Jumat, 29 Mei 2020 06:47
  • Home
  • Opini
  • Tol Bocimi Akan Genjot Elektabilitas Jokowi

Tol Bocimi Akan Genjot Elektabilitas Jokowi

Medan (utamanews.com)
Oleh: Ridwan Nursalim, Pegiat Media Sosial
Sabtu, 13 Apr 2019 09:33
@beritagar
Sukabumi diharapkan dapat memberikan torehan suara sampai 60 persen, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin mulai meningkat di kota tersebut. Saat ini perolehan dukungan sementara paslon nomor 01 tersebut berada di kisaran 50 persen.

"Sukabumi mulai bangkit. Ada semangat. Yang dulunya kalah banyak, sekarang sudah sama. Mudah-mudahan besok akan naik lagi. Di Sukabumi sekitar 50 persen masih draw. Tapi besok, beberapa hari ini, kita harapkan akan naik cepat", tutur Ma'ruf Amin.

Dirinya menargetkan torehan suara 60 persen. Target tersebut dinilainya merupakan sesuatu yang tidak muluk- muluk mengingat masyarakat Sukabumi memiliki karakteristik rasional.

Menurutnya berbagai progress percepatan pembangunan infrastruktur pada era Jokowi cukup memberikan pengaruh terhadap peningkatan elektabulitasnya. Ke depannya, Ma'ruf bersama pasangannya akan terus mendorong kemajuan pembangunan di Sukabumi dalam berbagai sektor. "Iya, saya kira Sukabumi sudah harus lebih rasional, lebih bisa melihat kenyataan adanya upaya- upaya perbaikan. Kami ingin Sukabumi bisa terus lebih baik ke depan dengan pembangunan infrastruktur kemudian pembangunan SDM-nya. Kami, saya, dan Pak Jokowi berjanji untuk mengembangkan kemajuan di Sukabumi yang sebetulnya sudah dimulai," tutur Ma'ruf.


Berprogressnya pembangunan Tol Bogor-Ciawi- Sukabumi (BOCIMI) juga diyakini oleh cawapres Ma'ruf Amin sebagai pendongkrak elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di Sukabumi.

Menurutnya, peningkatan elektabilitas yang cukup signifikan di Sukabumi harus menjadi modal bagi kontestasi Pemilu 2019 April nanti untuk dapat meraih suara hingga 60 persen lebih. "Pastinya (Tol Bocimi berpengaruh). Makanya saya bilang, ini permulaan yang sudah bagus. (Tol Bocimi) yang sudah lama nggak maju- maju. Tapi sejak Pak Jokowi, sudah mulai," ujar Ma'ruf.

Demi kelangsungan hidup sebuah daerah, tentu pembangunan infrastruktur merupakan sesuatu yang penting. Karena dengan pembangunan yang ada maka akan menambah kesempatan bagi kemajuan suatu daerah. Pembangunan infrastruktur juga berdampak pada peningkatan lapangan kerja. Selain itu, akses untuk menuju ke suatu tempat akan semakin mudah sehingga akan mempercepat proses transportasi pengiriman barang baik dari dalam maupun luar daerah yang dapat meningkatkan aktifitas perputaran roda perekonomian daerah tersebut.

Dalam kesempatan berbeda Presiden Jokowi pernah menegaskan akan pentingnya pembangunan infrastruktur bagi suatu negara guna menghadapi era persaingan di masa mendatang. "Negara ini memerlukan infrastruktur. Tanpa itu jangan mimpi bisa bersaing. Jangan ngimpi kalau pembangkit listrik airport, pelabuhan enggak ada", ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, Pemerintahan yang ada di bawah naungan Joko Widodo saat ini fokus pada pembangunan infrastruktur di seluruh tanah air. Mulai dari pembangunan jalan tol, jalur kereta api, hingga pembangunan dan perluasan bandara serta pelabuhan. "Pembangunan perbatasan terkecil itu penting sekali. Saya selalu sampaikan kepada Menteri PU harus minimal dua kali lebih baik. Ini soal kebanggaan harga diri dan martabat. Masa kalah dengan negara tetangga?" imbuhnya.

Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa kerja keras pemerintah harus diikuti dengan dukungan dari masyarakat. Namun, saat ini Presiden menilai masih banyak masyarakat yang belum mengetahui program-program yang sedang dijalankan pemerintah. "Kasih tahu ke masyarakat kita sudah bekerja siang- malam, Sabtu-Minggu untuk menyelesaikan yang riil dibutuhkan masyarakat," ucapnya.

Mantan walikota Solo tersebut telah membangun tol sepanjang 782 kilometer yang telah rampung dikerjakan selama 4 tahun. Sehingga akses transportasi darat dapat memangkas waktu lebih cepat. "Di Indonesia bagian timur, di Papua, jalan rusak seperti ini banyak sekali. Masa hanya 120 kilometer memakan waktu dua atau tiga hari baru sampai. Harus menginap, harus masak di jalan. Inilah pentingnya infrastruktur," tutur Joko Widodo.

Meski pembangunan di Papua sempat terhambat karena adanya kelompok kriminal bersenjata, namun hal itu tidak menyurutkan Pemerintah untuk terus membangun Papua dan wilayah- wilayah lain di Indonesia agar dapat saling terhubung.

Pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Nusantara dilakukan dengan harapan agar keterhubungan antarwilayah menjadi lebih meningkat. Keterhubungan antar wilayah itu pada gilirannya akan menyatukan seluruh daerah di tanah air sehingga meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan.
Editor: Iman

T#g:InfrastrukturSukabumi
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2020 16:18

    Rakyat kesal, jalan sepanjang 3 Kilometer di Hamparan Perak kupak kapik

    Masyarakat Hamparan Perak kabupaten Deli Serdang merindukan adanya perbaikan infrastruktur jalan dari pemerintah.

  • Jumat, 01 Mei 2020 13:01

    Baru beberapa bulan siap dikerjakan, jalan rabat beton di Parmeraan- Nabonggal sudah rusak

    Jalan rabat beton yang dikerjakan oleh PT. OGM dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun Anggaran 2019, tampak sudah rusak.

  • Minggu, 15 Mar 2020 23:45

    Bantu Masyarakat Cor Jalan, Koramil 0824/17 Sumberbaru Karya Bakti TNI

    Jalan desa yang menghubungkan antara Desa Jamintoro dan Desa Jatiroto mengalami kerusakan di beberapa titik akibat tergerus air hujan.

  • Minggu, 15 Mar 2020 03:15

    Ibu Kota Negara Baru Menggunakan Konsep Modern

    Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur menjadi sebuah langkah bagi pemerintah untuk mentransformasi beragam konsep yang modern, seperti smart city yang akan diterapkan di Penajam Paser Utara, penera

  • Senin, 03 Feb 2020 19:03

    Banjir Bandang Putus Jalan Desa, Dandim 0824/Jember Bersama Forkopimda Turun Ke Lapangan

    Cuaca ekstrim yang berpotensi turunnya hujan dengan intensitas curah hujan yang relatif tinggi mulai berdampak di Jember, mengakibatkan aliran kali dengan hulu di lereng Gunung Argopuro tepatnya di wi

  • Kamis, 23 Jan 2020 20:03

    Inilah Kondisi Jalan Utama Di Kecamatan Ujung Batu, Paluta

    Masyarakat Menanti, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara, kesal dan kecewa akibat harus melintasi jalan yang sangat memprihatinkan, di jalan antara Desa Mananti dan Desa ManareTua, di ke

  • Minggu, 19 Jan 2020 11:19

    Babinsa Curah Kalong Bantu Masyarakat Kerjabakti Lebarkan Jalan Desa

    Salah satu sarana untuk mendukung rutinitas warga masyarakat Desa Sumberkalong Kec Bangsalsari Kab Jember, adalah tersedianya jalan desa yang memadai. Kondisi jalan desa yang menghubungkan Dusun Sumbe

  • Rabu, 15 Jan 2020 17:15

    Satgas Yonif 755 Kostrad Bersama Masyarakat Perbaiki Jalan Papan di Kampung Senggo Papua

    Personel Satgas Yonif 755/Yalet/20/3 Kostrad bersama-sama dengan Koramil dan masyarakat memperbaiki jalan papan yang berada di Kampung Senggo, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Papua, Rabu (15/1/2

  • Rabu, 08 Jan 2020 14:28

    Sertijab 48 Kades, Camat Dolok: Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan

    Serah terima jabatan (Sertijab) 48 orang Kepala Desa (Kades) Se-Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang dihadiri Assisten II Pemkab Paluta selaku perwakilan dari Bupati Paluta Andar

  • Kamis, 02 Jan 2020 14:12

    Masyarakat Ingatkan Gubernur Sumut Untuk Perbaiki Jalinsum di Sinabongan

    Jalan lintas provinsi Sumut, di ruas jalan Hutaimbaru ke Sipiongot, tepatnya di desa Sinabongan sampai ke desa Pasar Sipiongot cenderung semakin rusak. Banyak titik berlobang dan digenangi air yang te

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak