Sabtu, 17 Apr 2021 12:24
  • Home
  • Politik
  • Ini 4 Arahan Presiden Jokowi pada Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2021

Ini 4 Arahan Presiden Jokowi pada Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2021

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Adimsi
Kamis, 04 Mar 2021 10:34
@setkabgoid
Presiden Jokowi saat memberi arahan pada Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2021, Rabu (03/03/2021), di Istana Negara, Jakarta.
Presiden Jokowi mengungkapkan, Indonesia adalah negara yang rawan terhadap bencana dan termasuk ke dalam 35 negara paling rawan risiko bencana di dunia.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Tahun 2021, Rabu (03/03/2021) siang, di Istana Negara, Jakarta.

Presiden menegaskan, kunci utama dalam mengurangi risiko tersebut adalah pencegahan dan mitigasi bencana. Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa aspek lain dalam manajemen kebencanaan menjadi tidak diperhatikan.

"Kita harus mempersiapkan diri dengan antisipasi yang betul-betul terencana dengan baik, detail. Jangan sampai kita hanya bersifat reaktif saat bencana terjadi," tegasnya.


Lebih lanjut, pada Rakornas yang antara lain dihadiri seluruh jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gubernur, Bupati/Wali Kota, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik secara virtual maupun tatap muka tersebut, Kepala Negara menyampaikan sejumlah arahan terkait kebencanaan di Indonesia.

Pertama, Presiden meminta jajarannya untuk tidak hanya sibuk membuat aturan, tetapi juga memperhatikan pelaksanaan di lapangan terutama aspek pengendaliannya dan penegakan standar-standar.

"Misalnya, ini urusan yang berkaitan dengan gempa; standar bangunan tahan gempa, fasilitas umum dan fasilitas sosial. Hal seperti ini harus dikawal dalam pelaksanaannya, harus diikuti dengan audit ketahanan bangunan agar betul-betul sesuai dengan standar. Sehingga kalau terjadi lagi bencana di lokasi itu, di daerah itu, di provinsi itu, korban yang ada bisa diminimalisir," terangnya.


Kepala Negara juga meminta agar segera dilakukan koreksi dan penguatan apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan dengan standar-standar yang ada.

Kedua, Presiden menegaskan bahwa kebijakan untuk mengurangi risiko bencana harus terintegrasi dari hulu hingga ke hilir dan tidak boleh ada ego sektoral ataupun ego daerah.

"Semuanya saling mengisi, semuanya saling menutup. Tidak boleh ada yang merasa kalau ini bukan tugasnya, bukan tugas saya, bukan urusan saya. Hati-hati, ini bencana. Berbeda dengan hal-hal yang normal," jelasnya.

Ketiga, Kepala Negara mengingatkan pentingnya manajemen tanggap darurat serta kemampuan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan cepat. Jajaran terkait diminta terus memperbaiki hal tersebut.


"Kecepatan itu yang dilihat oleh masyarakat mengenai rehabilitasi dan rekonstruksi. Jangan sudah ditunggu lebih dari satu tahun belum nongol apa yang sudah kita sampaikan, apa yang sudah kita janjikan," ujarnya.

Kepala Negara juga mengingatkan bahwa sistem peringatan dini harus berfungsi dengan baik dan selalu dicek, sehingga dapat bekerja dengan cepat dan akurat. Respons terhadap peringatan dini tersebut juga harus cepat.

"Semua rencana kontingensi dan rencana operasi saat tanggap darurat harus dapat diimplementasikan dengan cepat. Dan sekali lagi, kecepatan adalah kunci menyelamatkan dan mengurangi jatuhnya korban," tegasnya,

Terakhir, Presiden menginstruksikan jajarannya agar terus meningkatkan upaya edukasi dan literasi kepada masyarakat terkait dengan kebencanaan, dimulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga.

"Lakukan simulasi bencana secara rutin di daerah-daerah yang rawan bencana, sehingga warga semakin siap menghadapi bencana yang ada," tutup Presiden.

Mendampingi Presiden pada kegiatan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Kepala BNPB Doni Monardo.

Editor: Budi

T#g:Mitigasi
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Mar 2021 14:47

    Dinas Sosial Prakarsai Pembentukan Kampung Siaga Bencana

    Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan membuka kegiatan koordinasi, sosialisasi dan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB), yang diprakarsai Dinas Sosial Kota Tebingtinggi di Gedung Hj Sawiyah

  • Selasa, 16 Mar 2021 01:16

    Perkuat Pemahaman Seluruh OPD tentang Kebencanaan dan Penanggulangannya

    Pendidikan dan pelatihan (Diklat) kebencanaan perlu diberikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov, selain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Langkah itu sebagai upaya mem

  • Senin, 01 Mar 2021 15:01

    Tanggap Bencana, Dandim 0206/Dairi Bersama Forkopimda Apel gelar Pasukan di Silahisabungan

    Bertempat di lapangan parkir Hotel Debang Resort, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Senin (1/3/2021), Dandim 0206/Dairi memimpin apel gelar pasukan personel dan materil tanggap bencana tahun

  • Rabu, 13 Jan 2021 04:13

    Koramil 0824/20 Gumukmas Lakukan Penghijauan Bersama Masyarakat

    Dalam rangka mengantisipasi bencana banjir dan pemanasan global, pada Selasa (12/01/2021), Koramil 0824/20 Gumukmas melakukan Karya Bakti TNI penghijauan lahan kosong Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukm

  • Jumat, 04 Des 2020 23:04

    BPSDM Sumut Sudah Bisa Selenggarakan Diklat Penanggulangan Bencana

    Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerima Surat Keputusan (SK) Akreditasi Pendidikan Kilat Teknis Penanggulangan Bencana dari Badan Nasional Penanggulanga

  • Selasa, 24 Nov 2020 12:24

    Dandim 0824/Jember: Siaga On Call Kodim Untuk Antisipasi Perkembangan Situasi Wilayah

    Hal tersebut disampaikan Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode  Nurdin saat kami wawancarai diruang kerjanya, pada Senin 23/11/2020, berkaitan dengan pelaksanaan siaga on call sebanyak satu pleton

  • Senin, 16 Nov 2020 14:36

    Menjaga Lahan Jangan Sampai Terbakar, Warga Muara Batang Toru Diberi Dana Rp1,125 Milyar

    Ismaini Boru Munthe, wanita berusia 40 tahun ini terlihat sedih. Namun kesedihannya karena bahagia. Pasalnya, ia dan warga lainnya tidak menyangka akan mendapat dana yang bisa digunakan untuk meningka

  • Senin, 09 Nov 2020 20:59

    Irman Pimpin Apel Tanggap Bencana di Mapolres Sergai

    Pjs Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Ir H Irman pimpin Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2020 bertempat Halaman Mapolres Serdang Bedagai, di Sei Rampah, sekitar Pukul 09.00 Wib s/d selesai.

  • Senin, 09 Nov 2020 16:39

    Antisipasi Bencana Alam, Gubsu Minta Ada Posko Bersama di Daerah Rawan

    Memasuki musim penghujan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), Kepolisian Daerah (Polda) Sumut dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Alam, di

  • Senin, 09 Nov 2020 13:39

    Walikota Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Tebing Tinggi

    Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Tebingtinggi, Senin (9/11/2020) di Halaman Mapolres Tebingtinggi.Hadir dalam apel tersebut, Kap

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak