Sabtu, 24 Agu 2019 17:03
  • Home
  • Opini
  • Milineal Warganet Harus Bersatu Melawan Hoax dan Intimidasi Agar Tidak Takut Memilih

Demi Terwujudnya Keberlanjutan Kepemimpinan Nasional dan Pembangunan Indonesia

Milineal Warganet Harus Bersatu Melawan Hoax dan Intimidasi Agar Tidak Takut Memilih

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tristan Januar (Blogger/Warga Sleman, DIY)
Kamis, 04 Apr 2019 08:54
@Fan_Net_e
Ajakan memilih dan tidak Golput pada Pilkada DKI Jakarta 2017
Akhir-akhir ini banyak muncul informasi dan berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah hoax di dunia maya. Hoax banyak dimunculkan oleh sejumlah oknum tidak bertanggung jawab yang memiliki kepentingan tertentu. Jika tidak berhati-hati, maka kita pun akan dengan mudah termakan tipuan hoax tersebut atau bahkan ikut menyebarkan informasi palsu. Ini tentu akan sangat merugikan, baik bagi korban fitnah maupun si penerima informasi.

Kemunculan hoax lebih banyak membidik sasaran pada masyarakat yang tidak kritis bahkan tabu terhadap informasi yang disajikan. Hal tersebut memang terlihat remeh. Tetapi apabila masyarakat selalu terkonsumsi oleh informasi hoax, tidak menutup kemungkinan akan mampu  mengubah cara pandang dan persepsi masyarakat terhadap suatu fenomena-fenomena yang terjadi. Terlebih lagi j8ka disertai intimidasi berbalut SARA pada jelang pesta demokrasi yang akan segera dilaksanakan 17 April ini. Hal tersebut tidaklah lain bertujuan untuk menekan dan membuat takut pihak lain agar tidak berani memilih pilihannya dengan kata lain dipaksa Golput agar oknum oknum tersebut bisa mulus meraih kekuqsaan dengan cara yang tidqk bermartabat.

Mendekati hari pemungutan suara, masyarakat khususnya generasi milenial warganet diminta untuk lebih berhati-hati pada berita-berita yang tersebar di media sosial. Tidak hanya mewaspadai hoax atau berita bohong, generasi milenial sebagai representatif pemilih cerdas dalam gelaran Pemilu 2019 ini juga harus aktif melawan hoax. Sebab, sebaran hoax yang masif cenderung akan membuat masyarakat, terutama generasi milenial bersikap apatis terhadap perpolitikan tanah air sehingga memilih untuk Golput. Padahal dengan jumlah mencapai setengah jumlah pemilih, generasi milenial dianggap sebagai kunci suksesnya Pemilu 2019 menuju Indonesia yang semakin maju. Ingat masa depan bangsa ini ada di tangan kaum milineal saat ini.

Generasi milenial Warganet harus bisa menjadi garda terdepan untuk meningkatkan partisipasi dalam menyalurkan hak suara di Pemilu 17 April 2019 nanti. Dengan melawan hoax dan menolak Golput, maka generasi milenial telah ikut menentukan nasib bangsa ini dalam lima tahun kedepan. Tentu kita ingin negara dipimpin oleh orang yang dianggap layak dan mau berkerja keras  serta telah terbukti membawa kemajuan dan mampu melanjutkan pembangunan yang kini tengah gencar dilaksanakan. Dengan memilih pemimpin yang mau bekerja keras membangun bangsa dan mencintai rakyatnya dengan tulus maka program keberlanjutan pembangunan Indonesia akan mampu terwujud.

Jika kita tidak turun tangan dan membantu pemerintah dalam memerangi berita hoax, ditakutkan nantinya negeri ini akan dipimpin oleh seorang pemimpin yang tidak mengedepankan kepentingan rakyatnya dan tidak akan menepati janji-janjinya serta hanya mau berkuasa untuk kembali.membangun dinasti korup dan zolim.

Oleh sebab itu, generasi milenial harus bersatu dalam melawan berita palsu atau hoax di dunia maya dan Jangan Golput serta tidak.takut untuk memilih dengan cerdas. Selain itu, harus mampu mengajak masyarakat di sekitar kita untuk tidak takut memilih karena merasa terintimidasi oleh pihak-pihak tertentu. Sehingga, Pemilu 2019 ini akan berjalan dengan sukses dan keberlanjutan pembangunan Indonesia untuk bangsa yang lebih maju dapat dipastikan terus berjalan. Dalam pelaksanaan Pemilu 2019 ini, generasi milenial memiliki peran sebagai pemilih cerdas yang akan ikut berpartisipasi tanpa takut dan tanpa Golput serta riang gembira demi kemajuan Indonesia.
Editor: Iman

T#g:hoax
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 29 Agu 2019 03:29

    Generasi Muda Berani Tolak Radikalisme

    Kita semua tahu bahwa aksi terorisme tidak hanya terjadi di Timur Tengah saja, aksi teror juga ternyata telah merambah ke Tanah Air bahkan sudah sejak lama.Dari berbagai peristiwa seperti bom Bali, bo

  • Senin, 29 Jul 2019 17:59

    GESIT Deklarasikan Gerakan Posting Konten Positif Guna Lawan Hoax dan Radikalisme Di Sosmed

    Sebagai wujud menguatkan kesadaran warganet dalam memperkokoh persatuan dan mewujudkan kemajuan bangsa, Gerakan Literasi Terbit (GESIT) mendeklarasikan gerakan posting konten positif dan lawan hoax se

  • Minggu, 21 Jul 2019 03:21

    Memberantas Virus Demokrasi dan Kebhinnekaan Bernama Hoax

    Dunia maya kita sedang dilanda penyakit hati. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa verifikasi dan konfirmasi. Hoaks, fitnah, dan hujatan bersahut-sahutan nyaris tiada henti. Kabar burung dat

  • Jumat, 28 Jun 2019 15:28

    Menjaga Rasa Persatuan Setelah Pemilu Usai

    Berbeda pilihan dalam demokrasi adalah warna tersendiri. Tetapi hal itu bukan alasan untuk memecah belah bangsa Indonesia.

  • Jumat, 24 Mei 2019 22:44

    Kapuspen TNI: Tidak Benar Provokator di Masjid Petamburan Anggota BAIS TNI

    Video viral https://youtu.be/cOFapD_1TzE dengan judul 'Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI Provokasi Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI'. Informasi/ tulisan yang terdapat pada video ters

  • Jumat, 24 Mei 2019 03:24

    Waspada dan Jangan Terprovokasi Hoaks Menjelang Pengumuman Hasil Pemilu 2019

    Pada era globalisasi saat ini teknologi berkembang sangat pesat. Sebagian besar individu telah mengenal smartphone dan komputer yang terhubung dengan internet. Mereka memanfaatkan smartphone untuk akt

  • Senin, 22 Apr 2019 10:22

    Pemilu Sudah Selesai, Komunitas GESIT Ajak Warganet Dukung Hasil Pemilu Secara Konstitusional Tanpa Hoax

    Pemilu 2019 baik Pileg maupun Pilpres sudah berlangsung lancar dan aman pada 17 April 2019 lalu, dimana sepanjang musim kampanye berlangsung, berita hoax dan fitnah marak di lini media sosial dan perd

  • Minggu, 21 Apr 2019 23:21

    Sebelum Tuduh KPU Curang, Kroscek Terlebih Dahulu

    Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) khawatir bahwa informasi- informasi yang sesat dan tidak benar alias hoax dapat menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilu. Hal ini tid

  • Jumat, 19 Apr 2019 15:09

    Anak Bantah Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia

    Kabar Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia beredar lagi. Kabar itu dipastikan hoax.

  • Selasa, 16 Apr 2019 20:56

    Isu Surat Suara Tercoblos 01, KPU Medan: Surat Suara Belum Didistribusikan Ke Kelurahan

    Beredarnya rekaman percakapan yang menyebut terjadinya praktik kecurangan pencoblosan surat suara untuk Paslon 01 di Kecamatan Medan Amplas mengundang reaksi Ketua KPU Medan."Rekaman berisi percakapan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak