Senin, 19 Apr 2021 10:20
  • Home
  • Pendidikan
  • Kadisdik Ilyas: Tanpa Dukungan Bupati dan Kemdikbud, Program GIZ Ini Tak ada di Batu Bara

Kadisdik Ilyas: Tanpa Dukungan Bupati dan Kemdikbud, Program GIZ Ini Tak ada di Batu Bara

Batubara (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Kamis, 04 Mar 2021 17:34
Istimewa
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Batu Bara Bapak Ir H Zahir MAP saya ingin menyampaikan rasa terimakasih kami yang telah mempercayakan Kabupaten Batu Bara sebagai salah satu pilot project di luar Pulau Jawa guna mendapatkan stimulan sekaligus dukungan dari GIZ (Deutsche Gesellschaf für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH) dalam menerapkan pedoman pembukaan kembali dan pengoperasian sekolah yang aman selama pandemi COVID-19. 

Hal tersebut disampaikan Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus saat mengawali paparannya dalam Sesi Orientasi dalam Partnership and Recommendation (Kemitraan dan Rekomendasi) bersama 20 kepala sekolah dan Tim Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dalam program mendukung program kebersihan dan perubahan perilaku untuk kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi masa Pandemi Covid-19, bertempat di Kuta Koffe Jalan Access Road Inalum Kuala Tanjung Medang Deras Batu Bara, Kamis (4/3/2021) siang. 

Menurut Ilyas, terpilihnya Batu Bara sebagai Pilot project tak lepas dari support dan dukungan Kemendikbud Republik Indonesia, dalam ini Direktur Sekolah Dasar Ibu Sry Wahyuningsih, M. Pd dan Tim. Di Indonesia hanya ada dua pilot project GIZ ini, satu di Jawa dan satunya di pulau Sumatera, tepatnya Kabupaten Batu Bara. 


"Begitu juga dengan Program sekolah penggerak dari 500an kabupaten kota di Indonesia Sumatera Utara mendapat kesempatan di enam (6) kabkota salah satunya Batu Bara juga," papar ilyas disambut tepuk tangan peserta yang ikut tatap muka maupun yang ikut melalui Aplikasi Zoom. 

Ilyas menyampaikan harapan Bupati Batu Bara, Zahir bahwa program.GIZ ini harus kita sukseskan di Batu Bara. "Jangan sia siakan kepercayaan dan kesempatan yang diberikan Kemendikbud RI ke Kita," sebut Ilyas sebagaimana yang diucapkan Zahir di awal permohonan program ini. 

Direktur Sekolah Dasar Sry Wahyuningsih dalam paparannya menyampaikan banyqk motivasi kepada 20 kepala sekolah terpilih maupun kepada pengelola pendidikan di Batu Bara. "Dengan penuh kenyakinan ibu Direktur SD Kemendikbud di bawah kepemimpinan Kadisdik bersama Tim dan Jajarannya saya yakin program ini akan berhasil di Batu Bara," sebut Direktur SD. 

Sry Wahyuningsih juga mengajak untuk memanfaatkan waktu yang tersisa 2 (dua) hari lagi untuk bergabung di program sekolah penggerak. "Banyak sekali manfaat yang di dapat baik buat sekolah maupun pemerintah daerah," papar mbakning sebutan keseharian Ibu Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud ini. 


"Program sekolah penggerak ini merupakan upaya meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran bagi semua anak dan Program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi literasi, numerasi dan karakter", terang mbak Ning. 

Masih menurut Mbakning, manfaat lain kita peroleh dari progran ini untuk sekokah diantaranya meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun ajaran, meningkatnya kompetensi kepala sekolah dan guru, percepatan digitalisasi sekolah, kesempatan untuk menjadi katalis perubahan bagi satuan pendidikan lain, percepatan pencapaian profil pelajar Pancasila, mendapatkan pendampingan intensif untuk transformasi satuan pendidikan, dan memperoleh tambahan anggaran untuk pembelian buku bagi pembelajaran kompetensi holistik.

Sedangkan manfaat untuk pemerintah daerah yaitu Meningkatkan kompetensi SDM satuan pendidikan, Membuat pembelajaran lebih menarik dan Menyenangkan, efek multiplier dari sekolah penggerak ke sekolah lainnya, mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah, peluang mendapatkan penghargaan sebagai daerah penggerak pendidikan dan menjadi daerah rujukan praktek baik dalam pengembangan sekolah penggerak, papar Direktur. 


Perwakilan GIZ German yang disampaikan oleh Dr. Bella Monse, Regional Project Manager HBCC Project bersama Alien Ardiyani melalui aplikasi Zoom dari Senayan Jakarta maupun Sulaiman Ginting selaku perwakilan GIZ sumatera Utara di Medan yang hadir langsung dalam Sesi Orientasi tersebut menyampaikan rencana program yang akan dilaksanakan bersama dalam kurun waktu selama 3 (tiga ) sd 4 ( empat ) ke depan, termasuk persiapan yang akan kita kerjakan bersama mulai saat ini termasuk instrumen yang harus segera dibantu sekolah terpilih untuk mengisinya. 

Ucapan terimakasi juga disampaikan Dr. Bella Monse selaku Regional Project Manager HBCC German untuk Indonesia menyampaikan terimakasi atas dukungan dan kerja sama Pemerintah Daerah dengan Legislatif/DPRD serta Dinas terkait di Kabupaten Batu Bara dengan GIZ dalam perbaikan Sanitasi sekolah merupakan salah satu prioritas pembangunan yang termasuk kedalam tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs). 

Tujuan tersebut adalah "Membangun dan meningkatkan fasilitas pendidikan yang ramah anak, penyandang disabilitas, gender, serta memberikan lingkungan belajar yang aman, tanpa kekerasan, inklusif, dan efektif bagi semua" termasuk mengenai proporsi sekolah dengan akses ke air minum layak, fasilitas sanitasi dasar menurut jenis kelamin, dan fasilitas cuci tangan yang sudah ada, papar Bella dalam Bahasa Ingris yang dipertegas oleh Alin dan Sulaiman. 

Secara garis besar, isian sanitasi sekolah terdiri dari tiga bagian. Pada bagian pertama yakni variabel SDGs terdiri atas : (a) air bersih, (b) jamban sekolah, (c) cuci tangan pakai sabun (CTPS), (d) pengelolaan limbah cair, dan (e) pengelolaan sampah. 

Pada bagian kedua terdapat instrumen yang terkait dengan stratifikasi UKS untuk mengukur perkembangan pelaksanaan sanitasi sekolah. Sedangkan pada bagian ketiga, sekolah mengisi Instrumen terkait kegiatan dan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang sanitasi sekolah. Upaya KIE perlu dilakukan guna meningkatkan pengetahuan warga sekolah dan menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat, sebut Kadisdik Ilyas. 

Turut bersama dalam Pertemuan tersebut selain Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus, Direktur Sekolah Dasar Sry Wahyuningsih, Regional Project Manager HBCC Bella Monse, Sekretaris Disdik Darwinson Tumanggor, Kabid Dikas Basrah, Kasi dilingkungan Dikdas serta 20 Kepala Sekolah Terpilih dan media cetak elektronik.
Editor: Budi

T#g:Ilyas Sitorus
Berita Terkait
  • Kamis, 15 Apr 2021 19:15

    Ilyas Sitorus: Kemendikbud, GIZ, Disdik Lakukan Workshop Manajemen Sekolah

    Fungsi manusia dalam hal ini fungsi guru tidak bisa digantikan sepenuhnya dengan teknologi, tatap muka harus dilakukan agar terjalin hubungan emosional antara peserta didik dan guru dengan tetap meng

  • Jumat, 09 Apr 2021 05:09

    Ilyas: Satu Aplikasi bisa banyak membantu keperluan sekolah

    Bupati Batu Bara, Ir, H. Zahir, M. AP mengatakan bahwa Dunia pendidikan adalah ruang pintu pertama yang harus mengadopsi perkembangan global, karenanya dunia pendidikanlah yang menjadi baro-meternya.

  • Selasa, 30 Mar 2021 09:30

    Ilyas Sitorus: Sepeda Motor ini sebagai penambah penyemangat Korwil dan Korwas dalam tugas

    Pendidikan harus tetap berjalan walaupun dalam suasana Pandemik ini, pembelajaran tetap berlangsung, jadi pendidikan bukan libur.Hal tersebut disampaikan Bupati Batu Bara Ir Zahir didampingi Kadisdik

  • Selasa, 16 Mar 2021 20:16

    Ilyas Sitorus: Melalui SIPLah Membantu Negara Menghimpun Pajak

    Disdik Batu Bara bersama PT. Distribusi Ruang Waktu melaksanakan sosialisasi dan simulasi belanja melalui SIPLah.Hal tersebut dikatakan Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus saat membuka Sosialisasi dan Si

  • Sabtu, 13 Mar 2021 17:53

    Ilyas: Kegiatan Pendampingin Diawali Indonesia Raya dan Ditutup Padamu Negeri

    Insya Allah dengan Program Guru Penggerak khususnya Pendidikan kita di Batu Bara dan umumnya di Indonesia akan lebih maju dan baik. Karena program ini menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid

  • Selasa, 09 Mar 2021 10:59

    Ilyas Sitorus: Semakin Panjang PJJ/BDR Bisa Berdampak Negatif Bagi Siswa

    Direktur Jenderal Paud, Dikdas dan Dikmen, Jumari mendorong agar tenaga pendidik dan Kependidikan (PTK) untuk semua jenjang agar segera mendapatkan suntikan Vaksin. Dengan telah mendapatkan Vaksinasi

  • Rabu, 24 Feb 2021 15:04

    Ilyas Sitorus: Pembangunan Di Bidang Kebudayaan Harus Dapat Membawa Manfaat

    Dewan Kebudayaan diharapkan mampu berperan lebih sebagai pemelihara dan pengembang kebudayaan dengan mempersiapkan sistem kuratorial kebudayaan, yaitu tentang strategi kebudayaan sebagai usaha surviva

  • Jumat, 19 Feb 2021 18:39

    Ilyas Sitorus: Manfaatkan BOP Untuk Menumbuhkan Kreatifitas Guru dan Anak

    Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah lembaga pendidikan formal pertama yang dimasuki anak usia dini setelah mereka memperoleh pendidikan di lingkungan keluarganya. Kehadi

  • Minggu, 07 Feb 2021 20:07

    Ilyas Sitorus: Diklat In Cervise Training 1 "Membangun komitmen Calon Kepala Sekolah Menuju 8 SNP"

    Pendidikan dan pelatihan In Cervise Training 1 ini bermaksud memberikan kesempatan kepada guru profesional atau guru potensial untuk memiliki kompetensi dalam bidang kekepala sekolahan sehingga siap u

  • Senin, 01 Feb 2021 13:21

    Ilyas Sitorus: Gradasi Silakan Unjuk Kerja di Batu Bara, Kita Siap Bersama

    Kepala Dinas Pendidikan Batubara Ilyas Sitorus menyampaikan salam hormat dari Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP dan terimakasih serta bangga Batu Bara dipilih sebagai tempat ber-Rakerdanya Gradasi. Apal

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak