Kamis, 05 Des 2019 21:54
  • Home
  • Pemilukada
  • Sihar: Keberagaman Sumut Terbungkus Dalam Persaudaraan

Sihar: Keberagaman Sumut Terbungkus Dalam Persaudaraan

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Jumat, 27 Apr 2018 09:17
bcl comm
Calon wakil gubernur Sumut, Sihar Sitorus memberikan kata sambutan dalam acara Temu Ramah denga warga di Jalan Pintu Air, Medan, Kamis (26/04/2018).
Pluralisme yang ada di Sumatera Utara, menjadikan provinsi ini tak menjadikan perbedaan sebuah jarak pemisah. Keberagaman adat istiadat dan suku di Sumut disatukan dalam sebuah ikatan persaudaraan. "Sangat jarang di derah lain di Indonesia, memiliki peradaban seperti di Sumut. Sumut sangat beragam akan adat istiadat dan suku, dibungkus dalam satu ikatan persaudaraan yang sangat erat. Tidak pernah kita bertengkar akan perbedaan itu, bahkan kita menjunjung tinggi perbedaan dengan saling menghargai dan menghormati," ungkap Sihar saat temu ramah dengan masyarakat Kwala Bekala Jalan Pintu Air, Medan, Kamis (26/4/2018) sore.



"Ini satu hal yang harus kita rayakan, akan kekayaan yang kita miliki di Sumut ini. Kita diikat dalam satu ikatan yang kuat. Ini satu warisan yang sangat luar biasa," tambah Sihar.

Itu pula yang diharapkannya pada Pilkada Serentak 2017 Sumatera Utara ini. Untuk tak menjadikan sebuah perbedaan dalam memberikan pengabdian dan perubahan bagi Sumut ke depan. "Saya ingin perkenalkan diri, bahwa saya dan Pak Djarot bukanlah orang asing. Saya dan Pak Djarot sama dengan bapak-ibu dah hadirin sekalian, bahwa kita tinggal dan hidup negara yang sama, Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas tutur pendamping Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat itu.

Di hadapan warga dan para relawan, Kibar Indonesia, Forum Anak Muda DJOSS (Formadsi), Kami Relawan Djarot-Sihar (KR DJOSS), Banteng Militan Sumut, dalam temu ramah dengan tema Ciptakan Pilkada Damai itu, Sihar menyebutkan keberagaman itu pula, tergambar pada bangunan Masjid Raya Al-Mashun. Gaya seni dan arsitektur bangunan yang menjadi ikon wisata Kota Medan itu, dibangun dengan keberagaman.

Keberagaman corak dan gaya arsitektur serta ornamen pernak-pernik di dalamnya. "Berbagai corak dan gaya arsitektur disatukan dalam sebuah bangunan yang megah dan unik. Ini hasil kerjanya orang-orang hebat, juga pemerintahan saat itu. Semua berpikir bagaimana bisa khusuk untuk beribadah dan salat," pungkas Paslon yang diusung PDI Perjuangan dan PPP itu.

Editor: Herda

T#g:toleransi
Berita Terkait
  • Minggu, 01 Des 2019 09:21

    Pidato Menteri Agama Menggugah Kebangsaan Kita

    Forum Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (FA-KMHDI) mengapresiasi pidato kebangsaan Menteri Agama Fachrul Razi, pada seminar kebangsaan dalam rangka perayaan HUT Ke-18 FA-KMHDI di Jakart

  • Selasa, 12 Nov 2019 16:22

    Dandim Ajak Pelajar MAN 1 Jember Belajar Menghormati Perbedaan

    Usai menjadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jember, pada Senin (11/11/2019) Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf la Ode M Nurdin memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasb

  • Selasa, 06 Agu 2019 15:56

    Penguatan Pemahaman Bhineka Tunggal Ika Kepada Generasi Muda Kota Medan

    Sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda bahwasannya Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan berfikir multikultur dan dapat saling menghargai segala perbedaan, Pemko Medan melalui Ba

  • Selasa, 16 Jul 2019 08:46

    Rapat Sinkronisasi dan Fasilitasi Penyelenggaraan Toleransi Sosial

    Bertempat di Kantor Badan Koordinator Wilayah V (Bakorwil V) Jember, Jl Kalimantan N0. 42 Jember, dilaksanakan Rapat Sinkronisasi dan Fasilitasi Penyelenggaraan Toleransi Sosial Se- Wilayah Kerja Bako

  • Selasa, 11 Jun 2019 03:11

    Bersatulah Kembali Indonesiaku

    Pemilu yang melelahkan dengan tensi politik tinggi telah selesai. KPU sudah menyelesaikan rekapitulasi nasional Pileg dan Pilpres, dan telah diumumkan pada 21 Mei 2019 yang lalu. Penetapan presiden da

  • Sabtu, 20 Apr 2019 14:10

    Kawal Hasil Pemilu 2019 Tanpa Provokasi, Demi Persatuan & Keberlanjutan Kepemimpian Nasional Serta Pembangunan Indonesia

    Negeri ini dibangun oleh para founding fathers dengan dan dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.

  • Sabtu, 23 Mar 2019 03:23

    Mari Kembali Memupuk Semangat Toleransi di Indonesia

    Perbedaan merupakan sesuatu yang wajar, dengan berbagai banyak pulau, Indonesia memiliki keanekaragaman suku, budaya, bahasa dan dialeg. Tarian tradisionalpun bermacam-macam, namun semua itu barsatu d

  • Kamis, 17 Jan 2019 08:57

    Perbedaan Sebagai Kunci Toleransi Indonesia

    Belakangan, spanduk penolakan gereja di Jagakarsa, Jakarta Selatan viral beredar di media sosial. Dalam spanduk tersebut, tertulis bahwa warga Jagakarsa menolak gereja mengingat mayoitas penduduk di d

  • Kamis, 25 Okt 2018 08:25

    Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin melalui Pemimpin yang Tepat

    Indonesia adalah negara yang beragam. Namun dengan adanya beberapa khasus yang telah terjadi, menegaskan bahwa belum semua masyarakat di Indonesia menyadari dan menerima bahwa Indonesia merupakan nega

  • Kamis, 11 Okt 2018 17:11

    Dinas P3A Kabupaten Labuhanbatu Peringati Hari Anak Nasional

    Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Labuhanbatu memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2018. Acara ini dihadiri Plt Bupati Labuhanbatu, Dandim 0209/LB, tokoh agama, OPD d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak