DPRD Gelar Rapat Paripurna Tentang Nota KUA-PPAS R. APBD Batu Bara Rp1,1 T Tahun 2023
Batu Bara (utamanews.com)
Oleh: Mukhlis Aci
Selasa, 12 Jul 2022 15:32
Istimewa
Plt. Bupati Batu Bara, Oky Ikbal Frima, SE menyampaikan Nota KUA-PPAS RAPBD Kabupaten Batubara Tahun 2023 di ruang paripurna DPRD Batu Bara.
Rapat Paripurna penyampaian Nota Kebijakan Umum Anggaran Perioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) R. APBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2023. Rapat tersebut langsung dibuka oleh ketua DPRD Batu Bara M. Safi’i, SH diruang Paripurna Dewan, pada Senin (11/7/2022) semalam.
Dalam rapat paripurna tentang Nota KUA-PPAS tersebut, turut hadir Plt. Bupati Batu Bara, Oky Iqbal Frima, SE, para Anggota DPRD serta unsur Forkopimda Kabupaten Batu Bara.
Plt. Bupati Batu Bara, Oky Iqbal Frima, SE dalam penyampaian Nota KUA-PPAS R. APBD 2023, dia mengatakan dalam kesempatan ini saya mewakili pemerintah dan masyarakat Kabupaten Batu Bara turut mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan, dan segenap anggota Dewan yang telah memberikan dukungan atas kerjasama yang baik, dalam rangka melaksanakan berbagai program berupa kegiatan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat Batu Bara.
Kemudian secara ringkas Oky menyampaikan kebijakan umum rancangan APBD Batu Bara Tahun Anggaran 2023 dengan rincian sebagai berikut, yaitu rencana target pendapatan daerah Tahun Anggaran 2023 total sebesar Rp1.161.535.757.177, dan target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp146.899.968.691, sementara pendapatan transfer sebesar Rp1.014.635.788.486.
Tentunya kita berharap, dari seluruh target pendapatan daerah terutama di sektor PAD yang kita rencanakan dapat terealisasi minimal 95 persen, maksimal melebihi 100 persen. Pelampauan target PAD adalah indikator bahwa Pemkab Batu Bara serius dan bersungguh-sungguh dalam mencari sumber PAD, ujar Oky.
Lanjut Plt Bupati, yang juga sebagai Ketua DPC Gerindra Batu Bara, dalam rapat paripurna tersebut, Oqy mengemukakan untuk belanja daerah pada APBD Tahun Anggaran 2023, total belanja daerah ditargetkan sebesar Rp1.186.008.182.020, yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp833.216.797.861, belanja modal sebesar Rp153.595.441.034, dan belanja tidak terduga sebesar Rp12.000.000.000. Sedangkan belanja transfer sebesar Rp187.195.943.125.
Untuk rencana pembiayaan daerah pada APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp24.472.424.843 yang bersumber dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp58.598.459.340, dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp34.126.034.497, jelasnya.
Terakhir pada sidang paripurna penyampaian Nota KUA-PPAS, Oky mengemukakan terkait penerimaan pembiayaan bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran atau SILPA Tahun 2022 yang diasumsikan sebesar Rp58.598.459.340. Sementara pengeluaran pembiayaan bersumber dari pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo sebesar Rp24.126.034.497, da penyertaan modal daerah sebesar Rp10 miliar, tutupnya