Kamis, 19 Sep 2019 12:38
  • Home
  • Opini
  • Persatuan Bangsa Pasca Pemilu 2019 Mutlak Dibutuhkan untuk Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Persatuan Bangsa Pasca Pemilu 2019 Mutlak Dibutuhkan untuk Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Medan (utamanews.com)
Oleh: Aziz Kormala (Netizen Manado)
Kamis, 25 Apr 2019 03:25
@kominfo_jtg
Ilustrasi
Kemerdekaan yang diperoleh Indonesia bukanlah pemberian tetapi hasil berjuang dengan penuh pengorbanan yang dilakukan para pejuang bangsa dengan saling bersatu padu.

Pelaksanaan pembangunan sekarang ini akan terwujud bila didukung seluruh masyarakat dan bersatu padu dengan pemerintah. Percepatan pembangunan hanya dapat dicapai jika masyarakatnya optimis dan kerukunan tetap terjaga serta terpelihara dengan baik bahkan terus meningkat melalui harmonisasi dalam kehidupan masyarakat.

Bisa dikatakan bahwa kerukunan dan semangat persatuan merupakan aset bangsa Indonesia terutama dalam memaknai kemerdekaan yang diraih dengan cucuran darah dan airmata bahkan pengorbanan jiwa raga para pejuang pahlawan bangsa untuk kemajuan bangsa Indonesia. Namun, dalam gelaran Pemilu 2019 ini kita melihat bahwa semangat persatuan dan kesatuan yang selalu kita agung-agungkan seakan sirna.

Kita acapkali menemukan pertengkaran-pertengkaran di dunia maya dan dunia nyata hanya karena perbedaan pandangan politik yang didukung.


Kegaduhan yang mereka buat kerap membuat kita merasa gelisah dan memunculkan pemikiran di dalam benak kita bahwa negeri ini sudah berada diambang kehancuran. Kita sangat menyayangkan mengapa persatuan yang kita agung-agungkan sirna hanya karena pesta demokrasi sekali dalam lima tahun. Hal ini selain karena berita berita hoax serta adanya pllitisasi.isu SARA juga karena ketidakdewasaan para politisi yang tega memprovokasi hanya karena ingin menang. Padahal permasalahan- permasalahan di negeri ini masih berjubel dan menumpuk selain urusan politik.

Bangsa ini masih memiliki banyak permasalahan dan musuh bersama yang harus segera dihadapi sebelum bangsa ini berada di ambang kepunahan dan hanya meninggalkan nama dan cerita. Musuh-musuh tersebut wujudnya tidak hanya konkrit, melainkan juga abstrak, misalnya, kemiskinan, pengangguran, ketidakadilan yang memang harus diatasi serta propaganda propaganda asing yang ingin melihat Indonesia hancur.

Bisa dikatakan bahwa secara keseluruhan pembangunan nasional untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia perlu menjadi fokus perhatian tidak hanya dari pemerintah, tapi juga dari elemen bawah masyarakat Indoneisa. Diperlukan dukungan semua komponen bangsa.


Rakyat harus meberikan dukungan dan pengwasan kepada pemerintah agar lebih memfokuskan perhatiannya dalam menangani problematika yang ada di dalam masyarakat. Pemerintah harus terus memerkecil ketimpangan antara pembangunan di kawasan barat dan timur Indonesia, karena setiap kawasan memiliki kekuatannya masing-masing yang perlu ditangani secara spesifik, berkesinambungan dan mengutamakan pemerataan.

Mustahil rasanya pembangunan akan sukses jika tidak adanya persatuan di dalam masyarakat itu sendiri. Padahal persatuan dan kesatuan bangsa merupakan inti dari kemajuan atau mundurnya sebuah bangsa. Hal ini terbukti dari perjuangan para tokoh kemerdekaan Indonesia yang mempunyai cita-cita bersama untuk menjadi bangsa yang merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur.

Dalam masa-masa sebelum kemerdekaan Indonesia, mereka bersatu dan menyingkirkan ego mereka demi kemerdekaan dan kepentingan bangsa Indonesia. Mereka rela melupakan status, etnis, dan agama demi mewujudkan kemerdekaan yang telah lama mereka impikan. Perjuangan mereka memberikan contoh kepada kita bahwa keinginan apapun akan mampu terwujud jika semua elemen masyarakat mampu bersatu.

Di sini kita bisa mengambil sebuah kesimpulan yang pasti bahwa persatuan bangsa pasca Pemilu 2019 sangat dibutuhkan untuk kemajuan pembangunan di Indonesia. Mari kita eratkan kembali persatuan bangsa untuk suksesnya keberlanjutan pembangunan Indonesia. Mari kita dukung Hasil Pemilu dengan mengedepankan rasa persatuan menuju kemajuan bangsa.
Editor: Iman

T#g:Manado
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 22 Agu 2019 15:22

    Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Terima Kunjungan KKDN Pasis Sespimti Polri Dikreg 28

    Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H., M.B.A, M.Hum., menerima kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Sespimti Polri Dikreg Angkatan ke-28 di Kantor

  • Kamis, 01 Agu 2019 21:01

    Kazona Maritim Tengah Resmikan Pos Kamla Pangkalan Manado

    Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Bakamla RI/IDNCG Laksma Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H., M.B.A., M.Hum. meresmikan Pos Kamla Pangkalan Manado, yang ditandai dengan pelepasan tirai bersama-sam

  • Kamis, 11 Jul 2019 07:11

    Keramahan Masyarakat dan Keindahan Sulut "Mendunia"

    Lion Air Group menyampaikan informasi bahwa semakin memperkuat komitmen dalam mengakomodir permintaan perjalanan udara kekinian atau millennials traveling dari wisatawan mancanegara dan nusantara sert

  • Sabtu, 11 Mei 2019 05:31

    Jokowi Unggul Di Hasil Pleno Sementara Provinsi dan Rekapitulasi Nasional, Reliji Sulut Gelar Syukuran

    Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) wilayah Sulawesi Utara melakukan syukuran atas kemenangan Jokowi- Ma'ruf sesuai hasil perolehan Pleno Sementara KPU Provinsi dan Rekapitulasi Situng KPU secara N

  • Kamis, 02 Mei 2019 20:02

    Bakamla Terima Hibah Tanah 7 Ha dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara

    Bakamla melalui perwakilan Kantor Zona Kamla Tengah menerima hibah sebidang tanah seluas 7 Ha dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Manado, Kamis, (2/5/2

  • Kamis, 02 Mei 2019 16:02

    Bakamla Gelar Rekonsiliasi BMN Perdana di Zona Maritim Timur

    Dalam rangka persiapan pelaporan Barang Milik Negara (BMN), Subbag Penatausahaan BMN di bawah Biro Sarana dan Prasarana Bakamla menggelar rekonsiliasi BMN perdana di Kantor Bakamla Zona Maritim Timur,

  • Kamis, 18 Apr 2019 23:48

    Kepala Zona Kamla Tengah Jadi Pembicara Dialog Sertifikasi Nahkoda Kapal

    Kepala Zona Kamla Tengah Laksamana Pertama Bakamla Drs.Bastomy Sanap, SH., M.B.A.,M.Hum yang diwakili oleh Kepala Pangkalan Armada Kamla Tengah Kolonel Bakamla Agus Izudin, ST, hadir sebagai pembicara

  • Senin, 01 Apr 2019 17:41

    "Hanya di Indonesia, Ada Presiden Lewat Dicegat di Tengah Jalan"

    Ada catatan tersendiri saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Manado, Sulawesi Utara, Minggu (31/3/2019) petang.Semula, Presiden

  • Senin, 01 Apr 2019 06:51

    Ingatkan Nyoblos 17 April, Presiden: Satu Suara Sangat Penting Bagi Arah Negara Kedepan

    Presiden Jokowi kembali mengingatkan warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April 2019 mendatang, yang sudah tinggal beberapa hari lagi."Marilah kita

  • Minggu, 24 Mar 2019 21:54

    Dilema 10 WN Afghanistan di Manado, Bagaimana Statusnya Saat ini?

    Sejumlah Warga Negara Afghanistan yang pada saat ini berada di Kota Manado menimbulkan sejumlah polemik. Pasalnya 10 WNA tersebut tidak lagi berstatus sebagai Refugee (Pengungsi) melainkan berstatus I

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak