Selasa, 19 Jan 2021 23:13
  • Home
  • Opini
  • Prabowo Rayakan Natal, Apa Kata Ulama Pendukungnya?

Prabowo Rayakan Natal, Apa Kata Ulama Pendukungnya?

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dwi Larasati, Mahasiswa FISIP Universitas Udayana Denpasar
Senin, 31 Des 2018 02:31
Antara/Arif Firmansyah
Prabowo
Natal tahun ini terasa menjadi sangat spesial ketimbang natal tahun-tahun sebelumnya.

Selain tidak adanya aksi sweeping yang dilakukan oleh para laskar FPI terhadap pusat-pusat perbelanjaan yang menggunakan simbol-simbol natal, perayaan natal tahun ini juga menjadi sarat muatan politiknya. Jika disimpulkan, politisasi natal tahun ini begitu terasa. Para politikus yang akan turun pada Pemilu tahun depan, menjadikan natal sebagai ajang pencitraan. Para politikus itu berlomba-lomba meraih simpati umat Krisitiani yang sedang merayakan hari kelahiran Yesus Kristus, Tuhan dan Juru selamatnya, dengan menyampaikan ucapan selamat natal lewat berbagai media.

Bahkan ada politikus yang memborong satu halaman penuh surat kabar hanya untuk mengucapkan selamat natal. Tujuannya apa? pastilah untuk mencitrakan diri kepada masyarakat bahwa ia adalah seorang politikus yang peduli, politikus yang toleran, seorang politikus yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan. Namun di sisi lain, ada pula pihak-pihak yang menentang keras ucapan selamat natal tersebut. Mereka berpendapat bahwa mengucapkan selamat natal telah menyalahi akidah. 
Mengucapakan selamat natal sama saja dengan mengakui Yesus Kristus, yang di dalam Al-Quran dikenal dengan Isa, sebagai Tuhan, sebagai Anak Allah.

Namun, sekalipun umat Kristiani sudah berkali-kali menyatakan bahwa mereka sebenarnya tidak terlalu mengharapkan ucapan selamat Natal dari umat yang bukan Kristen, namun ulama dan jemaah 212 tetap saja meributkannya. Haikal Hasan, misalnya. Dalam cuitannya, ia bahkan menyangkal apa yang diyakini umat Kristen bahwa Yesus lahir di kandang domba di Betlehem, yang membuat Jansen Sitindaon gerah atas pendapatnya itu. Ustaz Abdul Somad juga menyampaikan dalam video lawasnya yang kembali viral beberapa hari belakangan ini, berpendapat bahwa mengucapkan selamat natal itu, haram. Begitupun Rizieq Shihab, Imam besar FPI dan Jemaah 212 itu. Lewat akun twitternya, ia secara tegas menyerukan kepada para pengikutnya agar tidak mengucapkan selamat Natal atau ikut merayakannya.

Sampai di sini cukup jelas bahwa ada dua pendapat yang berbeda tentang natal. Para ulama yang kebetulan mendukung Jokowi tidak mempermasalahkan tentang ucapan natal tersebut. Sementara para ulama yang berdiri di pihak Prabowo juga memiliki pendapat bahwa mengucapkan selamat natal adalah haram dan melanggar akidah. Namun ketika yang mengucapkan selamat natal itu adalah seorang Prabowo, Capres yang mereka dukung, mereka seakan tidak berkutik. Mereka hening, mereka seperti hilang ditelan bumi. Tidak ada sepatah kata pun yang mereka sampaikan kepada Prabowo hanya untuk sekedar mengingatkan bahwa apa yang dilakukan Prabowo itu kurang tepat.

Ternyata tidak berhenti sampai di situ saja. Setelah Prabowo menyampaikan selamat Natalnya, ia terlihat ikut merayakan Natal bersama keluarga besarnya. Momen Natal yang tahun ini jatuh pada hari Selasa kemarin tentu saja menjadi momen untuk berkumpul dengan keluarganya. Potret kehadiran Prabowo pada acara keluarga tersebut diunggah oleh Rahayu Saraswati, putri Hashim Djojohadikusumo yang merupakan keponakan Prabowo. Rahayu sebelumnya mengunggah foto keluarga besar pada acara perayaan Natal tersebut. Dari foto tersebut terlihat sosok Prabowo hadir di tengah-tengah keluarga. Prabowo nampak begitu bergembira. Ia begitu sumringah. Ia tidak kaku. Ia benar-benar seperti dirinya sendiri tanpa ada rasa tertekan. Tidak ada sedikitpun keterpaksaan dan amarah di wajahnya. Prabowo begitu menikmatinya. Dengan penuh sukacita, ia menari, ia berjoget bersama seluruh keluarga diiringi lagu-lagu rohani Kristen. Kehadirannya dalam acara natal keluarga itu, setidaknya telah menunjukkan kepada kita semua, bahwa Prabowo yang mereka agung-agungkan itu, tidak seagung yang selama ini mereka agungkan.

Dengan diamnya para ulama pendukung Prabowo tersebut atas ucapan selamat natal yang disampaikan Prabowo, serta turut hadirnya Prabowo merayakan natal bersama keluarganya, menyadarkan kita bahwa mereka tidak sedang membela Islam sebagaimana selama ini mereka kerap sampaikan. Sesungguhnya mereka hanyalah alat politik Prabowo. Gerakan yang selama ini meraka helat bukanlah untuk membela agama, bukan pula untuk membela Tauhid. Namun satu-satunya tujuan mereka adalah untuk menaikkan elektabilitas Prabowo dengan mempertopengkan agama. Lihatlah, ketika Prabowo berlaku "tidak sesuai akidah", mereka diam saja. Tidak ada satu pun yang bersuara. Bahkan Rizieq Shihab yang dianggap suci itu pun memilih bungkam.

Kini masyarakat Indonesia harus sadar siapa yang pantas memimpin tanpa menyembunyikan topeng asli dirinya yang sesungguhnya.
Editor: Dito

T#g:GNPFNatalulama
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Jan 2021 17:44

    Panglima TNI: Perayaan Natal, Momentum Untuk Memelihara Kerukunan Antara Umat Beragama

    Perayaan Natal sebagai momentum untuk memelihara kerukunan antar umat beragama karena kerukunan antar umat beragama merupakan salah satu pilar utama persatuan dan kesatuan bangsa.Hal tersebut disampai

  • Kamis, 07 Jan 2021 13:47

    Doa Natal Bersama Keluarga Besar Polres Binjai Untuk Keselamatan Bangsa Negara

    Keluarga Besar Polres Binjai, memperingati Natal Tahun 2020, serta melaksanakan do'a bersama untuk Keselamatan Bangsa Negara dalam Menghapi Pandemi Covid-19 dan mewujudkan Kamtibmas yang kondusif

  • Minggu, 03 Jan 2021 19:13

    Akhir Pekan, Masyarakat Jayapura Padati Pondok Natal Satgas Yonif MR 413 Kostrad

    Pondok Natal Pos Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad dipadati Masyarakat Kota Jayapura yang hendak mengunjungi PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Skouw dalam menghabiskan akhir pek

  • Kamis, 31 Des 2020 20:31

    Jelang Pergantian Tahun, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Berikan Hadiah Kepada Anak Perbatasan RI-PNG

    Menjelang pergantian Tahun 2021, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Ramil Tami memberikan hadiah berupa susu dan buku tulis kepada anak-anak Perbatasan RI-PNG siswa SD Inpres Sk

  • Selasa, 29 Des 2020 20:29

    Hadiri Natal Oikoumene Sumut Edy Ajak Pelihara Kedamaian dan Persaudaraan Antar Umat Beragama

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri perayaan Natal Oikoumene Umat Kristiani Sumut tahun 2020 di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rumah Persembahan Jalan Djamin Ginting Medan, Selasa

  • Selasa, 29 Des 2020 11:29

    Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Asahan Tahun 2020 Sukses

    Sebagai Thema dalam Natal Oikumene Kabupaten Asahan, "...dan Mereka Akan Menamakan Dia Immanuel (Matius 1 : 23)" dan Sub Thema : "Dengan Semangat Natal Oikumene Kabupaten Asahan 2020 Pada Masa Pandemi

  • Selasa, 29 Des 2020 09:29

    TNI dan Relawan Pendidikan Bagikan Bingkisan Natal Kepada Anak-Anak Papua

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini Kodim 1701/Jayapura bekerjasama dengan Rumah Belajar Papua Hai dan Paroki St. Laurensius Tangerang menggelar bakti sosial berupa pemberian bingkisan Nata

  • Minggu, 27 Des 2020 21:47

    Perayaan Natal Oikumene Kota Tebing Tinggi, Walikota: Jadikan Momentum Ini Untuk Berbagi Kebahagiaan Dengan Sesama

    "Suka cita natal bukan sekedar mencari kegembiraan. Tapi bagaimana bisa membahagiakan orang sekitar," kata Walikota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM saat memberikan arahan pada perayaan N

  • Minggu, 27 Des 2020 05:27

    Sambut Sukacita Natal, Warga Kampung Gambut Bersama Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gelar Acara Bakar Batu

    Dalam menyambut sukacita perayaan hari Natal 2020, warga Kampung Gambut Distrik Muara Tami Kota Jayapura bersama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Bendungan Tami menggelar acar

  • Sabtu, 26 Des 2020 17:56

    Dandim 0824/Jember : Selamat Merayakan Natal, Terima Kasih Perayaan Berjalan Tertib dan Kondusif

    Pelaksanaan Pengamanan selama umat Kristiani menjalani ibadah menjelang hingga saat Natal 2020 di Kabupaten Jember, dilaksanakan secara terpadu oleh unsur terkait diseluruh gereja, hal ini terlihat da

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak