Rabu, 17 Okt 2018 19:59
HUT Pemkab Labuhanbatu
  • Home
  • Pendidikan
  • Wakasad: Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur

Wakasad: Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur

Magelang (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Jumat, 21 Sep 2018 09:21
Pendam I/BB
Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change sekaligus Entrepreneur berwawasan kebangsaan. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada seminar nasional yang bertemakan "Mempersiapkan Generasi Muda Dalam Membangun Peradaban Modern Guna Mendukung Pertahanan Negara", di Lembah Tidar Akademi Militer, Magelang, Kamis (20/9/2018).

Menurut Alumni Akmil yang dilantik tepat 32 tahun lalu (20 September 1986), generasi muda saat sekarang sangat berbeda dengan era sebelumnya. Kemajuan teknologi informasi yang bergerak secara eksponensial telah merubah dunia menjadi semakin kecil dan tanpa batas, serta menggiring generasi muda kedalam paradoks kehidupan yang bisa menguntungkan juga menghancurkan masa depan dirinya maupun bangsanya.

"Di abad informasi dan globalisasi seperti saat ini, Ilmu pengetahuan dan akses terhadap informasi terbuka dari bermacam-macam sumber menjadikan cara pandang generasi muda jauh lebih luas serta menimbulkan paradoks seperti yang telah dirasakan sejak akhir abad ke-20," ujar Wakasad.


Menyadari fenomena era modern tersebut, mengutip pernyataan Ir. Sukarno dan Suharto serta Presiden Ir. Joko Widodo yang menekankan tentang peran generasi muda yang penuh tantangan di era persaingan global yang destruktif dan perkembangan teknologi yang bergerak sangat dinamis.

"Kita, rakyat dan negara Indonesia, mau tidak mau, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, pasti akan memasuki era yang penuh tantangan ini. Sebagai bangsa petarung, kita harus yakin menghadapinya", tegas Wakasad.

Di hadapan 714 peserta baik Mahasiswa/i se-Jateng-DIY dan Taruna/i Akmil, AAL, AAU dan Akpol, Wakasad mengingatkan agar generasi muda selalu terhadap perkembangan lingkungan strategis, terutama sepak terjang negara yang memiliki kekuatan besar di bidang politik, ekonomi dan Hankam seperti Amerika Serikat dan Rusia serta China.

"Rivalitas antar negara adi daya tersebut semakin meruncing, dan inisiatif Amerika Serikat mengganti istilah Asia-Pasifik menjadi Indo-Pasifik menandakan adanya perubahan strategi dan proyeksi konflik masa depan yang mengarah ke sentral pertumbuhan paling menjanjikan yaitu di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur," papar Wakasad.

Menurut mantan Pangdam IV/Diponegoro, di kawasan regional Asia masih banyak permasalahan yang tidak bisa dikesampingkan dapat mengancam kepentingan Indonesia, seperti krisis Laut Cina Selatan, terorisme, radikalisme, ISIS dan  berbagai kejahatan transnasional termasuk fakta pertahanan yang dibangun negara tetangga. 

Sedangkan di dalam negeri, di tengah badai internet dan media sosial, bangsa kita juga sedang mengalami euphoria demokratisasi yang tidak sehat dan juga penguatan faham radikalisme dan intoleransi yang dapat menghancurkan bangsa. "Tantangan dan persoalan di era Revolusi Industri 4.0 ini mencerminkan  tuntutan pekerjaan yang akan dihadapi generasi muda kini. Kekhawatiran utama di masa depan kita adalah kemampuan untuk mempertahankan dan mengelola seluruh sumber daya bangsa. Saat ini kita harus cermati berbagai ancaman berbasis teknologi yang seperti thread, cyber thread, inequality thread dan lain sebagainya yang dapat memicu konflik perpecahan bangsa," terang Wakasad

"Kalian harus sadari dan  pahami semua permasalahan bangsa serta terus membina diri untuk menjadi generasi yang berdaya saing global, karena nantinya dapat dijadikan dasar menentukan langkah-langkah strategis dalam mengelola semua potensi kekayaan negara  kita yang demikian besar," ujar Wakasad.

Menurut Wakasad untuk menghadapi hal tersebut, generasi muda harus disiapkan sebagai aktor utama yang handal dalam pembangunan nasional yaitu sebagai agen perubahan sekaligus entrepreneur yang berwawasan kebangsaan yang tidak bisa hanya diperoleh dari pendidikan formal.

"Hal paling mendasar adalah pembangunan karakter untuk membentuk pribadi yang memiliki intelektualitas, nilai seni dan kreativitas, integritas serta keluhuran budi pekerti yang kuat untuk menghadapi setiap tantangan," urai Wakasad.

Dalam kesempatan tersebut Wakasad  berharap agar generasi muda harus selalu memelihara rasa bangga dan keinginan untuk membawa perubahan serta menumbuhkembangkannya dalam bentuk idealisme yang teguh.

"Generasi muda harus mau berfikir luas namun bertindak secara sederhana atau think globally, act locally," sambung Wakasad.

Selain itu juga Letjen TNI Tatang Sulaiman menitipkan pesan dari Kasad Jenderal TNI Mulyono kepada generasi muda untuk senantiasa bersemangat dan tanpa lelah menempuh jalan yang sulit namun mulia, dari pada memilih jalan yang mudah namun hina, serta jangan menjadikan keragaman yang ada sebagai perbedaan. "Jadikanlah keragaman itu pelengkap dan penyempurna yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa", pungkas Wakasad.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Dirjen Pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek Dikti Intan Ahmadi, Phd., selaku keynote speaker menekankan perlunya literasi baru dalam menghadapi persaingan global, yaitu tidak hanya cukup membaca, menulis dan matematika saja melainkan juga literasi data, literasi teknologi, literasi manusia serta pembelajaran sepanjang hayat.

Setelah Wakasad, diskusi dilanjutkan dengan nara sumber Dr. P.M. Laksono, M.A. (Guru Besar PPS/FIB UGM), dan Dr. Sri Rumgiyarsih, M.Sc. (Kaprodi S2/S3 Kependudukan UGM) dan moderator Dr. Iva Ariani, SS.,M.Hum. 

Dalam seminar tersebut hadir Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, Wagub Akmil Brigjen TNI Wirana P.B. Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dan beberapa pejabat teras TNI AD lainnya.

Editor: Erickson

T#g:ekonomiKASADPengusahaTaruna
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Senin, 15 Okt 2018 09:05

    Wakil Walikota Buka Sosialisasi SDGs Kota Tebing Tinggi

    Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang diwakili oleh Wakil WalikotaTebing Tinggi Ir. H. Oki Doni Siregar membuka Acara Sosialisasi Rencana Aksi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Go

  • Selasa, 09 Okt 2018 08:39

    Panglima Kogasgabpad Himbau Warga Kembali ke Sulawesi Tengah

    Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Mayjen TNI Tri Suwandono menghimbau kepada warga masyarakat yang sebelumnya telah meninggalkan Kota Palu, Kabupaten Donggala dan KabupatenSigi, ag

  • Jumat, 05 Okt 2018 18:05

    150 Personel TNI Amankan Roda Perekonomian di Pasar Inpres Palu

    Sebanyak 150 personel TNI ditempatkan di Pasar Inpres yang terletak di jantung Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk membantu mengamankan jalannya roda perekonomian agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan

  • Jumat, 05 Okt 2018 09:05

    TNI Gelar Bakti Sosial di Merauke Papua

    Kasad Jenderal TNI Mulyono tiba di Kabupaten Marauke, sekitar pukul 15.30 WIT Kamis sore (4/10/2018) dengan Pesawat Boing 737 milik TNI AU dalam rangka mewakili Panglima TNI bertindak sebagai Inspektu

  • Kamis, 20 Sep 2018 07:20

    Kasad: Piala Panglima TNI 2018 ajang unjuk prestasi dan momen tingkatkan soliditas sesama patriot bangsa

    Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, memimpin upacara laporan kontingen TNI AD dalam rangka mengikuti kejuaraan Piala Panglima TNI tahun 2018 di Aula A.H. Nasution, Mabesad Jakarta

  • Sabtu, 08 Sep 2018 18:48

    Ketua Umum Dharma Pertiwi Hadiri Talkshow Akses Pemasaran

    Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menghadiri Talkshow "Akses Pemasaran" Gebyar Karya Pertiwi 2018 di Balai Sudirman, Jl. Dr. Saharjo No. 268, Jakarta Selatan, Sabtu (8/9/2018). S

  • Minggu, 05 Agu 2018 20:25

    Gebyok Kayu Jati Kenangan Reuni Perak Alumni AAU 93

    Gebyok (bahasa Jawa) yang terbuat dari kayu Jati menjadi pilihan kenang-kenangan Alumnus Akademi Angkatan Udara Angkatan 1993, ditayangkan pada acara Reuni Perak 'Palaksara 93' di Gedung Sab

  • Rabu, 25 Jul 2018 11:55

    H Solahuddin Nst Mundur Dari Kepengurusan Partai Golkar Sumut

    H. Solahuddin Nst SE, MS.i Wakil Ketua DPD PartaI Golkar Sumatera Utara secara resmi mengajukan surat pengunduran diri dari kepengurusan Partai Golkar Sumatera Utara.

  • Kamis, 19 Jul 2018 14:19

    Panglima TNI Hadiri Upacara Praspa TNI dan Polri Tahun 2018

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu S

  • Kamis, 19 Jul 2018 05:19

    TNI-Polri Komponen Utama Keamanan dan Stabilitas Nasional

    Keberhasilan seluruh program nasional dan internasional itu menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia. TNI-Polri sebagai bagian dari elemen bangsa memiliki tanggung jawab besar, k

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak