Di zaman yang serba digital seperti sekarang, mudahnya akses terhadap pornografi menjadi salah satu perhatian yang menimbulkan kekhawatiran yang cukup serius. Tersalur Medan memanfaatkan kekhawatiran ini dengan turun langsung untuk menyebarkan kesadaran tentang resiko pornografi di SMAIT Al - Fityan Medan.
Dengan mengusung tema “Teenager and Virtual Porn”, Tersalur Medan melakukan penyuluhan kepada remaja, khususnya yang duduk dibangku sekolah menengah atas tentang bahayanya pornografi.
Tersalur Medan mengemas tema pornografi dengan menyinggung beberapa aspek, diantaranya aspek ekonomi, media, dan psikologi serta membawa pemateri-pemateri hebat. Para pemateri menjelaskan bahwa pornografi sangat berbahaya apalagi jika remaja sudah kecanduan pornografi, mudahnya akses internet membuat konten-konten pornografi bisa masuk tidak terbendung.
“Bahayanya media sekarang itu adalah kadang anak-anak tidak bermaksud mencari konten pornografi, tapi ketika mereka terus scroll, konten itu bisa muncul sendiri. Itulah bahayanya menggunakan media jika kita tidak bijaksana,” ucap Nazil pada Jumat (24/11/23).
Penyuluhan bahaya pornografi di sekolah SMAIT Al-Fityan Medan menjadi kegiatan dalam program kerja Tersalur Medan yang diberi nama “Tersalur Goes To School” dan SMAIT Al-Fityan Medan menjadi sekolah pertama yang dikunjungi untuk program tersebut.
Tersalur Medan merupakan sebuah komunitas anak muda yang peduli akan kemanusiaan. Berdiri sejak tahun 2020, Tersalur hadir mengulurkan tangan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.
Tersalur Medan menjadikan 3 poin SDGs sebagai visi & misi komunitasnya. Tersalur menekankan pada poin ke-3 yaitu kesehatan dan kesejahteraan, poin ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, dan pada poin ke-8 yaitu pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi.
Dalam program kerja Tersalur Medan Goes To School, Tersalur Medan kembali mewujudkan program SDGs pada poin ke-4 yaitu pendidikan yang berkualitas.
Pilmon Ginting selaku kepala sekolah mengungkapkan apresiasinya kepada Tersalur Medan, “Tersalur Medan itu berisi anak muda yang pastinya sibuk, tapi masih berfikir untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan. Semoga dengan diadakannya penyuluhan ini kita bisa jadi benteng terdepan untuk melawan pornografi”.
Sesi penyuluhan di SMAIT Al-Fityan Medan tidak hanya berisi pemaparan materi tentang bahayanya pornografi saja. Dalam kegiatan tersebut, Tersalur Medan juga mengadakan sesi interaktif yang memberi kesempatan pada para siswa untuk bertanya dan memberikan pendapat mereka tentang bahayanya pornografi.
Tersalur Medan berharap program Tersalur Goes To School ini nantinya akan menjadi program tetap dari Tersalur Medan, dan nantinya sekolah yang akan dikunjungi lebih beragam lagi.