Jumat, 19 Jul 2019 09:47
  • Home
  • Opini
  • Seberapa Siap Pemerintah Indonesia Menyelenggarakan Ibadah Haji

Seberapa Siap Pemerintah Indonesia Menyelenggarakan Ibadah Haji

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dwiki Irawan, pengamat sosial politik
Sabtu, 13 Jul 2019 03:13
@channelislam
Arab Saudi menyambut kedatangan kloter haji dari Malaysia.
Lukman Hakim Saifuddin selaku Menteri Agama telah menyempatkan dirinya untuk tiba di Arab Saudi, untuk memeriksa dan memastikan kesiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 2019. Usai tiba di Tanah Suci, Lukman langsung menggelar rapat di kantor urusan haji yang terletak di kota Jeddah.

Rapat tersebut dihadiri oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar, Konjen RI Jeddah Moh Herry Sarifudin beserta jajarannya. Kemudian Sekretaris Ditjen PHU Ramadhan Harisman, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, serta staf Teknis Urusan Haji beserta jajarannya. "Saya bersyukur proggress penyediaan layanan jemaah haji di Saudi sudah hampir 100 persen selesai," tutur Lukman di Jeddah.

Dirinya pun juga memberikan himbauan agar persiapan ibadah haji terus diawasi. "Saya minta persiapan layanan ini terus dikawal dan dimonitor sehingga pada saatnya bisa berjalan lancar," tukasnya.

Dalam sesi rapat tersebut, Lukman juga secara khusus menyoroti dua hal pokok. Pertama, layanan yang setiap tahun diberikan kepada jemaah, seperti akomodasi, konsumsi, transportasi dan kesehatan.


Kedua, layanan yang baru pertama kali dilaksanakan  tahun ini yang membutuhkan konsentrasi dan kesungguhan penanganan. "Pengurusan bagasi dari bandara ke hotel jemaah perlu dipersiapkan dengan matang. Misalnya, apabila bagasi sampai duluan di hotel bagaimana? Atau jika bagasi tiba belakangan di hotel, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menunggu. Hal ini harus disosialisasikan ke jemaah agar mereka tidak kecewa," tuturnya.

Rapat tersebut membahas pula terkait kategorisasi koper berdasarkan warna. Luqman meminta agar prosedur penanganannya disiapkan sejak awal, termasuk apabila ada bagasi jemaah haji yang diantar ke hotel lainnya.

Rapat juga membahas masalah penomoran tenda di Armina. Kalau selama ini dilakukan oleh Muassasah, tahun ini penomoran dan penempatan jemaah di tenda Arafah dilakukan oleh Kemenag. "Perlu dibuatkan identitas tenda yang jelas, berdasarkan kloter, regu dan rombongan," pesan Lukman.


Pemberian layanan fast track juga perlu diantisipasi, terutama untuk jemaah haji gelombang kedua yang mendarat di Jeddah. Mereka perlu dikondisikan untuk berpakaian ihram sejak dari Tanah Air karena tidak cukup waktu bagi jemaah untuk berganti pakaian ihram di bandara seiring layanan imigrasi yang semakin cepat.

Dengan layanan fast track ini, jemaah dapat menghemat waktu setibanya di bandara tujuan sekitar setengah jam sampai 1,5 jam. Sebab, proses pre departure cleareance atau pemeriksaan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor, sudah dilakukan sejak di bandara asal jemaah.

Tahun ini, terdapat dua embarkasi yang menerima layanan fast track. Embarkasi Jakarta- Pondok Gede (JKG) dan embarkasi Jakarta- Bekasi (JKS), yang jemaahnya berangkat dari Bandara Soekarno- Hatta. Jemaah dari embarkasi ini berasal dari tiga provinsi, yakni Lampung, Jakarta dan Jawa Barat.

"Pemberian makanan siap saji pada 8 Dzulhijjah siang hari dan 9 Dzulhijjah malam hari juga harus dipastikan kemasan dan teknis penyajiannya. Perlu antisipasi juga bila terjadi keterlambatan dalam distribusi makanan, kiranya langkah apa yang perlu dilakukan", pintanya.

Menteri Agama juga meminta kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk mengantisipasi penumpukan jemaah di terminal Syib Amir Makkah, jelang puncak Haji.


Selain itu Pemerintah Indonesia juga telah membentuk petugas haji Indonesia yang bertugas memberikan layanan terbaik bagi jemaah. Mulai dari akomodasi, transportasi hingga layanan kesehatan. Khusus bidang kesehatan, pemerintah telah menyiapkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah. Klinik ini dikelola oleh petugas dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Bahkan menurut petugas kesehatan seperti perawat dan dokter menggunakan aplikasi berbasis elektronik untuk melaporkan aktifitas di kloternya masing- masing.

Selain itu para Jemaah nantinya juga akan mendapatkan pelayanan yang belum pernah dirasakan oleh calon jemaah haji pada tahun- tahun sebelumnya, yaitu zonasi penginapan berdasarkan embarkasi dan provinsi.

Segenap persiapan ini tentu sebuah bentuk inovasi yang bertujuan kepada pelayanan kepada para jemaah. Bagaimanapun juga Ibadah Haji merupakan sesuatu yang diimpikan oleh banyak masyarakat di Indonesia, tidak sedikit para jemaah yang berusaha menyisihkan sebagian rejekinya untuk tabungan berangkat ke tanah suci. Sehingga Pemerintah memilki peran untuk memberikan fasilitas penunjang yang dapat memenuhi kebutuhan dasar para Jemaah.

Editor: Iman

T#g:Haji
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jul 2019 15:18

    Aspers Panglima TNI Melepas Keberangkatan 294 Jamaah Calon Haji

    Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI, Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S. mewakili Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melepas keberangkatan 294 Jamaah Calon Haji Badan Koordinasi

  • Jumat, 12 Jul 2019 23:32

    Wali Kota Silaturahmi Dengan 393 Calhaj Kota Medan

    Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH bersilaturahmi dengan 393 orang jemaah calon haji (calhaj) kelompok terbang (kloter) I asal Kota Medan di Asrama Haji, Jalan AH Nasution Medan, Jumat (11/

  • Rabu, 10 Jul 2019 17:40

    Do'a Selamat Untuk 102 Calon Jamaah Haji Keluarga Besar PTPN III (Persero)

    Pemberangkatan calon jamaah haji dari keluarga besar PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) tahun 2019/1440 Hijriah telah dilaksanakan dengan doa bersama di Aula Eulegeunesis, Jalan Sei Batanghari No.

  • Sabtu, 22 Jun 2019 19:12

    Akhyar Tepung Tawari Calhaj Asal Kota Medan

    Wakil Wali Kota Medan Ir  H.Akhyar Nasution MSi menepungtawari calon jamaah (calhaj) haji asal Kota Medan di Hotel Emerald Garden, Sabtu (22/6). Tepug tawar ini merupakan kegiatan rutin yang dige

  • Kamis, 20 Sep 2018 16:20

    Bupati Tepung Tawari Jemaah Haji Deli Serdang

    Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan didampingi unsur FKPD, para Asisten, pimpinan OPD, unsur MUI, FKUB dan Camat se-Kabupaten Deli Serdang menepungtawari seluruh Jama'ah Haji Deli Serdang 1439

  • Jumat, 07 Sep 2018 19:17

    Alhamdulillah...!!! Pemkab Labuhanbatu Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 5

    Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merasa bersyukur dan menyambut baik atas kepulangan jemaah haji Labuhanbatu yang tergabung pada kloter 5 dari tanah suci Makkah, di Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar

  • Jumat, 07 Sep 2018 17:07

    Pulang Dari Tanah Suci, Erry Berharap Sumut Lebih Bermartabat

    Mantan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi berharap kinerja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara lebih baik, menjadi provinsi yang maju, rakyat sejahtera serta tidak ada lagi pejabatnya yang ters

  • Kamis, 30 Agu 2018 20:30

    Dandim 0824 Jember: Selamat Datang, Semoga Menjadi Haji Yang Mabrur

    Sejak beberapa hari ini, Jemaah Haji asal Jember mulai berdatangan dan disambut oleh Camat, Danramil maupun Kapolsek setempat, termasuk hari ini, Kamis (30/08/2018), beberapa wilayah yang telah melapo

  • Senin, 20 Agu 2018 17:30

    Tengku Erry: Walau Ada Badai, Jamaah Haji Sumut Tetap Semangat

    Jamaah haji Sumatera Utara khususnya Kloter 12 Embarkasi Medan tetap khusyuk menjalani rangkaian ibadah di tanah suci Mekkah.Walau hujan deras dan angin kencang melanda Kota Mekkah dan sekitarnya pada

  • Kamis, 16 Agu 2018 23:16

    Jelang Wukuf Di Arafah, Jamaah Haji Sumut Panjatkan Doa

    Menjelang puncak ibadah haji, yakni wukuf di Padang Arafah, 9 Dzulhijah 1439 Hijriyah (20 Agustus 2018) atau sehari sebelum Hari Raya Idul Adha, jamaah haji Sumatera Utara yang tergabung dalam Kloter

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak