Senin, 09 Des 2019 20:41
  • Home
  • Politik
  • Edy Rahmayadi: Untuk Bangsa Indonesia, Pancasila Sudah Final

Edy Rahmayadi: Untuk Bangsa Indonesia, Pancasila Sudah Final

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tony
Selasa, 26 Nov 2019 16:26
Istimewa
Edy Rahmayadi bersama Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah menghadiri acara Seminar Nasional Deradikalisasi dan Moderasi Beragama dalam rangka Dies Natalis ke-46 Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, Selasa (26/11/2019). 
Pancasila adalah konsensus dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut sudah final dan tidak dapat diubah. Jika berubah, maka NKRI akan berubah pula.

Hal itu ditegaskan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat memberi sambutan pada acara Seminar Nasional Deradikalisasi dan Moderasi Beragama dalam rangka Dies Natalis ke-46 Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, di Gelanggang Mahasiswa, Kampus I UIN SU, Jalan Sutomo, Medan, Selasa (26/11).

"Bagi bangsa Indonesia, Pancasila sudah final sebagai konsensus dasar berbangsa dan bernegara, orang-orang tua kita (pendiri bangsa) dulu mengamanahkannya, jadi kita harus melaksanakannya," kata Gubernur di hadapan ribuan mahasiswa yang hadir.

Acara yang dirangkai dengan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Polhukam) Mahfud MD, Rektor UIN Sumut Saidurrahman, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Agus Widjojo, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Wakapolda Sumut Mardiaz Kusin Dwihananto, Tuan Guru Batak Syekh Ahmad Sabban el Rahmaniy Rajagukguk, Ketua FKUB Sumut Maratua Simanjuntak, Tokoh masyarakat Sumut Rahmat Shah.


Edy Rahmayadi mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan banyak keragaman. Mulai dari pulau hingga etnis yang mencapai ribuan jumlahnya. Pancasila adalah konsensus dasar yang tepat. Untuk itu, nilai-nilai Pancasila harus menjadi gerakan nasional yang terencana dengan baik. "Meski kita berbeda, jika kita bersama, kita akan mampu menjadi bangsa yang besar dengan Pancasila," katanya.

Selain Pancasila sebagai konsensus pertama berbangsa dan bernegara, Gubernur juga menyebut beberapa konsensus yang perlu dipahami oleh seluruh masyarakat. Di antaranya bhineka tunggal ika, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Keempat konsensus dasar tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain," katanya.

Gubernur mengharapkan, seminar nasional tersebut dapat menjadi pengingat sekaligus inspirasi bagi generasi muda mengenai dasar negara. Namun tidak sampai di situ, Pancasila juga harus diimplementasikan. "Diharapkan nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi Sumatera Utara yang bermartabat," ujarnya.

Mengenai Pancasila dan agama, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan negara Pancasila bukanlah negara yang inklusif dalam beragama. "Negara tidak memberlakukan hukum agama, tapi melindungi setiap warga negara yang ingin melakukan ajaran agamanya masing-masing," ujar Mahfud.


Usai acara, Mahfud MD bersama Gubernur dan rombongan menuju lapangan yang sudah dipenuhi ribuan mahasiswa. Di sana, Mahfud mengajak para mahasiswa bersalawat untuk Rasulullah Muhammad SAW. Karena salawat juga merupakan pesan kedamaian. "Kalau Anda memang cinta Rasulullah, cinta salawat, maka cintailah kedamaian," ucapnya.

Sementara itu, Tuan Guru Batak Syekh Ahmad Sabban el Rahmaniy Rajagukguk menegaskan nasionalisme tidak bertentangan dengan ajaran agama. Menurutnya jihad agama adalah bagaimana menanamkan rasa cinta dan persaudaraan dengan sesama anak manusia.

"Ketakwaan sejati itu dekat pada Tuhan dan dekat dengan sesama anak manusia, ini penting ditanamkan pada kita," kata Tuan Guru Batak.

Sebelumnya, Rektor UIN Sumut Saidurrahman mengatakan kegiatan seminar nasional deradikalisasi dan moderasi beragama tersebut diharapkan dapat mendorong semua pihak untuk bersama-sama menekan penyebaran paham radikal di masyarakat. Serta mengutamakan dakwah kebangsaan yang humanis dan penuh rasa cinta.

Seminar yang tersebut diisi oleh berbagai narasumber. Di antaranya Menkopolhukam RI Mahfud MD, Gubernur Lemhanas RI Agus Widjojo, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo, serta Tuan Guru Batak Syekh Ahmad Sabban el Rahmaniy Rajagukguk. "Kalau bukan karena cinta, Pak Mahfud MD dan seluruhnya tidak hadir di sini," katanya.
Editor: Budi

T#g:Edy RahmayadiPancasila
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Des 2019 21:15

    KOTI PP Sergai Gotong Royong di Jalinsum Sei Rampah

    Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila bersama KOTI Pemuda Pancasila Sergai melaksanakan kegiatan gotong royong di sekitar kantor MPC PP yang baru di Sei Rampah, Kamis (5/12/2019).Ketua MPC PP Serga

  • Rabu, 06 Nov 2019 12:06

    Tolak Kenaikan UMP 8,51%, FSPMI Sumut: Ratusan Buruh Akan Demo

    Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menetapkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar Rp2.499.423. Upah ini akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.Penetapan UMP tertuang dalam SK Gubern

  • Senin, 04 Nov 2019 17:14

    30 Taruna Asal Sumut Diwisuda Panglima TNI

    Sebanyak 30 Taruna asal Sumatera Utara (Sumut) diwisuda oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama 830 Taruna lainnya, di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Kamis (31/10).Upacara

  • Senin, 04 Nov 2019 16:04

    Ketua MPC PP Kota Bogor Ajak Masyarakat Amalkan Pancasila

    Pancasila itu dikagumi seluruh negara, kebetulan saya pernah dapat kesempatan beberapa kali pendidikan ke luar negeri, mereka iri dengan Indonesia, karena Indonesia punya Pancasila.Demikian dinyatakan

  • Minggu, 20 Okt 2019 13:40

    Surat Edaran Gubernur Sumut Bukan Untuk Menghalangi Penyidik Memeriksa ASN

    Kepala Biro (Karo) Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Setdaprovsu) Andi Faisal mengklarifikasi Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi

  • Sabtu, 12 Okt 2019 12:12

    H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, Diupah-upah Sesepuh dan Kader Pemuda Pancasila Labuhanbatu

    Sesepuh dan Kader Pemuda Pancasila kabupaten Labuhanbatu, terdiri dari jajaran pengurus MPO, MPC dan Ketua PAC se-kabupaten Labuhanbatu serta tokoh masyarakat Labuhanbatu, Jum'at (11/10/19) mengu

  • Jumat, 04 Okt 2019 23:04

    Gubsu Edy Ajak LPJKP Bersinergi Membangun Sumut

    Para pelaku jasa konstruksi memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan Sumatera Utara (Sumut) menjadi provinsi yang bermartabat, khususnya sektor infrastruktur. Karena itu, diharapkan dapat

  • Rabu, 02 Okt 2019 15:02

    Dandim 0824/Jember: Idiologi Pancasila Harus Selalu Dipertahankan

    Pada setiap tanggal 1 Oktober dalam setiap tahunnya selalu dilaksanakan Hari Kesaktian Pancasila, seperti halnya yang dilakukan di Alun Alun Jember pada Selasa (01/10/2019) Pukul 10.00 Wib yang dilaks

  • Selasa, 01 Okt 2019 16:01

    Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Presiden RI Ir. H. Joko Widodo bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2019). Turut hadir pada

  • Selasa, 01 Okt 2019 12:21

    Bupati Labuhanbatu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019

    Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT bertindak sebagai pimpinan upacara Hari Kesaktian Pancasila yang bertemakan "Pancasila Sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maj

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak