Senin, 03 Agu 2020 19:36

Edy Rahmayadi Dorong Peningkatan Fasilitas Kaldera Toba

Danau Toba Jadi UNESCO Global Geopark

DELI SERDANG (utamanews.com)
Oleh: Tony
Kamis, 09 Jul 2020 10:09
Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/ Veri Ardian
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menerima audiensi Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo di rumah pribadi, Rabu (8/7/2020).
Dewan Eksekutif United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada sidang ke-209 menyepakati Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark (UGG), Selasa (7/7) di Paris. Pengakuan ini berhasil didapatkan usai perjuangan panjang selama sembilan tahun sejak diusulkan pertama kali pada tahun 2011 sebagai UNESCO Geopark Global.

Masuknya Kaldera Toba ke dalam jaringan UGG disambut gembira oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ingin agar fasilitas-fasilitas pariwisata yang ada di Kaldera Toba semakin ditingkatkan.

"Ini semakin menetapkan Kaldera Toba bukan hanya milik kita, tetapi juga dunia sehingga kita perlu menjaganya bersama-sama. Dengan ditetapkannya Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark tentunya kita harus meningkatkan fasilitas yang ada di sana agar wisatawan yang datang merasa nyaman," kata Edy Rahmayadi usai menerima laporan dari Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo di rumah pribadi gubernur di kawasan Deli Tua Deli Serdang, Rabu (8/7).


Edy Rahmayadi juga menambahkan agar masyarakat Sumut semakin meningkatkan kesadaran untuk menjaga kelestarian Kaldera Toba. "Perjuangan untuk masuk sebagai UNESCO Global Geopark sangat panjang dan sekarang setelah kita mendapatkannya harus bisa kita pertahankan bersama dengan menjaga kelestariannya," tambah Edy.

Menurut General Manager Badan Pelaksana Geopark Kaldera Toba (BPGKT) Hidayati, dengan penetapan Kaldera Toba sebagai bagian UGG akan membuka kesempatan yang besar sekaligus juga tanggung jawab besar kepada Pemprov Sumut dan masyarakat setempat.

"Kita tentu bangga dengan pengakuan ini. Perjuangan panjang kita membuahkan hasil. Kita harus bisa mempertahankannya, karena setiap empat tahun sekali ada validasi. Sangat disayangkan perjuangan selama sembilan tahun lepas karena kita kurang menjaganya," kata Hidayati saat diwawancarai melalui telepon seluler.

Penetapan Kaldera Toba bagian UGG diharapkan mampu mendorong pengembangan perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di kawasan ini. Melalui pengembangan geo-pariwisata berkelanjutan, peluang masyarakat dan Pemprov Sumut mempromosikan budaya, produk lokal dan citra Kaldera Toba lebih luas.


"Pengakuan ini penting. UNESCO akan ikut mempromosikan Kaldera Toba secara besar-besaran ke dunia sehingga promosi akan semakin luas, investor melirik dan harapannya tentu perekonomian masyarakat setempat semakin membaik. Tetapi ini bukan akhir. Ini awal atau pintu pengembangan Kaldera untuk lebih baik lagi," tambah Hidayati.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Ria Telaumbanua menambahkan dengan ditetapkannya Kaldera Toba sebagai bagian UGG, maka perhatian pemerintah akan semakin besar untuk mengembangkan kawasan ini. Menurutnya, perkembangan berkelanjutan Kaldera Toba akan mampu membuat kawasan ini menjadi sentra perekonomian masyarakat setempat.

"Perhatian pemerintah baik daerah maupun pusat akan semakin tinggi untuk Kaldera Toba setelah penetapan ini. Kaldera Toba sudah menjadi warisan dunia, sehingga tanggung jawab masyarakat setempat dan pemerintah semakin tinggi menjaga dan melestarikan kawasan ini," kata Ria melalui sambungan telepon.

Setelah penetapan ini Ria juga menambahkan pemerintah pusat, daerah dan tentunya Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT) akan terus bersinergi untuk pengembangan Kaldera Toba yang lebih baik. "Kita akan bersinergi dengan pusat, BPODT dan tentunya swasta untuk pengembangan Kaldera Toba yang lebih baik lagi," kata Ria.

Kaldera Toba merupakan satu dari 16 UNESCO Global Geopark baru yang ditetapkan Dewan Eksekutif UNESCO di Paris. Dengan ditambahkannya Kaldera Toba, maka total ada lima Geopark Indonesia yang mendapat pengakuan dari UNESCO yaitu Gunung Batur, Cileteuh, Gunung Sewu dan Rinjani.
Editor: Herda

T#g:Danau Toba
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 02 Agu 2020 13:12

    Pengalaman Wagub Sumut Minum Madu Asli Langsung dari Sarangnya

    Kali pertama mencicipi madu asli langsung dari sarang lebah, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah merasakan sensasi yang berbeda. Manisnya madu asli yang istimewa membuat wajah

  • Sabtu, 01 Agu 2020 18:01

    Wagub Sumut Takjub dengan Pemandangan Danau Toba dari Tigaras

    Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah takjub dengan keindahan pemandangan Danau Toba dari Tigaras. Salah satu kawasan pelabuhan yang ada di Danau Toba ini memiliki potensi alam

  • Selasa, 28 Jul 2020 21:28

    Ditetapkan Sebagai Unesco Global Geopark Pemprov Sumut Segera Siapkan Rencana Induk Pengembangan Kaldera Toba

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) segera menyiapkan Rencana Induk Pengembangan Geopark Kaldera Toba setelah ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark (UGG), sehingga perencanaan peng

  • Jumat, 24 Jul 2020 12:04

    Kapolda Sumut Sapa Masyarakat Parapat Dengan Bersepeda

    Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Toba, sejak Kamis (23/7/2020).Berangkat dari Mapolda Sumut, Kapoldasu be

  • Selasa, 16 Jun 2020 08:16

    Para Pengusaha Sumut Siap Bantu UMKM Sekitar Danau Toba

    Para pengusaha Sumatera Utara (Sumut) menyatakan siap membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam meringankan beban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di sekitaran Danau Toba. Karen

  • Minggu, 16 Feb 2020 18:46

    Dimana Lahan 150 Hektar untuk Pariwisata Danau Toba yang dijanjikan Bupati Samosir pada Jokowi?

    Kabupaten Samosir adalah kabupaten yang memiliki teritorial dikelilingi Danau Toba dengan tagline, Negeri Indah kepingan Surga.

  • Kamis, 05 Des 2019 17:35

    Pesta Danau Toba Digelar 9-12 Desember 2019 Di Pantai Bebas Parapat

    Festival Danau Toba (FDT) tahun 2019 akan digelar di Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Ria Nofida Telaumbanua m

  • Rabu, 13 Nov 2019 14:33

    Raja Belanda Akan Kunjungi Sumut & Danau Toba

    Raja Belanda Willem-Alexander rencananya akan mengunjungi Indonesia, 10-12 Maret 2020. Selain akan bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo, juga akan mengunjungi beberapa daerah di Indonesia, termasuk

  • Selasa, 15 Okt 2019 11:35

    Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp.4,04 Triliun Bangun Insfratuktur & Utilitas Dasar Danau Toba

    Presiden RI Joko Widodo meminta pembangunan insfratuktur di kawasan Danau Toba untuk dapat diselesaikan sesuai target yang ditentukan. Juga berpesan agar rumah yang berdiri di kawasan Danau Toba dikem

  • Senin, 23 Sep 2019 15:33

    YPDT Sampaikan Berbagai Persoalan Danau Toba Kepada Presiden

    Berbagai persoalan di Kawasan Danau Toba (KDT) masih belum mampu diselesaikan secara tuntas oleh Pemerintah Daerah (Pemda), baik itu di tingkat kabupaten (ada 7 kabupaten di KDT) maupun di tingkat pro

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak