Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Indonesia Emas (DPP GPIE) resmi meresmikan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Hikmah sebagai wadah pembinaan keagamaan bagi anak-anak dan remaja. TPA yang berlokasi di Dusun VIII, Lorong Permadi, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, tersebut memulai kegiatan dengan 105 murid.
Pendirian TPA Al-Hikmah merupakan salah satu bentuk komitmen DPP GPIE dalam memperkuat pendidikan karakter melalui pembinaan keagamaan sejak usia dini. Kehadiran TPA ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman agama yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
Selain memberikan pendidikan membaca dan memahami Al-Qur'an, TPA Al-Hikmah juga diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan budi pekerti luhur kepada para peserta didik. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan pembelajaran di TPA Al-Hikmah dipimpin oleh Ustadz Ismail Hasibuan yang bertindak sebagai pembina sekaligus pengajar. Ia akan membimbing para santri dalam mempelajari Al-Qur'an, ibadah, serta nilai-nilai akhlakul karimah.
Pada pertemuan perdana, suasana berlangsung penuh kekhusyukan. Sebanyak 105 murid bersama para pengurus memanjatkan doa untuk Ketua Penasihat Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Indonesia Emas, Muhammad Bobby Afif Nasution.
Doa tersebut dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keselamatan, umur yang penuh berkah, serta kemudahan dan kesuksesan kepada Muhammad Bobby Afif Nasution dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Ketua Umum DPP GPIE, Budi Antoni Sinaga, yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pendirian TPA Al-Hikmah merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap pembinaan karakter generasi penerus bangsa.
«"Pendirian TPA Al-Hikmah adalah bukti nyata komitmen GPIE untuk melahirkan generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia. Ilmu agama merupakan fondasi utama agar generasi Indonesia Emas mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral, serta senantiasa membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan negara," ujar Budi Antoni Sinaga.»
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bertumpu pada pendidikan formal, tetapi juga harus diimbangi dengan pendidikan keagamaan yang mampu membentuk karakter, integritas, dan kepedulian sosial.
Ia berharap TPA Al-Hikmah dapat menjadi pusat pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi anak-anak dan remaja di Desa Saentis maupun wilayah sekitarnya, sekaligus menjadi ruang tumbuhnya generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata DPP GPIE dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas melalui pembangunan generasi muda yang berkarakter, religius, cerdas, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Dengan diresmikannya TPA Al-Hikmah, DPP GPIE berharap semakin banyak anak-anak yang memperoleh pendidikan agama secara berkesinambungan sehingga mampu tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.