Rabu, 16 Okt 2019 08:05
  • Home
  • Pendidikan
  • Panglima TNI: SDM Adalah Aset Utama Dalam Suatu Organisasi

Panglima TNI: SDM Adalah Aset Utama Dalam Suatu Organisasi

Solo (utamanews.com)
Oleh: Tommy/rls
Jumat, 20 Sep 2019 19:20
Puspen TNI
Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah aset utama dalam suatu organisasi. Sebagai Panglima TNI saya sangat berkepentingan terhadap kualitas generasi muda Indonesia masa depan. Mereka tidak harus menjadi tentara, tetapi dengan kualitas dan nasionalisme yang tidak diragukan maka akan menjadi mudah bagi TNI untuk bekerja sama membangun ketahanan nasional melalui pertahanan militer dan non-militer.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada acara Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa dengan orasi ilmiah yang berjudul "Membangun Sumber Daya Manusia Unggul Dalam Menghadapi Era Perubahan Mewujudkan Indonesia Maju", di Auditorium GPH Haryo Mataram Gedung Rektorat Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (20/9/2019).

Di hadapan 1.188 audiens, Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul, berharap antara militer dan non-militer dapat mewujudkan kolaborasi yang baik dalam rangka pertahanan negara. "Perlu disadari adalah bahwa saat ini kita sedang menghadapi era perubahan, yang harus dikelola dengan baik, agar dapat mewujudkan Indonesia maju di masa depan," ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mampu melakukan rekayasa lingkungan sampai dengan tingkat atom di bidang fisika, genetika di bidang biologi, dan menciptakan makhluk an-organik yang memiliki kecerdasan yaitu komputer dan internet.


"Seiring dengan perkembangannya sebagai makhluk sosial, manusia berinteraksi dalam organisasi yang semakin modern, sampai tingkat negara, bahkan hingga tingkat regional dan internasional," katanya.

Selanjutnya dikatakan bahwa Sumber Daya Manusia hal yang utama dalam organisasi. Kemajuan sebuah organisasi ditentukan oleh kemampuan sumber daya manusianya dalam menguasai ilmu pengetahuan disertai budaya yang konstruktif dan etis, sehingga menghasilkan keluaran dan manfaat bagi seluruh manusia anggota organisasi.

"Organisasi harus didesain lebih fleksibel untuk dapat mengikuti perubahan. Sumber Daya Manusia pengawak organisasi harus terus di-upgrade kemampuan dan kesadarannya agar  bisa mengikuti arus serta arah perubahan," ungkap Panglima TNI.


Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menuturkan bahwa pendidikan harus mereformasi diri agar mampu menyiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul. "Setidaknya ada beberapa karakteristik SDM yang harus kita siapkan menghadapi masa depan yang sudah di depan pelupuk mata, yaitu terbuka, multiguna, super spesialis, terpadu, dan mentalitas kesadaran akan kultur perubahan," jelasnya.

"TNI sendiri terus berbenah, mereformasi diri untuk tidak terkenang dengan romantika kejayaan masa lalu, namun terus bergerak dalam putaran roda perubahan. Keterlibatan TNI dalam operasi-operasi militer selain perang, seperti mengatasi aksi terorisme, penanggulangan bencana alam, penanganan kesehatan dan gizi buruk di daerah terpencil," tuturnya.

Di sisi lain, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan, tak bisa dipungkiri dan dihindari bahwa Indonesia sudah menjadi bagian dari entitas global. Globalisasi adalah proses integrasi internasional karena pertukaran gagasan, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. "Tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945, adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," ucapnya.

Panglima TNI mengatakan, satu hal yang penting adalah bahwa dalam membangun bangsa, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri oleh komponen bangsa. Diperlukan kerja sama dan kolaborasi berbagai komponen bangsa untuk mencapai kemajuan dan keunggulan bangsa. "Seperti Lembaga Pemerintah, TNI, Polri dan aparat keamanan lainnya, Lembaga-lembaga Pendidikan, para pengusaha, Lembaga Swadaya Masyakarat (LSM), serta masyarakat umum seluruhnya bertanggungjawab untuk membangun bangsa," pungkasnya.

Editor: Herda

T#g:MilenialSDM
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Sep 2019 14:05

    Bakamla RI Rencanakan Bangun Pusdiklat

    Sumber Daya Manusia Aparatur Negara yang handal merupakan investasi berharga bagi sebuah organisasi karena itu perlu ditingkatkan kemampuan dan profesionalismenya supaya organisasi bertahan dan berkem

  • Sabtu, 24 Agu 2019 20:24

    Bakamla RI/IDNCG Evaluasi Reformasi Birokrasi Bersama Kemenpan RB

    Evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) bersama tim Evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) berlangsung sepanjang p

  • Rabu, 21 Agu 2019 20:31

    30 Prajurit dan PNS TNI Program Pasca Sarjana Ikuti Seminar Manajemen SDM

    Sebanyak 30 Mahasiswa Program Pasca Sarjana, terdiri dari Prajurit dan PNS di lingkungan TNI mengikuti Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertemakan "Peran Perguruan Tinggi Manajemen Kon

  • Sabtu, 17 Agu 2019 10:17

    Kasum TNI: Pembangunan SDM TNI Harus Jadi Prioritas Utama

    Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan TNI harus dijadikan sebagai prioritas utama, dengan tujuan untuk membentuk SDM Prajurit TNI yang unggul, berjiwa ksatria, militan, dan memiliki loya

  • Rabu, 17 Jul 2019 08:17

    Lion Air Group Kembangkan Minat Kreatif Generasi Muda Melalui "SNAP! Sharing and Expressing"

    Lion Air Group melaksanakan program pertama "Hi Millennials, CEO Goes to Campus" yang mengusung topik perkembangan bisnis penerbangan dan karir profesional di era kekinian. Acara diselenggarakan di Fa

  • Kamis, 02 Mei 2019 18:12

    Real Count KPU 62%, LMI Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

    Hasil Real Count dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk sementara ungg

  • Minggu, 14 Apr 2019 20:14

    PMKRI Cabang Pematangsiantar Sukses Gelar Seminar dan Deklarasi "Kita Indonesia"

    Deklarasi 'Kita Indonesia' dan seminar nasional dengan tema "Peran Milenial Dalam Meyukseskan Pemilu yang Jujur dan Damai"  adalah sebuah kegiatan yang diprakarasi oleh pengurus pusat P

  • Kamis, 11 Apr 2019 19:21

    Meryl: Poros Kekuatan Politik, Pemilih Muda Jangan Golput

    Pemilih milenial muda merupakan poros kekuatan dalam politik di Indonesia. Karena itu, jangan sampai pemuda tidak menggunakan hak pilih-nya alias golput dalam perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.C

  • Kamis, 04 Apr 2019 17:04

    Sutrisno Pangaribuan: "Stop Golput, Sukseskan Pemilu 2019"

    Politisi Milenial dari DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan menghimbau masyarakat Sumatera Utara, khususnya kaum Milenial untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan tanggal 17

  • Jumat, 29 Mar 2019 12:49

    Demi Suksesnya Keberlanjutan Pembangunan Indonesia, Jangan Takut Memilih dan Terprovokasi Hoax

    Selama ini, Pemilihan Umum di Indonesia seringkali suasananya membuat rasa khawatir. Hal ini tidak lain karena para politisi menghalalkan semua cara untuk memperoleh kekuadaan tanpa mempertimbang

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak