Rabu, 03 Jun 2020 23:20
  • Home
  • Pendidikan
  • Wakasad: Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur

Wakasad: Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur

Magelang (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Jumat, 21 Sep 2018 09:21
Pendam I/BB
Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change sekaligus Entrepreneur berwawasan kebangsaan. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada seminar nasional yang bertemakan "Mempersiapkan Generasi Muda Dalam Membangun Peradaban Modern Guna Mendukung Pertahanan Negara", di Lembah Tidar Akademi Militer, Magelang, Kamis (20/9/2018).

Menurut Alumni Akmil yang dilantik tepat 32 tahun lalu (20 September 1986), generasi muda saat sekarang sangat berbeda dengan era sebelumnya. Kemajuan teknologi informasi yang bergerak secara eksponensial telah merubah dunia menjadi semakin kecil dan tanpa batas, serta menggiring generasi muda kedalam paradoks kehidupan yang bisa menguntungkan juga menghancurkan masa depan dirinya maupun bangsanya.

"Di abad informasi dan globalisasi seperti saat ini, Ilmu pengetahuan dan akses terhadap informasi terbuka dari bermacam-macam sumber menjadikan cara pandang generasi muda jauh lebih luas serta menimbulkan paradoks seperti yang telah dirasakan sejak akhir abad ke-20," ujar Wakasad.


Menyadari fenomena era modern tersebut, mengutip pernyataan Ir. Sukarno dan Suharto serta Presiden Ir. Joko Widodo yang menekankan tentang peran generasi muda yang penuh tantangan di era persaingan global yang destruktif dan perkembangan teknologi yang bergerak sangat dinamis.

"Kita, rakyat dan negara Indonesia, mau tidak mau, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, pasti akan memasuki era yang penuh tantangan ini. Sebagai bangsa petarung, kita harus yakin menghadapinya", tegas Wakasad.

Di hadapan 714 peserta baik Mahasiswa/i se-Jateng-DIY dan Taruna/i Akmil, AAL, AAU dan Akpol, Wakasad mengingatkan agar generasi muda selalu terhadap perkembangan lingkungan strategis, terutama sepak terjang negara yang memiliki kekuatan besar di bidang politik, ekonomi dan Hankam seperti Amerika Serikat dan Rusia serta China.

"Rivalitas antar negara adi daya tersebut semakin meruncing, dan inisiatif Amerika Serikat mengganti istilah Asia-Pasifik menjadi Indo-Pasifik menandakan adanya perubahan strategi dan proyeksi konflik masa depan yang mengarah ke sentral pertumbuhan paling menjanjikan yaitu di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur," papar Wakasad.

Menurut mantan Pangdam IV/Diponegoro, di kawasan regional Asia masih banyak permasalahan yang tidak bisa dikesampingkan dapat mengancam kepentingan Indonesia, seperti krisis Laut Cina Selatan, terorisme, radikalisme, ISIS dan  berbagai kejahatan transnasional termasuk fakta pertahanan yang dibangun negara tetangga. 

Sedangkan di dalam negeri, di tengah badai internet dan media sosial, bangsa kita juga sedang mengalami euphoria demokratisasi yang tidak sehat dan juga penguatan faham radikalisme dan intoleransi yang dapat menghancurkan bangsa. "Tantangan dan persoalan di era Revolusi Industri 4.0 ini mencerminkan  tuntutan pekerjaan yang akan dihadapi generasi muda kini. Kekhawatiran utama di masa depan kita adalah kemampuan untuk mempertahankan dan mengelola seluruh sumber daya bangsa. Saat ini kita harus cermati berbagai ancaman berbasis teknologi yang seperti thread, cyber thread, inequality thread dan lain sebagainya yang dapat memicu konflik perpecahan bangsa," terang Wakasad

"Kalian harus sadari dan  pahami semua permasalahan bangsa serta terus membina diri untuk menjadi generasi yang berdaya saing global, karena nantinya dapat dijadikan dasar menentukan langkah-langkah strategis dalam mengelola semua potensi kekayaan negara  kita yang demikian besar," ujar Wakasad.

Menurut Wakasad untuk menghadapi hal tersebut, generasi muda harus disiapkan sebagai aktor utama yang handal dalam pembangunan nasional yaitu sebagai agen perubahan sekaligus entrepreneur yang berwawasan kebangsaan yang tidak bisa hanya diperoleh dari pendidikan formal.

"Hal paling mendasar adalah pembangunan karakter untuk membentuk pribadi yang memiliki intelektualitas, nilai seni dan kreativitas, integritas serta keluhuran budi pekerti yang kuat untuk menghadapi setiap tantangan," urai Wakasad.

Dalam kesempatan tersebut Wakasad  berharap agar generasi muda harus selalu memelihara rasa bangga dan keinginan untuk membawa perubahan serta menumbuhkembangkannya dalam bentuk idealisme yang teguh.

"Generasi muda harus mau berfikir luas namun bertindak secara sederhana atau think globally, act locally," sambung Wakasad.

Selain itu juga Letjen TNI Tatang Sulaiman menitipkan pesan dari Kasad Jenderal TNI Mulyono kepada generasi muda untuk senantiasa bersemangat dan tanpa lelah menempuh jalan yang sulit namun mulia, dari pada memilih jalan yang mudah namun hina, serta jangan menjadikan keragaman yang ada sebagai perbedaan. "Jadikanlah keragaman itu pelengkap dan penyempurna yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa", pungkas Wakasad.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Dirjen Pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek Dikti Intan Ahmadi, Phd., selaku keynote speaker menekankan perlunya literasi baru dalam menghadapi persaingan global, yaitu tidak hanya cukup membaca, menulis dan matematika saja melainkan juga literasi data, literasi teknologi, literasi manusia serta pembelajaran sepanjang hayat.

Setelah Wakasad, diskusi dilanjutkan dengan nara sumber Dr. P.M. Laksono, M.A. (Guru Besar PPS/FIB UGM), dan Dr. Sri Rumgiyarsih, M.Sc. (Kaprodi S2/S3 Kependudukan UGM) dan moderator Dr. Iva Ariani, SS.,M.Hum. 

Dalam seminar tersebut hadir Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, Wagub Akmil Brigjen TNI Wirana P.B. Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dan beberapa pejabat teras TNI AD lainnya.

Editor: Erickson

T#g:ekonomiKASADPengusahaTaruna
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2020 18:12

    Jelang Berakhirnya Kontrak BOT, Akhyar Tinjau Medan Mall

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau Medan Mall di Jalan MT Haryono No 8, Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota, Selasa (2/6/2020).

  • Minggu, 31 Mei 2020 17:31

    Muspika Balung Jember Buka Kembali Mini Market

    Sejumlah pasar dan mini market di Kecamatan Balung Kabupaten Jember, yang ditutup selama beberapa bulan, kini mulai diijinkan buka kembali.

  • Rabu, 20 Mei 2020 16:40

    Sumut Diapresiasi, Pembentukan TPAKD Lengkap dan Capai 81% OSOA

    Sumatera Utara (Sumut) menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) provinsi dan tingkat kabupaten/kota per Maret 2020. Sa

  • Rabu, 13 Mei 2020 10:13

    Karang Taruna Sumut, Kota Medan dan Kecamatan Medan Helvetia Laksanakan Bakti Sosial di Pasar Sei Sikambing

    Karang Taruna Taruna Sumut dan Kota Medan bersama Karang Taruna Se-kecamatan Medan Helvetia membagikan Takjil, Masker dan peletakan tempat air cuci tangan di wilayah pajak Sei Sikambing, Selasa (12/5/2020).

  • Kamis, 07 Mei 2020 11:57

    Wabah Corona, Karang Taruna Kecamatan Dolok Sigompulon Bagi-bagi Sembako

    Ketua Karang Taruna Kecamatan Dolok Sigompulon pimpin pelaksanaan penyerahan bantuan Sembako pada hari Selasa (05/05/2020), kepada masyarakat kurang mampu di Desa Tanjung Baru Silaiya dan di desa Sima

  • Senin, 13 Apr 2020 18:13

    Ridwan Kamil Ajak Karang Taruna Pastikan Warga Terdampak COVID-19 Dapat Bantuan

    Pemda Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengajak generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Jabar bergerak menanggulangi COVID-19.

  • Minggu, 12 Apr 2020 20:02

    Karang Taruna Simalungun Berpartisipasi Melindungi Negeri

    Berpartisipasi untuk melindungi negeri dan masyarakatnya adalah tanggung jawab seorang warga negara dimana pun dia berada.

  • Jumat, 10 Apr 2020 05:50

    Karang Taruna Simalungun Cegah Covid-19 Lewat Penyemprotan Disinfektan

    Bona Uli Rajagukguk Ketua Karang Taruna Kabupaten Simalungun terus berupaya untuk memutus dan mencegah penyebaran covid-19 dengan melakukan rutinitas di kecamatan- kecamatan melalui penyemprotan disinfektan.

  • Sabtu, 28 Mar 2020 18:38

    Karang Taruna Sumut dan Kota Medan Terus Melawan Penyebaran COVID-19

    Pengurus Kadang Taruna Provinsi Sumut dan Kota Medan dengan ikhlas terus melakukan upaya agar bisa meminimalisir penyebaran virus Corona dengan sangat serius.

  • Senin, 23 Mar 2020 15:53

    Ketua Karang Taruna Labuhanbatu Sampaikan Himbauan Cegah Penyebaran Virus Corona

    Merebaknya Virus Corona (Covid-19) menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat termasuk juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Labuhanbatu Aswin Syaputra, S.Kep, Ns, MKM.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak