Jumat, 07 Agu 2020 22:42
  • Home
  • Pendidikan
  • Pelayanan Guru Di Masa Pandemi COVID-19 di Tapanuli Utara

Pelayanan Guru Di Masa Pandemi COVID-19 di Tapanuli Utara

Taput (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Jumat, 31 Jul 2020 00:01
Istimewa
Dampak pendemik COVID-19 di lingkungan pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), sekolah tingkat TK/PAUD, SD dan SMP berjalan baik, walaupun belum secara serentak siswa masuk kelas. 

Murid sekolah, sebagian atau sedikit saja yang datang ke sekolah menggunakan baju rumah dan itu hanya sebentar kurang dari dua jam. Dari pantauan UTAMA.NEWS di lapangan, belum ada sekolah yang secara serentak mengikuti pelajaran di ruang kelas. Pembelajaran dilaksanakan melalui class room atau zoom. 

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Taput Bontor Hutasoit, Kamis (30/07), menjelaskan sistem pembelajaran tahun ajaran baru 2020-2021 tingkat sekolah TK/PAUD, SD dan SMP dengan dua methode, yaitu 'Daring'(dalam jaringan) dan 'Luring'(luar jaringan).

"Tahun ajaran baru di kab.Taput sudah dilaksanakan, walaupun untuk situasi saat ini belum bisa 'tatap muka' (di ruang kelas). Hal ini sesuai dengan SKB(surat keputusan bersama) 4 Menteri (Menteri Kesehatan, Pendidikan & Kebudayaan, Agama dan Dalam Negeri). Pembelajaran 'tatap muka' paling cepat untuk tingkat SMP paling cepat bulan Juli, SD bulan September dan TK/PAUD bulan November", ucapnya


Dijelaskan Bottor, adapun 'tatap muka' jika daerah tersebut memenuhi beberapa syarat, yaitu daerah tersebut berada di dalam ziona hijau, ada izin Bupati, Kesiapan Sekolah dan ada persetujuan orang tua murid.

"Di Kab.Taput pembelajaran 'tatap muka' belum bisa dilakukan, maka pembelajaran kita lakukan dengan dua methode,yaitu secara 'Daring' dan 'Luring'. Satuan pendidikan melaksanakan methode 'Daring', harus memperhatikan dan mempertimbangkan akses jaringan internet, fasilitas pembelian paket pulsa dan kemampuan anak didik ataupun orang tua didik memiliki Android maupun membeli pulsa paket. Jangan dipaksakan, karena bisa dilakukan dengan methode 'Luring', ujarnya.

"Dengan Visit Home, guru mengunjungi atau mendatangi murid-murid ke rumahnya. Dan, penugasan guru ataupun orang tua murid secara berkala untuk menerima tugas-tugas anak didik murid. Juga dengan cara campuran, dikala guru berkunjung mendatangi anak didik ke rumah-rumah, guru bisa mengundang orang tua atau anak didik untuk mendapatkan materi pembelajaran", terangnya

Lanjut Bottor, pada prinsipnya hal ini dilakukan, untuk menjaga keselamatan dan kesehatan siswa, guru dan orang tua siswa. Kita tetap memenuhi dan melakukan protokol kesehatan.


Penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Siswa)pada era normal baru, terang Bottor, dapat membiayai dalam menjaga kebersihan sekolah. Di dalam hal ini penyemprotan disinfektan berkala di lingkungan sekolah, masker, transport guru visit home, wastafel cuci tangan dan pulsa paket siswa juga guru. Juga lainnya, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan sekolah. 

"Kita mengharapkan Guru-guru dalam situasi pandemic Covid-19 saat ini, perlu perhatiannya. Walaupun hal ini sedikit capek dalam pelayanan pendidikan pada methode 'Luring', tetap memperhatikan letak geografis dan lingkungan yang dikunjungi atau mendatangi siswa-siswa. Jika dalam methode 'Daring' janganlah dipaksakan secara keseluruhan. Karena, kita tidak mau membebani orang tua murid membeli Android dan Pulsa Paket Kuota", harapnya.
Editor: Robi

T#g:GuruTaput
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2020 16:07

    Sumbangkan Kerbau Untuk Qurban, Kapolres Taput Mendapat Apresiasi dari MUI

    Ketua MUI Samsul Pandiangan sampaikan apresiasinya kepada Kapolres Tapanuli Utara AKBP Jonner Samosir SIK sebagai bentuk kepeduliannya menyumbangkan satu ekor kerbau sebagai Qurban menyambut Idul Adha

  • Jumat, 07 Agu 2020 12:27

    Evaluasi Akhir Patuh Toba 2020 Di Taput, 1.500 Masker Dibagi ke Warga

    Operasi Patuh Toba 2020 berakhir, ditemukan fakta lebih banyak pengguna kendaraan melanggar protokol kesehatan dari pada melanggar aturan lalu lintas.

  • Rabu, 05 Agu 2020 16:35

    Tarutung, Kota Wisata Rohani Di Bawah Bayang-bayang Praktek Judi

    Kota Tarutung merupakan ibukota Kabupaten Tapanuli Utara yang identik dikenal sebagai Kota Wisata Rohani. Salib Kasih berdiri kokoh dan megah di Bukit Siatas Barita sebagai monumen penghargaan terhada

  • Kamis, 30 Jul 2020 12:00

    Gubernur Jabar Keluarkan SK Penugasan 1.461 Guru Non-PNS Bersertifikat Pendidik

    Sebanyak 1.461 guru non-Pegawai Negeri Sipil (non-PNS) bersertifikat pendidik menerima Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Nomor: 896/Kep.379-Disdik/2020 tentang Penugasan Guru Bukan Pega

  • Rabu, 29 Jul 2020 16:29

    Kunjungan Kerja DPRDSU ke Taput, Pendampingan dan Pengawasan Pendistribusian Bantuan Pemerintah

    Ketua dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari daerah pemilihan sembilan (Dapil 9) melakukan Kunker (kunjungan kerja) ke Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Rabu (29/7/2020).Dalam pertemuan di ruma

  • Rabu, 29 Jul 2020 10:19

    Tiga hari hilang setelah memancing, Marto Tumanggor ditemukan tidak bernyawa

    Resiko memancing bisa dikatakan kecil sekali. Banyak orang yang memancing, hanya sekedar hobby tidak mata pencarian. Berbeda dengan Marto Tumanggor (40), seorang bapak warga Dusun Goting Hopo Desa Got

  • Selasa, 28 Jul 2020 15:58

    Sejumlah Oknum Kepsek dan Guru SMA di Pakpak Bharat jadi Timses Bakal Calon Bupati

    Pilkada Pakpak Bharat bakal digelar 9 Desember 2020 meski demikian tensi politik sudah mulai memanas. Tim sukses (timses) pun sudah mulai bermunculan, tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN) Dina

  • Sabtu, 25 Jul 2020 12:45

    Penebangan Pinus Di Salib Kasih Diduga Masih Menggunakan Satu Dokumen Angkut Terverifikasi

    Wilayah lokasi wisata Salib Kasih kabupaten Tapanuli Utara (Taput) provinsi Sumut, dipenuhi pohon Pinus. Hutan Pinus tampak berdiri tegak dari kota Tarutung. Namun indahnya pohon Pinus ini, mulai berb

  • Jumat, 24 Jul 2020 09:04

    Persetujuan Bersama Bupati dan DPRD Taput untuk Penambahan penyertaan modal PT. Bank Sumut

    Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (PemkabTaput) bersama DPRD Taput menyatakan persetujuan bersama pada sidang paripurna, Kamis (23/07), pada Ranperda (rancangan peraturan daerah) tentang 'Penam

  • Kamis, 23 Jul 2020 07:23

    Bawa Sabu, Pak Guru Ini Ditangkap Tim Polsek Kualuh Hulu

    Unit Opsnal Reskrim Polsek Kualuh Hulu di bawah pimpinan Kanit Reskrim IPDA. Yuna H. Gultom SH.MH telah mengamankan seorang laki-laki diduga pelaku tindak pidana narkotika pada hari Rabu (22/07/2020)

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak