Jumat, 24 Sep 2021 21:47
  • Home
  • Opini
  • Tol Bocimi Akan Genjot Elektabilitas Jokowi

Tol Bocimi Akan Genjot Elektabilitas Jokowi

Medan (utamanews.com)
Oleh: Ridwan Nursalim, Pegiat Media Sosial
Sabtu, 13 Apr 2019 09:33
@beritagar
Sukabumi diharapkan dapat memberikan torehan suara sampai 60 persen, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin mulai meningkat di kota tersebut. Saat ini perolehan dukungan sementara paslon nomor 01 tersebut berada di kisaran 50 persen.

"Sukabumi mulai bangkit. Ada semangat. Yang dulunya kalah banyak, sekarang sudah sama. Mudah-mudahan besok akan naik lagi. Di Sukabumi sekitar 50 persen masih draw. Tapi besok, beberapa hari ini, kita harapkan akan naik cepat", tutur Ma'ruf Amin.

Dirinya menargetkan torehan suara 60 persen. Target tersebut dinilainya merupakan sesuatu yang tidak muluk- muluk mengingat masyarakat Sukabumi memiliki karakteristik rasional.

Menurutnya berbagai progress percepatan pembangunan infrastruktur pada era Jokowi cukup memberikan pengaruh terhadap peningkatan elektabulitasnya. Ke depannya, Ma'ruf bersama pasangannya akan terus mendorong kemajuan pembangunan di Sukabumi dalam berbagai sektor. "Iya, saya kira Sukabumi sudah harus lebih rasional, lebih bisa melihat kenyataan adanya upaya- upaya perbaikan. Kami ingin Sukabumi bisa terus lebih baik ke depan dengan pembangunan infrastruktur kemudian pembangunan SDM-nya. Kami, saya, dan Pak Jokowi berjanji untuk mengembangkan kemajuan di Sukabumi yang sebetulnya sudah dimulai," tutur Ma'ruf.


Berprogressnya pembangunan Tol Bogor-Ciawi- Sukabumi (BOCIMI) juga diyakini oleh cawapres Ma'ruf Amin sebagai pendongkrak elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di Sukabumi.

Menurutnya, peningkatan elektabilitas yang cukup signifikan di Sukabumi harus menjadi modal bagi kontestasi Pemilu 2019 April nanti untuk dapat meraih suara hingga 60 persen lebih. "Pastinya (Tol Bocimi berpengaruh). Makanya saya bilang, ini permulaan yang sudah bagus. (Tol Bocimi) yang sudah lama nggak maju- maju. Tapi sejak Pak Jokowi, sudah mulai," ujar Ma'ruf.

Demi kelangsungan hidup sebuah daerah, tentu pembangunan infrastruktur merupakan sesuatu yang penting. Karena dengan pembangunan yang ada maka akan menambah kesempatan bagi kemajuan suatu daerah. Pembangunan infrastruktur juga berdampak pada peningkatan lapangan kerja. Selain itu, akses untuk menuju ke suatu tempat akan semakin mudah sehingga akan mempercepat proses transportasi pengiriman barang baik dari dalam maupun luar daerah yang dapat meningkatkan aktifitas perputaran roda perekonomian daerah tersebut.

Dalam kesempatan berbeda Presiden Jokowi pernah menegaskan akan pentingnya pembangunan infrastruktur bagi suatu negara guna menghadapi era persaingan di masa mendatang. "Negara ini memerlukan infrastruktur. Tanpa itu jangan mimpi bisa bersaing. Jangan ngimpi kalau pembangkit listrik airport, pelabuhan enggak ada", ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, Pemerintahan yang ada di bawah naungan Joko Widodo saat ini fokus pada pembangunan infrastruktur di seluruh tanah air. Mulai dari pembangunan jalan tol, jalur kereta api, hingga pembangunan dan perluasan bandara serta pelabuhan. "Pembangunan perbatasan terkecil itu penting sekali. Saya selalu sampaikan kepada Menteri PU harus minimal dua kali lebih baik. Ini soal kebanggaan harga diri dan martabat. Masa kalah dengan negara tetangga?" imbuhnya.

Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa kerja keras pemerintah harus diikuti dengan dukungan dari masyarakat. Namun, saat ini Presiden menilai masih banyak masyarakat yang belum mengetahui program-program yang sedang dijalankan pemerintah. "Kasih tahu ke masyarakat kita sudah bekerja siang- malam, Sabtu-Minggu untuk menyelesaikan yang riil dibutuhkan masyarakat," ucapnya.

Mantan walikota Solo tersebut telah membangun tol sepanjang 782 kilometer yang telah rampung dikerjakan selama 4 tahun. Sehingga akses transportasi darat dapat memangkas waktu lebih cepat. "Di Indonesia bagian timur, di Papua, jalan rusak seperti ini banyak sekali. Masa hanya 120 kilometer memakan waktu dua atau tiga hari baru sampai. Harus menginap, harus masak di jalan. Inilah pentingnya infrastruktur," tutur Joko Widodo.

Meski pembangunan di Papua sempat terhambat karena adanya kelompok kriminal bersenjata, namun hal itu tidak menyurutkan Pemerintah untuk terus membangun Papua dan wilayah- wilayah lain di Indonesia agar dapat saling terhubung.

Pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Nusantara dilakukan dengan harapan agar keterhubungan antarwilayah menjadi lebih meningkat. Keterhubungan antar wilayah itu pada gilirannya akan menyatukan seluruh daerah di tanah air sehingga meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan.
Editor: Iman

T#g:InfrastrukturSukabumi
Berita Terkait
  • Jumat, 27 Agu 2021 19:27

    Danrem 174 Merauke: Pembangunan Poros Jalan Banti-Arwanop Akan Dilanjutkan

    Rencana pembangunan poros jalan yang menghubungkan wilayah Banti dengan Arwanop akan dilanjutkan di tahun 2021. Hal ini disampaikan Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko di hadapan Kepala Staf

  • Rabu, 25 Agu 2021 17:35

    Truk melebihi tonase rusak jalan di Binjai Barat

    Kerapnya truk berukuran besar yang membawa muatannya melebihi tonase, menjadi salahsatu penyebab rusaknya Jalan T. Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat.Dampaknya, warga sekitar sulit

  • Rabu, 25 Agu 2021 17:25

    Dinas PUPR dan Bappeda Sumut tinjau 4 ruas jalan provinsi yang rusak

    Plt Kepala Dinas PUPR Kota Tebing Tinggi Reza Aghista, ST, M.Si menerima kunjungan kerja Kasubbid Transportasi dan Perhubungan Bappeda Provinsi Sumatera Utara Dr. Ihsan Azhari, S.Sos, M.SP di Kantor D

  • Senin, 23 Agu 2021 18:13

    Infrastruktur Jelek, Warga Desa Taman Sari Keluhkan Jalan Rusak dan Sering Kebanjiran

    Terkait jeleknya Infrastuktur jalan di Desa Perhutaan Silau menuju Desa Taman Sari Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, membuat masyarakat setempat mengirimkan surat terbuka kepada Bupati Asahan

  • Sabtu, 21 Agu 2021 06:01

    Pemko Medan Segera Perbaiki Jalan Di Depan Pasar Sukaramai

    Meski ditengah situasi Pandemi Covid-19, Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution terus begerak cepat menyelesaikan setiap permasalahan di kota Medan, salah satunya perbaikan i

  • Kamis, 05 Agu 2021 09:55

    Ruas Jalan Desa Tebing Tinggi Sudah Dibangun, Masyarakat Gelar Syukuran

    Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menghadiri syukuran dan peresmian pembangunan jalan Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Rabu (04/08/2021).Acara yang juga dihadiri oleh Angg

  • Selasa, 13 Jul 2021 18:03

    Pemasangan Batu Kiri-Kanan Badan Jalan TMMD Terus Dikebut Satgas Kodim 0204/DS

    Pemasangan batu koral sebagai pembatas kiri-kanan badan jalan TMMD terus dikebut personel Satgas Kodim 0204/Deliserdang.Pekerjaan ini ikut dibantu warga sekitar Dusun VIII Pagar Gunung, Desa Mabar, Ke

  • Rabu, 07 Jul 2021 17:07

    Segera Rampung, Ini Wujud Jalan Cor Rigid Beton TMMD Kodim 0204/DS

    Dikebut dari siang hingga malam hari, pembangunan jalan cor rigid beton yang dikerjakan Satgas TMMD 111 Kodim 0204/DS tinggal menunggu rampung.Tak hanya personel Satgas, warga yang ikut membantu juga

  • Selasa, 06 Jul 2021 19:36

    Hari Ke-22, Semenisasi Jalan TMMD Kodim 0204/DS Capai 1.906 Meter

    Sampai hari ke-22 pelaksanaan TMMD ke-111 TA 2021 Kodim 0204/DS, Selasa (6/7/2021), progres semenisasi jalan dengan material cor rigid beton di Dusun VIII Pagar Gunung Desa Mabar Kecamatan Bangun Purb

  • Senin, 05 Jul 2021 17:05

    Hari Ke-21 TMMD Kodim 0204/DS, Jalan Cor Rigid Beton Tinggal 795 Meter Lagi

    Sampai hari ke-21 pelaksanaan TMMD ke-111 TA 2021 Kodim 0204/Deliserdang, Senin (5/7/2021), progres pengerjaan jalan cor rigid beton tersisa 795 meter lagi dari rencana sepanjang 2.545 meter. Pen

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak