Kamis, 20 Jun 2019 23:20
  • Home
  • Opini
  • Serbat Tuntas, Sang Perekayasa Informasi (Hoax)

Serbat Tuntas, Sang Perekayasa Informasi (Hoax)

Medan (utamanews.com)
Oleh: Nurul Ilmi Sani, Pengamat Masalah Sosial Politik
Selasa, 19 Mar 2019 03:19
@rikmasukses
Salahsatu tersangka hoax
Indonesia adalah Negara yang bersistem demokrasi yang membuka kebebasan informasi. Namun bukan berarti kebebasan itu bisa disalahgunakan dengan menyebarkan berita bohong yang penuh rekayasa dengan seenak hati. Siapa yang menyangka kebencian bisa dijadikan komoditas. Kendati demikian, berita hoaks telah lama bergerak bebas di dunia maya. Bukan hanya dunia maya, melainkan di kehidupan nyata. Bahkan menjadi bahan politik guna membangun opini publik.

Dampak yang telah ditimbulkan oleh para perekayasa informasi telah mengacaukan masyarakat. Banyak kasus buruk yang terjadi akibat Hoax, karena banyak oknum atau para perekayasa yang memang sengaja memanfaatkan hoax sebagai pedang mereka untuk menimbulkan perang masyarakat.

Kembali ke hoax, hoax adalah berita bohong yang disebarkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan kejahatan suatu oknum. Menurut kamus besar Indonesia, 'hoaks' didefinisikan sebagai 'malicious deception' atau kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat.'

Dari segi bahasanya arti kata hoaks tidaklah terdengar indah, bahkan hoaks tidak asing lagi di telinga setiap rakyat Indonesia yang berarti sesuatu yang membahayakan. Kalau hoaksnya saja membahayakan, berarti sang pelaku rekayasa informasinya adalah orang-orang yang sangat berbahaya dengan pola kerja yang membahayakan keutuhan Negara.


Bayangkan, betapa bahayanya kalau sang perekayasa berita bohong bermain-main dengan hal yang sungguh tak layak pakai. Membuat orang-orang lalai dengan sesuatu yang tak seharusnya dipercayai. Betapa kemunduran moral sebagai masyarakat kita sudah bearada di titik nadir. Tentu pelaku-pelakunya harus segera diusut dan dikenakan pasal yang diatur dengan undang-undang.

Kementrian Komunikasi dan Informatika akan menerapkan kebijakan denda terhadap media sosial yang tidak mampu menangani berita bohong atau menyesatkan. Direktur jendral aplikasi dan Informatika Kementerian dan Informatika Kominfo, Semual Abrijani Pengerapan mengatakan, dalam waktu dekat konsep denda kepada media sosial terkait hoax diterapkan di Indonesia.

Namun, walaupun telah dilakukan berbagai cara oleh pemerintah untuk menanggulangi hoax (berita bohong), para perekayasa tak kunjung sadar akan perilaku kriminal yang telah mereka lakukan. Inilah keberanian orang-orang pengecut tanpa unsur akal sehat. Hal ini menjadi masalah yang dapat menjatuhkan pembangunan Nasional.

Oleh karena itu oknum tersebut (para perekayasa informasi) harus segera diusut tuntas, dengan penindakan tegas. Dan juga Negara atau khususnya pemerintah yang memiliki andil untuk penuntasan ini agar cepat bertindak adil untuk semua keganjalan yang dapat menghancurkan keutuhan Negara. Pun harus mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap kemajemukan bangsa ini. Demi terciptanya Negara yang damai dan berkualitas. Tak hanya pemerintah yang berupaya untuk menuntaskan hoax, upaya setiap rakyat Indonesia untuk menghidupkan kembali akal sehat yang mungkin sempat mati ditelan hoaks-hoaks yang beredar.

Marilah kita ciptakan optimisme dalam berfikir dengan meninggalkan media sosial yang membawa dalam keburukan. Dan tak kalah pentingnya adalah marilah meningkatkan minat baca setiap individu rakyat Indonesia, karena dengan membacalah kita dapat mengenal dunia, bukan diperkenalkan dunia oleh para perekayasa informasi yang kurang pengetahuan. Dengan inilah dapat terciptanya Negara Indonesia yang damai dan sejahtera dalam mengahadapi masa depan khususnya Pemilu 2019. Dan semoga, dengan hal ini pada 17 April yang akan datang terwujudnya Indonesia baru, yaitu hari hidupnya akal sehat, yang terbebas dari segala isu-isu yang beragam dan tak jelas maksud dan tujuanya, serta menyebabkan keterpecah-belahan warga negara Indonesia.

Editor: Iman

T#g:polisi
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Senin, 15 Apr 2019 03:15

    Waspada Politisasi, Polri Tetap Netral Dalam Pemilu 2019

    Diketahui AKP Sulman Aziz selaku mantan Kapolsek Pasirwangi Garut, telah memberikan pernyataan di depan sejumlah awak media pada senin 1 April 2019. Dalam konferensi pers tersebut, dirinya mengklarifi

  • Selasa, 05 Mar 2019 14:55

    Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa Pada 2 Pemain Timnas U-22

    Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anggota Polri Atas Prestasinya Membawa Timnas Sepak Bola Indonesia Menjadi Juara Piala AFF U-22

  • Selasa, 26 Feb 2019 19:26

    Satu Ketauladanan Lebih Baik Dari Sejuta Arahan

    Satu ketauladanan lebih baik dari sejuta arahan. Implementasikan pepatah tersebut dalam pelaksanaan tugas yang kita emban setiap harinya.

  • Rabu, 13 Feb 2019 10:43

    DPD GMNI Sumut Kecam Tindakan Represif Kepolisian di Balikpapan

    DPD GMNI Sumut, mengecam keras aksi represif Kepolisian dalam menyikapi unjukrasa mahasiswa dalam rangka memperingati HUT Balikpapan yang ke 122.Ketua DPD GMNI Sumut, Faith Manalu sangat menyesalkan p

  • Sabtu, 09 Feb 2019 06:39

    Jum'at Berkah Polsek Bilah Hilir di Masjid Al- Ihklas, Ipda Larjo: Polisi Itu Pelayan Masyarakat

    Personel Polsek Bilah Hilir melaksanakan program Jum'at Berkah di Masjid Al Ihklas Dusun Sei Bunga, Kelurahan Negeri Lama Seberang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten LabuhanBatu, Jumat (8/2/2019).

  • Jumat, 08 Feb 2019 10:18

    Kapolrestabes Medan Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2019

    Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH,SIK,MSi menghadiri upacara gelar operasi Gaktib dan Yustisi tahun 2019 di lapangan hijau Makodam I/BB jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Jum'a

  • Selasa, 29 Jan 2019 10:59

    Kepala Desa Rondaman Lombang: APBDes itu Rahasia Negara

    Plt Kepala Desa Rondaman Lombang, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Samril Harahap mengatakan bahwa APBDes adalah rahasia negara, tidak boleh disalin atau digandakan.Sementara itu, Kepa

  • Sabtu, 26 Jan 2019 19:26

    Pangkalan Armada Ambon Bakamla Gelar Olah Raga Bersama Dit. Polairud Polda Maluku

    Pangkalan Armada Kamla Ambon Zona Maritim Timur Bakamla RI menggelar kegiatan olah raga bersama Dit. Polairud Polda Maluku, di lapangan Dit. Polairud Polda Maluku, Jumat (25/1/2019). Rangkaian ke

  • Rabu, 16 Jan 2019 13:36

    Sahabat Polisi, Organisasi Kepercayaan Polri Merawat dalam Kebinekaan

    Sahabat Polisi merupakan sebuah organisasi yang kini dipercaya aparat penegak hukum untuk bersama-sama merawat dalam kebinekaan dan menjaga keamanan Indonesia menjadi lebih baik.Ketum DPN Sahabat Poli

  • Selasa, 15 Jan 2019 13:55

    Tes Urine Mendadak, Seorang Kapolres di Polda Sumsel Positif Narkoba

    AKBP Agus Setyawan SIK, saat ini menjabat Kapolres Empat Lawang, Polda Sumsel diperiksa Bid Propam karena hasil tes urinenya positif mengandung narkoba.Hal dibuktikan dari hasil laboratorium yang dila

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak