Minggu, 20 Sep 2020 21:07

Polemik Kotak Suara Kosong VS Paslon Di Daerah

Humbahas (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Selasa, 15 Sep 2020 08:45
Istimewa
Nama Balon (bakal calon) di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 2020, sudah muncul di publik. Namun beberapa daerah, masih ada balon kemungkinan tanpa perlawanan atau pesaing di Pilkada tersebut.

Perlawanan Paslon tunggal ini nantinya akan berhadapan dengan yang dikenal sebagai kotak kosong. Dengan kata lain, masyarakat memilih Paslon atau kotak kosong.

Hal yang serupa pernah terjadi di daerah lain, tidak menjamin kemenangan seutuhnya bagi paslon (pasangan calon) tersebut. Malahan ada di beberapa daerah, kotak kosong mendapatkan kemenangan.

Di daerah Sumatera Utara, kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang menjadi daya tarik, yang dalam pantauan UTAMANEWS, kemungkinan akan terjadi paslon vs kotak kosong (Paslon versus Kotak Kosong). 

Hal ini ditanggapi seorang praktisi hukum, Lambas Tony Pasaribu, SH,MH., di Lintong Ni Huta, Humbahas, Senin (14/9). 

Pengacara ini menanggapi dengan rasa prihatin melihat dan merasakan praktek demokrasi, jika paslon vs kotak kosong terjadi. "Perihal adanya Paslon tunggal ini di Pilkada, karena adanya upaya balon memborong partai politik. Sehingga, balon lainnya tidak bisa mendapatkan formulir KWK-1 sebagai syarat pendaftaran lampiran dukungan parpol (partai politik) pengusung dan pendukung. Sangat disesalkan, ketika suatu parpol di daerah, yang seharusnya mendukung kepentingan masyarakat, tidak ada lagi jika begini caranya. Parpol tidak ada yang konsisten pada perjuangan dan penampungan aspirasi masyarakat. Karena parpol tersebut memilih posisi aman pada pemerintahan, karena jelas adanya incumben", terang Lambas pada awak media.

Perihal strategi balon memborong Parpol, Lambas menanggapi belum jaminan menang dan terkesan pengecut. "Dengan memborong parpol ini merupakan upaya pengkebirian dan menyumbat saluran aspirasi masyarakat. Juga, termasuk menghempang dan tidak memberi peluang balon lainnya mendaftar. Strategi ini dianggap balon mampu memenangkannya di pilkada nantinya, padahal hal ini belum jaminan. Karena ada suatu daerah paslon kalah lawan kotak kosong. Kenapa? Karena mandat itu yang diberikan oleh masyarakat, sehingga perihal balon yang terkesan memaksa ini membuat pilihan lain pada masyarakat yaitu kotak kosong. Jika kotak kosong jatuh pada pilihan masyarakat terbanyak, alangkah malunya paslon tersebut. Dan paslon yang takut bersaing itu, pengecut", ungkap Lambas.

"Adanya cukong pada Paslon. Kita bisa melihat secara kasat mata, banyaknya pengusaha yang mendukung suatu Paslon, yang pastinya ada kepentingan di dalamnya. Dan, ketika Paslon tersebut terpilih, maka pengusaha tersebut menuntut janji politik Paslon. Kenapa? Karena tidak ada makan siang yang gratis", ilustrasinya

Di tempat berbeda, MPR Manullang yang merupakan aktivis reformasi di Kabupaten Taput pada tahun 1998, mengajak warga Kabupaten Humbahas tidak ragu untuk memenangkan kolom kosong. 

"Kita harus kuat dan jangan mudah terombang-ambing. Reformasi jilid pertama sudah berhasil meruntuhkan kekuasaan yang menindas kedaulatan rakyat. Tentu reformasi belum selesai," katanya.

Dia menyebut untuk reformasi jilid kedua saat ini, harus bisa meruntuhkan kesombongan elite partai politik, yakni memenangkan kolom kosong dalam Pilkada termasuk di Humbahas.

Pada keterangan tahapan pemilihan, Ketua KPU Humbahas Binsar P. Sihombing, menerangkan kepada awak media, pendaftaran balon sudah selesai. "Tahapan selanjutnya, 18 September penyerahan syarat untuk diverifikasi", terang Ketua KPU Humbahas.
Editor: Robi

T#g:humbahasPilkada 2020Pilkada Humbahas
Berita Terkait
  • Sabtu, 19 Sep 2020 12:19

    Edy Perintahkan 21 Daerah Di Sumut Laksanakan Rakor Penegakan Hukum Pilkada Serentak 2020

    Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) RI menggelar rapat koordinasi khusus penegakan hukum dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dalam masa pandemi Covid-19

  • Senin, 14 Sep 2020 17:14

    Musa Rajekshah Ingatkan Peserta Ikuti Tahapan Sesuai Aturan

    Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengingatkan pada seluruh peserta seleksi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi untuk mengikuti seluruh tahap

  • Sabtu, 12 Sep 2020 04:12

    Food Estate Humbahas Manfaatkan Lahan 30.000 Hektare

    Program food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) rencananya akan dimulai Oktober 2020 mendatang. Konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebu

  • Kamis, 10 Sep 2020 14:20

    Ketua Kopri PMII Sayangkan Minimnya Keterlibatan Perempuan Di Pilkada Serentak 2020 Se-Sumut

    Pilkada 2020 akan berlangsung di 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut). Dalam catatan yang diperoleh, ada 64 bakal pasangan calon (bapaslon) yang telah mendaftarkan diri ke KPU di tiap kabupaten

  • Sabtu, 05 Sep 2020 09:35

    Polda Sumut Siap Lakukan Pengamanan Pilkada 2020

    Kepolisian Daerah Sumatera Utara siap melakukan pengamanan seluruh rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Provinsi Sumut.

  • Selasa, 01 Sep 2020 19:41

    PSI Dukung Pasangan Juliadi - Amir Hamzah di Pilkada Binjai

    Beberapa Partai Politik (Parpol) siap mendukung dan mengusung jagoannya Pada Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang rencananya akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.Seperti yang

  • Selasa, 18 Agu 2020 22:18

    Humbahas Jadi Kawasan Food Estate

    Program Lumbung Pangan (Food Estate) Pemerintah Republik Indonesia (RI) terus digenjot untuk mempercepat ketahanan pangan Indonesia. Ada dua daerah yang saat ini dipilih untuk menjadi kawasan food est

  • Rabu, 29 Jul 2020 18:29

    Polres Tapsel dan Yon C Satbrimob Poldasu Laksanakan Gladi Simulasi Pengamanan Pilkada 2020

    Ratusan Personil Polres Tapanuli Selatan dan Personil Brimob Yon C Polda Sumut di Sipirok, melaksanakan gladi untuk persiapan Simulasi Pengamanan Tahapan Pilkada serentak di Lapangan Serasi Desa Bintu

  • Minggu, 26 Jul 2020 02:26

    Mewaspadai Hoax Jelang Pilkada 2020

    Jelang Pilkada, penyebaran berita hoax naik drastis, terutama di media sosial. Provokator sengaja membuat hoax untuk menggiring opini masyarakat, agar mereka memilih calon kepala daerah tertentu. Bany

  • Sabtu, 18 Jul 2020 13:18

    Terima PPDP Pilkada 2020, Akhyar: Sambut Pesta Demokrasi Dengan Suka Cita

    Guna mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkada 2020, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghimbau masyarakat Kota Medan agar memastikan diri terdaftar sebagai pemilih sehing

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak