Kamis, 27 Feb 2020 11:19
  • Home
  • Opini
  • Upaya PengamananTNI-Polri Patut Diapresiasi

Upaya PengamananTNI-Polri Patut Diapresiasi

Medan (utamanews.com)
Oleh: Ricky Renaldi, pengamat sosial politik
Kamis, 11 Jul 2019 03:11
Puspen TNI
Panglima TNI dan Kapolri
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah memastikan untuk siap membacakan putusan terkait perselisihan hasil pilpres 2019 yang diajukan kubu Prabowo- Sandi. "Keputusan punya daya ikat setelah diucapkan," jelas juru bicara MK Fajar Laksono.

Sehari jelang putusan, Fajar juga memastikan draf putusan sudah siap untuk dibacakan. Majelis hakim sudah berkoordinasi dengan kepaniteraan, sekjen serta seluruh petugas di MK.

Selain itu dalam upaya pengamanan di sekitar Gedung MK, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan mengatakan sebanyak 13.747 personel TNI- Polri berjaga di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) menjelang pembacaan putusan MK tentang perselisihan hasil pemilu (PHPU) Pilpres yang diajukan Prabowo- Sandi.

Sesuai dengan arahan dari pimpinan TNI dan Polri, para personel yang berjaga di MK tidak boleh menggunakan senjata api atau peluru tajam. Dalam apel pengamanan tidak ada personel TNI dan Polri membawa senjata api atau peluru tajam. "Intinya bahwa tidak diperkenankan atau tidak diperbolehkan anggota pakai senpi atau peluru tajam. Tadi dicek provost untuk yakinkan bahwa petugas tidak membawa peluru senjata tajam," ungkap Harry.


Harry pun menegaskan bahwa massa juga tidak diperkenankan melakukan aksi demo di sekitar gedung MK. Jika ada yang masih ingin melakukan demo, maka pihaknya akan meminta untuk kembali ke rumah masing- masing.

Apalagi massa demo sebelumnya banyak berasal dari luar Jakarta seperti Jawa Barat dan Banten.

Pihaknya juga sempat mengecek ke Patung Kuda, apakah ada massa demo. "Kalau memang ada massa yang datang seperti itu dari daerah lain akan kita imbau kembali ke rumah masing- masing," tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan izin kepada siapapun untuk melakukan demonstrasi di sekitar gedung MK. Jika masih ada, Polisi akan mengambil tindakan sesuai dengan SOP.

"Kami dari Polres Jakpus nggak keluarkan perizinan. (Kalau ada yang bertahan) Kita punya SOP dari himbauan sampai tindakan tegas sesuai dengan undang- undang," tutur Harry.


Upaya ini tentu merupakan langkah nyata dari TNI- Polri untuk mengamankan jalannya persidangan, sebagai antisipasi akan hal yang tidak diinginkan.

Juru Bicara BPN Andre Rosiade mengatakan bahwa dirinya akan menerima apapun keputusan MK dengan lapang dada.

Selain itu menurut Andre, Prabowo dan Sandiaga akan menyaksikan pembacaan putusan MK terkait PHPU di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta.

Dia mengatakan, pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Adil Makmur diundang Prabowo untuk hadir ke Kertanegara IV untuk bersama- sama menyaksikan putusan MK tersebut.

Meski acara demo dilabeli dengan kalimat halal bi halal, namun oleh sejumlah Ormas, hal itu dinilai sarat akan kepentingan politik. Juru Bicara Forum Silaturahmi Da'i Muda Jakarta Rikal Dzikri mengajak masyarakat untuk tidak mengikut demo yang disebut halal bi halal.

Wakil presiden Jusuf Kalla juga menilai bahwa aksi di MK yang mengatasnamakan halal bi halal dapat mencederai makna halal bi halal.


Sementara itu sekelompok massa nampak berkerumum mengelilingi satu mobil komando, tepat di depan patung kuda. Mereka datang untuk mengawal sidang putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019, di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sejumlah personel TNI- Polri terlihat melakukan pengamanan di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat. Kawat berduri terpasang tepat di depan Museum Gajah di Belakang kawat itu terparkir kendaraan taktis aparat.

Dalam kesempatan berbeda, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia ICMI Jimly Asshidiqie meyakini bahwa Mahkamah Konstitusi akan mengeluarkan putusan terbaik terkait dengan sengketa Pilpres sesuai asas hukum dan memiliki kredibilitas.

Dirinya juga meminta, apapun hasilnya nanti, agar setiap pihak dapat menghormati dan menghargai hasil hukumnya.

Pihak kepolisian telah mengatur arus lalu lintas di dua ruas Jalan Medan Merdeka Barat, untuk dilakukan pengalihan. Dimana ada beberapa ruas jalan yang ada di sekitar kantor MK dialihkan, baik di depan arah merdeka barat dari dua arus atau dua arah dialihkan melalui jalan Merdeka Selatan.

Sebelumnya Kapolri juga telah mengumumkan, bahwa selama sidang pengumuman hasil PHPU, tidak boleh ada aksi unjuk rasa di kantor MK. Berbagai upaya yang dilakukan TNI/Polri merupakan bentuk pengabdiannya kepada masyarakat guna memberikan rasa aman. Dengan adanya keikhlasan dan profesionalitas mereka, maka tidak berlebihan jika usaha mereka mendapat apresiasi masyarakat.

Editor: Iman

T#g:TNI-PolriTNI Polri
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 11 Feb 2020 16:21

    Dandim 0824/Jember dan Staf Ikut Hebohkan Ulang Tahun Kapolres Jember

    Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal  merupakan abituren Akademi Kepolisian Lulusan 2001, pada Senin (10/02/2020) genap berusia 42 tahun. Peringatan hari kelahirannya tersebut cukup heboh dan mer

  • Jumat, 31 Jan 2020 18:31

    Bukti Sinergitas, Koramil 09/NL Ikuti Apel Bersama Polsek Bilah Hilir

    Kata Sinergitas TNI/Polri diwujudkan oleh Koramil 09/Negeri Lama dan Polsek Bilah Hilir dalam bentuk Apel bersama, dilanjutkan kegiatan olahraga bersama di halaman kantor Polsek Bilah Hilir, Kelurahan

  • Selasa, 28 Jan 2020 15:38

    Panglima TNI: Peran TNI dan Polri Pada Era Perubahan Berkelanjutan

    Saat ini, peran TNI dan Polri berada pada era perubahan yang terus berkelanjutan, semuanya bergerak dinamis, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perubahan itu akan terjadi secara terus m

  • Jumat, 17 Jan 2020 22:07

    Panglima TNI: Kesetiaan Kepada NKRI Bentuk Nyata Sinergi TNI-Polri

    Kesetiaan kepada NKRI merupakan suatu bentuk nyata sinergi antara prajurit TNI-Polri guna menjamin stabilitas keamanan di Indonesia. Rakyat ingin melihat kekuatan besar yang dimiliki oleh Indonesia ya

  • Kamis, 16 Jan 2020 19:16

    Panglima TNI: Sinergitas TNI-Polri Ciptakan Stabilitas Keamanan Nasional

    Sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI)- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadikan satu kekuatan untuk menciptakan stabilitas keamanan nasional dan dampaknya langsung dirasakan oleh

  • Rabu, 18 Des 2019 17:48

    Panglima TNI Berikan Pengarahan Kepada Prajurit TNI-Polri se-Wilayah Surabaya

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si., memberikan pengarahan kepada ratusan Prajurit TNI dan Anggota Polri se-Wilayah Surab

  • Kamis, 12 Des 2019 18:32

    Sinergitas TNI-Polri Solid Berbenah Dalam Menyambut Natal Bersama Masyarakat di Senggo

    Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad bersama Koramil, Polsek dan masyarakat kampung Senggo, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Papua, melaksanakan penyiapan sarana ibadah dalam rangka menyambut Natal

  • Jumat, 29 Nov 2019 10:29

    Panglima TNI Tegaskan Sinergitas TNI-Polri Sampai Akhir Hayat

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si. memberikan pengarahan kepada 982 prajurit TNI dan Polri se-Jayawijaya, bertempat di G

  • Kamis, 31 Okt 2019 17:31

    Latihan Chandradimuka Salah Satu Upaya Membentuk Sinergisitas TNI-Polri

    Latihan Chandradimuka secara terintegrasi merupakan salah satu upaya untuk membentuk sinergisitas TNI-Polri dalam melaksanakan tugasnya di tengah-tengah masyarakat.Hal tersebut disampaikan Panglima TN

  • Sabtu, 26 Okt 2019 14:26

    Panglima TNI: Sinergitas TNI-Polri Untuk Menjaga NKRI

    Kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan untuk menjaga NKRI tetap utuh adalah sinergitas TNI dan Polri. Tanpa adanya sinergi tersebut akan ada gangguan, namun dengan sinergi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak