Senin, 27 Mei 2019 03:24

Menjawab Persoalan Tenaga Kerja,

Sihar: Djoss Hadir Menciptakan SDM Berdaya Saing

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 02 Mei 2018 19:22
Bcl comm
Sihar Sitorus

Munculnya sejumlah persoalan dalam penanganan tenaga kerja dan persaingan dengan tenaga kerja asing dinilai sebagai bentuk dinamika dari sebuah perubahan. Kelahiran tenaga kerja asing kerap menjadi persoalan bagi warga bangsa yang semestinya harus dilihat sebagai peluang dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengatakan bahwa persoalan tenaga kerja asing bukan persoalan lokal atau daerah, melainkan persoalan nasional yang kerap dipertanyakan oleh sejumlah kalangan. Namun menurut wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut, pemerintah daerah juga memiliki peran penting dalam mengatasi persoalan tersebut. Di antaranya menciptakan SDM yang andal dan mampu bersaing baik secara keahlian maupun profesi.



"Kita harus bisa menciptakan tenaga kerja yang mampu bersaing dan produktif. Menciptakan tenaga kerja tersebut melalui dunia kompetensi yang menjadi tolok ukur dalam kemampuan bekerja, serta menjadi nilai tambah dalam persaingan. Daerah harus membekali warganya untuk menjadi SDM yang produktif," jelasnya, Rabu (2/5/2018).

Calon yang maju dengan nomor urut dua tersebut mengatakan bahwa proses liberalisasi tenaga kerja sebagai dampak dari Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan sistem perekonomian intenasional lainnya. Hal itu sebagai tanda terbukanya kesempatan bagi tenaga kerja terampil yang telah disepakati oleh ASEAN untuk dapat berpindah dari satu negara ASEAN ke negara ASEAN lainnya tanpa mengalami hambatan. Dengan kata lain, persoalan masuknya tenaga kerja asing bukan hanya kesepakatan Indonesia saja, tetapi kesepakatan Indonesia dengan beberapa negara lainnya.

"Solusinya percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Lembaga pelatihan kerja memegang peran penting untuk mewujudkan kompetensi tenaga kerja. Di sisi lain, masyarakat juga harus memiliki kemampuan khusus yang dapat dijadikan tolok ukur dalam pengembangan diri. Sedangkan, untuk masyarakat yang bekerja di bidang informal tidak akan merasakan dampak tersebut, namun bukan berarti kita lengah. Melainkan harus tetap membekali diri," katanya.

Sihar menambahkan bahwa melakukan percepatan sertifikasi kompetensi dan pengakuan kompetensi, berupa sertifikat kompetensi merupakan salah satu upaya untuk melindungi tenaga kerja Indonesia. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa warga Indonesia sudah memiliki kompetensi. "Kita harus melihat dampak makro dan mikronya, kemampuan warga negara, khususnya warga Sumut harus terus kita kembangkan. Karena itu tujuan Djoss hadir di Sumut yakni menciptakan masyarakat yang mampu berdaya saing. Kontribusi dari daya saing tersebut sudah pasti untuk kesejahteraan daerah," paparnya.

Editor: Herda

T#g:BuruhTKA
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Mei 2019 16:31

    Buruh Minta Marsinah Dinobatkan jadi Pahlawan Nasional

    Ratusan buruh berziarah ke makam Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk. Kedatangan para peziarah ini dalam rangka perayaan Hari Buruh sedunia atau May Day.Ziarah dan doa bersama yang d

  • Selasa, 30 Apr 2019 16:30

    Presiden Jokowi makan siang bersama buruh

    Presiden Jokowi menyempatkan makan siang bersama buruh dalam kunjungannya ke pabrik sepatu PT KMK Global Sports di Kecamatan Cikupa Kabupaten Tengerang, Banten, Selasa (30/4)."Iya makan siang tadi, ad

  • Jumat, 22 Mar 2019 03:22

    Jumlah TKA di Indonesia Masih Terkendali

    Dalam debat Cawapres yang telah terselenggara, Cawapres Ma'ruf Amin menuturkan bahwa jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia masih terkendali yaitu di bawah 0,01 persen. Hal tersebut ia tutu

  • Kamis, 14 Feb 2019 09:34

    Panglima TNI Tinjau Kondisi Wilayah Morowali

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D. melakukan kunjungan kerja ke PT Indonesia Mor

  • Jumat, 21 Des 2018 23:21

    Jangankan Negara, Perusahaan Saja Bangkrut di Tangan Prabowo

    Prabowo Subianto dikenal sebagai sosok kontroversial. Karir, kehidupan pribadi, watak, bahkan dunia bisnisnya tidak lepas dari kontoversi. Memiliki banyak perusahaan bukan berarti Prabowo terbebas dar

  • Selasa, 13 Nov 2018 12:03

    Emak-emak Geruduk Kantor Bupati Labura, Bupati diharap mampu ubah tangis menjadi Senyum

    Kedatangan Massa Buruh PT. Nagali Semangat Jaya (PT. NSJ) Sonomartani ke Kantor Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), adalah bentuk kebuntuan kesepakatan antara Buruh dan pihak perusahaan.Hari ini, Selas

  • Senin, 12 Nov 2018 15:42

    Audiensi Buruh dengan Perkebunan PT. Nagali Semangat Jaya Temui Jalan Buntu

    Seratusan Buruh Harian Lepas (BHL) yang mayoritas terdiri dari perempuan mendatangi Kantor Perkebunan PT. Nagali Semangat Jaya (PT. NSJ) yang berada di Desa Sonomartani Kecamatan Kualuh Hulu, Senin (1

  • Selasa, 08 Mei 2018 11:18

    Ronnie Sompie Kukuhkan Tim Pengawasan Orang Asing Tingkat Kecamatan di Medan

    Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenhumkam), Ronnie Sompie, mengukuhkan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) tingkat kecamatan di bawah naungan Kantor Imigrasi Kh

  • Sabtu, 28 Apr 2018 17:28

    May Day dan Deprivasi Relatif Buruh Pekerja

    Siklus problem pokok buruh terus berulang setiap menjelang May Day. Peringatan 1 Mei sebagai hari buruh internasional dianggap sebagai ajang evaluasi dan peluapan atau bahkan 'hari raya' bagi kaum dan aktivis buruh.

  • Jumat, 27 Apr 2018 11:47

    Jaga Kran Komunikasi Untuk Kepentingan Pekerja Di Sumut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mendorong peringatan Hari Buruh atau Mayday bisa digelar dengan perayaan yang penuh sukacita setiap tahunnya. Menjelang 1 Mei mendatang, seluruh pihak pun diingatkan untuk men

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak