Pergantian Antar Waktu (PAW) adalah proses penggantian anggota Lembaga Legislatif seperti DPR, DPD atau DPRD yang berhenti atau diberhentikan sebelum masa jabatannya berakhir yang dilakukan melalui mekanisme karena beberapa alasan utama, seperti meninggal dunia atau mengundurkan diri.
Seperti DPD Golkar Kota Binjai. Dengan meninggal dunianya salah seorang kader mereka yang juga Anggota DPRD Binjai dari Dapil 3 Binjai Utara, yaitu Faisal Umri Lubis beberapa hari lalu, partai berlambang Pohon Beringin ini siap mengusulkan nama baru sesuai dengan hasil perolehan suara yang sudah diumumkan pada Pileg 2024 lalu.
"Berdasarkan keputusan KPU terkait perolehan suara dan peringkat pada Pileg 2024 lalu untuk Dapil Binjai Utara yaitu Sion Hatuaon Hasibuan SH," ungkap salah seorang Senior DPD Golkar Binjai, Taufik Hidayah, saat dikonfirmasi awak media, Senin (7/9).
Untuk aturannya diakui Taufik, DPD Partai Golkar Binjai akan mengusulkan nama tersebut ke tingkat DPD Provinsi. Selanjutnya untuk ketetapan adalah wewenang Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Disoal apakah proses PAW akan memakan waktu yang lama, pria yang akrab dengan awak media ini pun mengatakan bahwa hal itu tergantung dari Parpolnya masing masing.
"Sebelumnya juga pernah terjadi di Dapil 3 Binjai Utara. Yaitu almarhum Pak Boniran digantikan Faisal. Waktunya cuma hanya sekitar sebulan saja," tutur Taufik.
Disinggung adanya isu yang berkembang terkait pengunduran diri Sion Hatuaon Hasibuan SH dari Partai Golkar, Taufik pun mengaku jika ia belum mengetahuinya.
"Gak ngerti saya. Yang pasti sesuai penetapan perolehan hasil suara yang ditetapkan oleh KPU, Sion Hatuaon Hasibuan berada dibawah almarhum Faisal Umri Lubis," demikian tutup Taufik Hidayah.