Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Wabup Tapteng), Mahmud Efendi, melepas keberangkatan 26 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) VI Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli Pandan, di kampus setempat.
Puluhan mahasiswa dari tiga program studi tersebut bakal menjalani KKN selama 40 hari di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Tapteng. Agenda ini digelar sebagai bentuk pengabdian masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam sambutan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, mengapresiasi konsistensi STPK Matauli Pandan dalam menyelenggarakan KKN, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, KKN memiliki peran strategis untuk mendukung pembangunan daerah berbasis potensi lokal.
"Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu kelautan dan perikanan secara langsung di tengah masyarakat. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Tapanuli Tengah, yang memiliki potensi sumber daya laut yang sangat besar dengan garis pantai hampir 200 kilometer," kata Mahmud Efendi, Senin (27/7/2026).
Selain itu, Mahmud menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan civitas akademika STPK Matauli Pandan yang terus mencetak sumber daya manusia kompeten di bidang kelautan dan perikanan demi kemajuan Tapanuli Tengah.
"Jagalah keimanan, ketakwaan, sikap, dan perilaku selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Dengan bekal ilmu pengetahuan yang dipadukan dengan akhlak yang baik, saya yakin para mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus menjaga nama baik almamater," tutur Wakil Bupati Tapteng.
Sementara itu Ketua STPK Matauli Pandan, Eddiwan, menyampaikan pujian dan terima kasih kepada Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, atas kehadiran serta dukungan Pemkab Tapteng terhadap pelaksanaan KKN VI Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli Tahun Ajaran 2026.
Dijelaskan Eddiwan, peserta KKN berjumlah 26 mahasiswa yang berasal dari tiga program studi, diantaranya Sosial Ekonomi Perikanan, Teknologi Penangkapan Ikan, dan Akuakultur.
Sambungnya, para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di lokasi berbeda, yaitu di Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri, Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut, dan Desa Teluk Roban, Kecamatan Sorkam, serta Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung.
Ketua STPK Matauli Pandan juga berharap para mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, memperoleh pengalaman langsung di tengah masyarakat, serta membangun sinergi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah desa atau kelurahan maupun masyarakat di lokasi KKN.