Rabu, 16 Okt 2019 08:04

Pertanian Di Gurun Pasir Israel

Medan (utamanews.com)
Oleh: Lianty S. (Alumni IT DEL)
Senin, 07 Okt 2019 14:47
Istimewa
Lahan pertanian di Israel
Banyak yang mengatakan bahwa Indonesia merupakan "tanah surga" karena apa saja yang kita tanam pasti dapat tumbuh. Berbeda dengan Israel, kondisi lingkungan dengan iklim musim panas yang berkepanjangan dengan intensitas cahaya matahari yang tinggi dan musim dingin/ musim hujan yang relatif singkat mengakibatkan tanah Israel kering dan pada dasarnya berbatu.

Melihat kondisi ini, bagaimana Israel dapat berhasil dalam bidang pertanian?

Meskipun demikian, Israel tidak menyerah pada keadaan dan lingkungan. Keberadaan mereka di gurun pasir bukanlah menjadi sebuah hambatan. Israel terus berpikir dan berinovasi agar mereka dapat menggunakan segala sesuatu yang tersedia di alam. Tak bisa dipungkiri, hasil pertanian dan teknologi pertanian Israel dapat berkompetisi secara global.

Harus diakui, Pemerintahnya berperan besar dan konsisten dalam melakukan pengembangan teknologi pertanian di Israel. Melalui penelitian yang berkelanjutan, inovasi teknologi pertanian terus dilakukan.

Hal ini terus dilakukan agar Israel dapat menjadi negara besar dalam teknologi pertanian dan terus bersaing secara global. Pemerintah memberikan 100% perhatian mereka untuk pertanian. Hal ini terbukti bahwa setiap lahan pertanian di Israel merupakan hak guna usaha (HGU) dan tidak ada satu pun petani yang menjadikan lahan pribadi menjadi lahan pertanian mereka.


Setiap warga negara yang ingin berprofesi menjadi petani harus mendaftarkan dirinya terlebih dahulu kepada pemerintah yang kemudian akan bertanggung jawab untuk mempersiapkan lahan pertanian serta biaya untuk penelitian. Pemerintah juga akan menentukan kalender pertanian yang memuat jadwal penanaman hingga masa panen.

Teknologi pertanian Israel seperti mesin tanam, sensor air, bibit unggul yang sudah diakui oleh dunia tidak terlepas dari peran pusat penelitian pertanian di Israel. Pihak penelitian akan berperan untuk juga sangat penting dalam pengembangan pertanian di Israel karena pemerintah akan menggunakan bibit maupun pupuk terbaik yang disarankan oleh pusat penelitian.

Tak heran jika pertanian di Israel dapat menyuplai 95% kebutuhan makanan dalam negeri dan menyuplai 3,6% produk ekspor dari total GDP. Jenis tanaman yang biasanya ditanam adalah buah-buahan seperti kurma, anggur, apel, mangga, sayuran seperti paprika, tomat dan lain sebagainya.

Keterbatasan tak menjadi hambatan. Di sini, akan menjadi tempat terbaik untuk terus belajar dan berinovasi bersama 63 pemuda Indonesia lainnya. 
Editor: Herda

T#g:IT DELIsrael
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Rabu, 07 Agu 2019 08:47

    Alumni IT DEL Berkesempatan Belajar Teknologi Pertanian di Luar Negeri

    Sebanyak 18 pemuda asal Sumatera Utara mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan pertanian di Israel selama 10 bulan. Berdasarkan informasi yang diperoleh utamanews.com, beasiswa diberikan oleh

  • Selasa, 06 Agu 2019 09:56

    IT DEL, Kampus Teknologi yang Berbudaya

    Selain Danau Toba yang dipersiapkan menuju destinasi wisata berkelas, ada satu lokasi yang juga mempersiapkan diri menuju lembaga pendidikan kelas dunia, yakni Institut Teknologi DEL.

  • Rabu, 13 Feb 2019 17:13

    Koordinator Khusus PBB Tinjau Area Operasi Pasukan Garuda di Perbatasan Lebanon-Israel

    United Nation Special Coordinator for Lebanon(UNSCOL) atau Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon, Mr. Jan Kubis didampingi Force Commander UNIFIL Major General Stefano Del Col dan beberapa Stafnya mela

  • Rabu, 07 Nov 2018 17:17

    Indonesia Battalion-Unifil, Penentu Keamanan Di Perbatasan Lebanon-Israel

    Pemerintah Republik Indonesia terlibat langsung dan mengambil peran strategis dalam upaya meredam konflik yang terjadi antara Lebanon dan Israel dengan mengirimkan Pasukan Batalyon Garuda Indonesia ke

  • Minggu, 28 Jan 2018 20:58

    DFC Unifil Tinjau Wilayah Operasi Satgas Indobatt di Lebanon

    Deputy Force Commander (DFC) Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon), Major General Shivaram Kharel meninjau wilayah operasi yang menjadi tanggung jawab Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen

  • Selasa, 19 Des 2017 21:59

    Foto Donald Trump, Bendera Israel Diinjak dan Dibakar Massa HMI

    Puluhan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Padangsidimpuan menggelar aksi Bela Palestina. Adapun tuntutan massa, meminta Walikota memboikot produk Amerika dan Israel. Penyampaian aspirasi ini diisi

  • Minggu, 17 Des 2017 08:07

    Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Kunjungi Blue Line

    Di awal masa tugasnya, Komandan Batalion Mekanis Yonmek (Indobatt) Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengunjungi Blue Line sebagai batas netral antara Lebanon-Israel di Lebanon Sel

  • Jumat, 08 Des 2017 18:28

    GMNI Sumut: Trump perkeruh suasana hubungan Israel dan Palestina

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengutuk keras pernyataan Presiden AS Donald Trump atas kedaulatan Israel Israel sebagai pemilik Yerusalem, melalui pemindahan Kedutaan Amerika Serikat dari

  • Minggu, 30 Jul 2017 16:10

    Presiden Palestina tinggalkan Rumah Sakit di wilayah yang diduduki Israel

    Presiden negara Palestina, Mahmud Abbas, dipulangkan dari rumah sakit di Tepi Barat yang diduduki Israel pada Sabtu (29/7) setelah menjalani "pemeriksaan rutin" singkat, lapor kantor berita negara, Wafa.

  • Minggu, 23 Jul 2017 13:13

    Indonesia Kecam Larangan Shalat di Masjid Al Aqsa Yerusalem

    Presiden RI, Joko Widodo mengecam keras pelarangan ibadah shalat di Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Palestina.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak