Minggu, 07 Mar 2021 21:10
  • Home
  • Politik
  • Gubernur Sumut Minta Para Kepala Daerah Tetap Dorong Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Gubernur Sumut Minta Para Kepala Daerah Tetap Dorong Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Langkat (utamanews.com)
Oleh: Angga Rachmadan
Senin, 18 Jan 2021 00:18
Diskominfo Sumut/ Fahmi Aulia
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara R Sabrina menghadiri rapat paripurna perayaan Hari Jadi ke-271 Kabupaten Langkat di Gedung DPRD Kabupaten Langkat, Jalan Pusara No.1, Stabat
Meski sudah mulai dilakukan vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Edy Rahmayadi meminta para bupati/walikota se-Sumut tetap konsisten mendorong masyarakatnya untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kehidupan sehari. Hal ini penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumt R Sabrina pada Rapat Paripurna DPRD Langkat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-271 Kabupaten Langkat, Minggu (17/1) di Gedung DPRD Langkat.

"Seperti kita ketahui bersama bahwa pada saat ini kita masih berjuang menghadapi pandemi Covid-19, kita patut bersyukur bahwa pemerintah telah berupaya mendatangkan vaksin Covid-19 guna menekan panyebarannya. Namun saya menekankan agar kita tetap menerapkan protokol kesehatan selama program vaksinasi. Hal ini untuk menambah upaya pencegahan penularan Covid-19. Penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat tidak boleh menjadi kendur," ujarnya.

Oleh sebab itu, Gubernur meminta kepada kepala daerah kabupaten/kota dan secara khusus untuk Kabupaten Langkat, agar terus meningkatkan protokol kesehatan di wilayahnya masing-masing dan terus meningkatkan, serta mendorong masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting guna memutus rantai penularan Covid-19, antara lain dengan cara menjalankan 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan air sabun.


"Ketiga hal tersebut tak jemu-jemu kami sampaikan agar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadikanlah protokol kesehatan ini menjadi bagian dari kebutuhan hidup yang kita terapkan agar kita tetap sehat tanpa Covid-19," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Irman Oemar juga menyampaikan pentingnya menjaga disiplin protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, untuk menghidari penyebaran Covid-19, yang sampai saat ini belum berakhir, Pemprov Sumut belum mengizinkan dilakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

"Setelah memperhatikan perkembangan Covid-19 saat ini, dan masukan dari para ahli (dokter anak, psikolog, dokter-dokter ahli dan guru besar pendidikan, dan lainnya), maka untuk saat ini belum diperkenankan dan diizinkan Pembelajaran Tatap Muka, silahkan tetap daring seperti selama ini," kata Irman.

Jika ada suatu daerah yang ingin membuka PTM, maka terlebih dahulu meminta izin, selanjutnya dibahas bersama dengan melibatkan para ahli. Setelah izin diberikan baru boleh dilaksanakan, jika izin tidak diberikan bagi yang melanggar dapat dijatuhkan sanksi perdata dan pidana. "Namun kenyataannya ada daerah yang sudah melaksanakan tanpa izin atau ada daerah yang "memaksa" pimpinan untuk membuka sekolah tatap muka," ujarnya.


Gubernur selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19, kata Irman, dengan memperhatikan dan mempedomani edaran dari Menteri Pendidikan serta melihat kondisi yang ada, khawatir jika sekolah dibuka akan menjadi "cluster baru" penyebaran Covid 19, seperti terjadi di Jepang, Korea dan beberapa daerah di Indonesia.

"Hakekatnya Gubernur sayang dan peduli dengan kualitas pendidikan, dan moralitas tapi beliau lebih peduli terhadap kesehatan para guru, murid dan orang tua, jika pembelajaran tatap muka dilaksanakan," jelasnya.

Irman juga menyampaikan, pemberlakuan larangan PTM tidak hanya berlaku di Sumut, tetapi juga di provinsi lain, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali dan lainnya.

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 di daerah ini, Gubernur Edy Rahmayadi juga sudah mengeluarkan mengeluarkan instruksi terkait pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam rangka mengendalikan penyebaran Covid-19 di daerah ini. Instruksi tersebut tertuang dalam surat bernomor 188.54/1/INST/2021 yang ditandatangani Gubernur pada tanggal 13 Januari 2021 dan untuk diberlakukan 14 Januari 2021.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa instruksi ini dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti instruksi Mendagri No 1 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian Covid-19 dan melaksanakan Pergubsu tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Di samping itu, mengingat hingga 10 Januari 2021 angka kematian masih di atas rata-rata nasional, yaitu 3,66% dan positivity rate di atas 7,36%.


Adapun pembatasan yang dilakukan, berupa membatasi tempat/kerja kantoran dengan menerapkan WFH (work from home) 50% dan 50% lagi memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat. Namun sektor penting yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan dengan lebih ketat.

Selanjutnya melakukan pemberlakuan pembatasan berupa kegiatan restoran (makan/minum) di tempat sebesar 50 persen dan untuk pesanan antar/dibawa pulang tetap diijinkan sesuai jam operasional restoran. Kemudian pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall hingga pukul 21.00 WIB. Sedangkan pembatasan untuk tempat hiburan seperti klab malam, diskotik, pub/live musik, karoke, bar, griya pijat, spa, mandi uap, bola gelinding, bola sodok, area permainan ketangkasan sampai pukul 22.00 WIB.

Namun untuk kegiatan konstruksi tetap diizinkan beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan ketat, begitu juga dengan tempat ibadah. Akan tetapi untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan lainnya dilakukan pembatasan kapasitas 50% dengan protokol kesehatan ketat serta diupayakan dengan cara daring/online.

Dalam instruksi tersebut juga dikatakan bahwa agar kembali diintensifkan protokol kesehatan mulai dari pemakaian masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Memperkuat 3T (tracking, tracing, treatment) termasuk fasilitas kesehatan, tempat karantina, serta pengawasan ketat isolasi mandiri.

Selanjutnya pemangku kepentingan diminta melakukan monitoring dan koordinasi secara berkala. Bila perlu dapat membuat perwal/perbup yang secara spesifik mengatur pembatasan itu sampai pengaturan peneraapn sanksi. Begitu juga posko Satgas Covid-19 di tingkat Kabupaten/Kota sampai RT/RW dioptimalkan kembali dan untuk desa dapat menggunakan APBDes secara akuntabel, transparan dan bertanggung jawab.
Editor: Herda

T#g:Protokol kesehatan
Berita Terkait
  • Minggu, 07 Feb 2021 14:47

    Kapolsek Kembali Laksanakan Ops Yustisi di Kecamatan Medan Area

    Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago SH MH bersama Koramil 03 Medan Area, Koramil 04 Medan Kota, Satpol PP, Dishub Kota Medan, 3 pilar dan instansi terkait melaksanakan Ops Yustisi terhadap pela

  • Sabtu, 06 Feb 2021 05:06

    Cara Unik Koramil 0824/07 Laksanakan Sosialisasi Protkes

    Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid 19 di wilayah Kab. Jember dan khususnya Kecamatan Silo, Anggota Koramil 0824/07 Silo melakukan sosialisasi (Woro Woro) Protokol Kesehatan (Protkes) di Pasa

  • Selasa, 02 Feb 2021 20:02

    Cegah Penyebaran Covid-19, Kodim Puncak Jaya Gelar Operasi Yustisi Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

    Sebagai upaya memutus penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Kodim 1714/Puncak Jaya bersama Polres Puncak Jaya dan Satpol PP Kab. Puncak Jaya menggelar Operasi Yustisi Penegakan Disipli

  • Senin, 01 Feb 2021 08:11

    Jajaran Korem 174 Merauke Bagikan Ribuan Masker Gratis dan Sosialisasi Prokes Covid-19

    Bertempat di wilayah Kota Merauke dan sekitarnya, Korem 174/ATW Merauke menggelar aksi sosialisasi Protokol Kesehetan (Prokes) pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) terkait meningkatnya kasus

  • Minggu, 31 Jan 2021 17:11

    Panglima TNI dan Kapolri Pantau Prokes di Pasar Tanah Abang

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) penanganan Covid-19 atau virus corona di Pasar Tan

  • Jumat, 22 Jan 2021 18:52

    Tak Mengindahkan Protokol Kesehatan, Polresta Deli Serdang Bersama Pemkab Bubarkan Acara Grand Opening Cafe

    Polresta Deli Serdang bersama Pemkab Deli Serdang membubarkan kerumunan massa yang menghadiri kegiatan Grand Opening AMT 99 Cafe dan Resto di Desa Empl. Kuala Namu Kec. Beringin Kab. Deli Serdang, Kam

  • Rabu, 20 Jan 2021 18:20

    Babinsa Koramil 04/LB Kodim 0209/LB Laksanakan Protokol Kesehatan

    Penegakan protokol kesehatan covid-19 senantiasa dilaksanakan Kodim 0209/LB beserta jajaran. Kali ini personel Babinsa Koramil 04/Labuhan Bilik melaksanakan kegiatan tersebut di pelabuhan Tanjung Sara

  • Rabu, 30 Des 2020 08:40

    Protokol Kesehatan Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Labuhanbatu Cukup Baik

    Pengiat Anti Korupsi Dewan Pimpinan Pusat LSM Corruption Indonesia Funtionary Observation Reign disingkat CIFOR menilai penerapan protokol kesehatan pada pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah Kabup

  • Rabu, 30 Des 2020 00:30

    Cegah Covid-19, Satgas Pamtas Yonif 642 Beri Himbauan Protokol Kesehatan di Perbatasan

    Virus Corona atau Covid-19 tidak dapat dianggap sebelah mata, hal ini terbukti dengan banyaknya kasus yang terdapat di masing-masing daerah di Indonesia maupun Mancanegara. Pemerintah bahkan menetapka

  • Rabu, 23 Des 2020 15:53

    Pangkogabwilhan I Pimpin Apel Khusus Prajurit Makogabwilhan I

    Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M. memimpin Apel Khusus Prajurit Makogabwilhan I di Tanjung Pinang, Selasa (22/12/2020).Apel Khusus Kogabwilhan I diikuti oleh seluruh Personel de

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak