Senin, 10 Agu 2020 00:39
  • Home
  • Pendidikan
  • Panglima TNI: SDM Adalah Aset Utama Dalam Suatu Organisasi

Panglima TNI: SDM Adalah Aset Utama Dalam Suatu Organisasi

Solo (utamanews.com)
Oleh: Tommy/rls
Jumat, 20 Sep 2019 19:20
Puspen TNI
Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah aset utama dalam suatu organisasi. Sebagai Panglima TNI saya sangat berkepentingan terhadap kualitas generasi muda Indonesia masa depan. Mereka tidak harus menjadi tentara, tetapi dengan kualitas dan nasionalisme yang tidak diragukan maka akan menjadi mudah bagi TNI untuk bekerja sama membangun ketahanan nasional melalui pertahanan militer dan non-militer.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada acara Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa dengan orasi ilmiah yang berjudul "Membangun Sumber Daya Manusia Unggul Dalam Menghadapi Era Perubahan Mewujudkan Indonesia Maju", di Auditorium GPH Haryo Mataram Gedung Rektorat Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (20/9/2019).

Di hadapan 1.188 audiens, Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul, berharap antara militer dan non-militer dapat mewujudkan kolaborasi yang baik dalam rangka pertahanan negara. "Perlu disadari adalah bahwa saat ini kita sedang menghadapi era perubahan, yang harus dikelola dengan baik, agar dapat mewujudkan Indonesia maju di masa depan," ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mampu melakukan rekayasa lingkungan sampai dengan tingkat atom di bidang fisika, genetika di bidang biologi, dan menciptakan makhluk an-organik yang memiliki kecerdasan yaitu komputer dan internet.


"Seiring dengan perkembangannya sebagai makhluk sosial, manusia berinteraksi dalam organisasi yang semakin modern, sampai tingkat negara, bahkan hingga tingkat regional dan internasional," katanya.

Selanjutnya dikatakan bahwa Sumber Daya Manusia hal yang utama dalam organisasi. Kemajuan sebuah organisasi ditentukan oleh kemampuan sumber daya manusianya dalam menguasai ilmu pengetahuan disertai budaya yang konstruktif dan etis, sehingga menghasilkan keluaran dan manfaat bagi seluruh manusia anggota organisasi.

"Organisasi harus didesain lebih fleksibel untuk dapat mengikuti perubahan. Sumber Daya Manusia pengawak organisasi harus terus di-upgrade kemampuan dan kesadarannya agar  bisa mengikuti arus serta arah perubahan," ungkap Panglima TNI.


Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menuturkan bahwa pendidikan harus mereformasi diri agar mampu menyiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul. "Setidaknya ada beberapa karakteristik SDM yang harus kita siapkan menghadapi masa depan yang sudah di depan pelupuk mata, yaitu terbuka, multiguna, super spesialis, terpadu, dan mentalitas kesadaran akan kultur perubahan," jelasnya.

"TNI sendiri terus berbenah, mereformasi diri untuk tidak terkenang dengan romantika kejayaan masa lalu, namun terus bergerak dalam putaran roda perubahan. Keterlibatan TNI dalam operasi-operasi militer selain perang, seperti mengatasi aksi terorisme, penanggulangan bencana alam, penanganan kesehatan dan gizi buruk di daerah terpencil," tuturnya.

Di sisi lain, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan, tak bisa dipungkiri dan dihindari bahwa Indonesia sudah menjadi bagian dari entitas global. Globalisasi adalah proses integrasi internasional karena pertukaran gagasan, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. "Tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945, adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," ucapnya.

Panglima TNI mengatakan, satu hal yang penting adalah bahwa dalam membangun bangsa, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri oleh komponen bangsa. Diperlukan kerja sama dan kolaborasi berbagai komponen bangsa untuk mencapai kemajuan dan keunggulan bangsa. "Seperti Lembaga Pemerintah, TNI, Polri dan aparat keamanan lainnya, Lembaga-lembaga Pendidikan, para pengusaha, Lembaga Swadaya Masyakarat (LSM), serta masyarakat umum seluruhnya bertanggungjawab untuk membangun bangsa," pungkasnya.

Editor: Herda

T#g:MilenialSDM
Berita Terkait
  • Kamis, 04 Jun 2020 23:04

    Jokowi ingin pembentukan SDM unggul berdasarkan tren masa depan, bukan ilmu masa lalu

    Pembentukan SDM yang unggul di masa depan tidak bisa lagi berdasarkan ilmu yang dibentuk berdasarkan masa lalu, tapi tren masa depan.

  • Jumat, 08 Mei 2020 07:08

    Bang Ijeck Ajak Milenial Bergerak Bantu Pemerintah Lawan Covid-19

    Wagub Sumut Musa Rajekshah mengajak milenial Sumut membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19. Selain itu, dia juga berharap agar kaum milenial tergerak hatinya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan di sekelilingnya.

  • Minggu, 22 Mar 2020 09:02

    Kelompok Usia Muda Bisa Terkena Corona dan Tanpa Gejala

    Data yang dimiliki Indonesia dan global, kelompok muda memiliki daya tahan yang lebih baik dibanding dengan usia lebih lanjut, namun bukan berarti tidak dapat terkena virus Corona, bisa, dan memungkinkan tanpa gejala.

  • Sabtu, 21 Mar 2020 19:21

    Young Milenial Gelar Diskusi Publik 'Ancaman Penyebaran Faham Radikal Bagi Pelajar Dan Mahasiswa Di Sumatera Utara'

    Menyikapi ancaman penyebaran faham radikal di dunia pendidikan terutama bagi pelajar dan mahasiswa, Young Milenial mengadakan forum diskusi mengangkat tema "Ancaman Penyebaran Faham Radikal Bagi Pelaj

  • Sabtu, 21 Des 2019 03:21

    Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal di Kalangan Milenial

    Penyebaran Paham Radikal, merupakan salah satu permasalahan yang sangat pelik, tak hanya kalangan mahasiswa yang rawan atas penyebaran paham ini. Karena ternyata masih ada kasus radikal yang menjangki

  • Sabtu, 14 Des 2019 03:14

    Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal di Kalangan Milenial

    Penyebaran Paham Radikal, merupakan salah satu permasalahan yang sangat pelik, tak hanya kalangan mahasiswa yang rawan atas penyebaran paham ini. Karena ternyata masih ada kasus radikal yang menjangki

  • Selasa, 26 Nov 2019 08:16

    Menarik! FJP Akan Gelar Diskusi Urgensi Media Mengawal Kebijakan Pembangunan Nasional Wujudkan Indonesia Maju

    Di era digital ini, media semakin dimudahkan dalam menyebarkan beragam informasi seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Pelan tapi pasti berita di media konvensional perlahan ditinggalkan da

  • Minggu, 24 Nov 2019 07:54

    Kaum Muda dan Insan Media Adalah Aset Pendongkrak Menuju Indonesia Maju

    Di era digital ini, media semakin dimudahkan dalam menyebarkan beragam informasi sering dengan perkembangan teknologi informasi, pelan tapi pasti berita di media konvensional perlahan ditinggalkan dan

  • Kamis, 05 Sep 2019 14:05

    Bakamla RI Rencanakan Bangun Pusdiklat

    Sumber Daya Manusia Aparatur Negara yang handal merupakan investasi berharga bagi sebuah organisasi karena itu perlu ditingkatkan kemampuan dan profesionalismenya supaya organisasi bertahan dan berkem

  • Sabtu, 24 Agu 2019 20:24

    Bakamla RI/IDNCG Evaluasi Reformasi Birokrasi Bersama Kemenpan RB

    Evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) bersama tim Evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) berlangsung sepanjang p

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak