Rabu, 26 Feb 2020 06:48
  • Home
  • Opini
  • Tak Kenal Lelah, TNI-Polri Solid Jaga Sidang Putusan MK

Tak Kenal Lelah, TNI-Polri Solid Jaga Sidang Putusan MK

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Lisa Saputri Lazuardi, pengamat sosial politik
Selasa, 02 Jul 2019 03:02
@Metro_TV
Ilustrasi pengamanan di gedung MK
Beredar informasi massa akan berkumpul dalam "Aksi Akbar Super Damai Atraksi Islam dan Nasionalis", diikuti oleh 12- 21 juta orang dari seluruh provinsi di Indonesia pada 26- 28 Juni mendatang.

Acara tersebut digagas oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN), namun Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa acara tersebut tidak masuk akal. "Mana mungkin, logika berpikirnya saja sudah tidak sampai, untuk mengumpulkan orang begitu banyak. Masyarakat di Jakarta berapa jumlahnya? Kalau 22 juta orang (datang) ke Jakarta, nanti kita semua tidak bisa berdiri. Kita berpikir logis saja," ujar Dedi.

Pihaknya juga menyatakan, bahwa Polri telah menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi ke kantor Mahkamah Konstitusi (MK) lantaran area tersebut steril dari berbagai aksi massa.

Pada kesempatan yang lain, aparat gabungan telah mengadakan 'Apel Konsolidasi Ketupat Jaya 2019 dan Kesiapan PAM Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Mahkamah Konstitusi (MK)' di Monas, Jakarta Pusat.


Irjen Pol Gatot Eddy Pramono selaku Kapolda Metro Jaya mengatakan, dalam menjalankan tugas, para personel kepolisian haruslah mengikuti prosedur tetap (protap). "Dalam pengamanan harus tetap berpedoman pada protap dan aturan yang dimiliki instansi Polri dan TNI," ujarnya.

Gatot juga mengatakan bahwa, aparat yang dikerahkan kali ini harus bangga menjadi bagian yang diberi tugas, lantaran tidak semua personel diberikan kepercayaan dalam pengamanan ini. Sehingga rangkaian Pemilu 2019 dapat berjalan dengan sukses. Tujuan apel, lanjut Gatot, sebagai sarana konsolidasi pengecekan sejauh mana personel dan peralatan yang akan digunakan telah siap. "Kami mampu berikan terbaik kepada masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya," ucapnya.

Sementara itu, Panglima Kodam Jaya Mayjend Eko Margiyono menegaskan, para personel harus berkonsentras tinggi dan memahami protap. "Personel harus penuhi perintah dan rantai komando untuk mencegah pelanggaran dalam pengamanan ini," ucap Eko.

Ia menyatakan, bahwa seluruh anggota yang bertugas untuk tetap waspada pada seluruh provokasi yang memecah belah TNI dan Polri.

"Jangan mudah percaya pada berita hoaks. Jangan ada TNI dan Polri yang jadi provokator dan sebar berita bohong," Tukas Eko.


Sebanyak 1.100 personel TNI disiagakan untuk menjaga Mahkamah Konstitusi (MK) dalam proses gugatan Pemilu 2019. Personel tersebut dikerahkan dari pihak kepolisian.

Juru Bicara MK Fajar Laksono mengatakan, 1.100 personel terdiri atas berbagai satuan mulai dari Sabhara, Brimob, Polwan maupun TNI. Namun Fajar sendiri tidak merinci mekanisme pengamanan maupun penempatan personel. Ia beralasan, penempatan dilakukan sesuai tim hasil kajian tim keamanan.

Fajar juga mengatakan, personel tersebut sudah bersiaga hingga saat putusan nanti. Oleh sebab itu, Fajar mempersilahkan massa untuk hadir ke MK bila ingin mendampingi paslon yang mengajukan gugatan Pemilu. "Intinya ya itu, kita sudah siap lah 1100 personel dari Brimob, Sabhara, Polwan dan Pamobvit bahkan TNI AD sudah siap. Jad sekiranya nanti betul membawa massa yang kita siap juga", tutur Fajar.

Batas waktu terakhir MK menerima gugatan Pemilu berdasarkan undang- undang adalah Jumat (24/5/2019) pukul 01.46 WIB untuk legislatif  sementara Pilpres pada Jumat (24/5/2019) pukul 24.00 WIB.


Fajar juga mengatakan, bahwa kepaniteraan telah siap menerima gugatan dalam jangka waktu 3 x 24 jam sesuai aturan yang berlaku. Mereka sudah menerapkan sistem shift sehingga para penggugat bisa mendaftarkan hingga batas waktu sah yang ditentukan.

Ia pun sudah mengantisipasi kemungkinan para penggugat mendaftarkan di waktu terakhir seperti pendaftaran sengketa pemilu 2014 lalu.

Tentunya masyarakat tidak perlu mendatangi gedung MK, hal ini karena segala keputusan MK tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Jika kita merujuk pada kericuhan yang pernah terjadi pada 21- 22 Mei lalu, tentu akan menjadi pembelajaran bagi kita semua agar tidak perlu berbondong- bondong datang ke MK. Hal  ini karena sesi persidangan bisa kita pantau melalui berbagai media.

Meski demikian, upaya pemerintah dalam mengamankan jalannya persidangan PHPU di MK patut diapresiasi, karena pemerintah telah menjamin keamanan dan keselamatan peserta sidang PHPU di MK.
Editor: Iman

T#g:TNI-PolriTNI Polri
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 11 Feb 2020 16:21

    Dandim 0824/Jember dan Staf Ikut Hebohkan Ulang Tahun Kapolres Jember

    Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal  merupakan abituren Akademi Kepolisian Lulusan 2001, pada Senin (10/02/2020) genap berusia 42 tahun. Peringatan hari kelahirannya tersebut cukup heboh dan mer

  • Jumat, 31 Jan 2020 18:31

    Bukti Sinergitas, Koramil 09/NL Ikuti Apel Bersama Polsek Bilah Hilir

    Kata Sinergitas TNI/Polri diwujudkan oleh Koramil 09/Negeri Lama dan Polsek Bilah Hilir dalam bentuk Apel bersama, dilanjutkan kegiatan olahraga bersama di halaman kantor Polsek Bilah Hilir, Kelurahan

  • Selasa, 28 Jan 2020 15:38

    Panglima TNI: Peran TNI dan Polri Pada Era Perubahan Berkelanjutan

    Saat ini, peran TNI dan Polri berada pada era perubahan yang terus berkelanjutan, semuanya bergerak dinamis, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perubahan itu akan terjadi secara terus m

  • Jumat, 17 Jan 2020 22:07

    Panglima TNI: Kesetiaan Kepada NKRI Bentuk Nyata Sinergi TNI-Polri

    Kesetiaan kepada NKRI merupakan suatu bentuk nyata sinergi antara prajurit TNI-Polri guna menjamin stabilitas keamanan di Indonesia. Rakyat ingin melihat kekuatan besar yang dimiliki oleh Indonesia ya

  • Kamis, 16 Jan 2020 19:16

    Panglima TNI: Sinergitas TNI-Polri Ciptakan Stabilitas Keamanan Nasional

    Sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI)- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadikan satu kekuatan untuk menciptakan stabilitas keamanan nasional dan dampaknya langsung dirasakan oleh

  • Rabu, 18 Des 2019 17:48

    Panglima TNI Berikan Pengarahan Kepada Prajurit TNI-Polri se-Wilayah Surabaya

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si., memberikan pengarahan kepada ratusan Prajurit TNI dan Anggota Polri se-Wilayah Surab

  • Kamis, 12 Des 2019 18:32

    Sinergitas TNI-Polri Solid Berbenah Dalam Menyambut Natal Bersama Masyarakat di Senggo

    Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad bersama Koramil, Polsek dan masyarakat kampung Senggo, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Papua, melaksanakan penyiapan sarana ibadah dalam rangka menyambut Natal

  • Jumat, 29 Nov 2019 10:29

    Panglima TNI Tegaskan Sinergitas TNI-Polri Sampai Akhir Hayat

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si. memberikan pengarahan kepada 982 prajurit TNI dan Polri se-Jayawijaya, bertempat di G

  • Kamis, 31 Okt 2019 17:31

    Latihan Chandradimuka Salah Satu Upaya Membentuk Sinergisitas TNI-Polri

    Latihan Chandradimuka secara terintegrasi merupakan salah satu upaya untuk membentuk sinergisitas TNI-Polri dalam melaksanakan tugasnya di tengah-tengah masyarakat.Hal tersebut disampaikan Panglima TN

  • Sabtu, 26 Okt 2019 14:26

    Panglima TNI: Sinergitas TNI-Polri Untuk Menjaga NKRI

    Kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan untuk menjaga NKRI tetap utuh adalah sinergitas TNI dan Polri. Tanpa adanya sinergi tersebut akan ada gangguan, namun dengan sinergi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak