Jumat, 03 Jul 2020 20:21

Mudik 2019 Dinilai Paling Lancar

Medan (utamanews.com)
Oleh: Anggita Dianasari, pengamat sosial ekonomi
Kamis, 13 Jun 2019 03:13
@pelni162
Pemudik menggunakan angkutan laut
Mudik seakan menjadi berita tahunan yang selalu diberitakan di berbagai kanal berita, informasi terkait kemacetan dan rest area tampaknya menjadi sesuatu yang akan menghiasi pada saat momen lebaran.

Dion M selaku pengamat transportasi menilai, bahwa ada 3 faktor yang membuat arus mudik  2019 berjalan lancar. "Pembangunan infrastruktur dari kota ke kota, baik di Pulau Jawa maupun Sumatera berhasil mengurai kemacetan", tutur Dion.

Dirinya menyebutkan bahwa kesuksesan arus mudik membuktikan pembangunan infrastruktur nyata berguna bagi mobilitas masyarakat.

Apresiasi juga layak disematkan kepada rencana Kementerian Perhubungan yang telah menetapkan rekayasa lalu lintas untuk melancarkan arus balik, yakni dengan memberlakukan satu jalur dan lawan arus di sejumlah ruas tol. 

Seperti diketahui pemerintah telah memberlakukan satu jalur yang akan diterapkan di Tol Trans Jawa dari Km 414, Kalingkangkung, Semarang ke arah barat sampai dengan Km 70 di Cikampek utama.


Sementara itu pemberlakuan lawan arus telah dimulai dari Km 70 Cikampek sampai dengan Km 65 ke arah Jakarta yang pelaksanaannya sesuai dinamika di lapangan dengan pertimbangan dari pihak kepolisian.

Keberhasilan dalam mengelola manajemen mudik terus dipertahankan sampai dengan pengaturan arus balik, utamanya yang menyangkut kerjasama yang baik antar pemangku kepentingan dan masyarakat.

Selain itu diskresi kepolisian dengan menerapkan sistem one way saat arus mudik hingga H+2 arus balik lebaran juga menuai komentar positif dari para pemudik yang menilai bahwa kebijakan tersebut dirasa sukses.

Sistem satu arah atau one way menjadi prioritas Korlantas Polri di bawah kepemimpinan Irjen Refdi Andri. Kebijakan itu diterapkan untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran masyarakat dalam mudik 2019.

Berkat pembangunan inftrastruktur seperti tol trans jawa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, kemacetan saat mudik telah berhasil diurai dengan baik. Hal ini tentu merupakan salah satu keberhasilan pada era Jokowi melalui kerja nyata dari pemerintah, dimana masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung. Pemudik kini tak harus terjebak macet yang berkepanjangan, sehingga ritual mudik bisa dilalui dengan riang gembira.


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyo mengaku puas dengan lancarnya mudik melewati jalan tol Trans Jawa yang sudah dibangun dalam 5 tahun terahir.

Selain mudik yang terpantau lancar, Angka kecelakaan pada musim mudik Lebaran tahun 2019 tercatat mengalami penurunan. Bahkan, jika dibandingkan tahun lalu, penurunan angka kecelakaan lalulintas sepanjang pelaksanaan operasi ketupat lodaya mendekati 60 persen. Kementerian Perhubungan Budi Karya, juga menyebut angka kecelakaan dalam arus mudik 2019 turun lebih dari 50%. Angka kecelakaan ini sampai sekarang turun drastis.

Tentu kerjasama dan berkoordinasi seluruh kesatuan-kesatuan penting dalam menyukseskan, memegang penting dalam menyukseskan pelaksanaan mudik nasional tahun ini. Salah satu faktor penyebab penurunan angka kecelakaan lalu lintas ini adalah infrastruktur yang kini lebih baik.

Pengamat transportasi dari Universitas Soegipranata, Djoko Setijowarno juga menyatakan bahwa salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan mudik adalah infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur nyatanya tidak hanya berfungsi dalam mengurai kemacetan, tetapi juga menguatkan daya saing, jika sebelumnya peringkat daya saing infrastruktur Indonesia melonjak untuk periode 2017- 2018 sebagai dampak dari masifnya pembangunan infrastruktur.


Kalau pada periode 2015- 2016 Indonesia berada di posisi 62, pada tahun berikutnya Indonesia berhasil naik 10 peringkat di posisi 52. Hal ini tentu menjadi modal besar untuk mengerek daya saing industri ke depannya.

Di sisi lain, tren kecelakaan pun melandai. Kepolisian Republik Indonesia mencatat bahwa jumlah kecelakaan pada saat Operasi Ketupat 2018 turun 17 persen menjadi 1.154 kasus. Jumlah korban meninggal juga turun 44 persen menjadi 242 orang.

Di penghujung 2018, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku puas karena selama arus mudik libur Natal dan Tahun Baru 2019, tidak ada isu kemacetan dan waktu  perjalanan lebih singkat. Dirinya juga tidak menampik, bahwa tol Trans Jawa yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Desember 2018 lalu, menjadi sebuah solusi untuk mengatasi kemacetan.
Editor: Iman

T#g:mudik
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 24 Mei 2020 03:24

    Tunda Silaturahim Langsung, Manfaatkan Teknologi Informasi

    Silaturahmi antar kerabat maupun tetangga menjadi tradisi masyarakat Indonesia saat Idul Fitri tiba. Namun, kebiasaan silatuhrami langsung tersebut harus dirubah dan ditunda seiring adanya pandemi Cov

  • Jumat, 22 Mei 2020 18:02

    Cek Kesiapan Personel, Kapolda Sumut Kunjungi Pos Pam Lebaran 2020

    Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi didampingi Pejabat Utama Polda Sumut melakukan pengecekan Pos Pengamanan Ops Ketupat Toba 2020 Polrestabes Medan, yang berada di Jalan Cemara Medan, Jum'at (22/05/2020).

  • Jumat, 22 Mei 2020 07:22

    Jika tak patuhi pemerintah, selesai Lebaran terjadi lonjakan penderita Covid-19

    Potensi lonjakan kasus virus corona di Indonesia setelah hari Raya Idul Fitri sangat besar.

  • Rabu, 20 Mei 2020 14:00

    Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Himbau Warga Tidak Mudik 

    Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Injen Pol Drs Martuani Sormin MSI tegaskan bagi masyarakat yang melanggar peraturan dalam pelaksanaan mudik, maka Polda Sumut akan menindaklanjuti sesuai dengan

  • Senin, 18 Mei 2020 17:48

    Halau Pemudik, Polda Sumut Siapkan Cek Poin di Daerah Perbatasan

    Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin Siregar menyampaikan beberapa kebijakan dan penegakan hukum yang dilakukan Polda Sumut di masa pandemi Covid-19, di

  • Minggu, 17 Mei 2020 05:57

    Hindari Mudik Cegah Penularan Covid-19

    Usaha memutus rantai penularan Covid-19 mustahil dilakukan sendirian oleh Pemerintah. Masyarakat pun perlu mengambil bagian dalam mencegah Covid-19, salah satunya dengan tidak mudik pada Hari Raya Idu

  • Rabu, 13 Mei 2020 19:43

    Walikota Tebing Tinggi Kunjungi Pospam Terpadu Operasi Ketupat Tahun 2020

    Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM, selaku Walikota Tebing Tinggi bersama Kapolres AKBP James P Hutagaol, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian S.Stp, M.Si., dan Kadis Perhubungan Safrin Harahap, mengecek Po

  • Selasa, 12 Mei 2020 15:52

    Bupati Labura Himbau Umat Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

    Bupati H. Khairuddin Syah, SE menghimbau umat Islam di Labuhanbatu Utara agar khusuk menjalankan ibadah puasa dengan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

  • Senin, 11 Mei 2020 23:11

    Dishub Sumut Tegaskan Soal Larangan Mudik Lebaran, Perjalanan Jauh Dibolehkan Dengan Syarat Ketat

    Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan kembali kepada masyarakat perihal aturan yang harus dipatuhi tentang perjalanan antar kota atau provinsi di masa pandemi virus corona (Covi

  • Jumat, 08 Mei 2020 18:08

    Jalur Transportasi Dibuka, Gustu Tebing Tinggi Pantau Akses Masuk

    Tim Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tebing Tinggi akan meningkatkan pengawasan di titik pintu masuk kota.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak