Senin, 19 Apr 2021 10:08
  • Home
  • Politik
  • Gubernur Edy Rahmayadi akan Upayakan Perizinan ke Kementerian LHK

Pembukaan Jalur Alternatif Medan-Berastagi Tinggal 5 Km

Gubernur Edy Rahmayadi akan Upayakan Perizinan ke Kementerian LHK

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tony
Selasa, 23 Feb 2021 22:23
Dinas Kominfo Sumut
Pembukaan jalur alternatif Medan-Berastagi kembali mendapat dorongan dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. Saat ini, pembukaan jalur Medan-Tuntungan-Kutalimbaru-Tandukbenua-Sembaikan-Berastagi tinggal masalah perizinan penggunaan kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sepanjang 5 Km.

Hal ini disampaikan Edy Rahmayadi usai rapat bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, terkait pembukaan jalan alternatif Medan-Berastagi di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (23/2).

"Progresnya itu sudah berjalan, pengerjaan fisiknya sudah, jalannya sudah dibuka tinggal sekitar 5 Km lagi di kawasan hutan lindung, jadi kita perlu meminta izin KLHK untuk alih status, sehingga jalur ini semua terhubung. Saya akan menghadap Menteri Siti Nurbaya," kata Edy Rahmayadi.


Menurutnya, hal ini menjadi prioritas karena Karo merupakan daerah penghasil bahan pangan dan sayur-sayuran. Karena itu, infrastruktur akses untuk daerah ini perlu mendapat perhatian lebih.

"Karo itu tempat logistiknya Sumut bersama Humbahas, itu yang membuat dia prioritas. Karo juga merupakan objek wisata favorit untuk Medan sekitarnya, ini merupakan proyek strategis," tambah Edy.

Rute jalur alternatif ini lebih pendek dari jalur utama Medan-Berastagi (76Km), yakni hanya 55,87 Km. Selain itu, menurut keterangan Bupati Karo Terkelin Brahmana, jalur ini juga lebih landai dibandingkan dengan jalur utama Medan-Berastagi.

"Kalau jalur Kutalimbaru itu lebih landai dan sudah jalur eksisting sekitar 43 Km, sisanya kita masih harus membuka jalur hutan, karena itu kita meminta bantuan Gubernur untuk mendapatkan izin membuka jalur di kawasan hutan sepanjang kurang lebih 5 Km," kata Terkelin Brahmana.


Selain membahas jalur alternatif via Kutalimbaru, pada kesempatan ini juga dibahas jalur alternatif Medan-Berastagi via Rumahliang (Delitua-Rumahliang-Serdang-Barusjahe-Berastagi). Untuk jalur alternatif ini juga terkendala pada pembukaan jalan di kawasan hutan lindung dan hutan konservasi.

"Kalau jalannya sudah ada jalan setapak, tetapi tentu kita butuh memperlebarnya dan itu perlu izin dari KLHK. Di Karo itu ada sekitar 4 Km dan di Deliserdang sekitar 18 Km," kata Terkelin.

Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mengatakan, jalur utama Medan-Berastagi saat ini sangat rawan kemacetan karena harus melalui permukiman, pasar dan struktur jalan yang mendaki serta berkelok. Dengan adanya jalur alternatif ini, masalah tersebut menurutnya bisa teratasi.

"Jarak tempuh yang harusnya 2,5 jam dari Medan bisa menjadi 6-7 jam ke Berastagi, entah karena kecelakaan, truk atau bus yang mogok, longsor dan hambatan lainnya. Bila akses jalannya baik maka lama waktu tinggal wisatawan juga akan bertambah. Karena itu kita perlu jalur alternatif selain untuk memperlancar juga akan mengembangkan daerah-daerah lainnya di Deliserdang dan Karo," kata Ashari.

Karena pembukaan jalur ini melewati kawasan hutan, hal pertama yang harus dilakukan menurut Ashari adalah izin dari KLHK RI. "Yang pertama kita harus dapat izin dari KLHK karena jalur ini semua melewati jalur hutan, baik hutan produksi, konservasi dan juga lindung. Kami mohon doanya agar rencana ini lancar sehingga pembangunan di Sumut bisa lebih cepat," katanya.
Editor: Tessa

T#g:Berastagihutan lindung
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Mar 2021 08:19

    Polhut KPH III Kisaran dan Polairud Tanjung Leidong Amankan Alat Berat Perusak Hutan Lindung

    Team Gabungan Polisi Hutan dari KPH Wilayah III KIsaran dan Polairud Tanjung Leidong Polres Labuhan Batu mengamankan Barang Bukti alat Berat Excavator Backhoe merk Hitachi berwarna orange, Kamis (18/

  • Rabu, 17 Mar 2021 08:37

    Operator Alat Berat ini Diduga Merusak Hutan Lindung di Kualuh Hilir

    Satu Unit Alat berat jenis Excavator Back Hoe Merk Hitachi beroperasi diduga di dalam status kawasan hutan lindung di Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, pada hari Selasa, 16 Maret 2021.Ala

  • Kamis, 08 Okt 2020 00:08

    Wagub Kunjungi FSC Indonesia Starbucks Berastagi Apresiasi Perusahaan yang Peduli dan Sejahterakan Masyarakat

    Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengapresiasi langkah perusahaan asing yang bergerak di bidang pertanian khususnya kopi, yang punya kepedulian dan tanggung jawab sosial me

  • Rabu, 08 Apr 2020 19:28

    Pelantikan 13 Kasek di Berastagi Sumut di Tengah Wabah Covid-19, Diduga Melanggar Surat Edaran Mendagri

    Meski Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) telah mengeluarkan surat edaran kepada Gubernur dan Bupati/ Walikota di seluruh Indonesia perihal Penundaan sementara usulan pergantian p

  • Rabu, 17 Jul 2019 10:17

    Komandan 0824/Jember Pimpin Patroli Bersama Kawasan Hutan Lindung dan Pesisir Bandealit

    Usai melaksanakan dialog interaktif di RRI Jember, pada Selasa (16/07/2019), Komandan Kodim 0824/Jember bersama Perwira Staf serta para Komandan Koramil Jajarannya melaksanakan patroli bersama mengend

  • Sabtu, 06 Jul 2019 19:06

    Gubsu: Mari Kita Wujudkan Berastagi yang Berseri

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi membuka Festival Bunga dan Buah 2019 yang berlangsung di Taman Mejuah-Juah, Jalan Gundaling, Berastagi, Kabupaten Karo, Jum'at (5/7). Ribuan masyarak

  • Rabu, 10 Okt 2018 17:10

    DLH Labuhanbatu berangkatkan 9 Siswa/i Berprestasi Jambore Ke Bukit Kubu

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Labuhanbatu melepas rombongan peserta Jambore lingkungan hidup ke Bukit Kubu Berastagi dari halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup, Selasa (9/10/10).H. Kamal Ilham

  • Sabtu, 01 Sep 2018 12:41

    Tengku Erry: Thaif Berastaginya Saudi

    Arab Saudi terkenal dengan cuaca yang panas dengan gurun tandusnya. Namun, di balik hawa yang menyengat itu, Arab Saudi memiliki tempat yang sejuk. Tempat itu bernama Thaif/Taif.Thaif merupakan salah

  • Rabu, 17 Mei 2017 08:47

    Meski ada surat KPH, Penggarap Hutan Lindung di Leidong masih beraktivitas

    Meskipun penggarap HL di Leidong sudah mendapat surat pemberhetian aktivitas oleh UPT Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah-III Kisaran pada 02 Maret 2017, namun para penggarap masih tetap melakukan aktivitasnya.

  • Sabtu, 07 Jan 2017 14:35

    Gubsu Erry: Sumut Miliki Tekad Besar Tuan Rumah PON 2024

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) kepengurusan periode 2012/2016 di Gra

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak