Ko

  • Kamis, 02 Mei 2019 18:42

    JAMSU Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

    Keluarga Besar Jaringan Mahasiswa Sumatera Utara ikut mengucapkan selamat atas kemenangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Jokowi dan KH Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pi

  • Kamis, 02 Mei 2019 19:02

    Keluarga Besar LGRI Beri Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

    Ucapan selamat pada pasangan capres 01, Jokowi dan KH Ma'ruf Amin mengalir dari sejumlah elemen masyarakat. Kali ini dari Lembaga Gerakan Rakyat Indonesia (LGRI) Sumatera Utara, yang mengucapkan

  • Kamis, 02 Mei 2019 18:12

    Real Count KPU 62%, LMI Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

    Hasil Real Count dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk sementara ungg

  • Kamis, 02 Mei 2019 17:32

    Ormas DPD LSM Penjara Indonesia Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

    Keluarga Besar Organisasi DPD LSM Penjara Indonesia (Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Sumatera Utara mengucapkan selamat atas kemenangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Jokowi d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak