Jumat, 14 Mei 2021 01:33
  • Home
  • Pemilukada
  • Sejumlah Oknum Kepsek dan Guru SMA di Pakpak Bharat jadi Timses Bakal Calon Bupati

Disdik Sumut Akan Tindak

Sejumlah Oknum Kepsek dan Guru SMA di Pakpak Bharat jadi Timses Bakal Calon Bupati

Pakpak Bharat (utamanews.com)
Oleh: Sam
Selasa, 28 Jul 2020 15:58
Jamal
Lasro Marbun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut
Pilkada Pakpak Bharat bakal digelar 9 Desember 2020 meski demikian tensi politik sudah mulai memanas. Tim sukses (timses) pun sudah mulai bermunculan, tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan Pemprov Sumut.

Informasi diterima wartawan, Selasa (28/7), ASN Pemprov Sumut banyak terlibat. Sejumlah kepala sekolah (kepsek) dan guru di Pakpak Bharat secara terbuka mengajak siswa untuk mendukung salah satu bakal calon bupati. Inisialnya JB, AB dan LS. Bahkan mereka terlibat langsung mengumpulkan massa. 

"Informasi oknum kepala sekolah dan oknum guru telah mengumpulkan siswa untuk memilih salah satu bakal calon bupati," kata sumber.

Sumber pun membeberkan bahwa data-data kepala sekolah dan guru yang telah mengumpulkan siswa-siswa dipegangnya. Katanya tinggal melaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Lasro Marbun. 


"Datanya sudah lengkap. Mulai dari foto-foto pertemuan, hingga bukti rekaman mereka mengumpulkan siswa untuk mendukung salah satu bakal calon," katanya.

Sumber berjanji secepatnya mengirimkan berkas ke provinsi. Ia pun berharap laporan akan disampaikan kepada dinas pendidikan dan kepala inspektorat Pemprov Sumut. "Laporannya nanti akan dibuat banyak. Ada ke inspektorat dan dinas pendidikan Pemprov Sumut. Tembusannya ke KASN dan gubernur agar mencopot oknum kepala sekolah terlibat politik praktis," tegasnya.

Kabar oknum kepala sekolah dan guru mendukung bakal calon bupati sampai kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Lasro Marbun. 

Ia menegaskan guru sebagai bagian dari PNS tidak boleh ikut dan terlibat politik praktis. Ia pun berjanji akan berkoordinasi dengan jajaran di daerah tersebut. 

Ia menegaskan, apabila terbukti berdasarkan hasil pemeriksaan tentu sanksinya sesuai peraturan disiplin PNS. "Akan kita sanksi tegas. Nanti berkoordinasi dulu dengan daerah," ungkapnya.

Diberi Sanksi

Ketua Komite Pemantau Transparansi dan Akuntabilitas Sekolah (KOMPTRAS) Emil Pandiangan pun angkat bicara. Emil mengaku kepala sekolah atau guru-guru jangan terlibat politik praktis apalagi mengumpulkan massa mendukung salah satu bakal calon bupati.

Ia pun berharap Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Lasro Marbun harus memanggil oknum kepala sekolah SMA dan guru SMA/SMK di Pakpak Bharat. Menurutnya mereka harus diberi sanksi tegas. Bila penting mereka segera dicopot dari kepala sekolah. 

"Harus dicopotlah. Mereka kerjanya mendidik siswa-siswa, bukan mengumpulkan siswa untuk mendukung salah satu bakal calon," tukasnya.

Editor: Budi

T#g:GuruPakpak Bharat
Berita Terkait
  • Minggu, 02 Mei 2021 21:32

    Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Antonius D Tumanggor: Pendidik Harus Jadi Teladan

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor S.Sos menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional bagi para tenaga pendidik baik formal dan non formal. Te

  • Kamis, 22 Apr 2021 10:22

    Satgas Yonif 512 ajarkan berhitung sejak dini di perbatasan Papua

    Demi terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Kalipay memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak di Pos Kalipay Kampung Pund, Distrik Wari

  • Minggu, 18 Apr 2021 12:48

    Satgas Yonif 512 Ajarkan Cara Berhitung Sejak Dini Di Perbatasan Papua

    Untuk membantu pemerintah dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu bersaing di era globaliasi, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Kalibom mengunjungi kampung bin

  • Kamis, 15 Apr 2021 20:05

    Persiapan Sekolah Tatap Muka di Tebing Tinggi, Guru Divaksin

    Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi bersama Dinas Pendidikan setempat menggelar vaksinasi kepada tenaga pendidik (guru), Kamis (15/4/2021) di Ruang Laboratorium Terpadu Dinas Pendidikan Jalan Gunung Lou

  • Kamis, 15 Apr 2021 13:35

    Dua Guru Papua Gugur Dibunuh KKB, Nadiem Makarim: Terima Kasih Atas Pengabdianmu

    Ucapan duka turut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim atas gugurnya dua guru di Papua yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

  • Rabu, 14 Apr 2021 11:54

    Dari Bupati Hingga Masyarakat Kecam Aksi KSB Bunuh Guru dan Bakar Sekolah

    Aksi Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang membunuh dua orang tenaga pendidik (guru) Oktavianus Rayo (42) dan Yonathan Renden (28) serta membakar komplek guru dan sekolah di kampung Julugoma, Distr

  • Rabu, 14 Apr 2021 02:14

    Edy Rahmayadi Minta Tuan Guru Babussalam Doakan Masyarakat Sumut Lewati Pandemi Covid-19

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersilaturahmi dengan Tuan Guru  Babussalam Zikmal Fuad, pada hari pertama Ramadan, Selasa (13/4), di Kediaman Tuan Guru Babussalam, Desa Besilam, Ke

  • Minggu, 11 Apr 2021 20:11

    Front Bersenjata OPM (KKB) Teror Dunia Pendidikan, Tidak Ingin Masyarakat Papua Maju

    Aksi teror kembali dilakukan oleh KKB dan kali ini sasarannya adalah dunia pendidikan. Selain membunuh guru sebagai ujung tombak pendidikan, KKB juga menculik Kepala Sekolah, membakar sekolah dan ruma

  • Sabtu, 10 Apr 2021 17:10

    KKB Teror Kembali Dunia Pendidikan, 1 Guru Kembali Tewas Ditembak

    Teror terhadap dunia pendidikan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan membunuh guru di Distrik Beoga Kabupaten Puncak, terus berlanjut. Setelah membunuh Oktavianus Rayo yang ditembak saat be

  • Jumat, 09 Apr 2021 18:39

    KKB Kelompok Sabinus Waker Bunuh Seorang Guru di Puncak Papua

    Oktovianus Rayo (43) yang berprofesi sebagai guru salah satu SD di Kampung Julukoma Distrik Beoga Kabupaten Puncak, menjadi korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).Kapolda Papua Irje

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak