Jumat, 05 Jun 2020 18:39
  • Home
  • Pendidikan
  • Lebih dari 33,4 juta penduduk Indonesia kekurangan air bersih, Profesor Unimed lakukan ini

Lebih dari 33,4 juta penduduk Indonesia kekurangan air bersih, Profesor Unimed lakukan ini

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Rabu, 11 Sep 2019 20:11
Irfandi
Profesor jurusan Biologi Universitas Negeri Medan Prof. Herbert Sipahutar, MS., Ph.D di kampung Kolam, Percut Sei Tuan.
Gencarnya pembangunan fisik yang dilakukan pemeritah dewasa ini tidak diimbangi dengan pemerataan akses air bersih dan layak minum. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa capaian akses air bersih saat ini di Indonesia sebesar 72,55%, Angka ini masih di bawah target Sustainable Development Goals (SDGs) yakni sebesar 100 persen.

Untuk menekan hal tersebut, Profesor jurusan Biologi Universitas Negeri Medan Prof. Herbert Sipahutar, MS., Ph.D melakukan kerja nyata di masyarakat sekitaran kampus.

Kegiatan pemenuhan kebutuhan air bersih dengan konsep penyaringan dengan teknologi nano partikel yang diberikan langsung kepada masyarakat pada Rabu (11/9/2012) mengambil tempat di Desa Kampung Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan yang ditandai dengan penyerahan seperangkat system pengolahan air bersih, mulai dari proses pengelolaan air tanah hingga sampai menjadi air layak konsumsi.

Kegiatan ini bermula dari riset yang dilakukan oleh peneliti dari Unimed yang mendapatkan hasil bahwa air di kawasan Percut tidak memenuhi 'baku mutu' sebagai air yang layak dikonsumsi. Hal ini ternyata menjadi bagian dengan kondisi Air yang ada di Indonesia.


"Oleh karena itu kampus merasa terpanggil untuk memberikan solusi nyata untuk mengatasi permasalahan yang dialami masyarakat akan kebutuhan air bersih. Jadi konsepnya, air sumur yang digunakan warga kita saring dengan menggunakan teknologi nano sehingga air dapat bersih. Untuk memastikan sterilitas air, kita tidak gunakan kaporit, karena biasanya masyarakat tidak suka air yang beraroma, sehingga kita ganti dengan teknologi sinar ultra Violet (UV)" papar Guru Besar yang lama menimba ilmu di negara Napoleon Prancis tersebut.

Didampingi anggota tim, Prof. Dr. Makmur Sirait, MS dan Anggraini, SE., M.Si, Hebert menambahkan, kegiatan ini tidak dilakukan secara dadakan, akan tetapi melalui proses yang panjang. "Mulai dari riset sampai di beberapa lokasi kita berikan sistem penyaringan ini, diantaranya di rumah Ibadah dan kelompok rumah tangga dan kelompok Usaha masyarakat. Sudah ada beberapa titik lokasi di Kecamatan Percut Sei Tuan ini yang kita lakukan penyaringan air tanah, bahkan di musholah Al- Ikhlas saat ini sudah menjual air galon langsung minum yang sudah dapat dinikmati masyarakat dan menjadi icome generate bagi Musholah", tandas Wakil Dekan I Fakultas ilmu Pengetahuan Alam Unimed ini.

Trisni salah seorang warga mengungkapkan terima kasih kepada pihak kampus yang mau turun langsung menyahuti permasalahan warga. "Karena air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat, apalagi para pelaku usaha kuliner. Selama ini kami tidak mengetahui bahwa air yang kami gunakan banyak kandungan logam, detergen serta aroma lumpur, yang dalam waktu lama dapat merusak kesehatan. Dan dengan diberikannya alat penyaring outomatis ini, air yang biasanya keruh langsung bersih dan tidak berbau sehingga konsumen yang awalnya ragu-ragu menjadi percaya dengan kebersihan produk kami", ungkap pengusaha tahu 'mbak Trisni' ini.

Editor: Herda

T#g:air bersihUnimed
Berita Terkait
  • Kamis, 04 Jun 2020 11:14

    Kurikulum pendidikan harus responsif dan antisipatif di masa krisis pandemi Covid-19

    Dunia pendidikan dan kampus harus bergerak cepat dan berbenah dalam menghadapi pandemi covid-19 dan peluang kerja di masa pandemi yang melanda seluruh negara di dunia, dengan melakukan gerakan-gerakan

  • Sabtu, 23 Mei 2020 16:03

    Puspera Indonesia dan Dosen Muda Bersatu Bagikan Paket Sembako Door to Door

    Pusat Studi Pendampingan Rakyat (Puspera) Indonesia dan Asosiasi Dosen Muda Bersatu, gencar memberikan support bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta masyarakat terdampak da

  • Kamis, 09 Apr 2020 22:59

    Air Pam jarang mengalir, Warga Labura: Dari dulu itu saja yang kami rasakan

    Warga kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) keluhkan masalah air pam yang jarang mengalir ke rumah mereka.

  • Sabtu, 07 Mar 2020 11:17

    Kodim 0824/Jember Bantu Distribusi Air Bersih

    Robohnya Rumah Toko (Ruko) Kali Jompo Jember pada Senin (02/03/2020) akibat tergerusnya pondasi bangunan oleh aliran Kali Jompo, berdampak pada putusnya jaringan Listrik dan saluran air Perusahaan Dae

  • Jumat, 06 Mar 2020 21:46

    Hari ini Fokus Pengamanan Pembersihan Material Bongkaran Ruko

    Pembongkaran rumah toko (Ruko) Kali Jompo, yang masih berdiri namun pondasinya keropos dan rawan roboh, sudah memasuki hari kelima. Hasil pembongkaran sudah selesai semua sebanyak 21 unit dari total 3

  • Kamis, 23 Jan 2020 14:23

    Satgas Yonif 755 Kostrad Dukung Ketahanan Pangan dengan Kearifan Lokal

    Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 755/Yalet/20/3/Kostrad mendukung kegiatan warga dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, dengan tetap menjaga kearifan lokal masyarakat Papua, bertempa

  • Jumat, 10 Jan 2020 09:10

    Prajurit TNI dan Warga Dirikan Bak Penampung Air di Desa Tehoru Maluku

    Guna mengatasi kekurangan air bersih, Prajurit TNI Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif RK 136/TS) yang tergabung dalam Satgas Ops Pamrahwan Maluku di bawah pimpinan Letkol Inf Hasbu

  • Senin, 16 Des 2019 15:36

    Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS Bantu Warga Memasang Pipa Saluran Air

    Untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih akibat musim kemarau, beberapa waktu lalu, anggota Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif RK 136/TS) yang tergabung dalam Satuan Tugas Ope

  • Selasa, 26 Nov 2019 16:36

    Kemendes Paparkan Pamsimas di Medan

    Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi meminta agar ada kolaborasi antara eksekutif dengan legislatif di daerah-daerah agar dapat mendukung penganggaran untuk program Penyedia

  • Jumat, 08 Nov 2019 06:18

    Plt Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus: Ayo Kita Tingkatkan Sinergisitas Dalam Membangun Pendidikan

    Plt. Kadisdik Kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus menerima kunjungan Praktek Kerja Lapangan Mahasiswa Program Manajemen Pendidikan Pasca Sarjana Universitas Negeri Medan yang di dampingi Dosen Pembimbi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak