Jumat, 26 Apr 2019 19:43
  • Home
  • Opini
  • Tol Bocimi Akan Genjot Elektabilitas Jokowi

Tol Bocimi Akan Genjot Elektabilitas Jokowi

Medan (utamanews.com)
Oleh: Ridwan Nursalim, Pegiat Media Sosial
Sabtu, 13 Apr 2019 09:33
@beritagar
Sukabumi diharapkan dapat memberikan torehan suara sampai 60 persen, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin mulai meningkat di kota tersebut. Saat ini perolehan dukungan sementara paslon nomor 01 tersebut berada di kisaran 50 persen.

"Sukabumi mulai bangkit. Ada semangat. Yang dulunya kalah banyak, sekarang sudah sama. Mudah-mudahan besok akan naik lagi. Di Sukabumi sekitar 50 persen masih draw. Tapi besok, beberapa hari ini, kita harapkan akan naik cepat", tutur Ma'ruf Amin.

Dirinya menargetkan torehan suara 60 persen. Target tersebut dinilainya merupakan sesuatu yang tidak muluk- muluk mengingat masyarakat Sukabumi memiliki karakteristik rasional.

Menurutnya berbagai progress percepatan pembangunan infrastruktur pada era Jokowi cukup memberikan pengaruh terhadap peningkatan elektabulitasnya. Ke depannya, Ma'ruf bersama pasangannya akan terus mendorong kemajuan pembangunan di Sukabumi dalam berbagai sektor. "Iya, saya kira Sukabumi sudah harus lebih rasional, lebih bisa melihat kenyataan adanya upaya- upaya perbaikan. Kami ingin Sukabumi bisa terus lebih baik ke depan dengan pembangunan infrastruktur kemudian pembangunan SDM-nya. Kami, saya, dan Pak Jokowi berjanji untuk mengembangkan kemajuan di Sukabumi yang sebetulnya sudah dimulai," tutur Ma'ruf.


Berprogressnya pembangunan Tol Bogor-Ciawi- Sukabumi (BOCIMI) juga diyakini oleh cawapres Ma'ruf Amin sebagai pendongkrak elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di Sukabumi.

Menurutnya, peningkatan elektabilitas yang cukup signifikan di Sukabumi harus menjadi modal bagi kontestasi Pemilu 2019 April nanti untuk dapat meraih suara hingga 60 persen lebih. "Pastinya (Tol Bocimi berpengaruh). Makanya saya bilang, ini permulaan yang sudah bagus. (Tol Bocimi) yang sudah lama nggak maju- maju. Tapi sejak Pak Jokowi, sudah mulai," ujar Ma'ruf.

Demi kelangsungan hidup sebuah daerah, tentu pembangunan infrastruktur merupakan sesuatu yang penting. Karena dengan pembangunan yang ada maka akan menambah kesempatan bagi kemajuan suatu daerah. Pembangunan infrastruktur juga berdampak pada peningkatan lapangan kerja. Selain itu, akses untuk menuju ke suatu tempat akan semakin mudah sehingga akan mempercepat proses transportasi pengiriman barang baik dari dalam maupun luar daerah yang dapat meningkatkan aktifitas perputaran roda perekonomian daerah tersebut.

Dalam kesempatan berbeda Presiden Jokowi pernah menegaskan akan pentingnya pembangunan infrastruktur bagi suatu negara guna menghadapi era persaingan di masa mendatang. "Negara ini memerlukan infrastruktur. Tanpa itu jangan mimpi bisa bersaing. Jangan ngimpi kalau pembangkit listrik airport, pelabuhan enggak ada", ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, Pemerintahan yang ada di bawah naungan Joko Widodo saat ini fokus pada pembangunan infrastruktur di seluruh tanah air. Mulai dari pembangunan jalan tol, jalur kereta api, hingga pembangunan dan perluasan bandara serta pelabuhan. "Pembangunan perbatasan terkecil itu penting sekali. Saya selalu sampaikan kepada Menteri PU harus minimal dua kali lebih baik. Ini soal kebanggaan harga diri dan martabat. Masa kalah dengan negara tetangga?" imbuhnya.

Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa kerja keras pemerintah harus diikuti dengan dukungan dari masyarakat. Namun, saat ini Presiden menilai masih banyak masyarakat yang belum mengetahui program-program yang sedang dijalankan pemerintah. "Kasih tahu ke masyarakat kita sudah bekerja siang- malam, Sabtu-Minggu untuk menyelesaikan yang riil dibutuhkan masyarakat," ucapnya.

Mantan walikota Solo tersebut telah membangun tol sepanjang 782 kilometer yang telah rampung dikerjakan selama 4 tahun. Sehingga akses transportasi darat dapat memangkas waktu lebih cepat. "Di Indonesia bagian timur, di Papua, jalan rusak seperti ini banyak sekali. Masa hanya 120 kilometer memakan waktu dua atau tiga hari baru sampai. Harus menginap, harus masak di jalan. Inilah pentingnya infrastruktur," tutur Joko Widodo.

Meski pembangunan di Papua sempat terhambat karena adanya kelompok kriminal bersenjata, namun hal itu tidak menyurutkan Pemerintah untuk terus membangun Papua dan wilayah- wilayah lain di Indonesia agar dapat saling terhubung.

Pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Nusantara dilakukan dengan harapan agar keterhubungan antarwilayah menjadi lebih meningkat. Keterhubungan antar wilayah itu pada gilirannya akan menyatukan seluruh daerah di tanah air sehingga meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan.
Editor: Iman

T#g:InfrastrukturSukabumi
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Apr 2019 08:20

    Dukung Hasil Pemilu, Mari Rajut Kembali Persatuan Bangsa Menuju Suksesnya Pembangunan Indonesia Maju

    Pemilihan Umum bukan sekadar siklus lima tahunan yang biasa. Pemilu merupakan sebuah sarana untuk mencari pemimpin yang benar-benar peduli dengan rakyat Indonesia. Outputnya adalah untuk mewujudkan ne

  • Selasa, 16 Apr 2019 15:16

    Sindir Jokowi, Iklan Kampanye Prabowo- Sandi Tanpa Solusi

    Sebuah iklan kampanye pasangan 02 Prabowo- Sandi sempat mencuri perhatian. Hal ini lantaran isinya menyindir pembangunan infrastruktur yang digalakkan oleh pemerintahan Jokowi.

  • Senin, 04 Mar 2019 16:04

    Peningkatan Jalan Ujung Batu I, Hitungan Bulan Rusak di Beberapa Titik

    Proyek peningkatan jalan yang didampingi oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembagunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Padang Lawas,  sudah mulai rusak di beberapa titik.Padahal peningka

  • Sabtu, 02 Mar 2019 14:02

    Pengerjaan Peningkatan Jalan Ujung Batu I Terkesan Dipaksakan

    Masyarakat menyoroti peningkatan jalan Sp. Provinsi Ujung batu I, kecamatan Hutaraja Tinggi yang dibangun Pemkab Padang Lawas melalui Dinas Pekerjaan Umum Bidang Bina Marga.Ketua KNPI Palas Risman Has

  • Jumat, 08 Feb 2019 15:08

    Jalan Pasar 7 Tembung, Rusak Parah

    Kondisi badan jalan Pasar 7, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara sangat memprihatinkan.Masyarakat pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan ya

  • Selasa, 22 Jan 2019 15:22

    Prajurit Satgas Pamtas Buka Akses Jalan Menuju GKI Elsadae Bersama Masyarakat

    Prajurit Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Pos Muara Tami yang dipimpin Sertu I Putu melaksanakan kegiatan karya bhakti pembuatan akses jalan menuju Gereja GKI Elsadae bersama masyarakat Desa Skouw Sae,

  • Kamis, 13 Des 2018 03:13

    Menelusuri Arah Utang Pemerintah Era Kepemimpinan Joko Widodo

    Selama masa pemerintahan Presiden Jokowi, rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada pada kisaran 30 persen atau meningkat dari 24,7 persen pada 2014. Namun, berdasarkan UU Keu

  • Sabtu, 17 Nov 2018 18:57

    Proyek Jalan Beton di Labuhanbatu Belum Selesai, Sudah Digilas Truk Bermuatan Puluhan Ton

    Sangat memprihatinkan kondisi dalam pelaksanaan pekerjaan proyek jalan beton dari Lingkungan Perlayuan menuju Kelurahan Pulo Padang Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu. Pasalnya, kondisi

  • Jumat, 16 Nov 2018 14:06

    Terkait Peningkatan Jalan Sp. Provinsi Aliaga Desa Ujung Batu I, Ketua KNPI: Mesti Diperiksa Aparat Hukum

    Temuan BPK- RI pada paket proyek peningkatan jalan Sp. Provinsi (Aliaga)  Desa Ujung Batu I, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas yang disebut-sebut milik ketua Gapensi Palas, hanya

  • Jumat, 16 Nov 2018 12:16

    Dinas BM Provsu Tingkatkan Badan Jalan di Palas

    Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) melalui Dinas Bina Marga Provsu di Kantor UPT. Dinas Bina Marga Gunung Tua, melakukan kegiatan peningkatan struktural badan jalan Provsu jurusan Sibuhuan-Ujung Ba

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak